
assalamualaikum readers......
author gaje balik lagi ,makasih untuk vote ,like ,dan koment nya setiap hari yg sudah menjadi penyemangat untuk up. ....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini adalah jadwal untuk remedial ,bell berbunyi pertanda masuk kami pun membetulkan letak duduk kami yg tadi duduk seenak jidat karena sedang mengobrol santai ,tak lama seorang pengajar masuk ke kelas ya dia ustadz ganteng pujaan akhwat di ponpes ustadz Farhan....
"assalamualaikum.....yg namanya disebutkan ikut saya ke ruang kelas sebelah perpustakaan,,,,ikut remedial...."
"wa'alaikumsalam,,baik ustadz......
" Putri Anindita
Cici Ayuningtyas
Ananta Arumi
dan yg terakhir .... Priscilia Adnan Prawira...
yg namanya disebut mari ikut ana....
"gue mah udah ga aneh , sudah gue duga pasti nama gue ada di daftar remedial..." dengan santainya aku pergi beranjak dan mengambil alat tulisku
"ya cici kena remed....." ekspresi terbalik ditunjukan Cici....
"emmhhh anti ini sil....orang lain mah sedih anti bisa ya santai begitu...." ucap ayu
"terus gue mesti gimana harus nangis sambil jungkir balik ...tanyaku malas
"mppft.., temen mu nih sarah.... konyol...." jawab ayu dan sarah menahan tawa
" suami anti pintar sil,,,tapi anti kenapa tidak tertular kepintarannya minimal mengahafal bareng akhi...."jawab sarah
" sah nya juga baru kemaren gimana bisa ngapalin bareng,lagian ya bukannya menghafal yg ada gue abis dikerjain sama dia...."
"ayo cii....ga usah sedih ini tuh bukan akhir dunia ....."ajakku lalu melenggang pergi bersama yg lain mengikuti ustadz Farhan
cici tertunduk lesu beda denganku yg sudah kebal dengan remedial dan hukuman
"dasar bisa bisanya ukhti santai mengahadapi remedial dia itu cuek sekali " ucap ayu pada Sarah
"priscil itu unik ,ana suka dengan kepribadiannya bahkan bukan hanya ana saja kan yg menyukai sosoknya ...." jawab sarah
"iya pantas beberapa akhi disini juga menyukainya bahkan ustadz Farhan sekalipun tidak bisa menolak pesona ukhti ..." ucap ayu lirih
"kita lihat mereka yu??" ajak sarah pada ayu lalu mereka bergegas
di sisi lain
"mas bro....pihak sana memajukan meeting nya jadi ba'da dzuhur sambil makan siang ..." ucap ustadz Rahman pada azam
"oh oke bang bro,,,,,atau ana panggil juga bro ustadz...."kekeh Azam
"lama lama anta ketularan istri anta mas bro.... " jawab ustadz Rahman
"hahaha iya ya...priscil..priscil....berarti ana harus memberitahu dulu priscil , takutnya dia menunggu untuk makan siang..."
__ADS_1
"oh tadi ana lihat Priscil ke ruang kelas sebelah perpustakaan sama cici sepertinya ukhti mengikuti remedial pelajaran fiqih ustadz Farhan...."
"kapan??" tanya Azam kaget, dadanya terasa bergemuruh mendengar ustadz Farhan mengingat ustadz Farhan menyukaiku apalagi bila ingat kejadian saat ustadz Farhan memegang tangan ku yg tak sengaja terlihat oleh azam , Azam berlari meninggalkan ustadz Rahman
" barusan...."
"ya sudah ana pergi dulu, assalamualaikum...."
"walaikumsalam..." ustadz Rahman menggeleng kepalanya " dasar bucin....."
"baiklah karena nilai kalian kurang dari batas KKM maka sekarang kalian harus mengikuti remedial,"
ustadz Farhan membagikan soal dan kami mulai mengerjakan di luar ayu dan sarah mengendap endap melihat ke arah dalam Azam juga melihatku yg sedang sibuk mencari jawaban pada teman yg lain dengan berbisik bisik
"cihhh...dasar udah dikasih buku juga sama teh nurul bukannya dihafal ....musti dikasih pelajaran tambahan ini mah di kamar hihihi..."batinnya sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum senyum sendiri
"pukk...."
