Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
Ciwidey part1


__ADS_3

hai readers ngangenin kangenkah sama Priscil and the genk ,author baru dapet ide nih....mau buru buru dituangin dulu deh takut hilang , walaupun dengan terpaksa nunda dulu up dua cerita yg lain karena buat up cerita Priscil and the genk musti nguras otak absurd author dulu


ok ,,, happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


setiap siswa mendapat surat dari sekolah yg menyatakan meminta ijin orangtua karena sekolah mengadakan kunjungan ke Ciwidey....


isinya kami akan mengunjungi perkebunan dan pabrik teh di Ciwalini, dan kawah putih....


hari yg ditunggu pun datang semua sudah berkumpul dan berbaris di lapang,guru pembina dan kepala sekolah sedang memberikan kata sambutan dan tektek bengek nya ....para OSIS sedang berjaga di sekitar lapang sambil merapihkan para siswa


"duhhh kebiasaan nih...." Risa melihat jam di tangannya yg berwarna biru langit lalu saling melempar pandangan dengan Tama " Priscil cs mana???" bisik Tama memetakan bibirnya


Risa menggeleng " ga tau..." Risa mencoba merogoh ponsel di sakunya dan melakukan panggilan


di mobil


"drrrttt....."


"drrrttt...."


ponsel boy berdering namun kami sibuk mengurus seorang paruh baya yg sedang tergeletak pingsan di pinggir jalan Raya dan tak ada yg menolongnya...


"hurry bebs....." pekik Siska


aku tancap gas speedometer mobilku sudah di angka 100 km/jam ,hingga semua penumpang terbanting banting kalau saja tak mengenakan sabuk pengaman


"haduuuhh kita telat ga ya pasti udah pada kumpul deh..." panik Lala sambil memegang topi baretnya


aku membanting setir ke kiri saat ada belokan


hingga "ciittttt.....!!" suara decit ban


"aaaaaaa!!!!!!" pekik mereka sedangkan aku fokus pada jalanan


"duhhh ni si bapa ngga sadar .. sadar lagi...apa doi k.o. ......" ucap boy yg di sebelah si paruh baya memeriksa hembusan nafasnya,kami semua khawatir belum lagi takut terlambat ke sekolah dan ditinggal ke Ciwidey....


"hussss lu tu ya....ga boleh ngomong kayak gitu..." Bima menegur sambil mengipasi si bapa yg di dudukan diantara boy dan Bima


"anddaiii...sempit ihhh... " Lala yg terjepit di pinggir Bima


"biar sadar lu kasih deh nafas buatan ,boy..." ucapku


"apa ???ih najis ....gue masih cinta Risa...tuh suruh Lala aja ..." gidik boy


"ihh ogah ,,ueekkk...." ucap Lala


aku melirik jam kecil yg kutaruh di depan dashboard mobilku


aku menaikan speedometer ku lagi untung jalanan aga sepi tak butuh waktu lama kami sampai di RS dengan segera kami membawa si bapa yg perawakannya sedikit gendut ke dalam UGD....


"buseeettt nih bapa abis makan apaan sih,berat banget...." ucap boy mengejan menahan berat badan si bapa ( hahahha mengejan kaya orang mo lahiran)


😂😂😂😂.....


setelah blangkar di bawa oleh para perawat kami yg hendak pamit ditahan oleh perawat untuk mengurus administrasi

__ADS_1


"dek...tunggu kalian siapa nya si bapa ,,maaf kalian harus ikut bertanggung jawab dan membayar administrasi... tahan perawat perempuan padaku


"akkhhhh....cepetan sil kita telat nih...aduh si bapa lagi.... pingsan pake ga liat tempat ..." rutuk Bima


aku membawa si perawat an menjelaskan semuanya lalu membayarkan administrasi si bapa


" mba saya nyimpen dulu 1 juta nanti hubungi saja alamat ini ,atau nomer telfon pada ponselnya ,atau nanti setelah si bapa sadar mba tanyain deh tuh si bapanya ,kalo memang ga percaya juga ini kartu nama saya .....tapi please saya sama temen temen saya lagi buru buru...." ucapku memohon


akhirnya si perawat percaya kami langsung berlari menuju mobil dan tancap gas menuju sekolah


"oke masih ada waktu beberapa menit..."


"klikk...." aku memasang sabuk pengaman setelah semua masuk ..


"oke siap guys , let's have fun baby.... ucapku dan menancap gas menaikkan jarum speedometer ke angka hampir mencapai 120 km/jam


"huwaaaa...!!!!!! "


"silll pelan pelan.... sakit pala gue kejedot...." ucap Siska mengusap keningnya


"oy...oy...oy...nyantai sista....loe tuh bawa manusia bukan karung beras...." ucap Bima


" silll... Lala takut.....!!!" Lala memejamkan matanya


" silll....gu...Uee...gu...aduhhh..." boy menahan perutnya


"boy...!!!!!jangan muntah disini...jorok ihhh..." pekik kami


15 menit kemudian kami sampai sekolah , dengan keringat bercucuran keempat temanku turun dari mobil kami berlari menuju lapang dengan tergesa gesa


pas sekali saat semua tepuk tangan karena kata sambutan yg berakhir dan siap memasuki bus yg sudah disewa


"bruuukkkk....." kami jatuh beruntun karena berlarian untungnya hanya sebagian barisan belakang saja yg melihat kami karena kami muncul di belakang lapang


"ueee...ueee....." boy langsung membungkukkan tubuhnya ke tanaman semak di samping lapang


"Priscil ....." gumam Tama


"boy...." ucap lirih Risa


" gue nyerah bebs....taluk gue di setirin loe...." ucap Lala


namun hanya Bima yg terlihat tenang karena ia biasa balapan


"hahahahha kalau gue ga gitu kita ditinggal ...." ucapku terkekeh melihat ekspresi pucat teman temanku , Risa memijit tengkuk boy memberikan minum lalu boy menerimanya dan duduk


"sill besok besok kalo cari mati jangan ajak ajak gue..." ucap nya lemas


"jiahahahah loe muntah boy ,cemen banget ...."


