Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
wa'alaikumsalam Indonesia


__ADS_3

udah di last episode season 1nih terimakasih atas dukungan nya selama beberapa puluh bab yg kadang kadang nguras air mata ,air liur eh salah....mengocok lambung....terus dukung karya karya ku selanjutnya ya....


bismillah


.


.


.


.


.


.


.


.


" hey trio..... priscil mengundang antum ke rumah ada yg mau diomongin ..." Azam setengah berbisik lalu melenggang pergi


"na'am zam..." trio rusuh akhirnya masuk ke rumah aku mengutarakan keinginanku untuk camping di rumah pohon


di ponpes


" kalau meminta tolong pada bang ustadz ,kasian ka Nabila sedang masa-masanya mabuk berarti harus minta tolong pada mereka.." gumam Azam pelan ,segera Azam mencari keberadaan ketiga teman dekatnya siapa lagi kalau bukan Vito, Fikri dan Ramdan....


"hah camping???" pekik ketiganya


"suuuttt jangan keras keras nanti ada yg mendengar ....iya ana minta tolong nanti ana penuhi deh 1 permintaan anta sekalian..." ucap Azam


"yg benar nih..." vito mengangakat sebelah alisnya


"deal yah..." Fikri menyodorkan tangan dan meludahinya


" ihhh anta jorok ...ok ana janji tapi tidak usah bersalaman ana sudah berwudhu...."


"janji jiwa!!!! ucap Fikri (emangnya merk kedai)


"na'am..."


sore pun tiba aku dan trio rusuh sudah membuat tenda ,aku memakai lotion anti nyamuk agar tidak diganggu nyamuk nyamuk mesum yg senangnya nyiumin orang...kami tepat berada di depan tenda dan berhadapan dengan api unggun di terangi sinar rembulan dan bintang bintang berkilauan juga hangatnya api dan kebersamaan aku bersila sambil memegang secangkir susu dan sesekali mengelus perutku,kami bercengkrama dengan terkadang trio rusuh memegang perutku yg bergerak aktif terkena sentuhan dan mendengar ajakan bicara mereka


"ga kerasa ya kita udah lulus ,dan akan berpisah..." aku memulai obrolan pikiranku menerawang kejadian masa lalu dari pertama menginjakan kaki disini


"mulai dari berantem,trus jadi temen rasa saudara..." ayu pun menerawang


"dari bahlul alias baladah jadi fatanah ..." tambah sarah


"suka duka sama sama....sil ana mau tanya sama anti?" ucapan cici menghentikan lamunanku


"apa??"


dengan malu malu cici bertanya namun sangat polos dan jujur "rasanya malam pertama seperti apa sih....??"


buurrrrrrr......aku menyemburkan susu yg tengah kuminum


" CICI !!!!!!!! "


pekik kami bertiga "kenapa kan cuma bertanya???"


"Iyo tapi mbo ya disaring gitu loh nanya nya.." sarkas ayu


" emangnya pasir disaring.. kenapa loe nanya nanya loe mau married ya?" aku menaik turunkan alisku ,tanpa diduga cici mengangguk kami membelalakkan mata


"koe sing bener ci???" ayu memegang kedua bahu Cici ,kembali cici mengangguk

__ADS_1


"sama siapa ci..." tanya heboh ayu dan sarah masih tak percaya tapi aku hanya bersikap santai dan memakan camilan aku fikir sah sah saja Cici menikah jodoh kan Allah yg atur ,semua pun pasti sudah ditentukan


" ya sama cowo lah masa iya sama cewe" malah aku ya menjawab


" sama....sama... sebenarnya Cici sudah lama pendekatan sama akhi Fikri namun akhi baru akan melamar cici setelah lulus nanti...."


kami terbelalak kesekian kalinya mendengar nama Fikri disebut tak disangka ikhwan yg tengilnya hampir menyerupai ku berani dan menaruh hati pada cici , Cici memang cantik ,manis,imut hanya saja sedikit telmi dan terlalu jujur


uhuk...uhuk....


