
maafin author ya A'a udah bikin A'a diusir dan bobo ditemani nyamuk
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
Azam terbangun disepertiga malam ,masuk ke kamar dan bersiap siap shalat malam,dia melihat aku masih tertidur dengan nyenyaknya dia menyunggingkan senyuman mendekati ranjang dan berbaring disampingku menyingkirkan rambut dan menyelipkan di belakang telingaku mengecup keningku lalu turun ke bib*r , hanya sekejap takutnya membangunkanku Azam pergi ke kamar mandi dan bersiap ke masjid
"khumai hubby ke masjid dulu ya...dede kembar Yanda pamit ke masjid dulu ya..." Azam berbicara menghadap ke perutku
" assalamualaikum..."
tak ada jawaban dariku , Azam meninggalkan kamar
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
pagi pagi setelah shalat subuh aku membaca Alquran beberapa ayat lalu pergi bersiap siap memakai seragam, aku memutuskan untuk mulai belajar hari ini ,
"assalamualaikum....khumai yakin mau mulai belajar hari ini ???" Azam memelukku dari belakang menempelkan dagunya di pundakku dan sesekali menyesap leherku
aku mengambilkan seragam milik Azam dan membantu memakaikan nya
"awas by lepas tangannya khumai mau ambil seragamnya hubby mau pakein .."
"ya udah ambil aja kan bisa sambil dipeluk..." ucapnya manja
"susah..." tapi Azam tetap tidak mau melepaskan pelukannya akhirnya aku mengambil dan berbalik memakaikan seragam sambil tangan Azam berada di pinggangku
" lepas ga by ,,," ucapku menatap sinis tapi Azam menggeleng
"ga mau salah sendiri semaleman ga ditemenin bobo nya jadi masih kangen ,udah ga bau lagi kan sama hubby..." tanya nya
"untuk saat ini ngga ga tau kalo nanti..."
"yaa...jangan dong yang...terus kapan hubby jengukin si kembar nya ...." rengeknya
"kapan kapan ..." ucapku santai aku melepaskan pelukan Azam kami turun ke bawah untuk sarapan
"sini sarapan dulu ...." ajak umi
"anti yakin sil mau mulai belajar hari ini??" tanya teteh
"insyaallah teh..."
"sudah kuat ??? jangan lupa obat mual sama vitaminnya dimakan ..." ucap umi
Azam pergi ke dapur membuatkan susu untukku
selesai sarapan aku pergi ke kamar trio rusuh ,aku kangen sekali pada mereka ,kini bila aku lewat baik santriwan maupun santriwati menatapku dan berbincang dibelakangku ,ternyata band pesantren kini jadi trending topik....dari kejauhan trio rusuh berlari
"sillll....!!!!!" pekik mereka
"cie...cie ....idola nya AL-AMANAH....semua santri ngomongin band pesantren loh termasuk si Albert yg jadi vokalis...." ucap ayu dan Sarah
"ah masa sih....biar saja lah ...."
"ini juga sil ada beberapa surat yg dititip lewat beberapa ukhti dan akhi kemarin mereka pikir kan anti masih sekamar dengan kita...." sarah menyodorkan beberapa pucuk surat berwarna warni didominasi merah muda ....
aku mengambil nya tapi langsung ku masukan ke saku bajuku
"priscil...." panggil ustadzah Fatimah
"ya ustadzah..."
"bisa ikut ana sebentar ke ruang musik..." ajaknya aku mengekor setelah sebelumnya pamit dulu pada ketiga temanku ,kulewati lapangan ada beberapa akhi sedang bermain main sepak bola sebelum bel masuk , beberapa dari mereka menghentikan aktivitas nya dan menatapku,,widiihhh gue berasa jadi artis dadakan tapi ada satu tatapan yg berbeda siapa lagi kalau bukan Azam suamiku sipemilik tatapan tajam menusuk aku ramal akhi sudah tau tentang hal ini...hahahah ngukutin gaya dilan....
ternyata di ruang musik sudah ada yg lain ada Albert , Riski, Fika, Ridho kami bertegur sapa
"hey ......kita jadi idola baru nih hahahaha "
__ADS_1
"iya sepanjang koridor ana dilihatin kaum akhwat sob...."
"ana berasa keren....."
