Penguasa Benua Tengah

Penguasa Benua Tengah
Chapter 22.


__ADS_3

"Jika Tuan Muda bisa menjamin kedua ras akan bisa saling menerima, maka sebenarnya ini adalah sesuatu yang luar biasa." Jawab Raja Tang Lio.


Chen mengangguk dan merasa senang, Raja Tang Lio ternyata memiliki pandangan yang terbuka.


"Tentu untuk sebuah jaminan, akan sangat sulit. Tapi jika Raja Tang Lio sebagai pemimpin Ras Manusia di wilayah timur ini bisa memberikan Aturan Tegas dan melakukan rencana ini dengan sungguh-sungguh maka semua bukan hal mustahil."


"Aku sendiri akan berusaha juga, tidak hanya akan menjadi orang yang memiliki gagasan tapi setelahnya lepas tangan." Ucap Chen.


Lalu Chen mengarahkan pandangan ke arah Mo Yuan Lan.


Yuan Lan mengangguk tanda mengerti.


"Namaku Mo Yuan Lan dan di sebelahku adalah cucuku Mo Ling Shi. Bisa dikatakan aku penguasa Hutan Lembah Kabut akan berusaha semaksimal mungkin demi terciptanya hidup rukun antara kedua Ras." Ucap Mo Yuan Lan.


Chen memandang ke arah Jin Tian, Jin Tian yang paham langsung mengangguk.


"Aku sendiri akan membawa namaku sebagai Pemilik Asosiasi Harta Duniawi untuk mendukung penuh hal ini." Ucapnya.


Chen mengangguk tanda pembicaraan mulai terarah.


"Untuk kedepan, setelah penyatuan ini berhasil maka aku Akan Mengikat Tuan Mo Yuan Lan sebagi Pelindung Wilayah Timur dan dua orang wakilku yang juga cukup kuat sebagai Wakil Tuan Mo Yuan Lan."


"Tentu banyak yang akan kedua belah pihak dapatkan, pertama di wilayah timur ini akan ada sosok sangat kuat yang bersedia melindungi kita."


"Kedua, ini akan sedikit mengikat Ras Manusia untuk tidak berkhianat karena Pelindung Wilayah Timur yang berasal dari Ras Hewan akan membuat mereka takut bertindak sembarang."


"Ketiga, Ras Hewan sendiri yang sangat tertutup akan sedikit terbuka dan merasa aman katika berbaur dengan manusia karena mengingat Pelindung Wilayah Timur adalah dari Ras mereka."


"Keempat, akan ada pelebaran wilayah bagi Ras Manusia jadi kelak bisa memasuki Hutan Kematian dan Hutan Lembah Kabut tentu tetap akan ada batasan tersendiri area yang tidak boleh di usik. Begitu pula sebaliknya, Ras Hewan bisa memasuki Wilayah Manusia dengan Bebas tanpa takut di buru."


"Semua ini akan semakin meningkatkan kepercayaan dan perlahan akan terjalin hubungan yang lebih baik antara Kedua Ras."


Jelas Chen.


Raja Tang Lio sebenarnya sangat terkejut, tapi pengalamannya sebagai Raja bukanlah sesuatu yang bisa membuatnya lupa kontrol.


Dengan cepat Raja Tang Lio mengendalikan diri.


"Jika sudah seperti ini, bukankah kelak Semua Ras akan tunduk di satu komando dan ini hal yang sangat luar biasa." Ucap Raja Tang Lio bersemangat.

__ADS_1


Ucapan Raja Tang Lio mendapat anggukan dari semua yang hadir.


Chen melirik Yun Baohu.


"Aku ingin setelah Raja Tang Lio membuat aturan, Ketua Yuan Baohu dan semua orang di Klan Yun pindah ke wilayah pusat timur. Untuk masalah wilayah, aku akan mencari dan membeli tempat yang cocok."


"Ini jelas untuk menarik minat manusia, sebagai pancingan bahwa manusia bisa hidup berdampingan dengan ras hewan. Saling bekerja sama dan saling membaur." Ucap Chen.


