Penguasa Benua Tengah

Penguasa Benua Tengah
Chapter 21.


__ADS_3

Yuan Lan tampak sedang berfikir, menimbang untung-rugi menerima tawaran Chen.


"Kalau aku menolak bagaimana?" Tanya Yuan Lan.


"Tidak ada masalah, pada dasarnya tidak akan ada perubahan mencolok karena ini bukanlah merubah struktur suatu wilayah." Jawab Chen.


"Baik, beri aku langkah apa yang akan kau ambil jika aku menerima tawaranmu." Yuan Lan kembali bertanya.


Chen mengangguk, lalu menatap mantap.


"Pada dasarnya tidak ada yang namanya kedamaian di dunia ini. Membuat kedua belah pihak hidup berdampingan bukan berarti akan berhenti saling bunuh, justru hal itu akan merusak rantai kehidupan."


"Kenyataannya, sesama manusia atau sesama hewan saja masih bisa saling bunuh. Tapi dengan adanya langkah damai ini, harapanku adalah kelak antara kedua ras akan ada ikatan dalam hati untuk bersatu."


"Dunia ini di ciptakan bukan untuk satu ras saja, tapi untuk semua makhluk yang tercipta. Merasa walau kita berbeda tapi kita tetap satu padu, saling bantu dan saling bahu-membahu."


"Seperti kita yang duduk disini, dua ras yang menyatu tanpa memdekan dari mana asalmu atau siapa kamu. Walau tetap saja tidak ada jaminan jika kelak kita tidak akan bertikai, tapi itu hanya akan menjadi pertikaian antara individu atau perkelompok yang berskala kecil."


"Guruku membunuh ras hewan untuk menyelamatkan nyawaku, aku membunuh ras manusia karena telah berbuat keji terhadap Ling Shi. Itu semua karena aku merasa tidak perduli dari mana asalmu, jika kau salah maka kau patut diberi hukuman."


"Jika kita saling bahu-membahu, hidup berdampingan, dan tidak lagi membedakan kau siapa dan dari mana asalmu, maka disaat itulah perdamaian yang sesungguhnya akan tercipta."


Jelas Chen Panjang.


Yuan Lan mengangguk.


"Baiklah sudah saatnya kami Ras Hewan membuka diri, jika aku mendukungmu tapi aku masih menutup diri maka aku sama saja orang yang munafik." Ucap Yuan Lan.


Jin Tian diam menyimak percakapan mereka, dalam hatinya merasa kagum dengan sikap dan pola fikir Chen yang terbuka dan bijak dalam menganggapi sesuatu.


"Aku akan membawa namaku sebagai pemilik Asosiasi untuk menyokongmu Nak." Jin Tian kini buka suara.


Chen melihat ke arah Jin Tian, senyumnya sangat cerah mendengar ucapan Jin Tian.


"Tentu saja, karena tujuanku bukan hanya wilayah timur ini tapi seluruh wilayah." Ucap Chen.

__ADS_1


"Oh ya, Raja Tang Lio datang ingin menemui Tuan Muda." Jin Mei memotong percakapan.


Chen langsung tersenyum cerah.


"Bagus, besok pagi Kita akan Menemuinya." Jawab Chen.


Semua orang menangguk, lalu setelahnya hanya terjadi percakapan ringan dan sedikit canda dan tawa.


Chen memandang Yuan Lan dan Jin Tian serta Jin Mei yang saling mengobrol.


Terlihat senyum tipis dari sudut bibirnya.


"Ini adalah Rasa Damai yang sesungguhnya, tanpa sadar mereka kini duduk bersama tidak lagi memandang Ras." Gumam Chen.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ke-esokan Pagi, Aula Khusus Asosiasi Harta Duniawi.


Di sebuah meja bundar, duduk berdampingan dan bersebelahan.


Hadir Mo Yuan Lan, Nan Chen, Mo Ling Shi, Raja Tang Lio, Jin Tian, Jin Mei, serta satu orang Pria Paruh baya.


"Baiklah semua yang ada disini perkenalkan orang yang ikut hadir bersama kita bernama Yun Baohu, dari Klan tersembunyi yang terletak di perbatasan Wilayah Timur dan Wilayah Tengah." Ucap Jin Tian.


Jin Tian mengarahkan pandangan ke arah Yun Baouhu lalu mendapat anggukan.


"Saya berasal dari Klan tersembunyi bernama Klan Yun, mungkin bisa dihitung jari orang yang mengenal Klan kami karena ketika berada di luar maka kami akan menyamarkan Nama."


"Tadi malam tiba-tiba saja seorang pengantar pesan dari Asosiasi mendatangi saya dan mengajak saya langsung ke wilayah Timur ini."


"Secara garis besar semua sudah di ceritakan oleh Nona Jin Mei dan saya sudah mendapat Izin dari Ketua Jin Tian dan Tuan Muda Nan Chen untuk hadir disini."


