Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
71.khitbahnya teteh


__ADS_3

gimana seneng kan anti sill , author tidak setega itu kalo ia bisa bisa panci,piring,sama gelas bisa melayang ke rumah ana sill.....para readers yg ngangenin lebih pro sama anti huuu .....huuu.....


oke kita lanjut happy reading 😍


bismillah


.


.


.


.


.


.


.


.


5 hari sudah Azam menghabiskan waktu nya di rumah sakit liburan kali ini benar benar membuatnya libur dan beristirahat


"by kata dokter hari ini sudah boleh pulang ..." ucapku sambil menyuapinya makan , ustadz Rahman sudah pulang dari sejak hari ke 2 dan rencananya hari ini beliau datang menjemput karena sekarang kami di Jakarta jadi tidak memungkinkan untuknya untuk pulang pergi


"yes...yes....yes....." ucap nya senang


"ihh hubby lebay deh ,biasa aja kali sebahagia itu ya mau pulang...." Aku mengernyitkan dahi


"ya iyalah hubby seneng ,bisa cepet nyicil buat dedek bayi.... ucapnya membuatku tersenyum getir


"rencana hubby jadi ketunda ..." ucapnya


"rencana apa by..."


"oh,ya hubby sampe lupa bilang sama khumai "


"bilang apa ???" tanyaku sambil mengambilkan minum


"hubby mau tanya sama khumai ,kalo seandainya kita pindah rumah hanya kita berdua apa khumai bersedia???" tanya nya memandang mataku


" kemana by??"


"masih di situ hanya berbeda gedung saja hehehe,hubby memiliki tanah kosong di sebelah rumah ponpes rencananya hubby akan membangun rumah untuk keluarga kecil kita nanti .....hubby memilih rumah bersebelahan dengan rumah ponpes agar khumai tidak merasa sendirian kalau hubby sedang bekerja...." jelasnya


"iya by...khumai mau...."


"biar khumai belajar mandiri...."


"emang khumai kalo mandi sendiri by...hehehe"


"emmmh pikirannya mandi mau mandi bareng ya???" tanya Azam menggoda


"salah ngomong deh gue ....." batinku


"kapan hubby mau mulai membangun???"


"seharusnya dari kemarin kemarin berhubung kita mengalami musibah ,paling nanti setelah kita pulang ,hubby juga menargetkan tidak lebih dari 7 bulan...."


"oke...."


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


aku sedang membereskan barang-barang hendak pulang ,


ceklek


"assalamualaikum....."


"wa'alaikumsalam..."


"bagaimana sudah siap pulang???"


"udah dong bang ustadz "


kami meninggalkan rumah sakit tapi saat di parkiran

__ADS_1


"Azam,priscil ....!!!"


pekik salsa berlari "untung saja belum keburu pulang , ini aku mau kasih undangan..."


"wah... selamat ya ka salsa ... akhirnya...."


"hay zam... bagaimana sekarang kabarnya??? datang ya ke nikahan ku dan salsa ,terima kasih untuk segalanya...." bang Gio menjabat tangan Azam


"Alhamdulillah...ini semua karena Allah bang,,, Azam,priscil dan bang Rahman hanya perantara saja , Allah lah yg bisa membolak-balikkan hati manusia..."


"hey ponakan,,,kaka do'ain semoga kamu dalam keadaan baik-baik saja ya, insyaallah kamu bakal jadi anak sholeh sholeha " ucapku pada sambil menghadap perut Salsabila.." iya Kaka aamiin..." suara salsa yg di cempreng cemprengkan seperti anak kecil


"kami pamit dulu bang Gio,salsa.... assalamualaikum..."


"wa'alaikumsalam..."


sepanjang perjalanan aku tertidur dengan memeluk bahu Azam , Azam pun sesekali tertidur menyender pada kepalaku


🍀🍀🍀🍀🍁🍀🍀🍀


di ponpes abi, umi dan teh Nurul sedang mengobrol


" apa tidak sebaiknya kita tunggu sampai Aa pulih dulu bi???" tanya teh Nurul


"abi tidak enak bila harus membatalkan atau memundurkan jadwal khitbah nya beliau merupakan orang sibuk....beliau sudah menjadwal kegiatannya, tidak sopan rasanya kalau harus memutuskan sepihak...." jawab Abi menyeruput kopi buatan umi


"lagian Aa kan juga sudah sembuh dan akan pulang hari ini ditambah acaranya pun sederhana dan diadakan disini ,jadi Aa tidak harus kemana mana ...." tambah umi teh Nurul mengangguk setuju dengan keputusan kedua orangtuanya


akhirnya mobil pun memasuki gerbang rumah ponpes sudah hampir seminggu aku meninggalkan rumah ini ,sudah seminggu pula pesantren libur pantas saja tidak seramai biasanya namun masih ada saja santri karena tidak semua santriwan santriwati pulang ke rumahnya masing-masing


"assalamualaikum....."


"wa'alaikumsalam.... Alhamdulillah.....Aa sudah pulang ,maaf umi dan abi tidak menjemput..."


