Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 42~ Tinggalkan Andre ~


__ADS_3

Alexa tidak peduli dengan kehadiran Retha dan Lucia,tidak ada alasan baginya untuk takut dengan kedua wanita itu apalagi Lucia karena sekarang dia sudah tidak bekerja lagi dengan wanita kejam itu.


"Apa yang kamu lakukan di rumah keponakanku?" Lucia mendorong Alexa yang masih berdiri di depan pintu hingga dia tersingkir samping.Alexa masih menahan emosinya,saat ini dia tidak peduli siapa itu Lucia karena bukan dirinya yang mengemis cinta kepada Andre.


Alexa mengikuti langkah Lucia dan juga Retha,dari wajah Retha terlihat dia sedang menahan amarah yang begitu besar mungkin Marni sudah mengadu yang tidak-tidak kepada Retha.


"Kamu tidak mendengar pertanyaan ku,apa kamu tidak punya mulut untuk menjawab pertanyaan ku? Lucia membalikan tubuhnya dan menghentikan langkahnya persis di hadapan Alexa.


"Mas Andre menyuruhku tinggal di rumah ini,kenapa jadi kalian yang keberatan? kalau kalian tidak suka silahkan pergi dari rumah ini." Jawab Alexa dengan sinis membuat Lucia dan Retha kaget.


"Ya....Brengsek!! kamu tidak sadar diri ya siapa kamu dan siapa Andre!!kamu berharap hidupmu seperti yang ada di film Korea,jangan mimpi kamu,sadar kamu sadar...." Beberapa kali Lucia mendorong kepala Alexa dengan telunjuknya.Hal itu membuat Alexa semakin kesal dia paling benci melihat orang yang menyentuh kepalanya dengan tidak sopan.


"Aku tidak bermimpi,dan aku juga tidak banyak berharap kepada mas Andre tapi dia yang menyuruhku untuk selalu ada di sampingnya sampai dia menikahi ku nanti." Jawab Alexa dengan nada datar membuat Lucia dan Retha semakin kesal.


"Hahaha....Umur saja ternyata yang sudah tua tapi pikiranmu masih anak-anak,kamu tidak tau itu kata-kata seorang pria yang sedang menginginkan sesuatu dari tubuhmu dan dia memakai mu setiap malam,tampa harus mengeluarkan uang jika dia bosan dia akan membuang mu,jangan bermimpi kamu,lebih baik kamu sadar diri dari sekarang sebelum orang tuanya kembali dari Amerika dan melihatmu di rumah ini." Ucap Lucia panjang lebar.


Kata-kata Lucia sanggup membuat jantung Alexa berdebar tidak beraturan,dia tidak bisa membayangkan harus kembali jatuh seperti kejadian beberapa tahun yang lalu,dia takut kalau dia hannya di permainkan oleh Andre yang notabene banyak wanita yang menginginkannya.


Melihat Alexa terpengaruh dengan kata-katanya membuatnya tersenyum puas,dari awal Andre membawanya ke butiknya sudah membuatnya tidak suka.

__ADS_1


"Hmmm...Jadi sekali lagi kamu harus pikirkan,hannya karena Andre berbicara seperti itu bukan berarti dia akan menikahi mu,kamu harus banyak bercermin diri." Ucap Lucia kembali.


Retha tersenyum melihat kehebatan Lucia menghancurkan mimpi indah Alexa,terlihat wajahnya yang memerah dan tidak berani lagi berkutik saat mereka berbicara.


"Itulah tante makanya banyak orang miskin yang hamil diluar nikah,mereka menyerahkan tubuhnya kepada pria yang sedang mabuk asmara hahaha..." Keduanya tersenyum puas dan itu membuat Alexa semakin kesal.


"Sudah tante dengan candaannya,jika memang Andre melakukan itu kepadaku tidak papa,sepertinya aku lebih tau pribadi mas Andre dari pada kamu sebagai tantenya." Jawab Alexa membuat wajah Lucia kembali tegang.