"Sedikit mengenal Klan Yun, Klan kami memiliki kemampuan untuk bisa berkomunikasi dengan Ras Hewan. Bisa dibayangkan, di Klan kami sendiri Ras Manusia dan Ras Hewan hidup berdampingan sebagai rekan."


"Jadi kami takut jika sampai hal ini bocor maka Klan kami akan dimanfaatkan oleh orang luar, maka dari itu sudah sejak lama kami menutup diri dan bersembunyi serta hidup menjauh dari manusia lainnya."

__ADS_1


"Jangan kaget Asosiasi bisa tau mengenai Klan kami, karena kami sebagai Ras Manusia tetap membutuhkan transaksi jual-beli dan itu semua dilakukan melalui Asosiasi Harta Surgawi."


"Saya sendiri, sangat percaya kepada Asosiasi dan rela memberikan informasi Penting ini karena mempercayai Tuan Semua. Apalagi melihat dua dari Ras Hewan yang sudah berevolusi duduk disini dan berbaur, saya tidak meragu lagi kalau semua orang disini dapat dipercaya."


Semua orang yang hadir sedikit mengangguk tanda paham.


"Aku hanya berinisiatif memanggil Ketua Yun Baohu setelah mendengar semua rencana Tuan Muda Nan Chen, tapi siapa sangka Tuan Muda Nan Chen memberikan tanggapan positif." Ucap Jin Mei.


"Baiklah, aku sendiri menyetujui Ketua Yun Baohu untuk ikut karena aku butuh bantuan Ketua Yun." Timpal Che.


Raja Tang Lio sendiri masih dalam keadaan bingung, niatnya hanya ingin bertemu Chen malah ikut rapat disini. Tapi Raja Tang Lio tidak berani bersuara mengingat yang hadir disini pasti bukan orang sembarangan apalagi dua orang yang baru diketahuinya adalah Ras Hewan itu bahkan dirinya tak mampu mengukur Lingkaran Energi mereka.


Chen memandang ke arah Raja Tang Lio.


"Aku sendiri sebenarnya ingin menemui Yang Mulia Raja, tapi mengingat Raja Tang Lio sudah ada disini maka kita pangkur saja jaraknya."


"Aku jujur saja, ingin meminta bantuan Raja Tang Lio untuk membuat peraturan dan pengumuman bahwa semua orang dilarang untuk berburu ras hewan secara Sembarang lagi karena akan ada Penyatuan Kedua Ras agar bisa hidup berdampingan. Lalu mengumpulkan semua Anggota Klan, Asosiasi dan Organisasi serta Sekte yang berada dibawah naungan Raja Tang Lio untuk mengikuti Rapat mengenai perjanjian Damai dan Hidup secara berdampingan." Jelas Chen.


Raja Tang Lio terkejut mendengar ucapan Chen, lalu memandang Chen dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Tuan Muda, Aku pribadi jujur sangat terkejut mendengarnya. Untuk membuat aturan dan pengumuman serta mengumpulkan semua orang itu hal mudah, tapi apakah semua orang akan setuju dan apakah tidak akan terjadi hal terbalik jika kita malah akan diburu oleh Ras Hewan mengingat hanya Ras Hewan yang sudah berevolusi saja memiliki kecerdasan sempurna." Jawab Tang Lio.


Chen mengangguk paham, tanda mengerti akan kecemasan Raja Tang Lio.


"Aku yang akan mengaturnya untuk urusan Ras Hewan, disini juga hadir dua orang yang merupakan Penguasa wilayah Hutan Lembah Kabut."


"Kekuatan Pria itu (sambil mengarahkan pandangan ke Mo Yuan Lan) setara denganku sedangkan wanita di sebelahku adalah Cucunya yang kekuatannya sedikit dibawahku."


"Pertarunganku yang terjadi beberapa hari lalu tentu sudah menyebar dan sudah Raja Ketahui, dan yang bertarung denganku adalah Penguasa Hutan Lembah Kabut."


"Penguasa Hutan Lembah Kabut sudah berjanji akan mengatur semua hewan di Wilayahnya agar terbuka dengan Ras Manusia dan Aku yang mewakili Hutan Kematian akan mengatur semua Ras Hewan disana untuk terbuka pula."


"Jadi sudah tidak ada alasan untuk saling bertikai karena dari masing-masing penguasa sudah mau untuk berdamai."


"Lagipula, dengan terbukanya kedua Ras, tentu akan membuka kesempatan untuk kedua Ras bisa berkembang lebih baik dan luas."

__ADS_1


Jelas Chen.


Raja Tang Lio sangat terkejut mendengar penjelasan Chen, tangannya sedikit bergetar melihat orang yang duduk bersamanya ternyata kumpulan orang kuat.


__ADS_2