
Chen membuka mata setelah Dua Hari mempelajari Teknik Menyembunyikan Kekuatan.
Kini Chen bisa mengatur jumlah Energi yang terlihat, bahkan bisa membuatnya seperti manusia biasa yang tidak memiliki Lingkaran Energi sedikitpun.
Chen tersenyum puas, mengatur kembali Lingkaran Energinya menjadi normal.
Tak lama Ling Shi muncul dari arah rumah, lalu berjalan menghampiri Chen.
Chen melihat ke arah Ling Shi dengan tatapan lembut.
Sedikit perasaan suka muncul di dalam hatinya, tapi masih belum-bisa untuk membuatnya Mencintai dan Menyayangi Ling Shi.
"Ayo kita kembali, takut Kakek-mu mencari kita." Ucap Chen.
Chen mencoba untuk menyinkron dirinya dan Ling Shi, sepersekian detik ketika mereka akan muncul di Dunia Nyata Chen membuat robekan di ketiadaan dan masuk lalu keluar dengan cepat seolah mereka baru saja kembali ke dalam kamar melalui celah robekan ruang ketiadaan tersebut, hal itu Ia lakukan untuk mengindari pertanyaan Yuan Lan.
Benar saja, saat mereka kembali Yuan Lan tengah berdiri menatap mereka dengan tatapan yang sangat tajam.
Chen dengan cepat menguasai diri.
"Kami baru saja mencari asal sumber energi besar yang tadi kurasakan, aku benar-benar merasakan ada fluktuasi energi yang sangat besar bahkan lebih besar dari Pria Sepuh yang ku lawan kemarin, walau hanya sesaat tapi itu nyata." Ucap Chen berbohong.
Ling Shi yang mengetahui Chen sengaja berbohong karena memang amanah dari Ibu Gurunya agar tidak banyak orang yang tau tentang Dunia Kecil sedikit mengangguk agar Kakeknya menganggap Alasan Chen adalah benar.
Yuan Lan sedikit terkejut karena bahkan dirinya tidak merasakan apapun, tapi melihat Ling Shi mengangguk maka Yuan Lan tidak ada alasan untuk tidak percaya.
"Gawat jika sosok itu memiliki niat buruk." Ucap Yuan Lan sedikit panik.
"Tenanglah, aku tidak merasakannya lagi dan sudah memastikan semuanya aman. Mungkin hanya seseorang kuat yang salah lewat." Balas Chen sedikit menenangkan Yuan Lan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Chen kali ini berjalan sendirian, dengan alasan ingin berkeliling sebentar dan dibantu oleh Yuan Lan yang ingin berbicara dengan Ling Shi kali ini Chen bisa berjalan bebas tanpa Ling Shi disampingnya.
Setelah melihat sebuah rumah yang terlihat sangat cocok dengannya, Chen Membayar Rumah itu.
Chen diantar langsung oleh Manager Penjualan, di wilayah Ibukota Kerajaan Tang ini tidak mengenal Chen adalah sesuatu yang mustahil jadi tidak ada yang berani abai jika itu sudah menyangkut Chen.
Tak Lama Chen sampai di depan rumah yang telah dibeli olehnya, Chen melihat rumah itu dengan seksama dan merasa sangat puas.
__ADS_1
Ditemani oleh Manager Penjualan, Chen masuk dan melihat seisi rumah yang telah dirinya beli.
Rumah yang cukup besar, ada Lima Kamar dibawah, satu ruang tamu, satu ruang makan, dapur, dan kamar mandi. Dibagian atas ada tiga kamar dan kamar mandi, depannya ada teras yang lumayan lebar.
Setelah semuanya selesai, Manager Penjualan undur diri menyisakan Chen di dalam Rumah itu.
Chen mengangguk puas, lalu tiba-tiba saja tanah berjarak tiga kaki dari area Rumah itu terbelah.
Tak lama Rumah itu terbungkus Formasi Kubus Ilahi, senafas kemudian.... Rumah itu menghilang tanpa bekas dan tanpa sisa berikut tanah yang berlubang sedalam Lima Kaki.
Di Dalam Dunia Kecil.
Chen bergegas keluar dari rumah dan mengangguk Puas melihat rumah yang kini sudah berpindah secara utuh.
Masih terbungkus oleh Formasi Kubus Ilahi, Chen mencari tempat yang tepat untuk meletakkan rumah barunya.
Setelah menghabiskan waktu Tiga Batang Dupa di Dunia Kecil, Chen akhirnya sudah selesai akan urusannya.
