Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 20 ~ Meminta pekerjaan ~


__ADS_3

Sudah hampir dua bulan Alexa tinggal di rumah Andre,semua berjalan dengan lancar dan kesehatannya semakin membaik dan tubuhnya juga sudah mulai berisi begitu juga dengan kulitnya semakin bersih karena dia selalu memakai sabun milik Andre diam-diam.


Beberapa bulan terakhir ini,dia jarang sekali bertemu dengan Andre,sepertinya pria itu sibuk dengan kariernya.Apalagi dua Minggu terakhir ini dia sama sekali tidak pernah bertemu pemilik rumah,dia enggan bertanya kepada Marni,karena keributan yang terjadi terakhir kalinya.


"Kemana sih pria itu,seharusnya aku memintanya untuk mencari pekerjaan untukku,di umurku yang sudah semakin dewasa pasti aku akan kesulitan mencari pekerjaan." Ucapnya dalam hati.Malam ini dia berniat menunggu Andre karena bisanya pria itu pulang lumayan larut malam dan perginya juga sebelum dia bangun.


Tepat jam sembilan malam,dia mendengar suara mobil Andre,dia lansung berlari ke arah pintu dan membuka pintu dari dalam padahal biasanya Andre masuk pakai kunci cadangan.


Andre masuk kedalam rumah,dia cukup kaget melihat Alexa sudah menunggunya di depan pintu persis seperti istri yang sedang menunggu suaminya.


"Apa yang kamu lakukan disini malam-malam begini?"


"Aku menunggumu?"


"Untuk apa kamu menungguku?"Andre mengerutkan keningnya sebelumya Alexa jarang sekali menunjukkan dirinya di depannya apalagi sudah malam seperti sekarang ini.


"Lebih baik kamu duduk dulu saja,masak aku harus menceritakan keinginan ku sambil berjalan seperti sekarang ini." Ucap Alexa dengan penuh semangat.Setelah meletakkan tasnya di atas meja alexa malah pergi meninggalkan dirinya ruang tamu membuat Andre kesal,padahal dia sudah sangat lelah dan harus istirahat.


"Lebih baik kamu minum kopi dulu,supaya tidak mengantuk,maaf kalau aku menganggu istirahatmu." Ucap Alexa dengan wajah penuh semangat membuat Andre semakin heran.


"Lebih baik langsung katakan apa yang kamu inginkan aku ingin istrahat aku capek,banyak sekali pekerjaanku." Ucap Andre lalu menyeruput kopi buatan Alexa.


Tiba-tiba Andre merasa terharu saat Alexa membuatkan kopi untuknya,dia seperti pria yang mendapat perhatian dari istrinya.


"Hmm,bisa tidak kamu mencarikan aku pekerjaan,pekerjaan apa pun itu yang penting aku bisa menghasilkan uang,aku tidak ingin bergantung terus menerus untukmu." Ucap Alexa.Andre langsung diam dia mengira kalau Alexa ingin bicara hal penting apa ternyata hannya ingin mencari pekerjaan.

__ADS_1


"Ternyata kamu hannya ingin mencari pekerjaan,okelah sekarang kamu bisa istrahat besok aku akan mencarinya untukmu."


"Benarkah? terima kasih kalau begitu,aku harap kamu tidak mengecewakan aku.Aku sangat butuh pekerjaan sekarang, karena untuk balas dendam aku butuh modal,setidaknya aku harus bisa berubah cantik." Ucap Alexa dengan wajah serius.


"Baiklah,sekarang kamu tidur saja,besok pagi aku harus berangkat pagi karena ada tugas penting yang harus kulakukan." Ucap Andre.


Alexa langsung menuruti keinginan Andre,dia juga merasa tidak nyaman berduaan dengan pria lain di ruangan yang sama.