airrr....mana...air..... aku kelabakan mencari minum karena tersedak cemilan ,sarah cici dan ayu.heboh mencari air mineral lalu meminumkannya padaku


"Alhamdulillah....." ucapku lega


"ga salah denger kan kuping gue???" tanyaku mengusap usap kupingku yg tertutup jilbab


"engga akhi memang sudah lama menaruh hati pada cici hanya baru berani mengungkapkan nya sejak 3 bulan yg lalu ,


di tempat lain di ladang jagung


"yg benar saja zam kita ngintipin ukhti sedang ngobrol ... aduh semoga ana tidak sakit mata setelah ini..."ucap Fikri sambil menepuk nepuk pipi karena banyak nyamuk


"yoi...mana banyak nyamuk lagi...." jawab vito membenamkan badannya di sarung


"kalau bukan karena akhi teman ana,ana tidak mau zam" tambah Ramdan


"sudah berisik tidak terdengar ini...."


saat mereka pun mendengar percakapan kami berempat mereka saling pandang dan berakhir memandang Fikri


"jadi selama ini anta..sama Cici???" tanya Azam tak percaya jika salah satu sohibnya ini memiliki hubungan dengan Cici


Fikri nyengir kuda "iya sebenarnya Ramdan sudah curiga hanya ana tepis saja ..ana serius pada cici saat melihat anta serius sama Priscil dan langsung melamar priscil zam ,,ana jadi semakin yakin akan melamar cici secepatnya setelah lulus,, Alhamdulillah ana juga sudah bisa bekerja di perusahaan kaka ana sekalian kuliah..."


"Alhamdulillah kalo begitu...ana turut senang..." jawab Azam


"ahhhh anta ini kenapa tidak pernah bilang..." Ramdan memutari bola mata jengah


"kalau memang akhi serius , kenapa tidak ci kami sebagai teman hanya bisa mendoakan yg terbaik buat anti .. "jawab Sarah


"kalo sampe loe kenapa-napa ci atau akhi bikin anti nangis bilangin gue tunggu depan gerbang "ancamku


kami terkekeh" uhhh takut ana ada ibu yai..."kami tertawa semakin kencang


"jodoh memang tidak ada yg tau semuanya rahasia Allah buktinya aja gue ,dulu gue benci banget sama azam ya kali doi nyebut gue kafir...."


sesekali mereka jawab cerita gue dengan tawa


"jutek, dingin...datar banget mukanya kaya papan triplek lempeng kaya penggaris 30 cm,angkuh banget kaya bawang merah, ngeselin kaya kaka tirinya Cinderella....kasar ingat ...,?waktu pencak silat .....kaki anti kurang lebar...tangan anti salah ...." aku memperagakan cara bicaranya Azam waktu dulu "sampe pernah bersumpah sama diri gue sendiri seumur umur gue ga akan pernah mau punya temen apalagi pacar kaya doi..."


" eh sekarang gue malah lagi ngandung anaknya doi...." hahahahah.... gelak tawa kembali pecah


"sil...sil...ana rasa kita ini sedang bersama priscil yg dulu deh....


"iyo yg bercerita ini yg sedang bersama kita disini ,priscil si tengil...hahahaha" jawab ayu


sedangkan dibelakang sana Azam hanya tersenyum kecut ditertawakan oleh ketiga lainnya , ucapan kami terdengar oleh mereka karena jaraknya lumayan dekat


"hemmm..... disini ditempat ini adalah saksi gue berproses menjadi pribadi yg lebih baik dari tidak tau menjadi tau ....dari tidak bisa menjadi biasa dari buruk menjadi lebih baik , yg jauh dari-Nya menjadi dekat dengan-Nya dan membuat gue lebih bersyukur atas nikmat hidup , belajar mencintai sang ilahi mencintai sesama dan belajar menerima ,disini lah rumah bagi gue bagi loe bagi kita semua..."