"tidak apa umi ,A'a sudah baik baik saja kan sekarang A'a sudah ada yg mengurus" Azam melirikku


"Alhamdulillah....ya sudah sini duduk umi sudah siapkan makan untuk A'a dan priscil...." ajak umi


"huuuu buat abang engga mi...." mewek bang ustadz


"ya tentu buat abang juga dong " ucap umi merangkul ustadz Rahman


"iya sil....akhi sudah pantas untuk menikah tapi kelakuannya masih di ketiak umi...." tambah teh Nurul


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


keesokannya


" A'a nanti sore bersiap siap lah , keluarga pihak akhi akan tiba" ucap umi


"oh ya mi,,,baiklah kalau begitu nanti A'a akan beritahu priscil juga"


"apa yang bisa A'a bantu mi..." tanya Azam


"tidak usah a.... A'a kan masih belum pulih lagipula tidak begitu banyak kerjaan ko sudah dihandle semua sama abang dan wa haji...."


"oh begitu baiklah umi...."


di tempat lain


"nak,kamu sudah yakin kan ???" usap seorang ibu di puncak kepala anak laki-laki nya


"insyaallah kali ini ana yakin akan menerima perjodohan ini ,umi "


"sudah siap mari kita berangkat..."


kami sudah bersiapa siap aku memasangkan kemeja berlengan panjang berwarna maroon pada azam dan memasangkan jam tangannya pada pergelangan tangan suamiku sebagai bakti seorang istri


"Syukron istriku...."


"afwan suamiku...."


Azam merapihkan rambutnya dan sedikit mengacak-acak menggunakan pomade menambah ketampanannya


aku memakai gamis berwarna senada dengan Azam dan juga jilbab berwarna kuning emas lalu memoles wajah ku dengan make up tipis


"ihhh cantiknya istri hubby...."

__ADS_1


"makasih by...."


kami turun kulihat teh nurul juga sudah siap beliau terlihat gugup


tak lama mang Darma membukakan gerbang,sebuah mobil mewah masuk ke halaman parkir dan turunlah lima orang dari mobil itu


"ting tong.....


"assalamualaikum pa yai... bu yai....


"wa'alaikumsalam.....pak Hadi sekeluarga mari masuk ....." abi dan umi menyambut sepertinya itulah keluarga calon nya teh nurul


Azam dan bang ustadz mengekor dibelakang abi dan umi sedangkan aku menemani teh Nurul


setelah mereka duduk para nyai membawa beberapa minum dan hidangan untuk tamu


aku berjalan mengiringi teh Nurul saat memasuki ruang tamu betapa terkejutnya aku saat menoleh pada pria yg sekarang tengah duduk menggunakan kemeja dan jas senada yg merupakan calon suami teh Nurul,mataku membelalak


.


.


.


.


" USTADZ FARHAN....."


ternyata ustadz Farhan lah calon suami yg dijodohkan dengan teh Nurul, sepertinya hanya aku saja yg kaget dan tidak tahu....


acara khitbah sedang berlangsung dengan serius sesekali diselingi dengan candaan dan sudah ditentukan tanggal pernikahan teh Nurul dan ustadz Farhan 10 hari setelah hari ini ....diadakan di sebuah hotel and resto yg masih di kota ini dan itu ternyata hotel and resto milik Azam ,suamiku


"ko gue baru tau kalo laki gue punya hotel and resto... sebenernya apalagi yg belum gue tau yg merupakan milik Azam....gue jadi ragu gue ini istrinya bukan sih...." Azam yg menyadari kebingungan ku hanya tersenyum


"udah khumai ga usah bingung,ga usah terlalu mikirin apapun ,hubby tau yg khumai fikirkan,yg penting semua kebutuhan khumai insyaallah hubby bisa penuhi....khumai cukup pikirkan saja bagaimana cara merawat diri sendiri buat hubby dan bagaimana caranya menyenangkan suami ..." bisiknya aku hanya melirik dan mencubit perutnya Azam pun mengaduh karena tak sengaja aku mencubit bagian yg dekat dengan bekas luka tembaknya dan beranjak meninggalkan ruang tamu untuk pergi ke dapur


"awwww aduhhh khumai ....pelan pelan masih sakit..."


membuat yg lain menoleh


"kenapa a...???"


"ga apa-apa,mi cuma lagi di cubit singa betina..mangga lanjutkan saja." Azam nyengir


"singa betina??? A'a ada ada saja...."


"hehehe , afwan ana permisi sebentar "


Azam menyusulku ke dapur yg ngambek dan memelukku dari belakang


"marah ni ye....."


aku masih manyun ,


"ini bibirnya minta di cium nih...." ucapnya menyentuh bibirku


"habis hubby pake rahasia rahasiaan ....kenapa takut khumai minta uang lebih,atau biar khumai ga bisa tau kalo uangnya nanti dipake selingkuh..." cerocosku


" astagfirullah...khumai udah suudzon nih ga boleh tau dosa loh...." goda nya


"ya sudah nanti hubby cerita semuanya sama khumai ya....udahan marahnya dong nanti cantiknya hilang...."


aku tersipu malu "apaan sih hubby mau dicubit lagi nih..."


"ampun ampun singa betina...."


"enak aja ,oh iyaa khumai baru ingat,ko nama khumai di kontak hubby bidadari tengil sih kaya yg ga ada nama lagi aja ihhh..." aku melipat kedua tangan di dada


Azam tertawa geli" biarin biar unik...."


"nyebelin ihhhh...." ketusku


"suuuttt...ukhti..." Azam mencolek daguku


"ikan hiu makan tomath.....


i love you so much......" ucapnya sambil terkekeh

__ADS_1


aku memukul mukul lengannya pelan


ahhhhh to tweett.......


__ADS_2