
.
.
.
.
.
.
.
.
buat readers yg selalu nungguin up nya makasih selalu dukung author ,dukungan readers ngangenin penyemangat buat author bisa up....
happy reading πππ
"assalamualaikum......."
"wa'alaikumsalam umi, abi sudah pulang??" aku mencium tangan kedua mertuaku lalu bergelayutan di lengan umi
" eh mantu umi sudah pulang ,maaf ya umi sama.abi ga jemput priscil habisnya kata Aa priscil belum boleh pulang ...."
"iya umi tak apa apa ...."
"priscil kapan pulang ??" tanya umi yg langsung duduk di sofa
" tadi pagi mi...."
" priscil sudah baikan ??" tanya abi
"priscil sudah baik baik saja ,bi..."
"ya sudah umi sama abi ke kamar dulu bersih bersih ,oh ya teteh, Aa sama bang ustadz kemana???"
"teh Nurul, Azam,sama bro ustadz lagi pada sibuk mi ....ngurusin persiapan pembagian rapot buat MI ,Mts, sama MA bersama pengurus ponpes yg lain "
jawabku
" bro ustadz???"tanya umi dan abi bingung
"hehehehe maksudnya bang ustadz..."
"oh begitu,kalo begitu setelah bersih bersih abi menyusul ...."
setelah abi dan umi masuk ke kamar aku bergegas ke kamar dan memakai jilbab aku hendak ke pesantren dan ke ruang marawis karena ada janji temu dengan ustadzah Fatimah untuk mengurus acara pembagian rapot
saat melewati ruang pengajar aku melihat ruangan itu kini disulap menjadi ruang pertemuan disana banyak para pengurus yg dipimpin abi sedang rapat mengenai pembagian rapot dan bersiap siap untuk pemberian ijin pulang pada santri yg ada di ponpes ,memang begitu pada saat di akhir semester pihak pesantren akan sibuk Azam pun tak luput dari kesibukan karena ia memang ketua keamanan santri jadi bila ada urusan yg berhubungan dengan santri dia akan selalu terlibat
begitu tiba di ruangan aku langsung menghampiri ustadzah Fatimah,disana sudah ada Albert dan kawan-kawan,kini tercipta sudah band ala ala, band yg dibuat untuk memeriahkan acara yg diadakan pesantren
kami berlatih menyamakan pendapat dengan sesekali bernyanyi bersama dan memilih milah lagu ,2 jam sudah aku berada disana , rasanya sudah lama aku tidak bertemu kawan kawanku akui mencari cari sarah ayu dan Cici
akhirnya aku menemukan mereka sedang bersama ustadzah Nabila di saung dekat masjid mereka sedang menghafal bacaan Alquran karena mereka pun tidak akan melewatkan acara tanpa berpartisipasi
"assalamualaikum...."
"wa'alaikumsalam" jawab mereka
"priscil...!!!!!! anti kemana saja ,sil ana kangen anti katanya anti kecelakaan sil ,mana yg sakit ???" tanya ketiga temanku yg langsung menghambur memelukku
"em em em....kalo sudah bertemu lupa segalanya...ya sudah tutup dulu bacaannya dengan shadaqallahuladzim....." ucap ustadzah Nabila geleng geleng kepala diikuti ucapan yg sama oleh mereka bertiga
"sil ini jidat anti???" tanya sarah
"iya kejedot setir mobil ,,,ana nabrak pohon ..." aku nyengir
"ya allah sil...." ucap ayu
"sil memangnya anti darimana???" tanya ustadzah Nabila
"lagi jalan jalan aja ustadzah....." ucapku berbohong
"ah anti ini sil pake pohon segala ditabrak...." ucap ayu
"tapi anti baik baik saja kan???" tanya Cici
"seperti yg dilihat ana baik baik saja...."
"tapi tunggu tunggu tumben biasanya loe gue ???"tanya sarah
"hehehe lagi insyaf...." jawabku polos
"ya sudah ana tinggal dulu ya ana mau ke ruang pengajar.. assalamualaikum..."
"wa'alaikumsalam...."
kami sibuk bercengkrama melepas kangen yg kutau sarah dan yg lain akan pulang saat liburan nanti berarti aku akan kesepian dong disini apa sebaiknya aku juga pulang ke Bandung???tapi apakah Azam akan mengijinkan secara Azam selalu sibuk dengan pekerjaannya
"yahhh ana sendiri dong disini ...." ucapku memelas
"iya maaf ya sil,,,,tapi kami tidak akan lama ko kan setelah liburan kami juga balik lagi liburan hanya 2 mingguan ko lagian juga kan sarah orang sini asli kalau memang sepi tinggal lari deh ke rumah sarah...."
"iya sil kan rumah ana dekat ,anti tinggal main saja ke rumah jangan lupa ijin dulu sama suami anti .....
