Perjuangan Cinta Arsyad

Perjuangan Cinta Arsyad
Bab. 67


__ADS_3

"Ohh gitu yah Mbak, thanks atas infonya, tapi ngomong-ngomong masalah malam pertamanya gimana Mbak,apa sakit awal gitu, katanya teman kampus dulu kalau pengalaman pertama itu sangat sakit bahkan ada teman yang berteriak menjerit sambil nyakar punggung suaminya Mbak saking perihnya menahan sakitnya," timpalnya Arsyila Ardila Daud Yordan yang langsung bergidik ngeri ngeri sedap jika harus memikirkan hubungan suami istri yang akan ia jalani kedepannya.


Pratiwi Andien Utomo langsung kebingungan,raut wajahnya keheranan dan tidak tahu harus berbuat apa dan menjawab bagaimana juga. Karena dia dan calon suaminya yang belum menikah itu pun belum pernah merasakan hal tersebut.


Arsyad Shafiyyur Rahmany Liem dengan Priska Oktaviani Safid baru sekedar bertunangan mengingat Tiwi masih hilang ingatan amnesia gara-gara kecelakaan maut yang dialami ketika kapal studi tur beberapa anak mahasiswa terbalik hingga tenggelam.


"Kalau masalah itu,kau juga pasti akan mengetahuinya,tapi satu hal yang perlu kamu ketahui melakukan hal itu dengan pasangan halal kita adalah ibadah yang tak ada putusnya dan juga kebahagiaan dan kenikmatan yang hakiki yang akan kamu gapai dan raih bersama pasanganmu sendiri," jelasnya Tiwi.

__ADS_1


Pratiwi Andien Utomo seperti seorang yang banyak pengalaman saja padahal hanya mendengar dan melihat langsung belum pernah berada di tempat dalam keadaan seperti itu. Tiwi menuturkan panjang lebar yang terbayang dengan apa yang dia lakukan tadi pagi sebelumnya yang membuatnya tersenyum-senyum.


Semua tamu undangan dengan khidmat mendengar suara merdu dari qori yang begitu mendayu hingga menyentuh relung hati yang terdalam. Air matanya ibu Sania Marwah Alfarizi berlinang ketika uztad mengatakan beberapa perjuangan seorang perempuan yang menjadi seorang istri dan berubah status dari istri menjadi calon Ibu dan terakhir menjadi bunda. Ia tidak menyangka dengan perjalanan asmara kedua anak putra putrinya itu yang penuh dengan lika liku kehidupan.


Bu Selma Amalia Hamids dan Nyonya Sandra Sechan istri adik kandungnya papa sambungnya Arsyad ikut terharu seraya meneteskan air matanya, bahkan hampir semua tamu yang datang itu saking terharunya sampai-sampai terisak dalam tangisannya hari itu.


Acara pembukaan akan diisi oleh sepatah kata dari kedua pihak wali nikah yaitu Pak Alexander Mutahar Sungkar dengan pak Albert Juanda selaku pihak yang ditunjuk sebagai saksi pernikahan keduanya yang diminta langsung oleh Bu Sarah Helena Daud Yordan.

__ADS_1


Acara selanjutnya dilanjutkan oleh pembacaan ayat suci Al-Quran yang akan dibawakan oleh qori dan qoriah yang terpilih. Kemudian akan dilanjut dengan ceramah tauziah agama tentang yang bertema pernikahan yang sakinah mawadah warahmah.


Mereka semua yang hadir begitu takjub melihat kemewahan dari akad nikah putri semata wayangnya Pengusaha kaya Daud Yordan yang sudah meninggal dunia, tapi kekuasaan dan kemegahan serta kemampuan perusahaannya tidak pudar.


Semua tamu undangan dengan khidmat mendengar suara merdu dari qori yang begitu mendayu hingga menyentuh relung hati yang terdalam. Air matanya Bu Sania Marwah Alfarizi berlinang ketika uztad Somad mengatakan beberapa perjuangan seorang perempuan yang menjadi seorang istri dan berubah status dari istri menjadi calon Ibu dan terakhir menjadi bunda.


Keharuan terjadi di acara tersebut dengan linangan air mata kebahagiaan mengiringi pembacaan doa yang dilantunkan oleh ustadz.

__ADS_1


__ADS_2