Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
62.kehamilan salsa


__ADS_3

assalamualaikum azcil lovers 😍 maaf ya 3 chapter yg kemaren lama up nya terkendala teknis review nya ,tapi masih setia duduk manis mantengin pesantren I'M in love kan jangan lupa sebelumnya kalian wajib like, vote and komen kalo ga nanti author yg gaje ini nangis sambil ngacak ngacak sampah lagi hehehehe peace 😂😂😂


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


awalnya aku sangat sangat terkejut aku menutup mulutku yg terbuka lebar tanda terkejut takut kalo ada lalat masuk hahaha aku menoleh pada azam


"by....." mataku meminta penjelasan hanya dengan anggukan Azam aku mengerti....


aku berjongkok untuk menyamakan posisi dengan salsa


"kenapa???loe mau bilang sebegitu menyedihkannya kan gue ,hikss...hikks...." ucapnya parau


" apa kaka sudah memeriksakan nya ke dokter???apa janin yg dalam sana baik baik saja ???jangan pernah sekalipun kaka berfikir untuk membunuhnya,ka ?? sekarang kaka tinggal dimana??" aku memberondong beberapa pertanyaan untuk ka salsa saking khawatirnya pada keadaan nya dan calon bayinya


salsa POV


"kenapa ???aku tidak menemukan kepura-puraan di dalam matanya ,,,,,,gadis itu mengkhawatirkanku dan janin ini ,aku saja yg mengandung nya tak pernah menganggap nya ..."


salsa menatap kedua mataku yg sudah berkaca-kaca


"jangan so peduli sama gue....." ucapnya sinis


"jangan pede dulu ka aku peduli sama dia bukan sama kaka..." jawabku menunjuk perut ka salsa yg masih terlihat rata


" dia ga tau apa apa,dan ga punya dosa apa apa.... orangtuanya saja yg bodoh...." ucapan ku mengejutkan ketiga orang yg ada di ruangan ini betapa tidak aku menyebut salsa dengan sebutan bodoh


" apa maksud mu ,loe bilang gue bodoh??? " tanya nya menyeka air matanya


" iya lah kalau kaka tidak mau mengandung kenapa kaka memberikan kehormatan kaka pada laki-laki yg belum sah menjadi suami kaka,dan si laki-laki betapa pengecut nya dia lari dari masalah sudah enak terus ditinggal apa namanya kalau bukan bodoh. ,adilkah kalau pada akhirnya si jabang bayi yg tak berdosa yg harus menanggung akibatnya??" jawabku tegas


Azam menyunggingkan senyum mendengar penjelasan ku


" gadis tengilku...." batinnya


salsa terdiam marah namun memang itu kenyataan nya


" tapi dia selalu bertindak kasar padaku ,aku takut bahkan selalu memaksaku melakukannya bahkan tidak sekali dia pernah menodongkan senjata padaku..." bela salsa


Azam hanya diam karena ia juga tidak aneh memang seperti itulah Gio ,kasar, psycho dan tega


" berarti benar kan yg kubilang kaka itu bodoh laki-laki seperti itu yg disebut pacar ....yang merusak dan berbuat semaunya yang kasar ,kenapa tidak kaka todong lagi saja dia dengan pistol ....." cerocosku sedikit geram kenapa salsa lemah sekali menjadi perempuan


"kenapa diam kaka tidak berani ???karena dia punya kuasa???karena dia laki laki??" jawabku

__ADS_1


ustadz Rahman menahan tawa melihatku memarahi salsa seperti ibu memarahi anaknya jelas jelas umurku lebih muda dari salsa


"sudahlah ka ...nasi sudah menjadi bubur ,ayo aku antar untuk memeriksakan kandungan mu" aku mengangkat bahu salsa untuk berdiri entah kenapa kini salsa menurut saja