Yun Baohu mengangguk tanda menyetujui usul Chen.


"Aku setuju saja, tapi apakah ini akan menjamin keamanan Kami Tuan Muda? Tanya Baohu.


Chen melirik Raja Tang Lio.


"Tergantung Raja Tang Lio, apakah ingin menjadi raja atau ingin ku carikan pengganti." Ucapnya sambil terkekeh.


Raja Tang Lio yang mendengar Ucapan Chen langsung berubah pucat wajahnya dengan cepat berkata : "Raja ini akan bersungguh-sungguh dan tidak akan berleha."


Chen terseyum dan mengangguk.


"Terima kasih bantuannya Yang Mulia Raja." Jawab Chen.


Semua orang kini mulai berdiskusi untuk mulai menjalankan rencana dan peran masing-masing.


Semua memang tidak bisa dilakukan secara cepat, butuh pancingan dan penyesuaian untuk hal ini.


Kehadiran Klan Yun merupakan Kunci keberhasilan ini.


Chen awalnya ingin menggunakan kekuatan untuk menekan semua orang patuh, tapi jika difikirkan lagi dirinya tak selamanya di wilayah timur.


Memaksakan kehendak hanya akan berakhir dengan kehancuran, itu yang ada di fikiran Chen.


Tak lama, Rapat selesai dan semua orang sudah kembali ke kamar dan ruangan masing-masing.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Senja datang menyambut rembulan.


Kini semua orang sedang menyantap makan malam, tak ada yang bersuara karena sangat tidak elok berbicara ketika makan bisa jadi akan mengganggu orang yang sedang makan.

__ADS_1


Setelah semua sudah selesai makan dan mulai duduk bersantai untuk sekedar mencerna makanan.


Yuan Lan membuka suara; "Aku akan kembali ke Hutan Lembah Kabut malam ini juga, terlalu banyak yang kutinggalkan dan aku tidak bisa membiarkan ini berjalan terlalu lama."


Semua orang disana hanya mengangguk tanda setuju.


Yuan Lan memandang serius ke arah Ling Shi.


"Apa kau yakin tak ingin pulang?" Tanya Yuan Lan.


Ling Shi menggeleng kepala lalu menjawab : "Tidak."


Yuan Lan hanya bisa menghela nafas lemah mendengar jawaban cucunya.


Yuan Lan lalu memandang Chen dan berkata : "Dia bisa menjaga diri, tapi jangan sampai kau tidak menjaganya. Ingat itu."


"Iya. Aku Ingat. Lagipula ini bukan keinginanku." Jawab Chen sambil mengendikkan bahu.


"Aku yang Ingin ikut Chen Gege." tiba-tiba Ling Shi menimpal.


"Baik.. Baik.. Belajarlah diluar dan jaga diri." Balas Yuan


"Aku Juga Ingin Ikut." Tiba-tiba keluar suara dari arah sebelah Jin Tian.


Jin Tian sampai terkejut mendengar suara itu dan itu adalah suara cucunya.


"Mei'er, apa maksudmu?" Jin Tian mencoba bertanya.


Mei yang mendapat pertanyaan dari Kakeknya hanya bisa menundukkan kepala.


"Aku... Aku... Ingin ikut Tuan Muda Chen." Jawab Mei pelan dan sedikit tergagap.


Kini giliran Jin Tian yang memijit keningnya karena pusing akan tingkah cucunya.


Jin Tian memandang ke arah Chen.


"Cucu Tuan Yuan Lan yang berwatak dingin, di depanmu dia begitu lembuh. Cucuku yang cerdas dan tenang, di depanmu jadi pemalu dan gugup. Bagaimana kau bertanggung jawab?" Tanya Jin Tian Ambigu.


Chen yang mendengar Mei ingin mengikutinya sangat terkejut, tapi pertanyaan ambigu Jin Tian ini bahkan lebih parah.

__ADS_1


Ingin dia bertanggung jawab atas apa yang tidak Ia lakukan, tanggung jawab apa?


"Apa-apaan orang ini?" Ucap Chen dalam hati.


__ADS_2