
Vero Arlando Juno yang hari ini baru bisa kembali bekerja , sungguh betapa terkejutnya melihat sikap yang diterimanya dari security perusahaan
"Maaf pak Vero Anda tidak diijinkan lagi menginjakkan kaki Anda ke perusahaan," tegasnya security itu.
Vero sama sekali tidak mendengar dan mengetahui, jika hari ini adalah akad nikahnya sekaligus pesta resepsi pernikahan Arsyila Ardila mantan tunangannya sekaligus mantan kekasihnya itu.
Vero melototkan matanya saking tidak percayanya dengan kenyataan yang terjadi di sana.
"Apa yang kamu katakan haa!! Apa kamu tidak mengenaliku!?" Ketusnya Vero.
"Benar sekali, apa kalian berdua ini penjaga keamanan baru bekerja disini sehingga tidak mengetahui siapa kami berdua!?" Dengusnya Aura istrinya Vero sekaligus sekretarisnya sendiri.
__ADS_1
Kedua security itu saling bertatapan satu sama lainnya," kami sangat mengenal Anda dan perempuan perebut tunangan sahabatnya sendiri, ini perintah dari Tuan Muda Arsyad Shafiyyur Rahmany Liem dengan Nyonya Besar Sarah Helen Daud Yordan jika orang yang bernama Vero Arlando Juno dengan Aura Aulia Agnesia tidak diijinkan lagi untuk datang ke perusahaan dalam keadaan apapun, jika nasih ngeyel dan memaksa untuk menerobos masuk kami tidak segan-segan untuk melaporkan Anda semua ke pihak kepolisian!" Sarkasnya pihak keamanan.
"Jadi dengan sangat terpaksa tolong pergilah dari sini sebelum kami melakukan tindakan kekerasan kepada kalian berdua," kesalnya security itu.
"Kalau tidak percaya Anda bisa langsung datang ke rumahnya Nyonya Sania Marwah saja untuk memastikannya," ujarnya Pria bertubuh tinggi besar itu.
"Sayang kalau seperti ini, kita sebaiknya menemui ibu Sania saja dan meminta penjelasan kepadanya, saya kira selama ini mereka selalu bekerja dengan profesional tanpa mencampur adukkan kepentingan perusahaan dengan hubungan pribadi mereka, kalau seperti begini saya sangat kecewa," kesal Aura.
"Kenapa bisa seperti ini, aku kira Arsyila perempuannya yang berjiwa besar dan berwawasan luas, hanya karena saya memutuskan hubungan kami seperti ini sehingga ia dengan tega memecat kita," tuturnya Vero yang menggelengkan kepalanya.
Vero dan Aura segera berjalan ke arah mobilnya yang terparkir mereka tidak ingin menyerah keadaan dan juga di-PHK seperti ini secara tidak terhormat.
__ADS_1
"Mas kita akan menuntut tanggung jawab mereka yang sudah memutuskan kontrak kerja kita secara sepihak tanpa kita melakukan kesalahan apapun," ancamnya Aura.
Tapir, usaha mereka selalu saja gagal karena kekuasaan lawannya tidak sebanding dengan kekuatan mereka.
Kehidupan Aura dan Vero sudah seperti gelandangan setelah mereka dipecat secara tidak terhormat oleh keluarga Arsyila dan Arsyad. Mereka kemudian selalu mendapatkan kemalangan yang tidak ada habisnya dalam hidupnya mereka berdua pasangan selingkuh itu.
"Aku terlalu bego dan tolol bisa berselingkuh dengan perempuan matre dan miskin seperti kamu!" sarkasnya Vero setelah mengetahui jika Aura menghabiskan tabungannya yang tersisa sedikit itu.
"Kamu kan sudah berjanji untuk membahagiakan aku berarti sah-sah saja jika aku memakai uangmu untuk kebutuhanku, makanya jadi pacar itu jangan kere dan miskiy, coba kamu cari kerjaan lain apa kek mau jadi tukang bangunan, tukang kebun atau ojek online juga bisa yang penting saya tidak jatuh miskin," cibirnya Aura.
"Enak saja, kamu dengan enaknya memakai semua uangku bahkan gara-gara kamu mamaku meninggal dunia, jujur saja aku begitu sial mengenal dirimu!" sarkasnya Vero sambil meninggalkan Aura yang terdiam mematung.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain, keluarga besar Arsyad Hakim terutama Arsyila sangat bahagia dengan pernikahannya itu.