"sekarang kau tinggal dimana kalau kau merasa kesepian datanglah ke rumah kami ka ...ah....bukan... bukan ....tapi rumah abi .... boleh kan byy??" aku melirik sekilas pada Azam "setelah merasa tenang kaka bisa pulang nanti aku suruh Azam dan ustadz Rahman untuk mengantar kaka sampai rumah kaka...." aku meraih tangan salsa hendak mengajaknya keluar sedangkan sebelah tanganku yg lain mendorong besi penyanggah infusku


"khumai....khumai mau kemana ??" tanya Azam yg menahanku


"mau antar ka salsa periksa kandungan nya..." jawabku polos


" tidak usah khumai masih belum sehat ,khumai ga salah apa khumai saja masih dipasangi selang infus????jangan ngaco hubby tidak mengijinkan..." Azam mencekal tanganku


" kenapa???kenapa loe baik sama gue ?? apa loe tau yg sudah gue lakukan di belakang loe ??gue mohon mohon untuk menjadi selingkuhan Azam bahkan gue menawarkan diri gue jadi simpanannya gue udah hina hina loe bahkan gue dengan terang terangan ingin merebut Azam dari loe...tapi loe malah menawarkan pertemanan sama gue....." tiba tiba salsa berucap dengan pelan namun lirih


aku tersenyum " Priscil tau ko....priscil melihat dan mendengar semuanya...tapi priscil percaya sama Azam " sambil menatap azam dia pun membalas dengan senyuman dan pelukan


"kalo seandainya ternyata dibelakang loe Azam mau dengan gue gimana??apa loe masih percaya??" tanya salsa


"insyaallah.... apapun yg akan Azam lakukan di depan maupun di belakang ,priscil yakin Azam akan tetap membuat hari hari priscil bahagia kalo memang iya tak apa berarti priscil harus ikhlas dan mengijinkan ....." senyumku yg tak henti menatap Azam , Azam kembali memelukku


" tidak khumai....tidak mungkin hubby seperti itu...." bisiknya di telingaku


"ya sudah biar hubby dan bro ustadz yg antar salsa bertemu dokter kandungan ya....khumai tunggu sini ,tidak apa-apa kan ??" tanya Azam menangkup wajahku


aku mengangguk.....


"bro ustadz antar hubby ya mengantar ka salsa...." pintaku pada ustadz Rahman


"siap sill....."


"ya sudah sini khumai baringan dulu di kasur ya jangan kemana-mana..." Azam membawaku ke kasur dan menyelimutiku sampai batas perut lalu mengecup keningku salsa yg melihat adegan romantis itu kini yakin cinta azam dan aku tulus terlihat dari perlakuan Azam padaku dan tatapannya


"assalamualaikum...."


"wa'alaikumsalam..."


mereka berjalan menuju poli kandungan dengan posisi salsa yg di depan Azam dan ustadz Rahman


" kamu sudah melihat Priscil kan sal.....bagaimana istimewanya dia......dia lah istriku dan hanya dia istriku....." ucap Azam dingin,jujur Azam masih sangat kesal pada salsa karenanya lah semua ini terjadi priscil sama masuk RS dan terjadi kesalahpahaman tapi atas permintaanku juga Azam mau mengantar salsa untuk memeriksakan kandungan


Azam mendaftarkan nama salsa setelah mendapat nomer antrian dan membayar administrasi , Azam dan ustadz Rahman pamit pada salsa


"zam, Rahman terimakasih,maafkan aku sudah mengacau , sampaikan ucapan maaf,dan terimakasih ku untuk priscil setelah mengenal Priscil kini aku sadar betapa kamu mencintainya dan pantas kamu mencintainya karena dia memang begitu istimewa.... " salsa menyeka air mata penyesalan....


