
hari ini tambahin satu episode lagi ....mumpung ada waktu buat up
.
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
"adududuhhhh nasib si jomblo.....sabar ya allah segera nih...segera....." ustadz Rahman bergumam sendiri
"aduh bi ..umi jadi berasa pengen muda lagi deh...." ucap umi menyendok nasi
aku hanya tersipu malu ,
"assalamualaikum..."
" wa'alaikumsalam...."
"eh manten baru ko sudah pulang...." tanya umi ,teh Nurul dan ustadz Farhan kembali
"sudah mi ngapain lama lama masih punya rumah juga ...." teh Nurul
" nah ini dia anti nih .....usil kamu ya...." teh Nurul mencubit hidungku
aku mengaduh
"oh jadi anti sil...hahahaha " ucap ustadz farhan
"berkat anti a Farhan jadi mendadak harus beliin teteh baju baru...." kesal teh Nurul
aku hanya tersenyum nyengir " biarin atuh teh biar seru ...gimana cocok ga???" tanyaku polos
wajah teteh memerah malu." cocok apa ????itu mah cocok nya buat jaring ikan di empangnya Abi...." teh Nurul duduk disebelahku
Azam dan yg lainnya tertawa "priscil...priscil...ada ada saja kelakuan mu nak , seumur umur umi mu juga ga pernah pake baju begituan,cobain mi..." pinta Abi
"Abi......sudah tua juga mau punya cucu ,masih saja berasa muda...." jawab umi
"apa jangan jangan anti selalu memakai yg seperti itu kalo lagi bareng A'a di kamar???" tanya teteh
aku tersedak air minum "uhuk..uhuk....ngga ihh....geli..." ucapku cepat
"minum tuh pelan pelan.." Azam menyeka air yg keluar dari mulutku menggunakan tisu
" anti saja tidak pernah pakai ,,,ngapain anti kasih teteh...." tanya teteh
" biar...biar apa ya ....ahh sudah lah malu disini ada bujang....bujang lapuk...." aku berucap sambil kabur
"apa!!!!! awas anti sil...." pekik ustadz Rahman
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"selesai ......ihhh hubby ganteng banget deh hubby jangan genit disana " aku cemberut sambil membantu memakaikan stelan jas pada Azam yg akan ke jakarta menghadiri pernikahan salsa dan bang Gio dan mengecek resto dan tokonya yg berada di Jakarta
"ngapain hubby genit di luar kalo di rumah sudah ada wanita yg ngangenin ,wanita yg bikin hubby klepek-klepek....apalagi wanita ini galak bisa bisa hubby di rebus sama ukhti..." kekehnya
aku memanyunkan bibirku "serius by...."
Azam menyapu bibirku lembut " ih gemes banget sih hubby sama istri hubby yg tengil ini .." Azam merangkul pinggangku
"hubby mah suka cari-cari kesempatan deh ,mesum..."
"sudah ahh hubby pergi dulu bang ustadz sudah menunggu dibawah...kalo makin lama sama khumai bisa bisa hubby ga jadi pergi nih....pengen makan khumai..." aku mengantarkan Azam ke bawah
__ADS_1
"pulangnya mau dibawain apa???" tanya Azam aku menggeleng
"ya sudah hati hati di rumah jangan kemana-mana kalo mau main bareng Sarah,ayu dan cici suruh saja mereka ke rumah..." interupsi nya
"iya by...." semenjak aku hamil dan kejadian surat penggemar itu Azam semakin posesif padaku
"assalamualaikum...." Azam mengecup puncak kepalaku
"wa'alaikumsalam...."
sesuai perintah Azam aku mengundang trio rusuh kerumah untuk sekedar nonton drama Korea menemani ku di rumah
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
hari hari berlalu seperti biasanya Azam yg selalu disibukkan dengan pekerjaan dan kegiatan pesantren ,teh Nurul pun kembali mengajar ustadz Farhan memutuskan meneruskan bisnis keluarganya dan juga mengajar di ponpes
" assalamualaikum....neng Priscil di depan ada kurir yg mengantar paket !" ucap mang Darma
" iya mang sebentar.." aku bangun dari dudukku lalu mengikuti mang Darma menerima paket satu kardus besar
"apa itu khumai???" tanya Azam disampingku
"ini by paket baju yg khumai pesan dari teman di Bandung..." aku membuka kotak dan mengeluarkan satu persatu barang yg kupesan
"baju???"
