Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
76.cemburu pembawa gombal


__ADS_3

hahahahaha sil....kocak banget sih lu....ke mall pake daster ......


assalamualaikum readers ngangenin masih pada duduk manis nungguin kelanjutan kisahnya Azam dan priscil kan jangan lupa like ,vote and komen nya ya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


akhirnya aku mengalah ,aku kembali naik ke atas untuk berganti pakaian


" haduhhh masih pagi mas bro sudah panas saja ...." ucap meledek bang ustadz


" nanti juga anta merasakan bang bro...." jawab Azam kembali melirik laptop


" A'a cemburu berlebihan itu tidak baik loh..." sahut umi


" iya tau nih A'a kasian tuh priscil jadi bolak balik cuman karena ngeladenin cemburu butanya A'a...." kekeh teh Nurul


Azam hanya melirik ,tak lama aku turun



memang dari segi manapun aku terlihat good looking, Azam terlihat tidak suka lagi tapi aku buru buru menyambar kunci di meja di depan Azam kali ini Azam kalah cepat


"kalau sampai hubby bilang harus ganti lagi,sudah khumai mau pergi pakai mukena saja " dengusku


"ya sudah hubby ijinkan tapi ingat matanya jangan ikutan jalan jalan juga sama ikhwan kalau ada yg godain ga usah ditanggepin ,lurus aja kaya penggaris butterfly...."


umi dan yang lain menahan tawa


" iya " aku salim pada semua saat sudah beberapa langkah aku menghentikan langkahku


" hubby ,khumai tidak akan bawa hati, titip hati khumai disini ya ,jagain ,,uhhibuka...." ucapku sambil menautkan jari dan jempol ku membentuk love ala ala k-lovers .......karena wajah Azam terlihat kecut melihat kepergianku sekali kali aku menggombal tidak masalah kan


"beuhhh anta yg digombalinya ana yg meleleh nih ...." ucap bang ustadz yg tadinya berdiri menjatuhkan tubuhnya di sofa


"ekhemm aduh mi teteh jadi malu sendiri nih kalo lama lama bareng pasangan bucin ini..." teh nurul melengos ke dapur


" emmm umi jadi mau digombali ....abi...mana abi......" langkah umi menyusul teh Nurul sambil meneriaki nama abi


sedang Azam hanya mesem mesem saja ,aku segera menemui trio rusuh yg dari tadi sudah menunggu tak lupa mengucap salam


" sil,anti lama sekali .....?" sahut ayu


" sorry deh ngerayu dulu singa jantan biar jinak...." jawabku bercanda


kami keluar dan langsung menuju garasi


"wuiihh bang ustadz keren mobil priscil bisa mulus lagi nih...."aku berdecak kagum melihat mobilku mulus tak berbekas akibat ulahku yg menabrak pohon


mereka masuk ke kursi penumpang aku menyalakan mesin mobil dan kami membaca do'a sebelum bepergian


baru setengah perjalanan cici sudah gelisah


"kenapa ci ,pusing???" tanyaku melihat cici yg sudah berkeringat dan terlihat pucat


aku membuka dashboard mobil mengambil minyak angin aromatherapy dan memberikannya pada cici juga air mineral


Cici terlihat lebih baik .....kami sampai di pusat perbelanjaan ,kami makan ,nonton belanja belanja pernak pernik lalu tiba di toko pakaian


"kalian pilih saja 1 stel pakaian ntar aku bayarin deh...."


mereka bersorak lalu pergi ke arah berbeda sedangkan aku menuju ke arah pakaian dalam mengingat bra ku yg tempo hari.... setelah selesai, aku membayar....aku juga mampir ke butik untuk membeli gaun untuk kupakai ke pesta pernikahan ka salsa dan bang Gio .....


"sil...syukron ...makasih banyak...." ucap mereka


"sama sama...duduk dulu yu..." ajakku ke salah satu kedai dan memesan makanan ....lagi ...


" aduh kenapa akhir akhir ini gue jadi sering cape gini sih ....." batinku


"kalian ga pesen ..?? tanyaku


"tidak usah sil,anti saja.... yg tadi saja kita masih kenyang sil.." ucap mereka


"ya sudah minum saja ya ...." pintaku diangguki mereka saat tengah memilih tempat duduk aku berfokus pada tasku untuk mengambil dompet sampai


"bruukk......


.

__ADS_1


.


.


.


