
assalamualaikum readers ngangenin balik lagi bareng author gaje udah sampai chapter 77 nih jangan lupa like vote dan komennya ya
semoga tetep suka sama ceritanya , maaf atas kekurangannya dalam penulisan maupun dalam bertutur kata ,karena kesempurnaan hanya milik Allah πππ
bismillah
.
.
.
.
.
.
.
.
.
aku memuntahkan isi perutku
"uwekk...uwek....."
umi setengah berlari menyusulku
"astagfirullah...."umi memijit tengkukku
" masih mual nak???" tanya umi saat aku sudah selesai memuntahkan semuanya
aku mengangguk pelan
"mau ke dokter???" tanya umi
" tidak usah mi ,priscil mau istirahat saja di kamar..."
lalu Azam menggendongku ke kamar
"hubby buatkan teh manis hangat ya ..." Azam bergegas turun ke dapur dan kembali membawa teh manis hangat
"bismillah dulu... pelan pelan minumnya..." Azam meminumkan lalu menyimpannya di nakas
"khumai kenapa ???apa salah makan ???"
"tidak by ,rasanya khumai tidak makan yg aneh aneh tadi ,mungkin khumai sedang tidak fit saja ..."
"ya sudah khumai istirahat saja dulu ,hubby tinggal ke bawah .." Azam menaikan selimut sampai ke perutku lalu mengecup keningku
dilantai bawah
"gimana a..? priscil sudah baikan???" tanya abi
"sudah Abi mungkin priscil kecapean saja atau masuk angin , sekarang sedang tiduran..." Azam kembali duduk di samping bang ustadz
"oh ya teh,bang,A'a ....tolong persiapkan beberapa pondok untuk tempat istirahat para dokter yg besok akan datang karena proses pemeriksaan tidak akan selesai dalam satu hari mengingat banyaknya santri di ponpes ini ..." ucap Abi
"jadi kapan mulai pemeriksaan kesehatan nya bi??" tanya bang ustadz
"besok ....mungkin besok angkatan A'a dulu soalnya kan senior sudah tahu teknisnya seperti apa karena setiap tahun selalu mengikuti tes kesehatan " jawab Abi
"lalu proses registrasi ulang status akreditasi nya kapan??" tanya umi
" kalau semua persyaratan sudah terpenuhi baru kita serahkan pada kementerian pendidikan dan agama..." jawab abi lagi...
setiap tahun pesantren AL-AMANAH selalu meregistrasi ulang status akreditasi ponpes berstandar Nasional....
"oh ya abang sekalian nanti malam akan datang mobil dari rumah sakit membawa alat-alat untuk proses tes kesehatan para santriwan santriwati tolong dikondisikan dan dicek...
"siap bi...."
di kamar
aku bangun dari tidurku , merasa badanku yg lengket aku berncana untuk bersih bersih sekalian shalat ashar saat selesai mandi aku mengambil baju dalam almari penglihatanku tertuju pada benda di pojok lemari bagian bawah yg masih rapi terbungkus belum terbuka sama sekali ,pikiranku menerawang lalu melihat kalender aku menghitung hari dan tgl seharusnya seminggu yg lalu aku sudah menstru*si namun sampai sekarang aku belum kedatangan tamu bulanan ku apa jangan-jangan......aku tidak mau mengambil kesimpulan sebelum membuktikan aku berencana untuk ke apotik besok untuk membeli benda sensitif itu ....
ceklek ......
__ADS_1
"khumai sudah bangun???"
"sudah by...khumai barusan mandi hendak shalat ashar ...."
"ya sudah hubby juga mau berjamaah di masjid ponpes,"
" khumai dirumah saja by..."
"iya...tidak apa-apa...
" by maafin khumai sudah bikin hubby marah dan kesal...." ucapku sendu
"hubby tidak marah ...maafin hubby juga ya sudah cemburu tanpa alasan, " Azam menangkup wajahku aku mengangguk
"ya sudah hubby pergi dulu assalamualaikum..."
" wa'alaikumsalam...
aku sudah selesai shalat dan sedang melipat mukenaku
tok..tok...tok...
"priscil boleh umi masuk..."