"huffft girls....gue bakal kangen sama tempat ini apa kita bakal kembali lagi ke sini dan balik lagi bareng bareng???" tanya ku


"harus....musti....anggap saja kita akan pergi untuk kembali...." jawab sarah


"iyo kembali dengan bekal masa depan..." tambah ayu


"bekal masa depan tuh suami anak dan gelar ya???" tanya cici

__ADS_1


"nahhhhh tumben Cici pinter...." pekik kami bertiga


hahahahah


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


"ayo cepat semua sudah siap.... nanti ketinggalan pesawat..."


beberapa mobil mengiringi kepergian kami


yah aku , Azam dan nyai yati hari ini berangkat menuju bandara untuk melakukan penerbangan ke Maroko meninggalkan tanah air setelah sebelumnya Azam diterima di universitas AL-Qarawiyyin yg merupakan universitas pertama di dunia yg berlokasi di Fes , Maroko



"sudah semua tidak ada yg ketinggalan kan??"


kami sudah ada di bandara Soekarno-Hatta Jakarta ,kami saling berpelukan,,,,,semua keluarga ada disini seperti orang akan mengantar haji rombongan...cuy... kalo bisa mah se RW bakal gue bawa hehehe.....


"hati hati jaga priscil dan nyai yati baik baik A...."ucap abi dan umi


"ingat jangan sampai apa apa itu pake emosi..." tambah teh Nurul


"kalo sudah sampai segera hubungi dan temui kang Iwan akhi menunggu di bandara disana.." ucap a Farhan


"jagain si tengil ngangenin ini,bang ustadz tunggu kepulangan kalian nanti sesekali bang ustadz berkunjung kesana apalagi kalau ada masalah pekerjaan...."tepukan bang ustadz padaku dan Azam


"iya bang titip bisnis....ya... seperti biasa kirim via email dan teleconference saja .." ucap Azam


mamah dan keluarga ku juga begitu sama hati hati,jaga baik baik nanti berkunjung kesana sambil liburan begitu ucap mereka


tiba tiba


"silll........"pekik siska, Lala, Bima dan boy


mereka menghambur memelukku "maafin kita waktu itu kita kebawa emosi .....loe jadi pergi???" tangis para cewe


aku mengangguk terharu"maafin gue guys..."


"udah udah ...ini kenapa jadi India india an begini sih ,priscil tuh cuman pindah tempat aja kalau kangen kan bisa vc an,email an chat an lagian juga doi ga lama ,iya kan sil??" ucap Bima


"iya...gue pasti pulang ko...."


"jaga calon ponakan ponakan gue ya sill...jangan bandel...jangan manjat tembok orang juga buat kabur...." ucap Siska sambil menyeka air matanya kami pun tertawa mengingat kejadian dulu waktu aku sering madol bersama mereka...


" sini peluk gue...." siska menarikku ke dalam pelukannya lagi bersama Lala


"bebs gue bakal kangen banget sama loe..." ucap lala mewek....


sungguh pemandangan yang membuat siapa saja terhura.....


suara pelantang keras memanggil semua penumpang untuk segera masukkan ke dalam kabin pesawat


"ya sudah tuh sudah waktunya take off..."ucap Abi


"iya nanti ketinggalan lagi" tambah bang jaya


aku melepas pelukan kedua temanku ,dan salim pada semua anggota keluarga ku Azam merangkul pinggangku dan membawa koper diikuti nyai yati


kami berdadah ria


"assalamualaikum...."ucap Azam


"ihhh hubby salah bukan assalamualaikum....


"trus apa????


"wa'aikumsalam Indonesia......" ucapku semua tertawa masih sempat sempatnya aku bercanda

__ADS_1


ini yg bakal membuat mereka kangen denganku ,ketengilan dan keusilanku yang membuat suasana menjadi ramai penuh gelak tawa


_______'''" THE END """"_________


__ADS_2