"ya sudah jaga diri kamu baik baik...sal kami pamit assalamualaikum...." ucap ustadz Rahman


"mas bro , ana salut sama Priscil....dibalik ketengilannya ,ke konyolan nya ukhti bijak dan sangat dewasa...." ucap ustadz Rahman


" iya bang bro ,ayo cepat gara gara anta bilang begitu ana jadi tidak mau berlama-lama meninggalkannya


"oh ya bro ,,,, masalah kuliah anta ke Maroko bagaimana jadinya???" di tengah perjalanan mereka kembali ke ruang rawatku


Azam berfikir lama


"ana juga masih bingung bang bro...."


ceklek


Azam Dan ustadz Rahman masuk , azam langsung menuju kursi disebelah ranjangku sedangkan ustadz Rahman duduk selonjoran di sofa


"assalamualaikum.....hey khumai ko melamun sedang memikirkan apa ???" tanya azam meraih tanganku dan mengecupnya berulang kali membawa tanganku ke pipinya


"khumai sedang berpikir by....ko khumai jadi menyesali ucapan khumai pada ka salsa ya???" aku menautkan kedua alis

__ADS_1


"ucapan khumai yg mana ??" tanya nya masih menempelkan tanganku di pipinya dan memainkan jariku


"ucapan kalo khumai harus ikhlas dan mengijinkan hubby selingkuh ..... astagfirullahaladzim...."


azam terkekeh begitupun ustadz Rahman yg menahan tawa


"wah..wah... ini mas bro sudah mendapat ijin tuh kode..kode....bisa lah punya 3 harim lagi..."goda ustadz Rahman membuat azam berpikiran ingin menggodaku juga


"hah amit...amit bro ustadz...." ucapku mengetuk ngetuk keningku


"iya bener yah ,,,khumai sudah mengijinkan ....kalo begitu hubby boleh dong cari lagi .....hemmm kira kira sarah cocok tidak ya??" aku melepaskan tanganku dari genggaman Azam


"coba saja kalo berani,,,,tau tau besok paginya hubby sudah menerima surat gugatan cerai dari khumai...." jawbaku memonyongkan bibirku dan melipat tanganku di depan dadaku


"silahkan tapi hubby tidak akan menandatangani nya malah hubby akan menyobeknya dan tidak membiarkan khumai untuk keluar rumah supaya tidak kemana mana .." jawabnya menyunggingkan senyum


"ya sudah khumai pun akan bertindak sama ,khumai mau selingkuh dibelakang hubby...." jawabku cepat


"coba saja ,paling nanti khumai dapet azab Allah dan dilaknat Allah..." Azam mengancamku


" ihhh hubby mah curang mainannya Allah mulu...." aku memalingkan wajahku kesamping


Azam dan ustadz Rahman tertawa melihat tingkah gemasku


Azam mencubit hidungku " engga dong yang... insyaallah khumai adalah satu satunya istri hubby ,,,,istri dunia akhirat nya hubby..." menangkup wajahku dan mengecup keningku


"aduh.....hey .hey....udah udah lovey dovey nya ,ada jomblo nih disini,,,jiwa jomblo ana meronta-ronta nih....."


aku dan azam menatap ke arah ustadz Rahman dan tertawa....


"by....kapan khumai pulang,,,,khumai sudah tidak betah kepingin pulang apa bang jaya masih di rumah ponpes??" tanyaku


"insyaallah besok khumai sudah boleh pulang,,barusan bang jaya telfon beliau sudah di jalan menuju Bandung ,maaf katanya tidak pamit karena tiba-tiba pasiennya menelfon ada urusan gawat...."


"ohhh ..."


"ya udah mening sekarang khumai bobo.....apa mau di boboin...." ucap Azam menggoda


"ikh hubby malu itu ada bro ustadz....." jawabku malu


"tak apa sil...ana mah hanya pajangan saja disini ....."


"hahahahaha....."


" ya sudah hubby mau ke sofa sebentar ,mau melihat beberapa email dari klien ...."


azam duduk di sofa dan mengurus pekerjaan bersama ustadz Rahman akupun tertidur.....


waduh waduh.....apa Azam akan pergi meninggalkan priscil untuk kuliah di Maroko???? apakah priscil akan mengijinkan???? lalu bagaimana nanti kehidupan rumah tangga mereka ???


.


.


.


episode kali ini sampai sini dulu deh......jangan baper ya guys.....salam manis Azam dan priscil 😙😙😙😙


.


.


.

__ADS_1


.


. TBC


__ADS_2