"masuk saja umi tidak dikunci ko "
" umi cuman mau bilang ,besok umi mau minta air urine nya priscil ,air urine pertama priscil pas baru bangun tidur ...." umi mengelus rambut ku
"buat apa umi??"
umi hanya tersenyum...dan keluar dari kamar
saat malam tiba aku sedang menonton film drakor dari laptopku di ranjang sambil memakan cemilan sedangkan Azam berada di sampingku dengan laptopnya juga mengerjakan pekerjaannya
aku heboh sendiri terbawa suasana film membuat Azam selalu berkomentar , terlintas diingatanku maksud umi tadi sore
"by tadi sore umi minta air urine khumai untuk besok ,buat apa ya by???" tanyaku
"oh...itu mungkin buat tes kesehatan untuk syarat penilaian akreditasi ponpes ,besok semua santri akan diperiksa kesehatan..." ucap Azam tanpa menoleh...
"ohhh..."aku berohria aku mengira umi sependapat dengan pikiranku ternyata tidak....
"bi,umi rasa sebaiknya priscil tidak usah mengikuti tes kesehatan besok selain karena priscil yg sedang tidak sehat ditambah priscil kan sudah menikah takutnya hasil tes urinenya berbeda dengan yg lain perasaan umi mengatakan kalau priscil sedang mengandung calon cucu kita bi..."
"oh ya mi,,,na'am kalo begitu semoga saja ya mi ....abi sudah tidak sabar ingin segera menimang cucu..."
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
seperti permintaan umi saat ke kamar mandi aku menampung air urine ku dalam sebuah wadah kecil dengan tutup lalu aku menyimpannya di atas nakas dekat ranjang aku langsung kembali untuk mandi dan shalat subuh Azam sudah dari tadi pergi ke masjid bahkan sejak pukul 2 malam setelah shalat malam Azam belum kembali lagi karena sibuk melakukan persiapan bersama para pengurus ponpes yg lain , rasa mualku kembali melanda aku muntah muntah tanpa mengeluarkan apapun karena belum makan apapun...
Azam mendengar suaraku saat hendak masuk ke kamar dan langsung berlari masuk membantu memijit tengkukku
dia melihat wajahku yg sudah terlihat pucat "sebaiknya khumai diperiksa dokter ya hubby khawatir...hubby takut khumai kenapa-napa.. hubby buatkan sarapan ya ...khumai tunggu sebentar..." Azam membawaku kembali ke ranjang dan keluar menuju dapur untuk membuatkan bubur
"A'a sedang apa ???"tanya umi
" sedang membuat bubur mi ,untuk priscil,dia masih muntah muntah ,wajahnya sampai pucat A'a jadi khawatir mi.... kebetulan dokter dari RS datang hari ini kan mi , sekalian saja minta tolong periksakan priscil mi..." ucap Azam
"ya ,ya sudah sini biar umi yg teruskan A'a bersiap siap saja untuk ke ponpes biar bubur nya umi yg urus" mengambil alih mengaduk bubur....
"iya umi kalo begitu syukron " Azam kembali ke kamar mengganti pakaian seragam dan tak lupa Azam pun sama ia menampung air urinenya dalam wadah tertutup dan ditaruh di nakas dekat tv , Azam kembali ke dapur untuk mengambil bubur dan membawanya ke kamar beserta air teh manis hangat
"khumai sini makan dulu.... hubby suapin ya ..." aku bangun dan duduk bersender melahap tiap suapan bubur sampai habis lalu Azam pergi
"khumai sayang hari ini mungkin hubby akan sedikit sibuk tidak apa kan hubby tinggal nanti kalau sudah beres secepatnya hubby balik lagi...kalau ada perlu apa apa telfon saja, hubby membawa ponsel ko..." ijinnya
"iya khumai mau lanjut tidur saja.... khumai ingin bermalas-malasan by...." jawabku azam mencium puncak kepalaku dan keningku lalu berakhir kecupan manis di bib*r
"assalamualaikum..."