Chen mengangguk pelan, tiba-tiba saja seluruh energi di dalam tubuhnya seperti hilang hingga tersisa hanya Lima Puluh Lingkaran Energi.
Menggigit sudut bibir bawahnya hingga sedikit berdarah, merobek beberapa bagian pakaian dan membuatnya sedikit kotor, lalu menggores beberapa luka di tubuhnya.
Chen merobek ruang di udara lalu lenyap dan langsung muncul di kamarnya dengan cara merobek ruang ketiadaan di kamarnya.
Kedatangan Chen dengan kondisi lemah dan pakaian yang rusak, kotor, serta beberapa luka bahkan energi di dalam tubuhnya hanya tersisa sedikit mengejutkan Yuan Lan dan Ling Shi yang berada disana.
Yuan Lan langsung memapah Tubuh Chen yang tak sadarkan diri dan membaringkannya di kasur.
Ling Shi langsung memegang pergelangan tangan Chen, memeriksa lebih mendalam kondisi Chen saat ini.
Yuan Lan yang melihat itu bergegas keluar menemui Jin Tian dan Jin Mei.
Lama Ling Shi memeriksa tubuh Chen, dirinya tidak menemukan apapun yang berbahaya selain Lingkaran Energi Chen yang hanya tersisa Lima Puluh Lingkaran Energi saja, bahkan Aliran energi dan darah di dalam tubuh Chen terasa normal.
Tak lama Yuan Lan, Jin Tian, dan Jin Mei masuk dengan tergesa dan wajah yang terlihat cemas.
Ling Shi melihat ke arah mereka lalu berkata : "Tidak ada luka berbahaya, tapi..." Ucapan Ling Shi terhenti, dirinya berdiri dan memandang ke arah Jin Tian seolah menginginkan Jin Tian yang memeriksa Chen lebih dalam.
Jin Tian mengerti hal itu, bergegas mendekati Chen dan memegang pergelangan tangan Chen.
__ADS_1
Lama Jin Tian memeriksa kondisi Chen, bahkan dirinya sampai mengalirkan energi lebih dalam untuk memeriksa lebih detail.
Jin Tian mengerutkan kening tanda bingung dengan apa yang terjadi pada Chen.
"Kondisinya bahkan sangat baik saat ini, tapi anehnya Lingkaran Energinya benar-benar tersisa Lima Puluh Saja." Ucap Jin Tian.
Semua orang kini diam dengan pemikiran mereka masing-masing.
"Lebih baik kita tunggu dia siuman." Mo Yuan Lan akhirnya membuka suara.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam berlalu, sinar mentari pagi menggatikan gelapnya malam.
Chen menggerang, sedikit mengeluh.
Suara erangan Chen mengejutkan semua yang ada disana.
Chen melihat ke arah mereka dengan tatapan lemah.
Ling Shi bergegas menghampiri Chen dan meng-genggam tangan Chen.
"Apa yang terjadi?" Tanya Ling Shi pelan.
Chen memandang Ling Shi sesaat lalu memandang Jin Mei dan beralih ke Jin Tian dan Mo Yuan Lan.
Chen menghela nafas pelan, Chen mencoba duduk namun terlihat masih sedikit kesakitan hingga dibantu duduk oleh Ling Shi.
"Aku bertemu dengan seseorang yang terlihat terbang cepat ke arah barat, lalu aku mengikutinya hingga sampai di area kosong."
"Tiba-tiba orang itu berhenti, entah mengapa belum sempat aku bertanya namun aku langsung diserang."
"Terjadi pertarungan antara kami tapi itu tidaklah membuatku kesulitan dan hanya terjadi pertarungan besar biasa, hingga tiba-tiba saja waktu seolah berhenti."
"Aku seolah menjadi benda mati tapi hidup, tubuhku benar-benar tidak bisa bergerak tapi aku masih sadar akan semua yang ku alami."
"Tak lama orang itu mendekatiku, tangannya menyentuh kepalaku dan tiba-tiba saja seluruh energi di dalam tubuhku seolah mengalir secara deras ke dalam tubuhnya."
"Kejadian itu tak sampai Lima Tarikan Nafas, untungnya aku masih sempat mengeluarkan satu tulang tajam hendak menikam tubuhnya dan berhasil membuatnya menjauh dariku dan aku langsung bisa bergerak walaupun tubuhku terasa sangat lemas."
__ADS_1
"Aku menggunakan kesempatan itu untuk merobek ruang dan tak lama kemudian akun muncul di kamar ini dan langsung tak sadarkan diri." Jelas Chen panjang dengan wajah yang terlihat sangat sedih.