Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
72. oh ternyata...


__ADS_3

haduhhh giliran bikin adegan romantis tuh author juga suka jadi baper sendiri gemesss....


bismillah jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar ,like and vote ya readers...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"aduh ashhh ..." Azam mengaduh karena pukulan ku


"hubby udah pinter gombal ...."


"ga apa-apa kalo gombalnya sama istri sendiri mah...justru jadi pahala..." jawabnya


"aduh aduh....umi kira lagi ngapain ternyata lagi mojok pacaran di dapur...." seru umi membuat aku kaget


wajahku memerah malu


"ih umi mah...."


"oh ya a ...gimana udah beres urusan sama toko bangunan ???terus sama tukangnya dan arsitek nya???" tanya umi


"udah mi,besok sudah bisa dimulai pembangunannya...."jawab Azam


"oh gitu ,ya sudah padahal kan rumah ini juga besar A'a.... nanti kan kalo A'a sama priscil pindah umi kesepian a...." ucap umi


"ihh umi pindah juga kan sebelahan,,, umi tinggal loncat juga nyampe...." jawab Azam


"ya sudah ayo ke depan lagi ga enak masih ada tamu ,nanti lagi mojoknya ..."


"umi mah ganggu aja ahh kan ini tuh usaha mi usaha biar umi bisa cepet dapet cucu..."jawab Azam yg langsung mendapat cubitan di lengannya


"aduh....nikmat sayang..."


dan mengekor dibelakang umi


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


selepas shalat isya Azam ijin pamit keluar ponpes karena ada jadwal mengajar ngaji serta tausyiah di kampung sebelah , tausyiah kajian anak anak remaja maklumlah A'a ustadz....


aku memutuskan untuk mengecek email dari teh Gita dan mengerjakan laporan keuangan dan penjualan mataku menyipit dan menghela nafas panjang membuangnya kasar


"masih tetep di posisi 4 hufffttt....ini tuh ownernya siapa sih...."


"ceklek....

__ADS_1


"assalamualaikum....


"wa'alaikumsalam by....sudah pulang???" ucapku tanpa menoleh Azam yg merasa diacuhkan mengercutkan bibir


"engga masih di masjid..."jawabnya


"oo...."


"hubby mau makan???"


"masih kenyang..."


aku kembali ber o ria


"ihhh terus aja pantengin laptop suami dateng dianggurin. ...besok besok mau jualan anggur ahhhh...." nadanya yg sedikit sinis


aku yg sadar di ledek oleh Azam hanya tersenyum sungguh lucu sekali sifat kekanak-kanakan nya


aku langsung bangun beranjak dari tempatku mendekati Azam dan sun tangan lalu membantunya membukakan koko nya dan mengambilkan t-shirt dan celan pendek


"kalau mau minta tolong bilang aja atuh by, ga usah pake ngomong mau jualan anggur segala..."ucapku sambil terkekeh


"abisnya khumai sibuk banget sama laptop.... yg suami khumai tuh hubby apa laptop sih....lama lama hubby cemburunya sama laptop...." jawabnya


"ini loh by,,khumai lagi liat laporan penjualan sama rating ,sini deh by liat ,masih tetep di posisi 4 ko susah banget sih nyalip nya khumai jadi penasaran ini tuh ownernya siapa sih " ucapku mengerutkan dahi dan bertopang dagu


Azam tersenyum penuh arti


"kalo udah tau mau diapain???" tanya nya


"ngga diapa apain cuman pengen tau aja..."jawabku


"ini gue ga salah liat Kan ... ih hubby bener bener...awas aja ya...."ucapku kesal aku kembali berbaring saat pintu kamar mandi mulai terbuka


"ehmmm by ,khumai mau nanya dong dosa ga sih kalo.seorang suami bohong sama istri by...."


"apapun bentuknya berbohong tetaplah dosa ...." jawabnya


"oh...kalo ngumpetin sesuatu dan tidak jujur by..."


"itu sama saja pengertian dari bohong sayang.."Azam menoleh dan tersenyum sedangkan aku sudah menatapnya tajam


"memangnya kenapa khumai tanya soal itu,siapa yg bohong???siapa yg ngumpetin apa???" tanya nya yg sudah peka


"namanya itu Fateh Al-razzam.... jawabku


Azam terdiam sejenak"memangnya hubby bohong apa sama khumai???"


"kenapa hubby ga bilang aja sih kalo hubby tuh owner ketiga resto itu belum lagi resto yg waktu pas siang pas khumai mergokin hubby bareng salsa pake acara so misterius segala lagi ,khumai kan jadi kaya orang **** yg bingung sendiri...." aku bangun dan hendak pergi meninggalkan kamar tapi Azam meraih tanganku dan memelukku


" khumai mau kemana??? gitu aja ngambek ....iya deh hubby minta maaf ,hubby cuman pengen kalo khumai tau sendiri bukan hubby yg memperlihatkan semua yg hubby punya..."