" assalamualaikum....
" wa'alaikumsalam... ini dia nih superstar nya ukhti priscil...." ucap mereka ,aku hanya tersenyum bukannya senang tapi aku memikirkan nasibku nanti di rumah...(dede kembar tolongin bunda dong...kayanya yanda bakalan ngamuk ni ) batinku menatap perut ku
"satu bulan lagi akan ada acara milad pesantren AL-AMANAH biasanya akan diadakan tasyakur bi nikmat yg menampilkan beberapa bakat , ana sudah mengajukan proposal pada pengurus pesantren apalagi dengan desakan para santriwan dan santriwati yg kini menjadi fans antum sekalian...." ucap ustadzah Fatimah
kami pun tertawa senang
"bagaimana kalau kita namakan saja nama band kita..." sahut Albert
"se.....puluh....." jawab Fika
"se....mbilan....." jawab Riski
" setuju....."
" boleh boleh ide bagus ... bagaimana kalo Mujahid..." kata ustadzah Fatimah.
aku berfikir " kenapa mujahid?"
" kan kita pejuang....pejuang ridho Allah...." ucap Albert
" pejuang kebetulan...." kekeh Ridho
"hahahaha...kebenaran kaleee...."
" pejuang cinta.." jawab Fika
" huuuuuu....."
" baiklah sudah di putuskan nama band nya Mujahid..."
"gimana kalau kita bikin kaos samaan gitu...biar priscil saja yg urus...." ucapku
"aseekkk......." ucap semua
tak lama bel masuk berbunyi kami pun masuk ke kelas masing masing....
ππππππππ
bel tanda berakhirnya belajar sudah berbunyi ,para santriwan santriwati berhamburan keluar ada yg berkegiatan ekskul ada yg masuk asrama aku mampir ke perpustakaan untuk mengambil beberapa buku yg kubutuhkan untuk mengerjakan tugas yg diberikan ustadzah Maryam
drrtt....
drrtt....
"assalamualaikum...."
"wa'alaikumsalam...."
"kenapa mah???"
"Azam ,priscil kemana ya ko ponselnya di telfonin ga diangkat angkat..."
" oh iya mah priscil kan kalo belajar ga pernah bawa hp lebih tepatnya memang tidak boleh mah..."
"oh memangnya masih belajar ya???"
"seharusnya sudah pulang ,mungkin masih belajar atau sedang ada perlu mah soalnya belum pulang biarlah sebentar lagi Azam cari.... memangnya ada apa mah???"
" ini loh mamah sudah di jalan ...."
"oh iya apa perlu Azam jemput mah di alun alun kota???"
"tidak usah zam biar jadi surprise untuk priscil....lagian mamah bersama bang jaya,ka tyas ,ka Airin ,dan kia "
"oh gitu iya mah ,nanti akan Azam sampaikan pada abi dan umi ...."
"iya sudah kalau begitu mamah tutup telfonnya ya assalamualaikum...
" wa'alaikumsalam...
" assalamualaikum..siapa a??" tanya umi yg baru masuk rumah
" itu mi mertua tercinta...." jawab Azam
"oh jadi sudah sampai mana katanya???" tanya umi
"sudah on the way mi....umi siapkan saja kamar untuk keluarga priscil menginap mi..."
"sudah ko a ....kamar tamu sudah dibereskan...oh iya Priscil mana ???"
"justru itu mi ...A'a juga sedang menunggu nya..."
"assalamualaikum..."
__ADS_1
"wa'alaikumsalam..."
"nah panjang umur baru diomongin nongol orangnya"
"ih umi sama hubby....hayooo ngomongin yg jelek jelek ya...." kekehku
"tidak itu....tadi mam....." ucapan umi terpotong
" suudzon .....tidak ada apa apa .....sini hubby mau bicara ....umi permisi dulu ya ..." ajak Azam padaku menarik tanganku ke kamar
"kenapa sih by....itu umi mau ngomong sampe ga jadi loh....hubby mau ngomong apa???"
