Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
79. kembar????......


__ADS_3

assalamualaikum readers maaf bikin menunggu ya ada sedikit kendala di proses pengumpulan ide hehehe ide yg cemerlang datang dari perut yang kenyang dan hati yg senang.... hihihi


alah bilang aja anti lagi laper plus belum dapet ide kan thor belibet amat bahasa anti


tau aja anti sill 😂😂😂


bismillah......


.


.


.


..


.


.


.


semua tertegun diam atas pertanyaan priscil umi dan yang lainnya mengerti sikon alias situasi dan kondisi ,mereka memutuskan menjauh pergi dari posisi sekarang melakukan aktivitas masing-masing memberikan Azam dan aku ruang untuk bicara


Azam kembali tersenyum


"khumai ,hubby mau tanya sama khumai kalo hubby minta khumai untuk ikut ,apa khumai bersedia???" tanya Azam


dengan polosnya aku bertanya " ikut kemana by??"


ingin rasanya Azam menjedotkan kepala nya ke meja bukankah tadi dia yg bertanya masalah Maroko, Azam membuang nafas panjang ,apakah kehamilan membuat seseorang menjadi telmi a.k.a telat mikir


" ke jonggol..." jawab Azam


" mau ngapain ke jonggol by??"


"ya salam.....mau cari bapaknya wakwaw....." Azam berdecih


aku mendelik " serius by...."


"ke Maroko sayang ...." Azam mencubit hidungku


"jauh by...."


" ya iyalah jauh ,,,,,bagaimana??" tanya Azam


aku sedikit bingung apa nanti aku mampu bila jauh dari keluarga???


"kalo khumai tidak mau ikut by ???" tanyaku ragu


"ya sudah berarti hubby pun tidak jadi kuliah ke Maroko..."


"ko gitu,,jangan dong by itu kan cita cita hubby ..." sela ku


"buat apa ngejar cita cita kalo harus ninggalin anak istri...." Azam lalu memegang kedua tanganku dan menatapku mesra


" khumai..... sebut saja hubby egois karna hubby ingin semuanya ,,,,,dulu sebelum mengenalmu... setelah hubby menggeluti bisnis dan bisa dikatakan berhasil hanya 1 pencapaian hubby yg belum terwujud yaitu kuliah di Maroko ,makanya yg hubby lakukan hanya belajar dan bekerja ,belajar agar hubby lulus tes penerimaan bekerja mengumpulkan pundi-pundi untuk membiayai kuliah dan hidup disana tidak sedikit pun hubby memikirkan asmara,,,,tapi akhirnya hati hubby luluh setelah hubby melihat seorang gadis yg berjalan bersama umi,,,gadis yg sebenarnya tidak mau berada disini pada awalnya"


aku menyimak ucapan Azam


" gadis jutek dan bergaya urakan sebegitu mewahkah kehidupannya sampai dia tidak mau turun dari mobil nya dan merengek minta pulang...gadis itu selalu berulah dan bertengkar dengan ayu....hubby jatuh cinta pada pandangan pertama..."


"sampai........" aku mengangkat alisku saat Azam menggantung kalimatnya


"hahahaha serius banget mukanya..."


aku mengercutkan bibir ku "sampai apa by...." aku penasaran


"sampai saat ayu memberinya ulat bulu dan dia memeluk vito dari belakang , membuat hati hubby bergemuruh...panas .....dan kesal sejak saat itu hubby menginginkannya.... hubby bukan laki laki b*jing*n yg sudah dapet enaknya terus tinggalkan , kemanapun hubby pergi disitu kalian berada ...." tunjuknya padaku dan perutku yg masih terlihat rata....lalu memelukku


hidungku mencium bau yg menyeruak dan membuat ku merasa mual aku menjauhkan tubuh Azam melepaskan pelukannya


" hubby bau .....uek bau nya bikin eneg....." aku memencet hidungku


"masa sih ....hubby sudah mandi ko ....pake parfum pula ," Azam mencium cium aroma tubuhnya


" sana...sana jauh jauh....suhhhhh ..." aku mengusir Azam dari dekatku membuat Azam kebingungan


Azam mengalah dan lantas naik ke lantai atas


"mas bro dikira sudah ganti baju....kita kan ada meeting..." sahut bang ustadz yg keluar dari kamar sudah memakai stelan jas lengkap.


Azam melihat jam tangannya "astagfirullah...ana lupa sebentar bang bro ana ganti pakaian dulu ,aku segera membantu Azam dengan sedikit berjaga jarak (udah kaya protokol covid aja sil jaga jarak 😁😁)


"by ....katanya hubby pernah pacaran ya by....siapa nama ceweknya by....?" tanyaku membuat Azam mengerutkan kedua alisnya


" ngapain khumai tanya soal itu tumben..."


"ya ngga pengen tau aja..."


"uhhh kepo...."