"iya t-shirt by...buat band pesantren...." ucapku melihat lihat ukuran kaos t-shirt berwarna hitam bertuliskan Mujahid berwarna putih dilengkapai 2 pashmina hitam dan kemeja kotak-kotak hitam putih sebagai rangkapan t-shirt yg berlengan pendek
"wuihhh bener bener anti ini sil ... mujahid hahahaha ini nama band ponpes..." tanya bang ustadz yg baru saja bergabung
"yoi bro ustadz...ini usul anak anak yg lain..."
"kan acara tinggal beberapa hari lagi ..."
"oh ya besok kan acara nya santunan anak yatim kan by sama pembagian sembako buat warga yg membutuhkan??" tanyaku
"iya di area masjid pesantren ,khumai ikut ya...." pinta Azam
"insyaallah by.... "
keesokannya gerbang ponpes dibuka untuk umum karena akan diadakan acara pihak ponpes mengundang sebuah panti asuhan dan beberapa warga dari kampung sekitaran untuk menerima santunan sesuai data dari pihak RT RW setempat yg kiranya kurang mampu,juga tak lupa beberapa donatur tetap di ponpes AL-AMANAH
Abi mengucapkan kata sambutan dan bertausyiah lalu pembacaan ayat suci Al-Quran dan pembagian santunan ...semua begitu sibuk termasuk aku yg membantu
" khumai sebaiknya khumai istirahat saja jangan terlalu cape kasian dede kembarnya ....khumai sudah makan dan minum vitamin kan ???" ucap Azam
"sudah by...." Azam memaksa membawaku pulang karena khawatir ....
kurasakan perutku aga sedikit kram tapi aku tidak menghiraukannya mungkin karena aku kelelahan mungkin dengan beristirahat ini akan hilang....
hari pun berakhir.... besok adalah hari penutupan rangkaian acara milad ponpes yg ditutup dengan pentas siswa aku dan teman teman band ponpes sibuk menyiapkan persiapan untuk besok
aku kini tengah berjalan ke ruangan musik dimana Mujahid berada dengan dibantu mang Darma membawa kotak besar
"assalamualaikum...."
"wa'alaikumsalam...."
"ckckckckck....anti bawa apa sil...."tanya ustadzah Fatimah
" ini ustadzah kostum untuk Mujahid dipakai ya..."
"Alhamdulillah..... Syukron sill!!!!! anti paling the best pokonya....cihuy...." sorak mereka
aku membagikan dan saling bercanda gurau sampai
hari sudah hampir maghrib aku pamit kembali
esok hari acara sudah dimulai ....Azam, selain menjadi panitia juga jadi peserta karena ponpes mengadakan lomba antar kelas seperti sepakbola,basket, voli cerdas cermat
dan sebalnya aku hanya bisa menjadi penonton di pinggir lapang karena Azam melarangku mengikuti kegiatan yg rata rata melibatkan kegiatan fisik plus penonton setia Azam yg sedang digandrungi banyak kaum akhwat disana ada yg sekedar memberikan handuk,minum dan menyoraki menyemangati Azam membuatku menahan emosi seharian ini
"ayo akhi....akhi Azam semangat...."
"ya Allah gantengnya makhluk Allah yg satu ini..."
__ADS_1
"aduh mau dong dikhitbah oleh akhi...."
"akhi uhhibuka...."
begitu terdengar pekikkan kaum akhwat senior,maupun junior apalagi saat rambut Azam yg dibasahi peluh naik turun dan tertiup angin pekikan mereka semakin menjadi disana aku mendengus kesal dan menghentakkan kaki sebaiknya aku pergi saja dari sini rasanya sudah seperti mau makan orang ini....
aku duduk di depan ruang musik saja sambil bersiap siap untuk tampil
"sil....muka anti kenapa , keliatannya sedang tidak bersahabat..." tanya Fika
" tidak apa-apa,lagi kepengen makan orang..." jawabku ketus
"ihhh anti kejam sil takut ana...."
"sudah jangan ganggu ukhti nanti anti dicincang sama ukhti ,,,,,,anti tidak lihat itu sudah keluar asap dari kepalanya kekeh ustadz Rahman
"apa sih bang ustadz...."
