Perjuangan Cinta Arsyad

Perjuangan Cinta Arsyad
Bab. 68


__ADS_3

Bu Annie Amalia Hakim dan Nyonya Anna Mutahar Lukman adik kandungnya papanya Arsyad Shafiyyur Rahman Liem meneteskan air matanya, bahkan hampir semua tamu yang datang itu saking terharunya sampai-sampai terisak dalam tangisannya hari itu. Tuan Adam Ardian Liem sengaja memboyong kedua adik perempuannya itu untuk melihat langsung sosok anak kandungnya sekaligus satu-satunya penerus keluarganya.


Walaupun pak Adam belum mengumumkan ke khalayak umum,tapi adik dan adik iparnya serta keponakannya sudah mengetahui fakta akan kebenaran itu. Tetapi, masih merahasiakan dari anak sambungnya anak dari mendiang istrinya itu.


Hingga acara selanjutnya yang sedari tadi ditunggu-tunggu adalah akad nikah ijab kabul antara Arsyila Ardila Juwita Daud Yordan dengan calon suaminya Afrizal Rayanza Dirgantara pria yang gagah berani mempersuntingnya dan jatuh cinta pada pandangan pertamanya itu


Laki-laki yang rela melakukan apapun demi Arsyila seorang yang ketika itu masih koma akibat dari kecelakaan maut yang dialaminya bersamaan dengan fakta yang terkuak jika kekasih sekaligus calon suaminya itu sudah selingkuh di depan matanya langsung dengan seorang wanita yang sangat ia kenali.


Vero Arlando Juno bermain serong dibelakangnya selama ini bersama Aura Aulia Ramadhani teman kuliahnya di dulu sekaligus salah satu karyawan kakaknya


Berselang beberapa menit kemudian, beberapa orang utusan dari kantor urusan agama kua setempat sudah datang, walaupun mereka bukanlah pihak yang akan menikahkan keduanya tapi, tetap wajib datang.


"Bagaimana dengan wali nikah Pak Hamidz Yordan apa sudah siap menikahkan Ananda putri kandung saudara Anda mendiang Daud Yordan yang bernama Arsyila Ardilla Juwita Daud Yordan dengan calon suaminya yang bernama Afrizal Rayanza Dirgantara?"


"Insya Allah… siap lahir batin," jawab Pak Hamidz dengan penuh yakin.


Pak penghulu mengalihkan pandangannya ke arah Afrizal"Gimana dengan calon mempelai pengantin pria, apa Anda juga sudah siap?" Tanyanya Pak Anwar Zahid Lutfi selaku Pak penghulu Du daerah itu.


Tapi, yang akan bertugas untuk menikahkan kedua calon mempelai pengantin adalah adik kandungnya papinya Arsyila.


"Insya Allah… siap lahir batin Pak tapi, saya ingin mempersembahkan untuk calon istriku yang tercinta surah Ar Rum ayat 21 dengan surah an-nisa," ucapnya Afrizal penuh kesungguhan.


Semua yang dilakukan oleh Afrizal tak terduga dan khusus serta kejutan untuk Arsyila seorang. Hal itu adalah tidak pernah ada yang mengetahui hal itu. Semua itu dia lakukan spesial untuk calon istrinya sekaligus kekasih halalnya itu tanpa perencanaan atau pun tanpa informasi darinya beberapa hari terakhir ini.

__ADS_1


"Ya Allah… so sweet banget calon suami loh Amara,dia mengaji khusus untukmu, kalau aku diposisi kau bikin klepek-klepek hatiku, Abang love you…" candanya Veri Ahmed Ali Miller bersama dengan calon istrinya yaitu Najwa Ayumi Ariesta Rizaldi yang sengaja datang ke acara tersebut.


Mereka semakin terlihat mesra dan harmonis saja, karena satu minggu kedepannya giliran mereka yang akan menikah.


"Apa kamu juga pengen Mas seperti Tuan Muda Afrizal?" Tanyanya Veri yang sedari tadi mengapit kedua tangannya Najwa sang dokter spesialis cantik itu.


Najwa menatap intens pacarnya itu," sebenarnya pengen banget Mas karena itu cara termanis yang dilakukan seorang pria terhadap perempuan yang disayanginya itu menurut aku dibandingkan dengan harta atau barang-barang branded," imbuhnya Najwa yang kedua bola matanya berbinar terang.