"udah udah ,sayang kamu ga apa-apa kan ??udah yu untung kalian tepat waktu bus udah mau jalan tuh ..." ucap Risa memapah boy


"bentar gue titip mobil dulu ke satpam..." ijinku


perjalanan memakan waktu 2,5 jam karena ditambah macet ....kami langsung diarahkan untuk beristirahat...karena kami menyewa 2 buah villa ,aku dan teman-teman satu villa bersama pengurus OSIS


"wahhhh indah banget ya.....sejuk dehhh....." Lala menghirup udara dalam dalam bersama Siska


" foto yuuu..." ajak Siska


Tama dan anggota OSIS lainnya memperhatikan kami dam berbisik-bisik


"ayo ,Tam... sekarang aja lu tembak si Priscil.." ucap Angga


"iya masa lu ga berani,lu ganteng ,ketos pula ,tajir...cewe cewe di sekolah ngantri buat jadi pacar loe..." ucap Viki


"udah gue tembak tapi si Priscil ga jawab sampai sekarang..."


"yaahh payah lu ancur dong predikat playboy loe..." ucap Angga


" Priscil doang mah klepek-klepek deh...." Viki menjentikan kelingkingnya meremehkan aku

__ADS_1


"beuhh tuh kan keburu pergi deh dia ....."


malam hari aku dan teman-teman ku berada di luar villa


"aaaaa , suapin dong sayang....."


"idih jijik banget sih gue..lebay loe boy..." ucap Bima yg melihat boy manja pada Risa


" yeeee sirik aja sih lu..."


"dihhh....huuu..." sarkas kami mendorong dorong boy pelan , Risa hanya tersenyum


"gitu tuh yang ,harus banyak banyak sabar kalo gaul sama pasukan jomblo mah..."


"kurang asem...." ucapku kami semakin memukul mukul boy tiba tiba


"ekhmmm.... sil...." panggil Tama menghampiri


sontak kami menghentikan candaan kami


" kenapa,Tam....??" tanyaku


"aku boleh ngomong ga sebentar ???"


"disini aja...." ucapku dingin tatapan teman temanku juga dingin


" oke kalo gitu aku mau nanyain masalah yg waktu itu,,,"


"masalah apa???"


"kamu mau kan jadi pacarku..."


"uhukk...uhuk..."Lala dam Siska terbatuk-batuk


"dihh lebay loe mau berdua Priscil yg ditembak loe berdua yg batuk...." sarkas Bima


"aihhh si ege biarin aja "jawab sinis Siska dan Lala


"aduh,Tam aku belum tau ya....aku bingung.... " ucapku


"eh gue ngantuk ,gue duluan ya..." ucapku meninggalkan mereka semua karena ingin menghindari Tama....aku hanya sedang memikirkan cara halus menolak Tama,bila aku sarkas takutnya itu akan menjadi boomerang buatku nantinya


------------+++++---------------


esoknya ,pagi hari setelah sarapan kami sudah bersiap dengan membawa catatan dan alat tulis untuk mencatat informasi yg penting di perkebunan dan pabrik teh...


pa Wira membawa kami bersama seseorang dari pekerja pemilik kebun teh Ciwalini ini...


beliau menjelaskan dari awal berdirinya dan semuanya yg berkaitan dengan teh dan pemetikan teh,namun bukan anak muda namanya kalau hanya fokus pada penjelasan si bapa , kesempatan ini tak datang dua kali ,berselfi selfi ria sudah menjadi hal lumrah di tempat yg instagramable (iya ngga readers)


kami berada di barisan bungsu alias paling belakang bersama anggota OSIS bukan kami namanya kalau tidak melakukan kekonyolan yg mengundang gelak tawa....


"anak anak mana suaranya,masa diem diem bae....." uca boy menirukan seorang guru


" iya pak guru sabl*ng....". ucap kami berempat


semua yg ada disekitar kami tertawa cekikikan ,nampaknya Risa sudah terbiasa dengan sikap kekasihnya yg absurd ini


" naik naik ke puncak gunung tinggi tinggi sekali...kiri kanan kulihat saja banyak lelaki fakeboy..... "kami bertiga bernyanyi , pecahlah lagi tawa mereka


boy geleng geleng kepala "pak guru... pak guru ....mau tanya dong..." panggil Siska


"iya katiyem...." jawab boy


" pak guru yg ini apa namanya???" Siska sedikit bersenandung mirip bang haji sambil menyentuh daun teh


"oh...yang itu yg itu namanya pohon toge....".....


"hahahahha dasar guru sengkl*k ..." gumam Risa


perjalanan dilanjut sampai ke pabrik teh .....

__ADS_1


TBC 😉.......episode ini nyambung dua episode ya soalnya kepanjangan....see u guys.....


jan lupa tinggalkan jejak ya ....


__ADS_2