"nanti ana titip oleh oleh yah yu...." pintaku
"siap....."
__ADS_1
"apa anti tidak pulang ke Bandung sil??"tanya Cici
"tidak tau ci, pinginnya sih begitu tapi kalau pulang juga tidak bisa lama melihat Azam sangat sibuk ..."
"memangnya apa pekerjaan Azam???" tanya mereka
"akhi memiliki beberapa usaha "
"eh ukhti dengar sini.....ini forum ghibah nih,dengar dengar ustadz Farhan sebentar lagi akan melepas status lajangnya loh....." ucap ayu
"hah??????? sama siapa???" pekik kami bertiga
"suuuttt....." bisik ayu
"tak sengaja si puput mendengar ustadz Farhan berbicara lewat telfon dengan ibunya...."
cici tiba tiba memegang dadanya yg tak terlihat sakit dan bernafas seperti orang asma
"heuu...heuu...jantung ana ....jantung ana..... seperti tertusuk belati...." ucapnya terengah-engah
"hahahahaha lebay ......"
"huuuu....hancur sudah harapan cici ,dulu priscil sekarang ukhti lain...." cici mewek
"ihhh kenapa jadi gue...."
"tuh...tuh ....keluar lagi gue nya...."jawab Sarah
"sudah ci sudah mungkin bukan jodohnya...."tenang ayu
waktu menunjukkan shalat ashar kami shalat berjamaah di masjid lalu berpisah mereka bertiga ke kamar mereka sedangkan aku pulang ke rumah
disana sudah nampak semua orang tengah berkumpul di ruang tengah ,
"assalamualaikum...."
"wa'alaikumsalam...."
saat yg bersamaan ponselku berbunyi
kulihat panggilan video call dari mamah ,aku sontak senang karena mendapat panggilan akhirnya aku menjauh dari situ kulihat juga sepertinya mereka tengah berada dalam pembicaraan serius
"hallo assalamualaikum.....mamah...." salamku saking senang dan rindunya aku sampai menitikan air mata
"hallo wa'alaikumsalam,,adek gimana kabarnya ???waahh anak bungsu mamah cantik banget pake jilbab terlihat semakin dewasa deh ,"
"adekkkkk.....adek gue yg tengil....gue kangen dek loe ga kangen apa sama gue ??"tiba tiba wajah ka tyas muncul di layar ponsel
"wa'alaikumsalam,,salam dulu kek ......nongol nongol udah main hina aja,,,,,ntar anak loe mirip gue loh ka ehh jangan jangan deng ....gue mah kecantikan ....."
"sedeng loe....."
"bang jaya belum pulang dek,haii..... masyaallah cantiknya adek ipar ku ....gitu dong dek pake jilbab kan aura nya tuh jadi makin keluar..." kini giliran ka Airin yg muncul bersama kia
"makasih kak insyaallah ya lagi di coba dikit dikit,hay kia aunty kangen kiss dari jauh dong...."
"dek,,gimana kamu betah disana???awas jangan berulah ya jangan repotin nak Azam sama keluarga pa yai...."
"iya mah priscil betah ....."
"liburan pulang ke Bandung kan???"
"pulang dong dek gue kangen berantem sama loe nih,gue ngidamnya pengen berantem sama loe dek,pengen dijajanin sama loe anak gue pengen ditraktir sultan....." sahut ka tyas
"sengklek nih orang bukan mau ponakan gue itu mah maunya ibunya ....."jawabku mengercutkan bibir
"insyaallah ya mah nanti priscil bilang dulu sama Azam"
"dek itu jidat kamu kenapa pake perban gitu???" tanya mamah akhirnya menyadari perban yg menempel di keningku
"emmm itu Mah kejedot pintu luka deh...." jawabku
"beneran ??? ya udah makanya hati hati" ucap mamah
akhirnya setelah puas mengobrol kami mengakhiri Videocall ini.....
saat hendak mendekat ke arah ruang tengah kudengar mereka masih berbincang serius terdengar suara abi dan umi yg sedang membujuk teh Nurul
"ya mau ya teh dicoba saja dulu siapa tau cocok kan kalo tidak cocok bisa dibatalkan...."
"anak teman abi insyaallah sholeh ko...."
"iya sudah teteh terima ...."
"Nurul .... insyaallah apapun keputusan nurul bang ustadz mendukung..."
"iya teh Aa juga kalau memang cocok Aa dukung..... kalaupun teteh merasa tidak cocok dan mau membatalkannya Aa pun akan tetap mendukung teteh"tambah Azam
"iya umi, abi..... teteh terima perjodohan ini..."
" Alhamdulillah....kalau begitu abi akan segera menyampaikan berita ini pada teman abi itu...
