
Tepat sesuai perkiraan Jessie Wibowo. Hari itu kampus dihebohkan dengan kabar yang sama dengan kabar hebohnya siaran TV, mengabarkan berita yang sama. Empat orang anak muda populer tewas secara bersamaan dalam sebuah kecelakaan tragis. Ketika semua orang digemparkan oleh berita itu, sosok tubuh yang di yakini sebagai Dika masih tergeletak pingsan dan belum sadarkan diri. Dia ada disebuah kamar, di salah satu ruangan villa Jessie Wibowo. Beberapa kali, wanita itu mencoba menyadarkan Dika namun tidak kunjung sadar. Dia seperti koma, tidak sekedar pingsan seperti yang Jessie bayangkan. Tapi yang jelas sosok Dika masih hidup.
Jadi kamu datang berempat? Tapi seingat ku kalian ke pestaku hanya bertiga? Pikir Jessie setelah memahami seluruh berita di televisi yang ditontonnya.
Biarkan saja berita itu terus berkobar.
Jessie tersenyum, sementara orang-orang di luar sana memberitakan serta menangisi Dika. Dia akan menyimpan Dika untuk sementara. Sampai kesadaran pria itu pulih kembali.
Jessie Wibowo memahami, semua kehebohan yang timbul dari kecelakaan itu, karena Dika pria populer dan berkuliah di kampus terkenal pula. Dan sekarang, faktanya Mahardika atau biasa dipanggil Dika masih hidup. Dan ketika pria itu sadar dan melihatku, dia akan sangat berterima kasih padaku.
Ini adalah jalan satu-satunya untuk bisa mendekatimu, Dik!
°°°°°°°°°°°°
Ternyata, sosok tubuh yang dia yakini sebagai Dika itu memang koma. Jessie mengetahui hal itu ketika memanggil seorang dokter yang dia percaya untuk memeriksa keadaannya. Dia meminta dokter itu untuk tutup mulut atas keberadaan pasien. Serta merahasiakan semua yang terjadi di villanya.
Dokter itu pula laj yang akhirnya menangani perawatan Dika. Semua tindakan di rahasiakan.
Ketika si pasien sadarkan diri dari komanya . Jessie Wibowo diberitahu bahwa pasien itu mengalami amnesia. Benturan yang sangat keras menghantam kepalanya saat terjatuh, mengakibatkan luka yang serius di dalam kepalanya. Bagian memori di otak mengalami cidera. Sampai detik ini pasien masih belum bisa mengingat dirinya.
__ADS_1
"Nona, dia mengalami amnesia. Dia kehilangan memorinya." ucap dokter itu.
"Memorinya hanya hilang sementara waktu, namun akan kembali setelah beberapa waktu kemudian." jelas dokter itu kembali.
"Berapa lama waktu itu, Dok?" tanya Jessie.
"Saya pun tidak bisa memastikannya, Nona." sahut si dokter.
"Masing-masing penderita amnesia memiliki jangka waktu yang berbeda-beda dalam mengembalikan memori yang hilang. Ada yang cepat, ada pula yang lambat. Itu semua tergantung dari kondisi otaknya dan seberapa parah kerusakannya." jelas dokter panjang lebar.
"Biasanya berapa lama waktu paling cepat, Dokter?"
"Ada yang hanya satu minggu sudah mampu mengembalikan memorinya."
"Dan yang paling lama?" tanya Jessie lagi.
"Kadang sampai satu tahun."
Jessie terdiam dengan pikirannya.
__ADS_1
°°°°°°°°°°
Beberapa bulan ini Wira dirawat insentif, keadaan Wira pun berangsur-angsur membaik. Luka dalam kepalanya sudah teratasi. Namun, dia belum bisa mengembalikan memorinya. Dia belum bisa mengingat apapun dan belum mengenal siapa dirinya.
Dalam kebingungannya, Wira hanya menatap hampa setiap kali Jessie mendatanginya. Dan menyebut sebuah nama. Mahardika..... Siapa dia?
Bulan terus berjalan, perlahan-lahan Wira pun mulai menyadari dirinya sendiri. Juga mulai mengenali sosok Jessie Wibowo yang beberapa kali bertemu di kampus dan terakhir menghadiri pesta ulang tahunnya. Namun, dia bingung mengapa dirinya di panggil Dika? Sedangkan yang dia tahu dirinya adalah Wira.
Beberapa kali dia menyangkalnya. Dan memberitahu jika dirinya adalah Wira bukanlah Dika. Namun, Jessie hanya tersenyum.
Sampai beberapa hari kemudian, ketika memorinya berangsur-angsur semakin lengkap. Barulah dia tahu mengapa dia di panggil Dika. Sekarang dia sudah mengingat kembali permainan tukar tempat yang mereka lakukan beberapa waktu lalu. Wira sudah mulai memahami semuanya. Kisah yang menyebabkan dia berada di sini, pertukaran tempat itu... Hingga terjadilah kecelakaan itu....
••••••••• •••••••••
Selamat Hari senin KAUM KECE
Ngopi yuk Ngopi biar enggak oleng
☕ ☕ ☕
__ADS_1