"waalaikumsalam.."
saking terburu buru Azam sampai lupa membawa air urinenya yg telah di tampungnya diwadah yg ditaruh di meja tv ....
semua sudah siap para dokter pun sudah datang dan memulai pekerjaannya terlihat ponpes aga sedikit sibuk hari ini selain karena hari ini merupakan hari pertama memasuki kegiatan belajar mengajar....kini giliran kelas azam yg akan melakukan tes kesehatan
"aduh kenapa bisa sampai lupa " Azam menepuk jidatnya saat akan diperiksa kebetulan disitu ada bang ustadz
"bang bro boleh ana minta tolong tidak ???" tanya nya
__ADS_1
"minta tolong apa mas bro...
"tolong ambilkan air urine ana yg telah ana tampung tadi di meja di kamar ,maaf sekali ana sudah kepalang sedang diperiksa..." pintanya
"oh na'am..." jawab bang ustadz
" tanya saja pada priscil letaknya...." bisiknya
ustadz Rahman pergi ke rumah untuk mengambil permintaan Azam tapi sesampainya di kamar ,pintu kamar terbuka dan dilihat priscil sedang muntah muntah di kamar mandi dibantu umi tak enak hati untuk bertanya ustadz Rahman celingukan mencari benda yg dicarinya ia meraih wadah berisi air urine di nakas samping ranjang
"ini dia pesanan mas bro..." lalu kembali ke ponpes
"ini mas bro ...."
"makasih bang bro..."
umi keluar untuk mengambil handuk karena aku membasuh mukaku lalu memberikannya padaku beliau melirik sesuatu dan tersenyum umi mengeluarkan bungkusan berisi alat tespek lalu mencelupkannya pada wadah berisi air urine di meja tv dan bergegas membantu ku duduk di ranjang
"nah kita lihat sebentar lagi apa hasilnya ya ,besar harapan umi kalau hasilnya positif...."
aku mengangguk pelan aku pun sudah curiga karena aku juga sudah terlambat datang bulan
5 menit sampai 10 menit kami menunggu umi sudah berharap harap cemas saat melihatnya terlukis jelas raut kecewa dari wajah umi
"gimana mi???"
umi menarik nafas panjang "negatif....mungkin belum rejeki ya...jangan khawatir kalian masih muda masih banyak waktu tidak apa-apa sayang..." umi mengelus rambut ku
"berarti priscil memang sakit ,nanti minta diperiksa sama dokter Yuke yah..." aku mengangguk,umi pun membiarkan ku istirahat dan kembali ke ponpes untuk membantu yg lain
umi berjalan aga sedikit gontai menuju ruangan Abi
"umi kenapa mi....??"
"bi mungkin allah belum memberi kita kepercayaan untuk mengurus cucu bi...." ucap umi sendu
"oh...umi sudah tau hasil Priscil ya...tidak apa umi mereka kan masih sangat muda...." jawab abi
pemeriksaan selesai untuk kelas Azam
tapi dokter Reva salah satu dokter yg memeriksa mengerutkan dahi dan menggeleng tidak percaya
"assalamualaikum pa yai ,bu yai bisa bicara sebentar kalau bisa dengan santri bernama Fateh Al-razzam..." ucap dokter Reva
"oh na'am dokter mari di ruangan ana saja " ajak abi, umi dan Azam yg dari tadi ada disana mengekor
dokter Reva duduk " maaf ada yg mau saya bicarakan..." tapi lagi lagi dokter Reva menatap azam menyelidik dari atas hingga bawah
"dari hasil yg saya periksa di kelas para santriwan ada satu hasil yg membuat saya tercengang sekaligus tidak percaya yaitu hasil pemeriksaan saudara atau saudari yah...saya harus menyebutkan...." dokter Reva garuk-garuk kepala tidak gatal
"ya atas nama Fateh Al-razzam...saya menemukan kadar hormon HCG dalam air urine nya dalam jumlah yg lumayan besar HCG atau human chorionic gonadotropin hanya terdapat pada urine seorang ibu hamil ...."ucapnya ragu..
"uhuukk....
Azam tersedak salivanya sendiri ,abi dan umi pun tercengang tidak mungkin apa jangan jangan.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hayooo kira kira siapa yg salah disini coba ga mungkin author kan?????ππππ
__ADS_1