Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 40 ~ Di usir ~


__ADS_3

Mobil itu terus melaju semakin kencang,tapi mobil Andre semakin dekat mengikuti mereka dan itu membuat Alexa semakin ketakutan.


"Aku akan membayar mu nanti tiga juta pak,aku tau kamu orang yang baik yang mau menolongku ,aku sangat takut dengan pria itu pak,suamiku akan membayar mu nanti." Bujuk Alexa,dia sangat takut karena mobil Revan semakin dekat dengan angkutan yang dia tumpangi.


Pria itu terlihat sangat tergiur dengan tawarannya ,dia semakin mempercepat laju angkotnya hingga meninggalkan mobil Revan jauh dibelakang.Alexa menghela napas lega saat melihat mobil Revan semakin jauh dari mereka,dia sudah tidak sabar ingin segera sampai di rumah Andre,dia takut Andre mengkhawatirkan dirinya.


Pada saat mereka hampir lepas dari kejaran mobil Revan tiba-tiba di depan ada lampu merah,sebenarnya Alexa sudah tidak terlalu takut karena jalan itu sudah tidak jauh dari rumah Andre,dia sangat senang karena dia bisa bebas dari tangan Pria yang sudah menghancurkan hidupnya dan tanpa tau malu dia meminta kembali lagi saat Alexa menemukan tujuan hidupnya.


Alexa mengarahkan mobil angkutan yang membawanya kembali ke rumah,dia berharap Andre sedang di rumah saat ini,dan saat dia menoleh kebelakang ternyata mobil Revan sudah berada dibelakang mereka dan menabrak mobil angkot itu.


"Jangan hiraukan pak,aku akan membayar semua kerusakan mobil bapak,terus jalan ke dekan dan saat ada belokan kita masuk kesana dan ikuti terus masuk kedalam sana sampai rumah nomor tujuh puluh." Alexa menjelaskan.Supir terlihat keringat dingin saat Revan terus menabraknya dari belakang dan menyorakinya untuk berhenti tapi karena aku terus memaksanya untuk lanjut akhirnya dia hannya mengikuti kata-kataku.


Alexa bernapas lega karena rumah Andre semakin dekat,dia tidak peduli lagi dengan Revan yang terus mengejarnya,dan senyumnya semakin mengembang saat melihat mobil Andre yang juga sampai di depan rumah.Alexa menyuruh Supir membunyikan klaksonnya Andre langsung keluar dari dalam mobilnya.


Alexa langsung melompat dari dalam mobil dan berlari menghampiri Andre yang masih bingung bercampur bahagia saat melihat kehadiran Alexa yang tiba-tiba.

__ADS_1


"Mas tolongin aku,Revan membawaku pergi,dia ingin membawaku lari." Alexa mengadu semua yang terjadi sampai pemilik angkot keluar dari mobil dan menghampiri mereka.Anehnya saat Alexa menoleh kebelakang mobil Revan sudah tidak ada sepertinya dia takut bertemu dengan Andre.


"Nona tolong bayar semua biaya dan ongkos yang sudah nona janjikan.Aku harus pulang karena sudah malam,nanti istri dan anakku mencari ku." Ucap supir dengan wajah yang penuh kelelahan,dia terlalu lelah memang bahkan dia belum makan dari siang karena dia tidak mendapat uang yang cukup untuk hari ini.


"Kami akan membayarnya pak,aku sangat berterima kasih karena sudah di tolong oleh bapak sebelum bapak pulang bagaimana kalau bapak mampir dulu untuk makan ,aku tau bapak sangat kelelahan." Ucap Alexa.Dia sangat bersyukur untuk hari ini,dia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi kepadanya kalau tidak ada supir yang membantunya.


"Ini sudah sangat malam nona,aku harus pulang aku takut anak istriku khawatir dengan diriku." Tolaknya.Andre membayar supir sebanyak lima juta rupiah sekalian untuk perbaikan mobil yang di tabrak oleh Revan.Pria itu terlihat sangat bahagia bahkan menunduk beberapa kali untuk mengucapkan terima kasih.


Andre melihat bibir Alexa yang terluka dia sadar kalau Alexa pasti menerima penganiayaan tadi tapi dia tidak ingin bertanya lagi kepada Alexa dia takut Alexa malu untuk semua itu.


"Sayang mulai besok kamu tidak perlu bekerja di butik tanteku,dan aku tidak ingin mendengar penolakan darimu,aku ingin kamu di rumah saja." Ucap Andre dengan wajah serius.Sebenarnya Alexa merasa berat hati,dia sangat malas untuk bergantung kepada pria apalagi dia statusnya hannya sebagai pasangan saja.


"Jujur saja mas aku sangat tidak suka bergantung kepada pria_


"Aku sudah bilang aku tidak ingin mendengar alasan apa pun darimu ,tetap lah di rumah ini jika sudah tiba waktunya aku akan menikahi mu,aku berjanji." Andre memeluk tubuh Alexa seraya berjanji dan Alexa tentu saja tidak mau menelan mentah-mentah semua janji itu dia harus mempersiapkan dirinya untuk hal yang kemungkian terjadi.

__ADS_1


****


Revan kembali ke kontrakan Sonia membawa semua rasa kesal di hatinya,semua terbuang sia-sia dan dia sudah membolos bekerja.Saat membuka pintu Sonia sudah berdiri di depan pintu sambil memegang selembar kertas di tangannya.


"Bagus kamu ya mas,hari ini kamu sudah membohongiku,kamu bilang hari ini kamu bertemu klien kenyataanya kamu membawa kabur Alexa apa maksudmu membawanya pergi tadi mas,mulai hari ini kita putus kembalikan kunci mobilku dan pergi dari rumah ini." Sonia memekik dengan keras membuat Revan tersadar akan sikap bodohnya.


"Siapa yang kabur kamu jangan mengada-ada lah Sonia sampai kapan kamu akan sepeti ini,aku lelah Sonia lelah......"


Revan tidak kalah keras dia bersikap seolah-olah dialah yang menjadi korban saat ini dan berusaha mengelak semua tuduhan Sonia.


"Kembalikan kunci mobil papaku,dan ini semua pakaian mu malam ini juga kamu keluar dari rumah ini dah ini surat pemecatan mu dari paman ku,pergi dari rumah ini aku tidak sudi memiliki pasangan yang tidak tau diri." Ucap Sonia dengan mata berkaca-kaca.


Sebenarnya sangat berat dia melakukan semua itu, tapi dia merasa hubungan mereka sudah tidak bisa dipertahankan karena hannya dia yang mengharapkan hubungan ini.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2