.


aku menabrak benda keras dan hampir saja terjatuh kalau seseorang tidak menarik tanganku


ya aku menabrak seorang ikhwan


"awww.....


"ehh... ehh....sorry..sorry.....


"makasih.....


"untung saja ,kamu tidak apa-apa,,maaf ya...." ucapnya dengan senyuman


"astagfirullah.....mataku ini selalu tidak bisa dikontrol kalo melihat sesuatu yg indah....hihihi istighfar sil...ukhti sudah punya Azam...."


"eh iya tidak apa-apa, terimakasih dan maaf aku kurang memperhatikan jalan ...."


"ihhhh masyaallah ikhwan yg menyejukkan pandangan" ucap ayu...


"iya tampan nya makhluk tuhan ini...." bisik Sarah


"wah kalo ini mah ustadz Farhan juga lewat..." bisik Cici


"tidak apa-apa saya juga salah ko...mau makan juga ???" tanya nya sopan


aku mengangguk....


"aku Feri ....." Feri menyodorkan tangannya lalu aku mengatupkan kedua tanganku " maaf Priscil... "


"Cici...."sahut Cici...


" ayu....."


"sarah....


"mau gabung aku duduk disana ....."


" oh maaf sepertinya....


belum aku menyelesaikan kalimatku


"ayo ...ayo....ayo sil biar ada temen ngobrol...."


cici menarik tanganku mengikuti arah yg ditunjukan Feri


"aduh Cici coba coba mau nyalain api nih...."


dari tadi mata Feri menatapku aku jadi salah tingkah dan ingin segera menyelesaikan makan ini bahkan dari tadi trio rusuh sepertinya asik mengobrol sedangkan aku hanya diam sambil mengalihkan pandangan ,aku tidak mau menyalakan api di dalam pernikahan ku apalagi kalau sampai Azam tau...the end aku....bisa bisa aku tidak boleh keluar kamar selamanya....


"maaf ,sudah terlalu siang kebetulan setelah ini saya ada perlu lagi ,saya harus pamit.." ucapku mengakhiri obrolan mereka


"yah sil...ko sudah mau pulang..." ucap Cici polos sedangkan sarah dan ayu yg mengerti mengiyakan


"oh gitu sayang banget ya,sil boleh minta nomer ponselmu..." tanya Feri


"maaf nomer ponsel ayu,sarah atau Cici saja ya ponselku rusak..." tidak ingin berlama-lama


"aku duluan assalamualaikum..." membawa beberapa paper bag belanjaan


"walaikumsalam...." keempat ikhwan itu menatap kepergian kami yg semakin menjauh


"gue suka cewe itu ...."tunjuk Feri padaku menggunakan dagunya


"cuek bebek , cewe yg ngga gampangan....,modis....cantik..." tatapnya kagum


" iya ....tapi ketiga temennya juga cantik hanya saja sepertinya masih polos kaya anak anak pesantren gitu ....lugu bro....". tawa mereka


"kalian punya nomer ketiga temennya itu kan ,jangan panggil gue Feri si penakluk cewe kalo ga bisa dapetin hatinya...."


perjalanan pulang trio rusuh hanya membicarakan Feri dan kawan kawannya seperti tidak ada hal lain saja....aku hanya diam sambil merasakan lelah dan mual yg melanda ,aku rasa aku sedang tidak enak badan


"sil anti kenapa diam saja ???" tanya sarah


"tidak apa sarah ,ana hanya merasa tidak enak badan saja ..."


"apa anti masih kuat , sebaiknya kita lewat pasar saja sil...biar lebih cepat sampai ponpes ...." aku mengerutkan dahi


"memangnya ada jalan pintas ke ponpes selain lewat hutan karet ???" tanyaku


"ya ada lah sil, memangnya kamu tidak tau ,malah ana heran tadi pas pergi kenapa anti lewat jalan memutari kebun karet yg jelas jelas lebih jauh ...nanti ana tunjukkan...setelah perempatan depan kita belok kiri...." ucap sarah


"si*l ternyata selama ini gue dikerjain keluarga gue sendiri dan keluarga azam pantas saja waktu 2 hari sebelum pernikahan pas waktu pulang diantar bang ustadz ko cepet...." dengusku memukul stir


"kenapa sil ??" tanya Sarah


"ahh tidak apa-apa sarah..."


benar saja kami sampai lebih cepat 30 menit


terdengar suara mobil memasuki gerbang rumah ponpes Azam yg mendengar melihat dari balik tirai ruang tamu ,kami turun membawa serta paper bag belanjaan ,mereka masih saja nyeroscos masalah akhi


