Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
21. pengakuan mengejutkan


__ADS_3

deg.....


"ga ada ..."ucapku dingin masih kesal pada ustadz Farhan


"tunggu jangan lupa hari ini sore jadwal latihan mau ada pengumuman..."ucapnya berlalu


beuhhh malas sekali rasanya buatku ikut latihan pencak silat bukan style ku ....


jam makan siang .


aku berjalan menuju ruang makan menyusul teman temanku aku berjalan santai mengambil piring ,sendok lalu menyiuk nasi aku mengambil lauk tumisan tempe ditambah kacang panjang dan telur balado


aku duduk di samping cici "ci ,mana ayu??"tanyaku


"ayu blum kesini lagi ke ruang ustadzah maryam.."jawbanya


"oh,,,,"


sarah hanya terdiam menatapku sambil makan


"kenapa sar???" tanyaku


"engga papa anti ga apa apa ??"tanya nya meyakinkan ku


"hmmm...."sarah sepertinya tau aku sedang memikirkan sesuatu


"girls....ntar sore gue ada latihan pencak silat ..."ucapku


"oh ....oke....jangan lari lagi anti sil.."ledek cici


aku hanya memanyunkan bibir ku


"anti ada masalah sil ....?"sapa sarah dari arah belakang


"emang keliatan ya??" tiba tiba aku duduk di salah satu bangku diikuti sarah dan menghambur ke pelukannya


"astagfirullah....kenapa sil?? sudah ana duga anti punya masalah cerita aja atuh ??kita kan teman ?"aku selalu merasa nyaman dekat dengan sarah


aku menceritakan kejadian bersama vito , kejadian bersama ustadz Farhan dari A sampai Z pada Sarah


"mening anti shalat istikharah ,sil semoga allah ngasih petunjuk buat kamu mana yang terbaik buat anti..."usul sarah "oh ya nanti selepas kamu latihan ana ajak kalian bertiga ke suatu tempat deh ,anti bakal suka..."


"kemana???"tanyaku


"ada deh"jawabnya membuatku kepo


aku sudah memakai stelan pangsi ala pencak silat kami berlatih membuat beberapa baris mengikuti gerakan ustadz Rahman dan azam


aku sedikit malas karena bukan minatku ditambah mood ku hari ini yg buruk aku tidak terlalu menyimak ,sedangkan di pinggir lapang ketiga temanku dengan setia menungguku latihan rasa rinduku pada teman-teman sengklek ku terobati dengan adanya mereka


"kaki anti kurang lebar"tiba tiba seseorang menendang kakiku pelan agar lebih melebar membuatku terkejut


"dan ini tangannya salah"dia menyentuh tanganku dan membenarkan posisinya tanpa menatapku membuatku gugup seketika teriknya matahari tak membuat tanganku menjadi hangat justru tanganku dingin karena gugup


"anti pake tenaga dong,anti belum makan emangnya lemes amat..."sinisnya

__ADS_1


"tuh kan penyakit jantung dadakan gue kambuh kalo lagi deket ni cowo...aduh malu banget gue mana tangan gue dingin lagi..."batinku


tiba tiba


"pegang aja terus ...hey hey...bukan muhrim..."pekik nya


"vito....ngapain loe disini??"tanyaku


"gue ikutan pencak silat lah ,loe ga liat baju gue??" azam menatap vito jengah dan pergi menuju yg lain melihat lihat posisi santri lain


"sejak kapan ???"tanyaku mengangkat alis ku sebelah


"sejak hari ini,lagipula gue kan pengalaman berantem ,gue juga waktu di rumah sering olahraga MMA punya instruktur sendiri ga beda jauh kan sama pencak silat,udah pegel pegel nih badan ga digerakin..."ucapnya sambil loncat loncat pemanasan


"sekalian mau ngawasin kamu..."bisiknya ditelingaku walaupun terhalang kerudung tapi cukup membuatku sedikit geli terlebih dengan ucapannya, aku membelalakkan mata dan agak menjauh darinya


"ko gue jadi takut ya sama loe ,liat loe berasa liat psycho tau ikh...."aku menggidikan bahu diiringi kekehan Vito


latihan selesai kami melakukan pendinginan ustadz Rahman mengumumkan sesuatu


"baik assalamualaikum,,, sebentar lagi diadakan tanding pencak silat tahunan kota Cireb** seperti biasa setiap tahun pihak pesantren AL-AMANAH selalu mengirimkan perwakilannya ,tahun ini pesantren mengirimkan beberapa perwakilannya untuk bertanding ustadz akan umumkan satu persatu


1.Ftri nursyamsiyah


2.Rizal Muhammad


3.Andini Ramadani


4.Fikri setiawan


6.Fateh Al-razzam atau yg biasa dipanggil azam


aku yang berlehe lehe dan sedang minum tersedak


"uhuk uhuk......."


tersontak kaget membulatkan mataku mendengar nama itu dan melihat ke arah teman temanku yang sama terkejutnya denganku ....


"anti kenapa sil ???makanya minum tuh ucap basmallah dulu..." ustadz Rahman menghentikan pengumuman dan mengalihkan semua pandangan ke arahku.