seseorang menepuk pundaknya
"woyy...mata loe jaga ....mau gue colok..bisa bilang sama orang lain jangan memandang perempuan lama lama loe sendiri liatin priscil ga ngedip ngedip....." vito lalu memasukkan tangannya ke saku celana
Azam hanya diam tak menjawab hanya melirik vito
"gue tau lagi hubungan loe sama doi....udah ga usah bohong dari gue,gue tau semuanya..."jawab vito
azam berbalik " terus anta mau apa???" tanya nya
"gue cuma mau ucapin selamat ternyata loe udah berhasil rebut hati dia ,dan gue juga mau bilang sama loe jagain dia jangan sampai dia kenapa-napa atau ga nangis kalo sampe doi nangis atau loe sakitin gue ga segan segan rebut dia dari loe...." ucap vito bersender di tiang tembok dengan tumpuan kaki kanan
"hmm ...thanks,,,hal itu ga akan terjadi loe ga usah repot-repot buat ngerebut dia dari gue ,mening loe urusin diri sendiri,loe sudah tidak berurusan dengan bang Gio kan??? gue harap loe sudah berhenti dari dunia itu ...." azam berucap lirih vito hanya menyeringai
"loe tenang aja seseorang sudah menyadarkan gue...." menerawang waktu disaat vito mengobrol denganku
flashback on
"to ,loe jangan pernah berhubungan lagi sama dunia begituan lagi dong gue takut kalo loe kenapa-napa...loe ga sayang apa sama bokap nyokap loe ,loe mesti sayang juga sama diri loe sendiri jangan sia sia in hidup loe kalo loe masih begitu jangan pernah muncul di hadapan gue lagi bahkan nama loe aja bakal gue lupain." ucapku sambil menjalankan hukuman bareng vito
"emmhh khawatir nih....iya tenang aja gue udah kapok ko sil....makasih ya..." ucap vito
"psstt......."
aku melirik ayu dan sarah yg berada di jendela belakang berkomat kamit minta jawaban tanpa bersuara dan memberikan gulungan kertas yg di estafet kan menuju tempat sarah dan ayu melewati celah jendela kelas sambil tetap melirik arah ustadz Farhan
vito dan azam tertawa pelan melihat baru kali ini ayu dan sarah mau maunya dijajah mengingat keduanya santriwati yg pintar dan taat peraturan seseorang telah mengubah dunia mereka dengan ke absurd an nya
"liat noh...bini loe...,kaya buronan ngendap ngendap gitu...." ujar vito
"hemm sil...sil loe tuh unik...kalo gue boleh minta sama Allah gue pengen pesen cewek kaya loe satu buat gue jadiin bini...."tatapan vito yg senyum senyum melihatku
"sshhh....."azam mengusap wajah vito kasar
"bini orang itu....ga usah kaya gitu liatnya ,,,dosa..." gerutu Azam
"astagfirullah sorry sorry...."
azam mendelik dan kembali melihatku
ustadz Farhan mendekatiku dan berdiri di sampingku sehingga aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi hanya tinggal menunggu pertolongan Allah
" priscil itu tangan kamu pakai hena???" tanya ustadz Farhan tiba-tiba mengagetkanku
dia melihat punggung tanganku yg masih terlukis rapi hena yg belum pudar bahkan dia melihat cincin nikah yg terpasang manis di jariku ,aku lupa melepaskannya tadi di rumah
"emm ini...cuma maen maen ustadz ....."gugupku
"gileeee ini guru atau petugas razia ,jeli banget matanya "batinku
mereka yg menatapku dari luar merasakan kegugupan yg sama denganku
ustadz Farhan merasa ada yg aneh
"apa anti sudah selesai,?"
"sudah ustadz...."
__ADS_1
"sini??? sekarang anti ikut ana ke ruangan guru..." ustadz Farhan berjalan ke depan kelas dan mengumpulkan soal dan lembar jawaban
aku mendengus dan bersandar di bangku dan memanyunkan bibirku,mengingat kejadian setiap ustadz Farhan memanggil ku keruangan guru pasti ada tindakan yang dilakukan nya yg membuatku tak suka apalagi kini aku sudah milik orang
Azam pun merasa marah dan kesal
"apalagi yg akan dilakukan ustadz Farhan pada istriku...terakhir kali kulihat dia mencoba memegang tangan priscil " batin Azam
semua beranjak keluar begitupun aku yg bangun dari dudukku
"priscil ayo...."
dengan lesu aku mengekor ....
saat keluar ruangan
"ini ada apa rame rame disini ,kalian kan tidak remedial" tanya ustadz Farhan pada Azam,Vito,sarah dan ayu "kembali ke kelas....,priscil ayo ikut saya..." ustadz Farhan kembalikan berjalan dan membetulkan posisi lembaran kertas kertas barusan
aku manyun dan menghentakkan kakiku melihat ke arah mereka dan mengibaskan tanganku pada leher tanpa bersuara seakan berkata the end lalu memandang azam
"tidak apa ,ikut saja hubby mengikuti dari belakang ..." ucap Azam
"iya.... ucapku lemas
mereka mengikuti ku dari belakang
"duduk ...."pinta ustadz Farhan
"ustadz to the point aja deh...saya mau dihukum apa lagi???" tanyaku ketus
tapi ustadz Farhan malah tertawa kecil
"tidak bukan itu ,,saya mau bicara ini sama anti sejak lama tapi baru berani sekarang..."
keempat makhluk ditambah cici jadi lima menguping dari tembok luar
"apa???" tanyaku
"saya sangat tertarik sama anti,kira kira saya boleh melamar dan mengkhitbah anti??"
DEG......
kami semua membulatkan mata.....
HAHH...!!!!!!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hayoo loh gimana tuh jadi runyam kan urusannya
.
.
.
minta dukungannya ya guys see u next chapter 😙 😙 😙
__ADS_1