
hay hay readers sepertinya pesantren i'm in love sudah mendekati episode-episode akhir nih hanya tinggal beberapa episode lagi menuju Fin ,,,jangan lupa budayakan like, vote and komen yah....
happy reading....😚😚😚
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hompimpa alaihum gambreng....
Abi,umi,teteh dan a Farhan hanya jadi penonton
semua mengeluarkan telapak tangan tapi secepat kilat Azam mengganti menjadi punggung tangan
"ihh hubby curang...." sewotku
" ihh A'a curang..." sewot bang ustadz Azam terkekeh
"ya udah ulang ulang.... " jawab Azam
hompimpa alaihum gambreng.....
ternyata aku dan Azam punggung tangan sedangkan bang ustadz telapak tangan
"haaaa....ana menang ana yg duluan pergi...." belum bang ustadz melangkahkan kakinya aku mengeluarkan jurus seribu langkah mendahului bang ustadz
"Priscil duluan ya dadah....." aku menjulurkan lidah
" oyy sil anti curang sil bang ustadz yg menang sil....tuh kelakuan harim anta ,sama dengan anta 11 ,12" ucap sewot bang ustadz dibalas tawa Azam dan yg lainnya
"sudah sudah antum cepat masuk ponpes bel masuk sudah berbunyi" sahut Abi ,besok adalah hari dimana bang ustadz akan mengadakan lamaran sekaligus mengkhitbah ustadzah Nabila semua akan pergi ke daerah Pangandaran tempat keluarga ustadzah Nabila bermukim kami kembali disibukkan dengan persiapan tapi tidak denganku Azam melarangku untuk ikut andil ,aku dan Azam sudah berkonsultasi pada dokter Kiki dan akhirnya aku boleh melakukan perjalanan dengan syarat harus banyak berhenti untuk beristirahat kami memutuskan untuk sekalian mantai cihuuyyy....kami mengambil berangkat hari Jum'at sore dan pulang minggu sore juga agar lebih banyak waktu untuk beristirahat ,secara kan ada emak emak bunting yg ngikut ....
kami berangkat menggunakan dua mobil satu mobil milik Azam yg isinya ada aku , Azam,bang ustadz dan wa haji kalian pasti bingung kan dengan karakter wa haji ini siapa.....? beliau adalah kerabat dekat Abi yg sudah sangat dipercaya oleh Abi bila ada acara resmi kekeluargaan apapun .. beliau tidak tinggal di area ponpes tapi sering berkunjung ,dan mobil satunya berisi abi,umi,A Farhan dan teteh
setelah membaca do'a hendak bepergian kami pun pergi bawaanku sudah seperti orang hendak minggat dimulai dari susu bumil ,vitamin, beberapa cemilan ,minuman ,baju belum lagi request ku membawa bantal kameumeut (kesayangan) dan kamera . Azam pun sampai pusing sendiri kini usia kandungan ku memasuki bulan ke 3,sebentar lagi kira kira sekitar satu bulan lagi akan mengikuti UN dan UAS yg itu berarti sebentar lagi aku juga akan terbang ke Maroko ,bukan terbang pake sayap loh ya tapi terbang pake pesawat ....
__ADS_1
"ini mau lamaran atau mau minggat sih....pake segala bantal dibawa kaya yg di hotel ga ada bantal saja" ucap bingung bang ustadz
"bang bro .....awas... tidak lupa kan cincin khitbah nya..." tanya Azam
"insyaallah tidak....sudah semua??? "
"ya sudah mari kita berangkat sekarang..." ucap wa haji
kami pun berangkat mobil Azam melaju di depan sedangkan mobil A Farhan dan Abi mengekor setelah dirasa agak sedikit pegal azam selalu menepikan mobil untuk beristirahat
" khumai pegel ngga??? capek???" tanya nya menyodorkan susu bumil kemasan
aku menggeleng " sini hubby pijitin kakinya " jelas jelas Azam yg menyetir tapi aku yg dia pijit , Azam dam bang ustadz bergantian menyetir,,, Azam menemaniku di jok belakang sedangkan wa haji di bangku depan
Azam menjadikan dadanya sebagai sandaran ku sambil mengusap usap perutku yg mulai membuncit walaupun baru bulan ke 3 , tapi karena mengandung anak kembar jadi ukuran perutku aga sedikit lebih besar dari wanita yg hamil dengan satu janin seragam pun aku sudah berganti ukuran ke yang lebih besar agar perutku tidak terlalu mencolok
"buah buahan ,cemilan ,minuman sudah ludes kumakan selama perjalanan setelah mengkonsumsi vitamin dan obat mual aku tidak lagi muntah muntah malah nafsu makanku bertambah membuat berat badanku bertambah ,
tak terasa kami hampir sampai aku tertidur di pelukan Azam sayup sayup terdengar suara deburan ombak laut Pangandaran.... Azam sengaja memilih hotel yg berada di kawasan pantai agar nanti setelah selesai acara khitbah kami langsung mantai....lagipula jarak dari kawasan pantai menuju kediaman ustadzah Nabila tidaklah jauh ,dengan kata lain ustadzah Nabila adalah anak pantai ...mobil telah parkir Azam dan bang ustadz memesan 4 kamar hotel ,bang ustadz dan wa haji memutuskan sekamar saja .... setelah mendapatkan nomer kamar Azam menggendongku yg tertidur pulas sampai ke kamar karena mengingat kami tiba saat hari sudah malam
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
deburan ombak semakin terdengar jelas di telingaku ,aku mencoba mengumpulkan kesadaran dan membuka mataku ,seingatku terakhir aku tidur di mobil tapi kini aku sedang tidur didekapan Azam di sebuah ranjang
"by....sudah sampai yah...??" dengan polosnya aku bertanya sambil mengguncang lengannya
"iya khumai dari tadi ,,,,sebentar lagi ya liat sunrisenya baru juga jam berapa ,hubby masih ngantuk...." ucapnya tanpa membuka mata
subuh tiba Azam terbangun dan bersih bersih lalu shalat subuh ,,,kami memutuskan ke pantai melihat sunrise dan berfoto ria ,umi memanggil untuk sarapan bersama lalu shalat dhuha sebentar dan bersiap siap untuk menuju kediaman ustadzah Nabila,hanya melakukan perjalanan sekitar 30 menit kami sampai tuan rumah menyambut hangat acara lamaran sekaligus khitbah berjalan lancar umi memasangkan cincin di jari manis ustadzah Nabila ,dan keluarga sepakat mengadakan pernikahan 2 minggu dari sekarang di hotel yg sama dengan tempat pernikahan teteh yaitu hotel milik Azam...
