
happy reading all 😍
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
sepanjang guru menjelaskan ada saja tingkah boy yg selalu mendapatkan cubitan dan geplakan dari Risa dan well sebagai sahabat terlucknut kami dengan senang hati menertawakan nya sambil mengompori Risa agar lebih keras lagi memukulnya
.
.
.
.
.
" yahhh ujan nih....ga seru nih ga bisa selfie selfie..." Lala merengut seraya tangannya menadah air ujan.
" ya udah loe bikin dah tuh video lari lari di tengah kebon teh dibawah guyuran aer hujan..."
" bener banget loe sill tumben otak lu ga beku..." seru Siska
aku menoyor kepalanya " bege...."
" Bima.....buruan video in gue....buat nambahin konten gue..." ujar Lala menarik-narik kerah baju Bima.
"ogah ahh dingin ya kali gue ujan ujanan bisa bisa ntr gue atit...." ucapnya sambil menaikkan kakinya ke meja.
" sopan dikit nih cokorrrrr lu....mie gue tuh..." ucapku menepis kasar kaki Bima.
" ya cokoorrr die bilang emangnya sapi...."
__ADS_1
" bukan ayammm ...." jawab Lala menimpali menyiapkan kameranya.
" itu cekeerrr peak....!!!" pekik kami , Lala menutup kedua telinganya menahan suara pekikan kami.
dengan ogah ogahan Bima akhirnya menjadi kameramen pro yg sedang merekam artis amatir bin receh sambil sesekali mengusap wajahnya yg terkena air ujan.
" awas lu ya kalo cabernet Franc ga satu botol gue lempar nih kamera...." ancam Bima pada Lala...
yappp!!! ia rela berbasah-basahan di kebun teh yg dingin dan becek demi mendapatkan sebotol red wine kesukaannya.
"iya bawelll ahhh udah kaya emak emak pasar Minggu yg lagi nawar aja lu...berisik ..." sarkas Lala dam Siska.
aku hanya menjadi penonton mereka saja di teras villa karena kebetulan kebun teh tepat di depan villa kami.
" lu dari mana ,abis mojok ya???" godaku pada boy tapi jawaban nya diluar dugaan ku.
"lu tau aja gue abis dapet suntikan vitamin b dari Risa!!" jawabnya sumringah.
"apaan deh .." tawaku renyah
"iya vitamin b...bibir..." kekehnya sontak aku melotot sambil memukul mukul lengan boy...betapa tidak sempat sempatnya mereka kissing di tengah tengah acara sekolah begini,belum lagi status Risa yg anggota OSIS pasti ini karena pengaruh buruk si kapten Hook macam boy....
ditengah tengah pukulan ku pada boy 2 orang mendekati kami dan memanggilku
" sil....!!" aku menghentikan tanganku di udara
"lu jadi cewe gagal feminim tau ga sill dipanggil tuh iya kenapa ,alim dikit ke...ini dipanggil jawabnya hah..."
aku melayangkan pukulan boom ku pada punggung boy lalu menghampiri Tama.
ia meraih tanganku dan membawaku ke ruang tamu atas yg terkesan sepi hanya beberapa kursi dan keranjang berisi tongkat kasti ,aku sedikit waspada
" cihh lepas....loe mau apa cepetan..." aku menepis tangan Tama.
" sill gue udah nunggu lama ,apa loe udah punya jawaban atas pertanyaan gue???"
jujur aku tak suka dengan situasi canggung ini sebenarnya memang ga ada salahnya aku terima ajakan Tama untuk menjadi pacarnya tapi...aku menggigit bibir bawahku gugup ,tapi tak kusangka tindakanku ini malah membuat sisi kelaki lakiannya bangun ,,,ia mendekat membuatku memundurkan badanku gue mesti waspada...
tampak olehku wajah Tama memang mempesona ,banyak kaum siswi di sekolahku yg mengidolakannya namun sayangnya ia Playboy cap patil lele...siapa yg tak melongo dan tersihir melihat wajah laki laki tampan mendekat sampai aku kembali tersadar saat Tama meraih pinggang ku dan tengkukku hendak menempelkan bibirnya ke bibirku .
" shiiittttt....." aku refleks mundur sampai mentok menyentuh keranjang yg berisi tongkat kasti kupukulkan pada lengan Tama berkali kali hingga ia mengaduh
"aww.... awwww...sill ampunn soryy..."
"loe pikir gue cewe apakah???bisa seenaknya loe gituin nih rasain ...."
kegaduhan kami terdengar ke bawah boy berlari bersama Risa melihat aku yg tengah memukuli Tama
__ADS_1
" silll...astaga... berhenti...nyebut loee....." boy meraih tongkat kasti dan membuangnya sembarang
"kenapa sih loe.....?" tanya boy
wajahku merah padam menahan marah " loe tanya cowo mesum di depan loe .." aku pergi berlari ke lantai bawah....
beberapa kali Tama mencoba meminta maaf atas kelancangannya namun aku selalu menolak.
.
.
.
.
.
teman temanku akhir nya berkumpul mendengar penjelasan ku aku yg masih syok dengan kejadian tadi menaruh kepalaku di bahu Siska ,tangan Siska pun merangkulku
" udah ya bebs....kita disini ko..."
walaupun sikap kami yg terbilang nakal dan bar bar tapi khususnya aku tak pernah mengenal yg namanya bersentuhan dengan lawan jenis secara intim , ajaran bang Jaya dan ayah sudah mendarah daging di otakku kalau yg namanya laki laki adalah makhluk berbahaya apalagi kalau belum halal....
perjalanan dilanjutkan ke kawah putih dan kebun buah , setidaknya acara jalan jalan ini membuatku mengalihkan pikiranku ditambah dengan kehadiran sahabat sahabat ku
sampai kami pulang , keesokannya aku mendengar kabar bahwa Tama dikeroyok geng motor walaupun luka lukanya tidak sampai membuat ia masuk ke ICU
dan yupp!!kalian tau gengs.... pelakunya siapa it's Bima ,boy dkk.....
.
.
.
.
.
.
.
.
sampai kabar tentang kejadian itu terdengar oleh keluarga ku betapa murkanya sang penguasa alam semesta yg berjuluk ayah, beberapa bulan kemudian aku dikejutkan dengan kabar kalau sesegera mungkin ayah akan memindahkan sekolah ku ,karena banyaknya masalah yg sudah kubuat bersama mereka ,
__ADS_1
itulah awal perjalanan ku di sebuah bangunan penjara tanpa tralis bernama AL- AMANAH....