"ohhhh teh Nurul mau dijodohkan...."batinku
dirasa obrolan mereka sudah selesai aku lalu masuk
"wah mantu umi darimana nih ,,,,ini umi baru dari ponpes ketemu temen eh begitu datang keluarga dari Bandung telfon mi makanya barusan terima telfon dulu " aku duduk di samping Azam
"nah Aa sudah menikah,teteh lagi proses,ini yg satu lagi kapan???" ucap abi
"ahh abi nanti saja bi satu satu dulu biar teteh dulu ...."jawab ustadz Rahman sambil mengunyah kacang dengan toples yg dipegang
__ADS_1
"ah bro ustadz mah kalah start bi sama azam..." jawabku
ustadz Rahman mengercutkan bibir dibalas tawa semua orang
"iya lah keburu diambil orang loh....soalnya barusan doi cerita kalo doi....." aku menghentikan ucapanku hendak menjahili ustadz Rahman
sontak ia pun langsung menghentikan aktivitas nya
"hah jadi abang sudah punya calon???" tanya umi
Azam dan aku hanya mengulum senyum
"tuh kan abang ustadz juga sudah punya tambatan hati..."sahut ustadzah nurul
ustadz Rahman diam tak berkutik hanya matanya saja mengkode kode padaku dan Azam
"siapa abi dan umi ingin tau kalau memang sudah merasa cocok kenapa tidak bilang abi dan umi akan mengkhitbah ukhti ...."jawab umi
"nanti saja umi ....biar teteh saja dulu..."
"niatan baik itu jangan ditunda-tunda abang...."jawab Abi
"iya abi insyaallah secepatnya...." jawab ustadz Rahman
waktu menunjukkan maghrib kami berhambur mengambil air wudhu dan shalat berjamaah di masjid ponpes
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
aku berbaring ,mataku sudah mulai mengantuk azam duduk disampingku sambil memangku laptop
"khumai ....jangan dulu tidur...."ucapnya
"mau apa by .... "
"hubby kepengen olahraga malam...." Azam cengengesan
"hubby kurang kerjaan banget sih jam segini ngajak olahraga....kan bisa besok by...."jawabku polos
"tapi olahraga yg satu ini lebih afdol kalau dilakukan saat malam ...."jawabnya
"olahraga apa basket???tenis???silat???"
"bukan sayang ..tapi olahraga ranjang...."bisiknya sensual di telingaku
aku menjauhkan wajahnya dengan mendorongnya
"ihhh dasar mesum.....Aa ustadz mesum ...."jawabku
"mesum sama istri sendiri mah ibadah khumai..." jawabnya meletakkan laptop dan menutupnya ia langsung masuk ke dalam selimut yg sama denganku dimulai dengan gelitik gelitik jahil tiupan tiupan sayang cubitan cubitan mesra berakhir dengan kepuasan sy*hwat....yg membuatku jadi melek kembali ,mandi pun akhirnya mandi bersama
"by apa liburan besok Khumai boleh pulang ke Bandung sekalian ziarah ke makam ayah??"
"emmhh boleh...tapi lihat jadwal hubby dulu ya sayang...kapan waktu hubby luangnya..."jawabnya
"emmmh na'am by....."
" oh iya beberapa hari ini hubby akan sibuk khumai ,mulai dari mengurusi surat perijinan pulang santri lalu bisnis hubby juga sedang sibuk sibuknya,tidak apa kan kalo hubby bakal pergi pagi pulang malam "
"iya tak apa by...."
"by hubby tau tidak kalau ustadz Farhan sebentar lagi mau menikah???"
"iya tau ...." ucapnya tersenyum
"hubby tau darimana???"
"kepooo...."jawabnya
"ihh hubby ngeselin"
"hubby memang tau siapa calonnya??"
"tau...."
"siapa byy ,hubby tau darimana???"
"nanti juga khumai tau sendiri...."
aku memanyunkan bibirku kesal karena Azam tidak mau memberitahukan membuat Azam gemas dan mencubit pipiku
"khumai sayang sebentar lagi juga khumai akan tau tunggu saja ya ...." jawabnya
"oh iya ,,,,boleh hubby bilang sesuatu???"
"apa???"tanyaku ketus
"khumai cantik berjilbab auranya semakin keluar hubby semakin cinta ...." Azam mencolek daguku
"ihhh hubby genit" wajahku merona
"by besok khumai boleh keluar ponpes ???"
"khumai mau kemana???"tanya Azam mengerutkan dahi mengingat setiap aku keluar ponpes ada saja hal yg terjadi diluar keinginan
"khumai mau belanja ,kan baju khumai kebanyakan hanya baju baju pendek saja by sekalian khumai mau membeli beberapa jilbab instan" ucapku memainkan tangan Azam
Azam tersenyum sumringah
"masyaallah boleh dong ,pakai saja uang pemberian hubby , uang khumai simpan saja...."
TBC πππ
__ADS_1