__ADS_1


"siapa by...." jiwa kekepoanku meronta-ronta


" ga usah bahas masalah itu,itu masa lalu....yg penting sekarang hubby sudah punya khumai..." jawabnya membenarkan tatanan rambutnya


"ihhh hubby pelit so misterius banget sih....siapa by...ayo dong by...khumai pengen tau..." aku merengek seperti anak kecil minta jajan


Azam menggeleng dan melangkah keluar kamar aku mengekor sambil terus merengek


"by... cepet kasih tau ..."


"ngga ....."


" ok khumai cari tau sendiri ...." aku menghentakkan kakiku dan beralih pada bang ustadz yg sedang duduk di sofa


"bang ustadz .....bang ustadz pasti tau deh dulu pacarnya azam siapa ???" tanyaku penuh harap tapi sepertinya Azam mengkode ustadz Rahman untuk tidak memberitahuku


"oh mau main rahasia rahasiaan ya fine...." aku mengeluarkan ponsel dari saku celana ku


"mana nomer ustadzah Nabila ya ...ahh ini dia...." aku tak kehabisan akal


"ehh.... ehh....mau ngapain ...."


"kepo...." ucapku " mau ngadu lah biar nanti ustadzah Nabila ga usah terima bang ustadz" ancamku


" dihhh curang pake ngancam ...." ustadz Rahman menoleh pada Azam " ok namanya aja ya Ani...."


"haahhh Ani,ani mah pacar nya Rhoma...." ucapku


"Anindita... sill....panggilan kesayangannya Ani..." jawab ustadz Rahman menyerah


"oh jadi pengen liat fotonya cantik ga ??? cantikan siapa ani sama priscil bang ustadz..."


tapi ustadz Rahman malah menggodaku " cantik banget kaya model ...." kekehnya membuat tatapan tajam dari Azam


" damai mas bro...." ucap ustadz Rahman


"anta ni mau cari mati,,,,,anta mancing mancing perang dunia ketiga..." jawab Azam mendapat balasan tawa dari ustadz Rahman "ana tunggu di garasi ...."


jujur aku marah dengan jawaban ustadz Rahman merasa cemburu ,tak terima .....


aku melipat kedua tanganku di dada dan mengercutkan bibirku duduk di sofa


"tuh kan marah jadinya ,,,bang ustadz bohong anta hanya menggoda khumai saja .....ukhti anindita seorang kristiani khumai, ukhti dulu sering datang ke setiap balapan liar yg hubby ikuti ,dan satu lagi hubby tidak pernah mencintai ukhti,,,, dulu dia memang suka sama hubby ,tapi hubby tidak ....hanya setiap kumpul kumpul bersama teman teman geng mereka sering mencibir hubby karena tidak memiliki pasangan jadi akhirnya hubby jadikan saja ukhti pacar hanya agar teman-teman berhenti menggoda hubby... karena selalu datang sendiri ....ya sudah jangan marah hubby pergi dulu takut telat assalamualaikum...."


"wa'alaikumsalam...." ada rasa lega di hatiku tapi tetap saja aku masih merasa marah


"ahh hubby sampe lupa sepulang hubby dari mengurus pekerjaan ,kita akan ke rumah sakit memeriksakan calon dede utun ,okeh sweety...hahahah..." ucap azam memanggilku dengan panggilan bang Gio padaku saat menculikku membuatku memukul lengannya


"ya udah sana pergi...."


ustadz Rahman tertawa " sabar bang bro tumben sekali priscil begitu bukankah dia selalu cuek pasal masa lalu anta apalagi masalah mantan anta "


" iya ana juga bingung ,mungkin bawaan orok...harus ekstra sabar tadi saja ana dibilang bau bang bro ,ana diusir katanya tidak mau dekat dekat ana..." Azam geleng geleng kepala mengingat kejadian tadi


" hahaha bisa bisa mulai nanti malam ada yg bakal jadi penghuni baru sofa tengah " goda ustadz Rahman


"ana jadi tidak sabar melihat akhi nanti malam.." godanya lagi


"jangan dong bang bro....masa ana bobo ditemani nyamuk..."


mereka melajukan mobil menuju hotel and resto kurang dari satu jam mereka sampai lalu mengadakan meeting dengan klien dan juga rapat bersama karyawan akhirnya pekerjaan beres saat jam sudah menunjukkan pukul 2 siang


"ayo cepat bereskan bang bro ana sudah tidak sabar ingin cepat cepat pulang sudah rinduu...sama si tengil ngangenin ,ana juga tidak sabar ingin melihat calon Azam junior di layar monitor saat USG ..." ucap Azam sambil merapihkan beberapa file...


"hemmm kapan ana merasakan yg anta rasakan mas bro...??" ucap ustadz Rahman lesu


" makanya cepat halalkan ustadzah Nabila,kapan anta akan mengkhitbah nya??"


" sepertinya menunggu setelah teteh menikah...biar satu persatu dulu. jangan bersamaan nanti malam pertama nya berjamaah dong....." jawab ustadz Rahman


" hehehe....oh iya semua persiapan sudah rampung kan??" tanya Azam


"sudah mas bro tinggal menunggu hari H nya saja "


"lusa adalah hari pernikahan teh Nurul dan ustadz Farhan


dan tepat di hari minggunya pernikahan bang Gio dan salsa....