" aduhhh akhi Feri kamu tampan sekali...ga papa deh ustadz Farhan mau kawin , sekarang ada A'a Feri" ucap Cici ,kami terkekeh

__ADS_1


" tapi sepertinya akhi lebih tertarik sama priscil dari semenjak pertama lihat sampai kita berpisah pandangan akhi tak lepas dari priscil..." ucap cici sendu


"suuuttt cici...." bisik ayu dan Sarah


dan mendapat pelototan ku


cici hanya nyengir


"aduh anti ci kalo Azam dengar ana is dead....." semua tertawa....


Azam kembali berbaur bersama yg lain di ruang tengah ,abi sedang membaca tafsir teh Nurul dan umi sedang menuliskan undangan , sedangkan ustadz Rahman sedang mengurus pekerjaan dan persiapan acara yg tinggal 3 hari lagi sambil memakan camilan


"assalamualaikum..." salamku aku mencium punggung tangan semua


"wa'alaikumsalam...mantu kesayangan umi sudah pulang..." aku tersenyum simpul dan duduk di sebelah umi menyimpan paper bag ku di pinggir sofa


"iya mantu kesayangan umi baru pulang pacaran " ucap Azam sinis...yg mendapat tatapan semuanya


"ihh hubby ngomong apa sih....siapa yg pacaran suudzon..."


"lah barusan hubby dengar yg kalian obrolkan di depan katanya ada seorang ikhwan yg ngajak kenalan dan mandangin terus istri orang..." ucapnya lagi dengan nada menyindir ,umi dan yg lain mengerti apa yg sedang terjadi malah balik menggoda Azam


" ohhh ada yg cembokur...nih....hati hati sil....siap siap anti diterkam sama singa yg buas....aum..." ucap bang ustadz sedangkan Azam sibuk menatap laptop dan tak bergeming


"A'a cemburu boleh tapi cemburu yg berlebihan itu tidak baik.... sebaiknya tabayyun A'a ...." ucap abi


" iya abi bener,,,memang tadi pas di cafe tak sengaja priscil nabrak orang terus dia nolong mi, eh tapi malah ngajak kenalan dan gabung bareng ternyata akhi pun bawa temen ,,,priscil tidak mau tapi berhubung ayu,cici dan sarah memaksa akhirnya priscil ikut sumpahh!!! priscil ga ngapa ngapain ko diajak ngobrol saja priscil ga terlalu menanggapi dimintain nomor ponsel saja priscil tidak kasih ,,sueerrr deh by...berani sumpah....tanya sama trio rusuh ayu,cici dan sarah..." mataku memelas


"iya umi sama abi percaya, priscil tidak akan seperti itu..." ucap umi


"besok-besok ga usah hangout hangout an kalo mau pergi harus bareng hubby..." ucap Azam lantang


"iya by...maaf...."


mereka tersenyum sambil menahan tawa melihat adegan marah marahan sepasang remaja itu sungguh menggemaskan


"priscil bapak kamu tentara ya???" tiba tiba tanya teh nurul


"ko tau " balasku


" soalnya ukhti sudah mendar der dor hatiku...." tawa lagi semua orang....


"sil bapak kamu tentara angkatan laut ya.."


tanya bang ustadz


"ko tau " balasku


"soalnya anti sudah mengkaramkan cintaku ...."


sekali lagi tawa kami pecah Azam yg sudah memerah digoda beranjak dan meninggalkan kami


ekspresi ku berubah seiring timbulnya rasa mual,dan pusing ku ,,,,juga ditambah rasa lelah , padahal aku sudah makan keberapa kalinya wajahku memucat aku memegang keningku


" sil...sayang kamu kenapa??"tanya umi


" iya anti pucat sekali ...."tambah bang ustadz


"sebaiknya anti istirahat..." teh Nurul


"priscil sakit?" tanya Abi


Azam yg awalnya marah menghampiriku


"khumai sakit??? hubby antar ke kamar ya..."


Azam membantuku berdiri ,tapi rasa mual sudah tak tertahankan aku melepaskan pegangan Azam dan berlari ke toilet lantai bawah memuntahkan semua isi perutku ....semua terkejut ,umi menyusulku ke toilet bersama Azam......


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hayoh loh sil salah makan apa tuh ???atau kemasukan kecebongnya ular tumpul....???😂😂😂😂


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2