Keesokan paginya saat Alexa bangun,Andre sudah berangkat kerja,Alexa kembali seperti biasa melakukan sesuatu yang membuatnya tidak bosan dirumah,yaitu menonton sambil mengemil.Walapun sudah lama tinggal di rumah Andre dia sama sekali tidak mau membantu Marni melakukan apa pun,dan sejak kejadian beberapa Minggu yang lalu Marni semakin tidak suka kepadanya dan dia tidak peduli.Retha pacar Andre juga sudah tidak pernah dia lihat tapi sepertinya wanita itu sedang pergi keluar negri karena dia pernah mendengar percakapan wanita itu dengan Marni lewat telepon.


Retha mungkin menyuruh Marni untuk me mata-mata nya di rumah itu dan Alexa sama sekali tidak peduli.


****


"Selamat pagi Tante? toko mu belum buka jam segini?


"Pagi...Sayang!! tumben pagi-pagi sekali kamu sudah mampir,kalau jam segini ya belum bukalah kamu kan tahu kalau butik belum ada pengunjung jam segini!." Jawab tantenya sambil menarik tangan keponakannya.


"Ada urusan apa kamu kesini Andre,tumben jangan bilang kamu kesini ingin memberikan undangan pernikahan?" Andre tertawa lepas,mendengar ucapan tantenya mereka memang sangat dekat dari dulu.


"Tidak Tante,kalau aku ingin menikah aku akan datang bersama calon istriku,aku belum ada niat untuk menikah Tante aku masih sibuk dengan karierku."


"Karier....karier.... karier....Ingat kamu sudah tua ya,jangan sampai kamu menyesal nantinya." Ucap tantenya.


Wanita itu adalah satu-satunya keluarga Andre yang tinggal di indonesia, kedua orang tuanya tinggal di Amerika,karena papanya sebagai diplomatik disana dan belum pensiun sampai hari ini.

__ADS_1


"Tante, kamu butuh kariawan tidak,kebetulan ada kenalanku sedang mencari kerja,apa tante bisa menerima dia di butik ini?"


"Wanita?"


"Iya dia wanita,aku juga tidak terlalu kenal dengannya,kebetulan dia pacarnya temanku?" Ucap Andre berbohong.Dia tidak ingin tantenya curiga kepadanya apalagi sampai mempersulit Alexa nantinya apalagi dia sangat kenal dengan tantenya yang sangat angkuh.


"Hmm....Baiklah kamu bisa membawanya besok kesini,apa dia masih muda,apa dia cantik." Tantenya langsung menodongkan banyak pertanyaan kepadanya.


"Tante lihat besok saja,tapi menurutku sih dia biasa saja tidak cantik dan juga tidak seksi seperti kariawan Tante pada umumnya." Jawab Andre lalu pergi meninggalkan butik tantenya.


*****


Pagi ini Sonia bersiap-siap hendak berangkat kerja,sudah beberapa hari ini dia dan Revan tidak saling bertegur sapa karena sonia menangkap basah Revan bersama wanita lain di mobilnya saat dia pulang bekerja.


Sonia sangat marah pada saat itu walaupun Revan sudah beberapa kali minta maaf kepadanya,dia menerima maaf Revan jika Revan setuju dengan permintaanya yaitu menikahinya secepatnya.


"Sayang..Tolong sabar sampai setahun lagi ya,saat itu pasti aku sudah bisa menjadi pengacara hebat,kamu tau kan saat ini aku masih sibuk untuk mempromosikan diriku,kamu tau sekarang aku sedang menangani satu masalah besar aku harap dengan demikian aku bisa semakin dikenal orang-orang." Ucap Revan mencari alasan.


Sonia mengabaikan ucapan Revan,dia langsung pergi meninggalkan Revan di rumah kontrakan mereka.Revan tidak berani marah atau memutuskan hubungan dengan Sonia itu karena Sonia sangat berpengaruh dalam hidupnya.


Revan memakai mobil saat ini itu karena papanya yang membelikan untuknya.Dia bisa bekerja disebuah kantor advokat itu adalah milik paman Sonia dan hal itulah yang membuat Revan tidak berani berbuat macam-macam kepada Sonia.


"Dasar keras kepala,kalau bukan karena kamu sangat aku butuhkan saat ini,mungkin aku sudah membuang mu."Ucapnya dalam hati sambil menghisap rokoknya.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2