Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
63. A'a ustadz mesum


__ADS_3

hay...hay hatur thank you buat yg readers ngangenin yg selalu ngasih vote buat pesantren i'm in love semoga Allah membalas kebaikan readers semua ,jangan lupa yg belum vote yuu vote azcil nya sebelum baca ya....jangan sampe ngga ya guys.... 😗😗😗


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


tepat pukul 9 malam


krekek...krekek...krekek....( suara roda yg seret sebuah meja peralatan medis) mungkin kaya gitu lah ya suaranya pokonya bayangkan saja lah


di dorong mendekat ke arah ruanganku lalu


braaakkk......


ceklek.......


"selamat malam pak....maaf apa cairan infusnya sudah habis???" tanya seorang perawat laki-laki


"sepertinya sudah ...."jawab azam mendekati posisiku yg tengah tertidur sambil mengecek cairan infus yg sudah semakin lama menetes


" baiklah ,sudah tidak perlu diganti lagi ya pak , dokter mengintruksikan di copot saja infusan nya ,saya akan membuka selang infusnya pak .." ucap perawat laki-laki itu hendak memegang tanganku untuk membukakan infusan


"tunggu ...tunggu....maaf sebelumnya apa tidak ada perawat perempuan???" tanya Azam


perawat itu mengerutkan dahi " memangnya ada apa dengan saya pak???" tanya perawat laki-laki itu kebingungan salah apa yg sudah dilakukannya sehingga Azam meminta perawat diganti


"ada pak..."


"apa boleh saya meminta biar perawat perempuan saja yg membuka infusan istri saya ," jawab Azam


"baiklah pak sebentar ,saya panggilkan dulu " perawat itu lalu memanggil salah satu perawat perempuan lalu perawat itu mulai membuka plester yg menutup selang infus Azam memperhatikan aktivitas perawat itu disebelahku, aku mulai tersadar merasakan tanganku terguncang guncang


baru akan membuka mata mengumpulkan nyawa ,aku tersentak oleh rasa sakit saat perawat itu mencabut selang infusan yg masuk ke dalam urat tanganku


sontak aku langsung membelalakan mataku ada sedikit darah yg keluar dari luka bekas infusan itu


"awwww......sus pelan pelan knapa ???bilang dulu kek....kasih aba aba ke ....."keluhku


"khumai bangun rupanya ...." ucap Azam


"maaf ya teteh cantik ,,,,sakitnya sedikit dan sebentar ko....dikirain masih tidur....nah sudah selesai..." suster itu tersenyum dan menutup luka itu dengan perban dan plester


kulihat di sofa ustadz Rahman sudah tertidur pulas ,suster itu pun pamit keluar ruangan


"sakit ya ??" tanya nya nyengir


" sakit by...kaget khumai....by khumai pingin pipis ..." cicitku


" sini hubby bantu ..." Azam memapahku ke toilet dan ya dia ikut masuk lagi


"modus mode on ....." sinisku


Azam terkekeh "mumpung khumai nya lagi lemes jadi ga ngelawan ...."

__ADS_1


"by... hubby lebay banget sih harus diganti perawat segala,khumai denger ko....khumai sudah bangun..." ucapku


"biarin,,khumai kan cuma milik hubby ga boleh ada akhi manapun yg pegang pegang khumai kecuali hubby....takut nanti jadi suka sama khumai...." jawab Azam menggoda ia mendekatkan wajahnya dan memposisikan berjongkok mensejajarkan posisinya denganku yg masih terduduk di closet duduk awalnya azam mengecup lembut bibi*ku tapi lama-kelamaan ci*man itu semakin dalam dan panas lalu bibi*nya turun ke leherku aku seperti tersetrum aliran listrik dengan voltase tinggi darahku berdesir dan mengeluarkan desahan membuat Azam meninggalkan jejak jejak cap merahnya aku yg tersadar mendorong pelan dada Azam


"by...Udah malu ini rumah sakit.... " ucapku pelan


" tau ....siapa bilang ini rumah makan...."


wajahnya mendekati wajahku , bibirnya menempel di telingaku " leher khumai merah merah ....." sambil menyeringai dan tertawa


aku menjauhkan wajahku "ih hubby nakal...ga mau ahhh nanti orang orang pada liat ...." aku kesal tapi azam malah semakin keras tertawa melihatku yg gelagapan


"Khumai tinggal bilang aja abis di cium vampir...." Azam membantuku berdiri dan keluar dari toilet dan membawaku ke ranjang , Azam naik ke ranjang dia berbaring di sampingku kami pun tertidur dengan lengan azam menjadi bantal ku


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


keesokannya Azam membereskan barang karena kemarin aku sudah mendapat ijin dokter untuk pulang ,


"sini biar ana saja yg bawa tasnya ke parkiran ,ana juga sudah urus administrasi,ana tunggu di parkiran...." ustadz Rahman melenggang duluan


aku didorong menggunakan kursi roda menuju keluar RS


tiba tiba Azam menggendongku ala bridal style dan berjalan keluar menuju parkiran


"by..by...turunin malu nanti orang orang pada liatin....."pintaku


"biarin aja .....mereka kan punya mata....hak mereka buat liat...."Azam tidak mengindahkan ucapan ku


aku hanya menunduk menyembunyikan wajahku yg sudah memerah di dada bidang Azam semua mata memandang perlakuan Azam tapi Azam cuek saja


"aduh...aduh.... ini manten baru...berasa dunia milik berdua saja ,yg lain mah ngontrak...." goda ustadz Rahman....