sore hari kami tiba kembali di hotel aku memutuskan untuk berjalan jalan sebentar di luar hotel mencari cemilan sendiri saat berjalan untuk kembali tiba-tiba tanganku di cekal dua orang pria dan mataku ditutup , kebetulan jalan yg kulalui tidak banyak orang sehingga orang-orang tidak ada yg melihat kalau aku hendak diculik akupun diseret ke tempat yg sepi kurasakan mataku ditutup kain dan mulutku dibekap dan aku dimasukan ke dalam mobil
"eh...eh...eh.....lepasin gue kalian siapa ??? "
"kalian mau apa ???" panikku
" apa gue diculik???? lagiiii!!!!! " batinku
"aduh ini kan dikampung orang ,gue mau dibawa kemana lagi. . .hubby tolongin khumai by... khumai takut " batinku menjerit gue trauma dengan penculikan aku sesenggukan
"udah ga usah cengeng..!!!" bentak salah seorang penculik
" ya Allah tolong hamba , selamatkan hamba dan anak anak hamba...."
mobil berhenti entah dimana aku pun tak tau mataku masih tertutup oleh kain aku dipaksa keluar aku terus berontak tapi sia sia...
"ayo cepat keluar ...." bentaknya
penutup mulutku dibuka
"kalian siapa,,,,ngapain kalian nyulik gue kalo kalian kira gue orang kaya kalian salah ....gue orang ga punya jadi percuma kalian nyulik gue ga akan ada yg mau nebus gue ...."
__ADS_1
"hahahha ga apa apa lagian loe cantik gampang kita bisa jual loe pasti banyak germ* ko yg mau terima...."
"kurang aj*r .....gue mau dijual ke mamih mamih penjajak wanita malam "
terdengar suara deburan ombak semakin keras langkahku juga semakin berat kala kurasakan yg kuinjak adalah pasir pantai
"atau jangan-jangan gue mau diceburin ke laut dimakan sama ikan hiu gitu... hubby.....tolong khumai by..." batinku
"eh kalian mau bawa gue kemana???" aku menghentikan langkahku namun dipaksa ditarik oleh kedua penculik itu
"gue aduin ke laki gue abis loe berdua ya..." ancamku
" berisik....kita tenggelamkan juga loe ke laut biar dimakan hiu..." jawab salah satu diantara mereka
"loe sudah ganggu bos kita loe sudah merebut calon suaminya lebih baik loe disini biar suami mu kembali ke pelukan bos gue....." ucap penculik yg lain
"hah??? emang gue salah apa ,,,seinget gue...gue ga pernah punya musuh atau mungkin ini ada hubungannya dengan Azam....dan bang Gio ,doi bilang calon suami, apa mungkin ini perbuatan mantan Azam atau cewe yg ngebet sama azam
mereka menghentikan langkahnya dan melepaskan pegangannya pada lenganku lalu tak terdengar lagi suara mereka bahkan kini aku tak merasakan kehadiran siapapun disini
"woyyy...." aku meraba-raba udara mencari seseorang atau sesuatu lalu kuputuskan membuka penutup mata yg dari tadi diikatkan padaku , pandanganku buram aku mengucek ngucek mataku
dan mengedarkan pandangan "ini gue dimana sih....gue pulang gimana , orang orang pasti lagi nyariin gue ,, terutama hubby" gumamku
dan pastinya ini sangat jauh dari hotel tempatku menginap mana ponsel ku tertinggal di kamar hotel
"woyyy penculik......!!! gue dimana ini ???gue pengen pulang...." aku menghentakkan kakiku dan menendang nendang pasir
pantai bagian ini jarang terjamah orang orang karena terlihat memang aga sepi aku hanyalah melihat pengunjung lain sangat jauh di ujung sana ,,,disini hanya ada aku diantara batu-batu besar menjulang bagaikan tebing dan rumput gajah khas pantai hari semakin sore menunjukkan langit kemerahan nya si ufuk barat laut yg memantulkan sinar jingganya sangat indah dengan angin besar yg bertiup
"gue pengen pulang gue takut...."aku menangis
"ini dimana???" jalan pulang tuh kemana???" aku berjongkok sambil memeluk lututku
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.