
tertanggal : setahun - H otw pesantren
.
.
.
.
.
" psssttt coyy...siang ini jadi kan gue udah beli tiket 5 lembar nih tapi konser nya jam 10 ung ...." bisik boy dari bangku belakang gue
"jadilah berarti kita otw jam 9 kan...." aku menutup hawa nafas yg keluar dengan sebelah tangan tujuannya agar ucapan gue ga meleber kemana mana hihihi mitos....
"bentar lagi dong jam 9 ," Siska melihat jam tangan berwarna pink
" siap siap kolaborasi guys....."
"gue lagi nih ...???"tanya boy yg bersebelahan dengan Bima
kami berlima mengangguk , boy tertunduk pasrah ,kami bersiap-siap membereskan alat tulis padahal pelajaran sedang berlangsung Bu Mia guru kimia sedang menerangkan di depan papan tulis white board
"silahkan tulis tabel periodik anak-anak...."
tiba tiba .....
boy menggeram....dan mengamuk ngamuk tak jelas
"auummmm heuummmm ......maneh wani ka aing " ( kamu berani sama saya dalam bahasa sunda) sambil membelalakkan matanya dan menyeringai layaknya harimau
seketika semua orang di kelas beranjak dan menjauhi boy termasuk bu Mia yg panik
"boy...boy loe kenapa???" sandiwara Bima tapi malah di dorong oleh boy
seketika boy yg melompat ke atas bangku mengaum dan berlagak layaknya harimau
"ahhhh...ahhhhh.....takut bu...." teriak teriak para siswa perempuan, suasana kelas menjadi tak kondusif
"boy kamu kenapa istighfar nak.... Naufal panggilkan pa Lutfi untuk memeriksa, Naufal berlari
boy mengejar satu persatu siswa untuk membuat suasana semakin ricuh ,dan benar saja kini suasana menjadi kacau ,aku, Siska ,dan Lala mengambil kesempatan mumpung semua sedang berfokus pada boy kami mengendap endap keluar kelas
"hahahah yesss si boy berbakat banget jadi artis..." ucap gue melenggang dengan kedua teman gue di koridor segera memakai tas gendong sambil cekikikan tapi saat menuju gerbang ternyata gerbang dikunci pa dayat satpam sekolah terpaksa kami mengambil jalan lain kami mengambil ke arah samping sekolah yg tembok pagarnya tidak terlalu tinggi gue dan siska menyimpulkan tangan membantu Lala memanjat tembok untungnya tidak ada laki laki karena seragam kami memang pas body dan rok pendek di atas lutut walaupun rempel dan
"tap....."
__ADS_1
Lala berhasil sampai puncak lalu gue membantu Siska naik
"tap..."
siska pun berhasil tinggal gue sendiri ,gue mencari bangku bekas yg biasa kami pakai untuk memanjat ,kami sengaja menyediakan nya agar kalau kalau kami membutuhkannya seperti sekarang,biasa lah otak madol seperti kami selalu antisipasi
"tap....
gue berhasil sampai atas tembok kami melompat ke bawah bersamaan
"heuuppp...."
kami mendarat dengan sempurna,"yeeeee. ......." kami berpelukan karena berhasil
kami langsung menjauh dan menunggu boy dan Bima di dunia warung tempat biasa kami nongki nongki
"bi Marni ...."
"eh ada neng priscil,neng siska,sama neng Lala "
bi Marni melihat jam dinding " kabur lagi???"
kami mengangguk
"astagfirullah....neng...." bi Marni menggelengkan kepalanya " yg dua lagi kemana???"
"masih otewe. .."
"nonton konser Burgerkill...." jawabku mencomot comro....
di kelas
"laillahailaullah muhammadar Rasulullah.... astagfirullah....saha maneh. .(siapa kamu)" ucap pa Lutfi sedikit membentak tapi boy melotot sambil mengaum dan berontak.... beberapa orang siswa memegang tangan dan kaki boy menahan amukan boy yg dibuat buat
tak disangka pa Lutfi mengambil segelas air
.
.
.
.
" buurrrrrrr...."
pa Lutfi menyembur wajah boy dengan segelas air dan membaca ayat kursi
__ADS_1
Bima menahan tawanya yg ingin meledak....tak percaya pa Lutfi akan melakukan hal itu pada sahabatnya, ia pun merasa kasihan pada boy yg selalu berkorban kalau kita kita ingin madol ,lalu boy mengakhiri sandiwara nya dengan akting terakhir,ia menunjukkan sikap layaknya orang sakit
"boy... istighfar nak..." ucap pa Lutfi sedangkan bu Mia dan siswa yg lain mengerubungi
" si*l*n gue di sembur ,,,,bapak yg harusnya istighfar wajah ganteng gue yg mirip Brad Pitt disembur aer bekas kumur kumur....gue ga kenapa napa pak gue masih waras dan sadar..."gerutu boy dalam hati
boy berkomat kamit mengucap astagfirullah
"boy sudah tak apa lebih baik dia pulang saja kasian...." ucap pa Lutfi
"baiklah boy kamu boleh pulang tapi siapa yg akan mengantar...."
"saya saja bu,,pak kebetulan saya bawa mobil..." gue dah ngasiin kunci mobil pada Bima sebelumnya
"oh baiklah kalau begitu ,minta dulu surat ijin ke guru piket ya Bim....hati hati tolong... tolong.... yang lain...bantu Bima membopong boy....
akhirnya boy dan Bima keluar dari sekolah menggunakan mobil gue dan menyusul ke warung bi Marni
gue sedang duduk di kursi bersama Siska dan Lala sambil menyeruput teh botol ,tak lupa kami mengganti pakaian dengan stelan t-shirt dan jaket hitam juga celana panjang sobek sobek
terdengar tawa Bima menggelegar dari arah luar... dan boy yg mendumel dengan wajah dan seragam yg basah kuyup
"hahahahaha mamp*s loe rasain.....sumpah ngakak loe..." tawa Bima sambil memegang perutnya lalu duduk
"si*lan loe ,kalian mesti tanggung jawab ,gue mau kalian traktir gue atas pengorbanan gue ini,sumpah nj*rrr jiji banget ...." dumelannya
" kenapa si....boy loe kenapa basah kuyup gitu mandi loe???" tanyaku tapi boy hanya diam
" hahaha si ege disembur pa Lutfi....mana pak Lutfi kumur kumur dulu lagi hahahha parah..." tawanya meledak
"buurrrrrrr...." kini aku yg menyembur karena tak kuat menahan tawa tak sengaja semburan ku mengenai boy
"ahhhh sillll...terus aja disembur ahhh elahhh "boy bangun dari duduknya
"sorry sorry....hahahaha"
"hahahahah" tawa yg lain meledak
akhirnya boy berganti pakaian dan pamit ke air tak lama kembali tanpa ba bi bu kami masuk ke mobil dan tancap gas aku menyetel lagu Sheila on seven "sahabat sejati..." dalam pemutar musik yg ada di mobil sambil bernyanyi nyanyi kami melajukan mobil menuju tempat konser....
disekolah
akhirnya bu Mia baru sadar kalau siswa di kelas hilang 5
"loh ini kan yg pulang 2 ko yg ga ada 5 ???"
"priscil, Lala Siska kemana???"ia baru ngeuh
__ADS_1
" jangan jangan ........." mata bu Mia membelalak dan berkacak pinggang
"Priscil !!!!!!!??"