"sini....." Azam membawaku ke pangkuannya dan ia bersender di kepala ranjang menaruh laptop si pangkuan ku dan memulai membuka file satu persatu


"ketiga resto itu yg khumai bilang ga bisa khumai salip saung amih.... secret food... darkness cafe and resto yg ada di Bandung punya hubby dan bang ustadz , terus di Jakarta hubby juga buka cabang beberapa ditambah toko alat alat onderdil kendaraan plus salon modifikasi...dan di kota ini hubby punya resto salah satunya resto dimana kamu ketemu salsa ,hotel and resto yg akan dipakai teteh untuk menikah dan beberapa perkebunan milik Abi diurus oleh hubby dan bang ustadz juga beberapa tambak yg sudah abi wariskan untuk hubby,bang ustadz dan teteh....


"weeewww sultan bozzzz....." batinku


"itu semua hasil jerih payah hubby dan ustadz Rahman bertahun tahun...." jelasnya lagi


"ohhh....nah gitu dong bilang jadi kan khumai tuh ga kepo tingkat dewa...." ucapku "ya udah khumai ngantuk mau tidur...." aku bangun dari tempatku tapi Azam menahan dia tetap membiarkan ku di pangkuannya dan membalikkan badanku setelah sebelumnya menaruh laptop di nakas

__ADS_1


Azam mengecup setiap inci wajahku


lalu berlanjut ke leher dan seterusnya menyalurkan hasrat terpendam selama beberapa hari menimbulkan getaran getaran cinta dan dawai asmara hingga berujung kepuasan batin


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Azam pamit mengurus pekerjaan nya yg sudah sangat menumpuk selama beberapa hari , sedangkan aku hanya berjalan jalan di sekitar rumah ponpes dan keluar ke area ponpes


terlihat beberapa santri yg tidak pulang aku memilih duduk di pinggir lapangan di bangku panjang , seseorang duduk disampingku


"assalamualaikum sil...anti sedang apa disini,anti tidak pulang???" aku menoleh ternyata ustadzah Nabila


"eh wa'alaikumsalam ustadzah ,"aku menggeser dudukku


"ana tidak pulang liburan kali ini ustadzah..."jawabku


"ustadzah sendiri???" tanyaku balik


beliau menggelengkan kepala cepat " malas kalau harus pulang selalu ditanya kapan menikah???"


"walah.... memangnya umur ustadzah berapa???"


" 24 tahun


"masih muda ko..."jawabku


"tapi di daerah ana akhwat kalau umur segitu sudah waktunya untuk menikah malah sedikit terlambat,teman teman ana saja yg seangkatan sudah memiliki anak bahkan ada yg sudah memiliki 3..." ucapnya sendu


"lalu kenapa ustadzah belum menikah???"


ustadzah Nabila menghela nafas panjang "belum ada ikhwan yg berniat serius dengan ana ,mungkin belum ketemu jodohnya,jodoh,rezeki ,maut semuanya rahasia Allah bahkan para malaikat saja tidak mengetahuinya..."


padahal ustadzah Nabila itu terbilang cantik, pembawaannya memang tidak sekalem teh Nurul tapi ia imut manis pantas saja bang ustadz menaruh hati


"seandainya kalau ada yg berniat serius pada ustadzah apa ustadzah akan menerima nya???" tanyaku menyelidik


wajah ustadzah Nabila memerah " anti ini sil apa sih maksudnya..." ucapnya tertunduk


" ihh serius ustadzah ,,,, apa ustadzah mau ??? " tanyaku


" hahahah kalo memang ada dan kalo memang jodoh kenapa tidak sil....siapa yg tidak ingin menikah..."


"kalo ikhwan itu tidak ganteng tidak kaya serba kekurangan bagaimana???"


" bagus diluar belum tentu bagus di dalamnya sil...harta pun hanya titipan Allah apa yang akan disombongkan kaya harta belum tentu kaya hati sil,,,bagi ana yg terpenting akhi itu sholeh dan mampu membimbing ana ke jannahnya Allah ,akhi yg bertanggungjawab pada kewajibannya." jawabnya menerawang


" memang terkadang tidak dipungkiri mata manusia menginginkan sesuatu yg indah,ana juga masih normal sil besar harapan nanti jodoh ana mirip lee min ho...." jawabnya terkekeh


senyumku terukir dan memikirkan sesuatu.... otak cerdas ku menemukan sebuah ide


"hahahahaha, cocok deh kalo gitu....."ucapku lalu berdiri


"cocok apanya sil...." ustadzah Nabila keheranan


tapi aku hanya membalas dengan senyuman


"ana pamit dulu ustadzah assalamualaikum..."


"wa'alaikumsalam...tapi sil.....cocok apanya???" pekik ustadzah Nabila


TBC πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2