" kita lanjutkan dan walaupun hanya 6 yg jadi perwakilan pesantren tapi semua yg mengikuti pencak silat boleh ikut untuk memberikan dukungan di alun alun kota....nanti kita kesana menggunakan mobil pesantren.... acaranya minggu besok "lanjutnya


"ustadz saya ijin pamit ke toilet .."pamitku pergi


"apahh jadi fateh itu azam ....jadi surat itu dari..."hanya itu yg ada di pikiranku ....


"silll...jadi ..." ayu, Cici dan sarah menatapku seakan sekarang kami bertelepati


"gue juga ga nyangka ....."ucapku bergumam ...


hari ini hari yang melelahkan buatku aku membaringkan tubuhku di kasur dengan kaki menempel di tembok seperti sikap lilin sambil mengobrol


"tapi masa iya sih yg kirim surat tuh azam ?"ucapku sambil memutar mutar surat berwarna pink itu


"anti budeg jelas jelas namanya tuh fateh Al-razzam dia azam...."jawab ayu sambil membuka hadis

__ADS_1


"tapi selama ini dia cuek tuh ma gue malah terbilang judes...."ucapku mengingat setiap kejadian bila bertemu Azam


"kalo memang pingin kejelasan anti tanya saja langsung sama orangnya"jawab sarah santai


" ikh ogah akh najong tralala gue nanya sama dia mau ditaro dimana muka gue ?? kalian kan udah lama di pesantren ini masa nama dia aja ga tau....?"tanyaku ketus


"muka anti disitu sil ga akan kemana mana.."jawab cici polos


"pfftt.. hahahaha anti bener ci.."kami semua tertawa....menutup hari ini yang lelah


**********


"sil daripada anti galau mening ditanyain aja?"ucap sarah melihat wajahku yg terlihat galau


"iya sil ,,,owh pas banget sil emang dasar jodoh tuh azam...."tunjuk ayu ke arah azam yg berada di depan kami ...


"ikh ngga akh gue takut ,masa gue nanya nanya jatoh harga diri gue ...."rengekku


tanpa mendengarkan ucapanku mereka malah mendorong dorong badanku mendekat ke azam


"ayoooookkk silll cepeettt...."dorong mereka


"ikh gue ngomongnya gimana??"


mereka terus mendorong dengan aku yg melawan akhirnya karena perbedaan kekuatan satu lawan tiga badanku terdorong bahkan menabrak azam ,dengan tanpa berdosanya mereka lari ke belakang dan mengintip di balik tembok pembatas ruangan kelas


"dugg...."


"anti kebiasaan main tabrak aja kenapa sekarang lagi cari sinyal alasannya???"ucapnya dingin


"tuh kan gue bilang juga apa dia tuh begitu males gue" batinku


"emmhhh anu itu , gue....mau nanya??"tanyaku gugup tak berani menatap matanya yg sedang menatapku tajam ,aku memainkan kedua jari telunjukku karena tak tau harus bilang apa


"itu zam ,aduh gimana sih nanyanya ......itu surat...."aku benar-benar bingung harus mulai darimana ditambah rasa malu dan gengsi harus bertanya padanya kalo nanti ternyata bukan azam sumpah tinggal gue keresekin nih muka buang ke laut ,males banget gue liat mukanya yg angkuh itu


dag..dig...dug...seur......


"surat apa maksud anti surat peringatan???surat sakit???"baliknya bertanya yg tak menunjukkan senyum sedikitpun membuatku semakin yakin untuk mengakhiri obrolan ini


sejenak aku merasakan kecewa dihati,entah karena azam tidak mengaku entah karena bukan azam orangnya yg jelas besar harapanku kalo surat itu darinya


"emmhh ga maksud gue cuman mau bilang cuacanya cerah ya??" cengirku masam aku tidak menunggu lama langsung mengeluarkan jurus langkah seribu belum aku menjauh azam menahan lenganku


"tunggu ,anti lucu sekali sil...hahaha??"ucapnya sambil tertawa,aku jadi bingung dengan sikapnya apa yg dia tertawakan ,azam malah semakin tertawa tak berhenti


"aduh sakit perut ana ,,,,afwan afwan ......" tiba tiba wajahnya kini berubah menjadi serius


"iya surat itu ana yg kirim,afwan ana tidak pandai mendekati ukhti seperti vito ana juga tidak pandai gombal seperti akhi ana juga tidak seramah ustadz Farhan bahkan bisa dibilang setiap pertemuan kita yang ada berdebat terus ,tapi jujur ana suka sama anti .." ucapannya membuat hatiku bersorak kegirangan ,wajahku merah merona berasa ada aliran listrik di sekujur tubuh ku


"kenapa gue ga ngerasain itu saat bersama vito ataupun ustadz Farhan ..."batinku bertanya


mulutku mendadak bisu tak bisa berkata apa-apa


"ya sudah kita bisa bicarakan nanti,lebih baik sekarang anti ke kelas ana juga mau balik ke kelas ,apalagi disini kita hanya berduaan ana tidak mau menimbulkan fitnah,

__ADS_1


assalamualaikum..."azam berjalan melewatiku yg masih terdiam mematung... setelah dirasa azam sudah cukup jauh teman temanku keluar dari persembunyiannya.....


__ADS_2