"Insya Allah… Mas akan memenuhi permintaanmu itu," ucapnya Veeri seraya mengecup punggung tangannya Najwa.


"Stop deh perlihatkan kemesraan kalian di depan umum,gue bosan lihatnya," ketusnya Varrel Andreas Syafid satu-satunya mungkin anak muda yang masih jomblo dari semua orang yang hadir memadati acara akad nikah tersebut.


"Merdu banget yah suaranya Ariel," pujinya Bu Anna Maria Selena maminya Farel yang menemaninya farel untuk hadir di acara tersebut


"Semoga mereka bahagia selalu dan dikarunia keberkahan dalam hidup mereka," cicitnya Pak Adam Ardian Liem.


"Amin ya rabbal alamin," ucapnya yang lain.


Acara akad nikah pun berlangsung begitu khitmad. Afrizal mengucap beberapa kata dalam lafal ijab kabul dengan penuh keyakinan dan ketegasan di dalamnya. Semua mengucap syukur alhamdulillah karena, akad nikah yang pertama sudah terlaksana dengan baik dan lancar.


"Bagaimana dengan Tuan Afrizal apa juga sudah sia" tanyanya Pak Penghulu.


"Insha Allah… siap Pak,"

__ADS_1


Afrizal dengan calon Papi mertuanya sudah saling berjabat tangan dengan raut wajah mereka yang sama-sama serius dan sedikit tersirat ada ketegangan di sana.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Afrizal Rayanza Dirgantara dengan putri saudaraku yaitu Arsyila Ardila Juwita Daud Yordan dengan mas kawin uang sebesar 26 juta, emas 24 karat seberat 26 gram dan juga seperangkat alat sholat dibayar tunai,"


"Saya terima nikah dan kawinnya Arsyila Ardila Juwita Daud Yordan bin Yordan dengan maskawin tersebut dibayar tunai," tuturnya Afrizal dengan sekali tarikan nafas dan penuh tegas serta jelas terdengar ke seantero tempat perhelatan tersebut.


"Bagaimana para saksi apakah sah!?" Tanyanya Pak penghulu.


"Sah!!" Teriak semua orang secara bersamaan.


"Syukur Alhamdulillah,"


Arsyila Ardila segera dijemput oleh mama mereka masing-masing. Amara Meylani Ramadhani diapit oleh Bu Liviana Sandra Alexander Mutahar dengan Elsa Safira Nadine Renald anak menantunya sekaligus istri dari putra semata wayangnya bernama Abdillah Anwari Agam.


Sedangkan Arsyila Ardilla Juwita diapit oleh Bu Hana dan juga calon Nyonya Arsyad Shafiyyur Rahman Liem yaitu Pratiwi Andien Utomo atau Priska Oktaviani. Mereka masing-masing duduk di hadapan sang suaminya.


"Saatnya sungkeman terhadap suami pasangan sendiri setelah itu kita persilahkan pada Pak penghulu untuk memberikan sepatah kata sebagai nasehat pernikahan, mungkin beberapa masukan untuk menjalani bahtera rumah tangga mereka," ucapnya MC.


Arsyila yang awalnya grogi dan tidak percaya diri semua rasa itu seakan menguap terbang begitu saja ketika melihat raut wajahnya Afrizal Pria yang baru sekitar dalam hitungan menit menjadi suaminya itu. Dia tersenyum lebar ke arah suaminya itu. Afrizal tidak mau kalah memberikan senyuman terbaiknya untuk kekasih halalnya itu.


Arsyila mengecup punggung tangan suaminya itu dengan penuh takzim berharap pernikahannya akan langgeng dan awet, sakinah mawadah warahmah hingga kakek nenek maut memisahkan keduanya.


Penghulu kemudian membacakan beberapa doa yang khusus untuk kedua pasangan pengantin baru itu. Rasa bahagia itu sudah terlihat jelas dari mimik wajah anggota keluarganya. Semua menghaturkan doa dan ucapan pernikahan.

__ADS_1


Doa yang tulus datang dari semua khalayak tamu undangan agar pernikahan mereka sakinah mawadah warahmah hingga kakek nenek dan dikaruniai seorang anak yang Sholeh dan sholehah amin ya rabbal alamin.


__ADS_2