"seneng ya.....punya banyak fans....hubby mau lihat surat suratnya sini" tiba tiba tangan Azam seperti meminta sesuatu padaku
"ko hubby tau pasal surat surat yg trio rusuh kasih buat gue..." batinku
" ko hubby..tau...khumai dapet surat jangan jangan hubby paranormal ya ???" jawabku
"apa sih yg hubby tidak tau....mana cepet siniin ..." makin memperpendek jarak , aku mundur tapi Azam meraih tanganku dan menarikku
" mau dikasiin secara sukarela atau dipaksa??? hubby sih nyaranin secara paksa aja sekalian hubby nengokin dede kembar..." ekspresi Azam berubah menjadi mengerikan layaknya singa yg hendak menerkam mangsanya dengan senyuman smirk nya
"iya ini ni....ga usah gitu by khumai takut....tau ga khumai trauma by sama sikap hubby barusan...." ucapku kesal aku memberikan beberapa pucuk surat dari dalam saku ku yg belum sempat ku baca
Azam duduk di tepi ranjang membuka dan membacanya satu persatu , ekspresi nya berubah-ubah kadang senyum kadang menahan marah kadang juga menyunggingkan senyuman devil nya
"wah cari mati ini anak....." ucapnya yg semakin membuatku penasaran
"liat dong by....khumai belum baca satupun " aku duduk di samping Azam tapi Azam langsung menutup suratnya
"ih hubby pelit....itu juga kan surat buat khumai..." kesalku aku mendengus lebih baik aku ganti baju saja dan mengerjakan tugas ,dan mengubur dalam-dalam rasa ke kepoanku ......
Azam mendekati ku
"lagi ngerjain apa sih sini hubby bantu..." Azam mengambil alih buku ku
"hubby minta maaf ya atas sikap hubby yg barusan jujur hubby cemburu ,hubby tidak suka ada akhi yg menyukai khumai walaupun hubby tau khumai tidak membalas mereka dan bukan sepenuhnya salah mereka yg tidak tau kalau khumai sudah menikah "
"iya by.... seharusnya khumai juga tidak menerima surat surat itu...." ucapku
" tidak apa itu memang amanat yg diberikan untuk khumai ,nih suratnya khumai mau baca kan???" Azam menyodorkan surat surat itu tapi aku menolaknya
"tidak by...tidak usah biar saja khumai tidak mau tau...biar cukup mereka,, Allah dan hubby saja yg tau ...oh iya kenapa hubby bisa tau kalo khumai dapet surat...."
flashback on
sebelum bel masuk Azam masuk ke asrama santriwan ,disana sedang heboh tak kalah heboh dengan asrama santriwati ,,satu yg menjadi topik pembicaraan mereka adalah band pesantren yg baru dibentuk oleh ustadzah Fatimah siapa lagi yg menjadi daya tarik kaum adam disini kalo bukan Fika dan priscil dan jelas kebanyakan dari mereka memilih priscil , Azam hanya mendengarkan dengan menahan amarah nya sedangkan vito yg sudah tau tertawa melihat Azam yg sudah seperti kebakaran jenggot beberapa dari mereka bahkan terang terangan ingin mengkhitbah Priscil dan mengungkapkan cinta dengan bahasa alay nya dan menunjukkan surat cinta yg akan diberikan pada priscil Azam tidak menyangka bahkan junior pun banyak yg menaruh rasa kagum dan menaruh hati pada istrinya itu....saat bermain bola pun tadi di lapang semua tatapan mulai beralih pada priscil.....
flashback off
"lama lama hubby kurung kamu di rumah juga nih...." ucapnya
" jangan dong by..."
saat tengah asik ngobrol
"tok...tok...tok...."
"A'a ...priscil ......ada tamu...."
"iya mi... sebentar ..." aku dam Azam keluar kamar lalu turun
senyumku mengembang dan menyongsong kehadiran mereka.......
"mamah....." aku memeluk erat mamahku yg sudah lama aku rindukan
"yeee anak mamih ....." suara bariton di belakang mamah...
" mamah gue tuh...." ucap seorang lagi...
iya kedua kaka sengklek ku yg sudah lama tak berjumpa ,,,ada disini ......
.
.
.
.
.
.
.
.
.wahh...wahh....kalo mereka udah ngumpul lagi rame deh rumah pa yai tiap hari udah kaya tom and Jerry ,berisik denger ketiga ade kaka absurd ini beradu argumen dan saling menggoda....tunggu up selanjutnya ya......πππ
__ADS_1