"anti cembokur ya...hahaha kenapa anti tidak ikut saja sama kumpulan fansnya A'a disana teriak teriak nyorakin A'a..." ustadz Rahman duduk di depanku
"ihhh engga level ya ......alay banget...." sinisku
"doi juga keenakan di puji puja para ukhti...ngeselin... pake tebar tebar pesona lagi bang ustadz minta dihajar ini ," ucapku
"wewww... takut...."kekehnya lagi
"bang ustadz mau ngapain kesini ,kalo cuman mau ngeledek doang mening pergi dari sini hussss...." usirku
"bang ustadz di utus buat jagain anti sama A'a takut hilang dan takut nakal...soalnya barusan anti ga ada di pinggir lapang katanya"
"ihhh dijagain memangnya anak kecil....lagian ngapain juga kaya yg ga ada kerjaan aja bang ustadz mau maunya disuruh kaya gitu..."
"kerjaan mah banyak ,tapi A'a bakal marah kalo anti dibiarkan tanpa dijaga ,marahnya A'a itu ngeri...."gidiknya
"curang banget sih....dia enak enakan disana sama ukhti..
lahhh.....priscil harus dikawal "
akhirnya berbagai perlombaan selesai dan kini waktunya penampilan penutup dari band kami para santri sedang berada di sekitaran lapang beberapa masih berkumpul dengan kelas masing masing dan bersantai meredakan rasa lelah tapi seketika mulai riuh dengan kedatanganku dan Mujahid
bagaimana tidak bikin histeris...Albert, Riski dan Ridho tampak sangat keren dengan t-shirt hitam bertuliskan Mujahid dan kemeja kotak kotak berlengan panjang,jam tangan sport dan celana jeans ditambah sepatu sneaker hitam dan tatanan rambut harajuku dan tambahan anting yg ditempel di telinga ,sedangkan aku dan Fika memakai t-shirt yg sama dan kemeja yg lain sama pula dengan pashmina hitam sedikit polesan make up dan rok plisket hitam juga sepatu sneaker putih ,kami tampil bak band band ternama ,siapa lagi kalau bukan aku yg menjadi wardrobe dan hair do dadakan mereka wajah yg biasa pun kusulap menjadi wajah artis hehehehehe pede
seketika riuhan mereka semakin menjadi kala kami keluar dari ruang musik dan berjalan di koridor angin yg menerpa kami menambah kesan amazing dan kereennn dengan kacamata hitam bertengger di hidungku dan kulepas ku sisipkan diatas kepalaku yg tertutup pashmina
" ukhti....ukhti priscil ,ukhti Fika...."
" akhi ridho...akhi Albert...."
"akhi riski ....."
"ahhhh my idola....ukhti....priscil uhhibukki ...
pekikan para santri
begitupun teman teman sekelas Azam dan vito kini Azam yg seakan kebakaran jenggot wajahnya merah padam seperti siap meledak...apalagi saat teman teman sekelas nya memuji muji dan memujaku
"gantian kita lihat hubby.... bagaimana reaksimu.." batinku
"wahhh ukhti priscil bikin jantung ana berdegup kencang..." ucap Ramdan langsung mendapat toyoran kepala dari Azam
"ihhh kalau ngefans yg sportif dong zam...." jawabnya
"fix ini selulus dari sini ana akan mengkhitbah ukhti... " desas desus dari belakang Azam
"memangnya ukhti mau sama anta ,ukhti itu orang kota pasti disana ukhti sudah punya kekasih..."
"wah senang sekali akhi yg menjadi kekasihnya,,, kalau ana ta kurung tidak akan dikasih keluar mau ana bawa kemana mana takut disamber ikhwan lain...heheheh begitulah ucapan mereka semakin membuat Azam panas botol air mineral yg dipegang saja sampai tak berwujud di remasnya dia memilih pergi ke belakang panggung menantiku disana .....
kami naik ke panggung membawakan lagu yg bikin semangat tanpa disadari akupun terbawa larut dalam suasana teringat masa lalu.... dengan gaya nyeleneh bak Andy Rif ,,,,Albert menyihir kaum hawa disana sampai histeris
"assalamualaikum...."
akkhhhhh akhi.......
TBC ya......😎😎😎😎
__ADS_1