
Gedung hotel Bintang sintuk menyerupai convention hall. Hanya saja berukuran lebih besar dan luas. Acara sudah di mulai ketika aku dan Becca sampai di sana. Suasana gedung tampak sangat ramai, seperti dugaanku di sinilah para wanita-wanita cantik berkumpul dari kalangan penjabat, bahkan beberapa artis tentunya.
Seperti nya ini Party anak crazy rich kota ini.
"Wir, aku ke toilet dulu ya." pamit Becca.
Hanya di balas anggukan oleh Dika.
Banyak pasang mata yang terus memperhatikannya. Tapi Dika nampak cuek, dia terus melangkah mencari tempat duduk yang masih kosong. Saat Dika mengedarkan pandangannya untuk mencari kursi kosong, sebuah suara terdengar memanggil nya.
"Dika?"
Dika menoleh ke arah suara itu. Teman kampusnya ternyata ada di sana.
"Kamu masih hidup?" tanyanya lagi.
"Saya Wira saudara kembarnya Dika." jawab Dika.
"Oh ya? Aku tidak tahu jika Dika kembar. Tapi kamu benar-benar mirip Dika." ujarnya lagi masih betah menatap wajah Dika dengan seksama. Seolah-olah dia tidak salah menduga.
"Ya, kami memang kembar identik."
"Turut berduka ya. Aku tinggal dulu."
"Oke."
Huft... Mengapa dia bisa sampai ke sini?
"Nak Wira..... "
Dika menoleh lagi. Ternyata itu ibu Rebecca.
"Apa kabar tante? Tante di sini juga?"
"Baik." jawab Ibu Becca sambil tersenyum.
"Iya tante di sini, ini acara anak teman tante, enggak enak enggak datang."
"Kamu kok lama tidak main ke rumah lagi."
"Hehee... Iya tante, saya agak sibuk karena sering bantu-bantu Ayah di perkebunan."
__ADS_1
"Anak rajin," sahut Ibu Becca.
"Oya tante ikut sedih, saat mendengar berita tentang kecelakaan saudara kembarmu." ujar Ibu Becca dengan nada prihatin.
Beberapa saat kemudian Becca muncul. Mereka pun asik bercerita dan makan tentu saja.
Dika tidak bisa lama-lama karena harus menjemput Ercilia.
"Kita pulang yuk."
"Iya, kita pamit sama yang punya acara dulu y."
...°°°°°°°°...
Setibanya di mobil
Rebecca duduk disamping Dika.
"Kamu lama sekali tidak main ke rumah?"
Dika tertawa kecil.
"Tadi Ibumu juga bisa menanyakan hal itu."
"Aku hanya menjawab sedang sibuk membantu Ayah di perkebunan."
"Itu nyata apa fiktif?" Rebecca tertawa kecil karena tidak yakin itu faktanya.
"Nyata dong, masa sih aku membohongi Ibumu."
"Aku pikir kamu menghindari aku Wir."
"Kamu ngomong apa, aku memang sedang sedikit sibuk Bec."
"Kita sudah sampai."
"Mampir Yuk Wir," ajak Becca.
"Lain kali saja ya, aku capek mau istrahat."
"Hmmmmm ya, terima kasih." ujar Becca kecewa.
__ADS_1
"Wir...."
Belum sempat Dika berucap, bibirnya sudah di sambar benda kenyal dan basah. Setelah tersadar dari serangan mendadak itu, Dika menghentikan ciuman, mendorong pelan Rebecca dari wajahnya.
"Turunlah. Aku pulang."
Terlihat jelas wajah kecewa dari Rebecca, tapi Dika tidak ingin memberikan harapan apa pun pada Becca. Terlebih dengan kondisi saat ini.
Mungkin ketika masih ada Wira, aku bisa melihat kearahmu Bec. Maaf!
Malam ini langit kembali di guyur hujan, untungnya Dika kali ini membawa mobil. Setelah mengantar Rebecca, Dika langsung melaju ke tempat kerja Ercilia. Dika datang untuk menjemput gadis itu.
Sampai di sana, Dika sudah mendapati toko telah tutup. Ercilia tengah berdiri di depan toko tempat dia bekerja itu. Tanpa berucap apa-apa, Ercilia langsung membuka pintu mobil dan masuk ke dalamnya. Ercilia ingat kalau lelaki ini tampak terkena flu saat tadi siang menjemput di rumah.
"Tumben pakai mobil?"
Dika hanya tersenyum.
"Sakit flumu sudah baikkan Wir?" tanyanya.
"Dika."
"Hmmm Dika.." ralat Ercilia.
"Maaf." kata Ercilia kemudian.
Dika pun melanjutkan perjalanannya menuju rumah Ercilia.
Di luar guyuran hujan itu, Ercilia melayang dengan pikirannya
Sosok lelaki yang sekarang bersamanya ini bukanlah Wira. Tapi Dika! Saudara kembar kekasihnya. Mengapa aku baru menyadari bahwa kenyataan ini? Mahardika.. Mengapa aku sendiri tidak tahu. Dan sekarang lelaki ini melakukan apa yang sekarang dia lakukan.
Ya Tuhaaaaaan.....!
••••••••••••••• 🕶️🕶️🕶️🕶️🕶️ •••••••••••••
...Saat kita menyakini bahwa Indah nya pelangi akan muncul setelah gemuruh hujan dan badai. Seharusnya kita juga yakin bahwa akan ada kebahagiaan setelah kesabaran ...
...•••••••••••...
Jangan lupa RATE, LIKE, COMENT, ❤️
__ADS_1
Terimakasih semua