"Sekarang juga keluar kamu dari rumah ini,kamu bukan siapa-siapa disini,kamu hannya jadi beban keponakan ku." Ucap Lucia sinis.Dia kesal karena Alexa sepertinya tidak peduli dengan semua kata-katanya dia sangat muak melihat wajah pembangkang Alexa.


Lucia tidak mengira kalau Alexa memiliki sikap yang sangat menyebalkan,hari ini Retha menemuinya dan mengajaknya untuk menemui Alexa.Dia tidak menyangka Alexa mampu membuat tensinya naik hari ini.


"Hahaha...Kalian tidak ada hak untuk mengusirku dari rumah ini kalau pun aku keluar dari rumah ini biarkan Andre yang mengusirku bukan kalian,kita disini sama saja posisinya tidak punya hak apa pun,apalagi kamu Andre sudah jelas mengatakan kalau kalian tidak ada hubungan apa pun,kenapa kamu selalu memaksa Andre untuk membalas cintamu,tidak laku lagi ya kepada pria lain." Ucap Alexa dia menatap Retha dengan tatapan seakan merendahkan.


"Lebih baik kita pulang,dia orang miskin dia pasti akan mencari cara untuk mendapatkan Andre,mana mungkin dia melepaskan Andre setelah dia tau Andre anak orang hebat di negara ini." Ucap Lucia.


"Biarkan nanti Kaka yang membuangnya dari rumah itu,aku dengar dari Kaka Minggu depan dia akan kembali ke Indonesia itu artinya Alexa akan di tendang keluar dari rumah itu." Ucap Lucia menenangkan perasaan Retha yang terdiam sejak mereka keluar dari rumah Andre.


Setelah keduanya pergi Alexa kembali ke ruang tamu,sekarang dia tidak selera melakukan apa pun,kata-kata Lucia terngiang di telinganya,walaupun dia memenangkan adu mulut hari ini dengan kedua wanita itu perasaanya tetap tidak senang.

__ADS_1


Sepanjang hari ini semuanya sangat membosankan baginya,apalagi dia tidak bekerja dan menghasilkan uang itu artinya mulai saat ini dia tidak bisa mengirim uang kepada keluarganya.


Alexa yang sedang selonjoran di atas sopa tiba-tiba duduk dan tersenyum seakan dia mendapat suatu ide yang bagus.


"Hmmm apa pun yang terjadi aku akan mencari pekerjaan sampai dia menikahi ku,tidak mungkin aku meminta uang terus kepadanya itu bukan tipe ku dan nanti malam aku akan merundingkan itu dengan Andre aku tidak mau suatu saat dia bosan denganku dan membuang ku dengan tidak hormat." Ucapnya dalam hati dengan wajah tersenyum.


Sore sekitaran jam tujuh malam,Andre sampai di kantor,Alexa yang baru saja selesai mandi menyambut Andre lalu membuatkan kopi untuk pria itu.


Yanti,pelayan yang baru yang bekerja di rumah itu mengira kalau mereka berdua adalah suami istri apalagi Alexa sudah pindah kamar keruang tamu.Alexa dengan tegas menolak permintaan Andre saat dia meminta Alexa pindah ke kamarnya.


"Tumben kamu langsung menyambut ku,ada apa?" Tanya Andre dia merangkul pundak Alexa lalu keduanya duduk di sopa.


"Mas...Mulai besok aku akan bekerja lagi!!"


"Aku sudah bilang kamu tidak usah bekerja sayang,aku akan memenuhi semua kebutuhan mu,please aku takut Revan kembali menculik mu."


"Tidak mas,aku akan menjaga diriku.Tidak baik seorang wanita yang belum menikah memanfaatkan kebaikan pria,lagian kamu kan tau aku masih mengirim uang kepada keluargaku,tolong berikan aku ijin.Kalau nanti kita sudah menikah aku akan menuruti semua keinginanmu." Ucap Alexa dengan wajah memohon.Melihat wajah Alexa tentu saja Revan tidak kuasa untuk menolaknya.


Andre menawarkan untuk bekerja di beberapa restoran dan toko pakaian miliknya lagi-lagi Alexa menolaknya.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu sayang,aku tidak bisa melarang mu." Jawab Andre sambil menggenggam tangan Alexa.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2