" iya nih...malu...." cicitku


akhirnya kami masuk ke dalam mobil Azam duduk di sebelahku di bangku belakang, azam menarikku ke dalam pangkuan nya


"salsa sudah pulang semalam ,hubby dan ustadz Rahman sudah memesankan ticket travel untuknya pulang....." ucapnya datar


"by ,, hubby tau siapa laki-laki yang sudah menghamili ka salsa. . sebenarnya kalian kenal dimana sih ???"tanyaku sendu


ustadz Rahman memandang Azam lewat kaca spion yg ada di depan dan menganggukan kepalanya seperti memberikan kode pada Azam


"iya nanti hubby cerita semuanya sama khumai tapi nanti di rumah ya..?" jawab azam pandangan nya seperti menerawang masa lalunya


tak terasa kami sudah sampai di desa , beberapa warga desa berlalu lalang bapak bapak yg akan berkebun dan ke sawah , Azam dan ustadz Rahman bertegur sapa pada mereka bahkan turun untuk sekedar berbincang basa basi dengan mereka


" assalamualaikum pak...."


" waalaikumsalam eh A'a ustadz tos timana ??( sudah darimana)


"nembe ti rumah sakit pak...(baru pulang dari RS)


"naha saha anu teu damang ??" (siapa yg sakit)


"ieu pun bojo (istri saya)...


"ohh...A'a ustadz teh tos nikah ???tanya salah seorang gadis desa terlihat kaget sekaligus kecewa


"muhun ,nembean ...." (iya baru beberapa hari)


"oh ta'aruf nya a ustadz??" tanya seorang anak kecil laki laki yg langsung salim pada Azam


" oh sing janten keluarga sakinah mawadah warahmah A ustadz...." ucap si bapak bapak


"muhun nuhun pak ,mangga sadayana ,kapayunan assalamualaikum..."( iya terima kasih permisi semuanya saya duluan)


"mangga mangga wa'alaikumsalam..." ucap mereka


Azam masuk lagi ke dalam mobil

__ADS_1


"cie A'a ustadz niee..... ."aku mencubit pinggang Azam


"aduh ahhh enak sayang...." Azam mengaduh


"iya sil , Azam itu ustadz idola....." ustadz Rahman mengekor memasuki mobil


" pantesan barusan tuh fans nya ya ??? yahhh patah hati se kampung dong A'a ustadz nya udah nikah .... godaku


"iya sil hati hati sil , setelah ini anti akan punya banyak haters...."ucap ustadz Rahman


Azam hanya menyunggingkan senyuman


mobil akhirnya memasuki gerbang rumah ,aku turun dari pangkuan Azam dan dipapah ke dalam


"by hubby lebay deh ,,,,khumai itu cuman kejedot setir doang bukan struk...." Azam terkekeh


" iya sill dipegangi terus ,akhi takut anti hilang kali hehehe ustadz Rahman cengengesan


" mas bro ana balik pondok dulu,mau bersih bersih dulu.... " pamit ustadz Rahman


"iya ...syukron bro...."


" assalamualaikum..."


" wa'alaikumsalam..."


"by...ini sepi amat penghuni nya pada kemana??" tanyaku melihat rumah terlihat sepi


"oh....kemarin pas di rumah sakit abi sama umi bilang kalau hari ini mereka ada tausyiah ke luar kota untuk beberapa hari ,kalo teteh memang sudah biasa kalau sehabis ujian dan mau pembagian raport teteh akan disibukkan dengan urusan pesantren


"by khumai pingin di situ saja ...." tunjukku pada saung kecil samping mushola


" khumai tunggu disini ya hubby buatkan makanan untuk khumai ...."Azam pergi ke dapur


aku penasaran apa yg akan dilakukan Azam apa yg akan dibuatnya ,akhirnya karena ke kepoanku aku menyusulnya ke dapur ternyata Azam sudah berdiri di depan kompor dengan beberapa sayuran dan daging di hadapannya ,dia memakai celemek ,


"hubby bisa masak ???" tanyaku duduk di kursi meja makan depan Azam dan memperhatikan nya ,aku melihat Azam dari atas sampai bawah


"sumpeeehhhh..... menurut gue cowo masak pake celemek tuh seksi....apalagi hubby ganteng makin nambah kegantengannya " aku bertopang dagu terpesona menatap azam yg tengah memotong motong sayuran


" iya hubby emang ganteng ko....tapi ga usah gitu juga liatinnya,nanti bukannya masakannya yg jadi malah hubby jadi pengen makan khumai sekarang juga (makan dalam artian berbeda ya guyyss yg sudah menikah pasti paham hihihi)


"ihhh Aa ustadz mesum ikh...."


" by kenapa hubby di panggil A'a ustadz,????" tanyaku sambil memainkan garpu


"hubby sering ikut abi tausyiah,hubby sering gantiin abi tausyiah juga tapi masih kelas teri paling di kalangan sesama anak muda lagi hubby masih belum pede kalau harus berdakwah di depan orang dewasa ,hubby juga sering mengajar ngaji anak anak kampung di mesjid ....." jawab Azam sambil fokus memasak


aku berohria " hubby masak apa sih???"


"masak sup sama ayam serundeng..."


" perlu bantuan ga ???"


"memangnya khumai bisa masak ??"


" sedikit...."


" ga usah deh kan khumai masih sakit...biar hubby saja yg masak ...."


" awas nanti makanannya hubby masukin ramuan buat pelet khumai lagi...." godaku


"astagfirullah ,tidak perlu khumai sayang tidak perlu pelet peletan itu musyrik tanpa di pelet saja khumai sudah cinta sama hubby..."kekehnya


" ikh pede banget hubby...."...


kami pun tertawa dan bercanda di tengah acara masak memasak ........


setelah ini Azam akan mengupas masa lalu nya pada Priscil stay tune ya bareng kitee.........😙😙😙😙 author tidak bosan mengingatkan jangan lupa like,vote dan komennya maha dibutuhkan......

__ADS_1


__ADS_2