
Dika seperti tidak punya kekuatan untuk menolak. Maka, dia pun menganggukkan kepala. Ercilia mengambil bungkusan yang tadi dibawanya. Lalu mengeluarkan sebuah kotak kardus dari plastik. Saat dibuka di hadapan Dika, Ercilia tersenyum melihat mata Dika yang berbinar. Ada sekotak nasi kebuli yang kelihatan sangat lezat dalam kotak kardus itu.
"Wira sangat menyukainya," kata Ercilia.
"Dan aku pikir.. Mungkin kamu juga akan menyukainya."
"Aku sangat menyukainya," jawab Dika sambil tersenyum senang.
Ercilia pun menyiapkan sendok plastik yang terdapat dalam kotak kardus nasi. Sementara, Dika mengangkat tubuhnya untuk duduk bersandar pada bantal kepala kasur. Dan Ercilia yang melihat itu, membantu Dika mengambil bantal yang ditegakkan untuk sandaran. Lalu Ercilia memberikan kardus nasi itu pada Dika, namun sepertinya tangannya terlalu lemah untuk digerakkan. Maka dari itu dia bertanya.
"Mau kah kamu memegang kardus itu, tanganku tidak kuat untuk memegangnya cukup lama."
Ercilia mengangguk. Dika pun mulai menyuapkan nasi ke mulutnya. Ercilia sangat senang melihat Dika menikmati nasi yang dibawanya. Setelah beberapa saat Dika pun menghabiskan nasinya, Ercilia memberikan air putih, Dika segera meminumnya.
"Besok aku pasti akan sembuh." kata Dika dengan wajah berbinar. Sekarang wajahnya tidak sepucat tadi.
"Aku makan banyak sekali hari ini."
Ercilia tersenyum.
"Besok akan kubawakan lagi."
"Tidak perlu....."
"Kamu tidak suka aku ke sini?" potong Ercilia.
Dika tersenyum.
"Bukan. Maksudku tidak perlu dibawakan, karena besok pasti aku akan mengajakmu ke sana untuk makan bersama."
Senyum mereka bertautan. Tatapan mereka bertemu. Sekali lagi, kamar itu menjadi sunyi. Ada banyak kata yang sulit diucapkan dari hati ke hati.
°°°°
Sekeluarnya Rebecca dari kamar Dika. Dia langsung ke ruang tamu untuk berencana pulang. Tetapi di ruang tamu Rebecca bertemu dengan Bunda Mawar yang mengajaknya berbincang-bincang. Merasa cukup akrab, Rebecca pun melayani perbincangan itu dengan santai dan lebih terbuka. Beberapa kali mereka terlihat tertawa bersama. Sementara itu, batin Rebecca bertanya-tanya mengapa gadis itu belum keluar juga.
"Hmm.. Tante, yang tadi itu pacar Wira?" tanya Becca kemudian.
__ADS_1
Mawar tidak langsung menjawab, namun menatap Rebecca dengan sungguh-sungguh.
"Becca, tante boleh tahu kamu kenal Wira berapa lama."
"Cukup lama tante," jawab Rebecca sambil mengingat-ingat waktunya.
"Kalau tidak salah, beberapa bulan lalu sebelum saudara kembar Wira mengalami kecelakaan."
"Bec...."
"Jika tante ingin mengatakan sesuatu padamu, kamu mau menjaganya."
"Tentu saja tante. Rebecca bukan tukang gosip seperti netizen Indonesia." canda Rebecca, tapi tersirat keyakinan dari sorot matanya.
Mawar menatap Rebecca.
"Menurut mu dikamar tadi siapa?"
"Pacar Wira kan tante?"
"Wira kan?"
Mawar menggelengkan kepala.
"Bukan. Dia Dika"
"Haaaahh!!! " buru-buru Rebecca menutup mulutnya.
"Maksud tan...te....."
"Yang meninggal itu Wira, bukan Dika." jelas Mawar pelan.
"Jadi yang di kamar itu Dika, bukan Wira."
"Becca tidak mengerti tantee..."
Kemudian dengan pelan dan berurut Mawar pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. Rebecca tentu saja menyimak dengan khusyuk cerita Mawar. Sebuah kisah paling mencengangkan yang belum pernah dibayangkan.
__ADS_1
Ya Tuhan ! Batin Rebecca
Jadi Dika masih hidup?
Dan aku sudah berkencan dengannya?
Jadi wanita tadi pacar Wira?
Dan itu Dika bukan Wira?
Makaaaa..........
Rebecca merasakan dadanya bergemuruh. Suatu gelombang perasaan yang belum pernah dirasakannya.
"Jadi.... Dia Dika yang di kamar itu?" tanya Rebecca setelah Mawar selesai menjelaskan.
Mawar mengangguk dan tersenyum.
"Jadi cewek tadi bukan pacar Dika kan tante. Maksudku itu pacar Wira kan?"
Mawar tersenyum
Rebecca merasakan berjuta bunga tiba-tiba tumbuh di hatinya. Tanpa sadar, bibirnya tersenyum mengikuti angan-angannya.
Jika itu Dika, Bolehkah aku memilikinya?
katanya dalam hati.....
...••••••••••••••••••••••••• ...
...Cinta yang paling jujur adalah ketika kamu mencintai seseorang dan kamu tidak tahu mengapa mencintai dirinya.. .. .....
...••••••••••••••••••••••••• ...
Jangan lupa RATE, LIKE, COMENT, ❤️
Terimakasih semua
__ADS_1