"oh iya kalo Gio dan salsa kapan ya??ana lupa" tanya ustadz Rahman


"astagfirullah ana sampe lupa iya bang Gio dan salsa hari Minggu.... sepertinya melihat keadaan priscil yg sedang mabok begitu tidak mungkin ana mengajak priscil ke Jakarta takut ukhti kelelahan dan mempengaruhi kandungannya..."


mereka berjalan keluar dari resto menuju basement dan masuk ke mobil untuk pulang


di rumah


aku mencoba menghubungi mamah aku kangen sekali pada keluarga ku di Bandung ditambah semenjak aku menikah aku belum pernah sekalipun ziarah ke makam ayah terakhir aku ke sana saat sebelum menikah untuk meminta ijin di pusara ayah ....


tuut...


tuut ...

__ADS_1


kini di layar ponselku nampak wajah wanita yg sangat kurindukan


"assalamualaikum adek....." air mataku menetes ,akhir akhir ini aku merasa aku cengeng sekali gampangan menangis


"wa'alaikumsalam...."


" mah ,,,,,priscil kangen ,oh ya mah dapat pesan dari umi dan abi ,,,,mamah sekeluarga diundang hadir di acara pernikahan teh Nurul mungkin umi dan abi belum sempat telfon karena masih sibuk ..."


"tau ko sayang 2 hari yg lalu pa yai telfon ,dan mengundang kami ...."


"oh gitu ....priscil kira abi belum telfon..."


"adek ko nangis....kenapa??? sakit ???atau lagi ada masalah???" tanya mamah khawatir


aku menggeleng "engga mah priscil cuma kangen aja ,yg lain kemana mah??" ..


"yang lain sedang jalan-jalan ngikutin maunya bumil...." jawab mamah


"ko mamah ga ngikut....


"mamah lagi punya kerjaan sayang..."


"ya udah deh nanti mamah kesini kan ,ada yg mau priscil bilang juga sama mamah..."


"iya sayang pasti mamah juga kangen sama gadis tengilnya mamah" mamah masih saja menganggapku anak kecil nakalnya


"assalamualaikum mah....


"wa'alaikumsalam......


pintu rumah terbuka terdengar 2 orang ikhwan mengucap salam , ustadz Rahman langsung berlalu ke kamarnya


aku menyeka air mataku


"khumai menangis??? kenapa???" tanya Azam melihatku menyeka air mata


"kangen mamah ....ga tau deh by akhir akhir ini khumai tuh cengeng banget by....melow....." adu ku


"ya sudah khumai sudah makan???"


"sudah by ,tapi mualnya datang lagi sampai sekarang khumai sudah 2 kali muntah ,cape by..."


"ya sudah hubby ganti dulu pakaian kita ke rumah sakit ya periksain azam junior..."


tak lama Azam berganti pakaian dan akupun mengambil tasku ,sekitar 1jam perjalanan kami sampai RS dan langsung saja mendaftar di poli kandungan


disana sudah ada beberapa ibu hamil yg menunggu giliran periksanya beberapa perutnya sudah terlihat membesar aku jadi bergidik sendiri, Azam hanya terkekeh


" nanti khumai juga kaya gitu ,pasti ngegemesin kaya badut..." azam menggembungkan pipinya aku menoyor kepalanya pelan


"dasar ege...ini juga ulah siapa coba???" aku menatap tajam


"ihhh bahasanya.....iya ulah hubby....udah masukin kecebong....ke pabriknya khumai...kan kecebongnya pengen masuk sarang sayang ..." godanya sampai tak terasa namaku dipanggil


kami masuk,dokter yg diketahui namanya dokter Kiki dari papan namanya melihat ku dari atad ke bawah ,dia menyuruh kami duduk dan berbincang


"umur ibu berapa ???"


"18 tahun dok sebulan lagi hehehe..."


"subhanallah masih sangat muda ....." kagetnya


"baik mari naik ke atas ranjang saya periksa " aku mengikuti pintanya


ia pun mulai memeriksa sambil bertanya kapan terakhir aku mengalami datang bulan dan apa saja gejala gejala yg aku rasakan


dia menyuruh seorang perawat memakaikan gel pada perutku dan menggeser geserkan alat terlihat dari layar monitor janin yg ada di perutku yg masih berupa bulatan kecil


"mana janinnya dok???" tanya Azam polos


"itu ....yg masih seperti biji kacang....??" tanyanya lagi


"iya pak...."


"kecil sekali .....kenapa ada dua" tanya nya lagi


"selamat ya pak ibu diperkirakan ini kembar ...."


"APA???" pekikku dan Azam........


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


maaf ya aga sedikit lama up nya author butuh inspirasi hihihi happy reading dan TBC di usahakan cepet deh up nya buat readers ngangenin......😄😄


__ADS_2