Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
58. salah paham


__ADS_3

terimakasih banyak para readers yang maha dibutuhkan ..... masih stay bareng Priscil dan Azam....wah sepertinya sudah mulai ada duri duri di dalam rumah tangga nih.....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


" **aku sangat merindukanmu,Zam,aku juga sangat mencintai mu bertahun-tahun aku mencari mu ,kita tidak pernah putus!!!!"


"aku ingin berbicara , aku tunggu di tempat kemarin**..."


aku membelalakkan mata seketika aku terhuyung sampai punggung ku menyentuh kepala ranjang


"sakittt......


aku mencerna setiap kata pada pesan itu "tempat kemarin.... " apa berarti mereka bertemu kemarin ??apa urusan pekerjaan hanya akal akalan Azam saja???apa selama ini mereka masih berhubungan???" batinku bergelut


kata kata itu sukses membuatku tak bisa melanjutkan tidurku ,aku terkejut ponsel Azam yg masih kupegang bergetar sebuah panggilan dari nomer yg baru saja kubaca pesannya dengan ragu aku memberanikan diri menjawab panggilan itu


"hallo ??? thank God... akhirnya kamu mengangkatnya,zam aku ingin kita seperti dulu lagi,,,aku yakin kamu pun begitu....kamu harus janji kita akan bertemu lagi nanti saat makan siang, tak apa kalo kami tidak bicara sekarang aku tunggu ya honey.....bye " aku mengatupkan mulutku berusaha menyangkal semua kenyataan tapi hati ini tak bisa dibohongi sakiittt.... walaupun belum tau bagaimana reaksi Azam saat ini pada wanita itu apakah sama???"


"satu satunya cara aku akan mengikuti Azam hari ini," gumamku sambil berdiri


aku sedikit memijit mijit dan memutar leherku aku merasa tubuhku remuk semua bagaimana tidak aku melayani syahwat suamiku yg masih fresh from the oven kikikikik.....


atau bisa dibilang hasrat anak muda


aku pergi ke kamar mandi lalu bercermin melihat leher jenjangku penuh dengan cap merah sudah seperti surat RT RW saja leherku di cap


azam bangun karena memang sudah terbiasa


"khumai kamu sudah bangun???" dengan suara parau khas orang bangun tidur


aku mengangguk dan tersenyum ,dia berjalan ke arahku dan mengecup puncak kepalaku lalu menyesuaikan tingginya denganku yg sedang duduk lalu mengecup seluruh bagian wajahku


"morning kiss...." lalu ia masuk kamar mandi


aku menyiapkan pakaian untuknya


tak sampai 15 menit azam sudah selesai mandi dengan handuk yg dililitkan di pinggangnya menutupi bagian bawahnya aku membantunya berpakaian


dia terkekeh saat matanya melihat bekas ulahnya semalam di sepanjang leherku


"apa ini khumai sayang???"


"kerokan ko di leher???" tanya nya menggoda


aku mendelik sinis


" ini abis dicium vampir....." jawabku sinis


"hehehehe vampir ganteng ,,,,,,jawabnya lalu mengecup bibirku sekilas


"sudah ah kalo lama lama disini nanti bisa bisa ga jadi shalat malamnya dan malah jadi ngelonin khumai sambil main kuda-kudaan..." jawabnya membuat ku malu


"ih...hubby ngeselin,badan khumai lemes by,sakit semua...."


"ya sudah khumai istirahat lagi saja ,,,,maafin hubby ya sayang ... assalamualaikum..." azam memegang gagang pintu


"wa'alaikumsalam by..."


"gimana gue bisa istirahat ,kalo hati gue aja belum bisa tenang


aku lebih memilih membuka laptopku mengecek email email masuk


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


sudah pukul 02.00 tapi mataku belum juga bisa menutup ,azam pun sudah kembali lagi


" ko khumai ga tidur lagi??katanya cape ,sakit badan???"

__ADS_1


"khumai ga bisa tidur lagi by ....."


"mau hubby kelonin...."


"ngga ah hubby mah ujung ujungnya suka jadi beda judul " jawabku ketus


"engga deh hubby janji...."


Azam naik ke ranjang merentangkan tangannya,aku mendekat lalu tidur di pelukannya


"by....apa khumai bisa percaya hubby??" kata kata itu seakan lolos tak tersaring


"hemmm???maksud khumai apa ???" tanya nya aku mendongakkan kepala


"khumai ga mau diantara kita ga ada rahasia ya by...seburuk apapun itu ,lebih baik dibicarakan insyaallah khumai akan terima by...." jawabku sendu


" iya khumai .....ko tiba tiba khumai ngomong gitu , ada apa??" kini azam membangunkanku dan memegang kedua bahuku


"tidak apa-apa by,"aku tersenyum menyembunyikan kegelisahanku


kami pun kembali tertidur sampai saat waktu menunjukkan pukul 5 kami bangun dan melaksanakan shalat subuh


"khumai hari ini ada remedial lagi??" azam memakai seragamnya dan jam tangan sport nya


"ada by ,,,hanya 2 mapel lagi... insyaallah khumai bisa ....." jawabku sambil memakai kerudung


azam membantu ku menyampirkan salah satu sisi kerudungku dan memasangkan bros


"nah ...sudah ...cantik istri hubby...." azam mengecup bibirku


kami pun turun kebawah dan sarapan


saat di kelas aku bergabung dengan santriwati yg mengikuti remedial ,aku berpapasan dengan ustadz Farhan,kini ustadz Farhan seakan menghindari ku bahkan saat melihatku saja beliau langsung memalingkan tatapannya


tapi saat pertemuan tak terelakkan


"priscil .....bisa bicara sebentar " aku mendekat


"ana benar benar minta maaf pada anti dan Azam ,sekali lagi aseef ....." terlihat wajahnya yg sendu dan kecewa


"tidak apa ustad,priscil juga minta maaf , seharusnya priscil bilang sebelumnya pada ustadz.. kalo begitu priscil permisi ustadz, assalamualaikum..."


"wa'alaikumsalam..."


ustadz Farhan merogoh ponselnya di saku celana mengangkat panggilan


" iya umi..... wa'alaikumsalam,,,"


" baiklah umi insyaallah Farhan akan menerima perjodohan itu , .."


🍁🍁🍁🍁🍁


kini rasa kantukku melandaku aku menguap sudah tak terhitung ke berapa kalinya


setelah melaksanakan remedial aku berniat ke dapur ponpes untuk meminta segelas es teh manis agar segar kembali ,aku sengaja ingin sekalian menemui nyai yati sudah lama aku tidak main ke dapur ponpes tempatku menghabiskan sebagian waktu senggangku untuk sekedar makan pisang dan ubi goreng....


kulihat di dekat dapur ada Fikri, Ramdan ,dan Azam tentunya sedang piket membereskan alat alat ternak yg berada di dekat dapur


mereka sedang beres beres sambil bercanda saling mendorong


aku berjalan ,aku tidak bersama dengan ketiga koncoku karena mereka sedang mendapat tugas dari teh Nurul


"hey...hey...hey...kerja..kerja....becanda aja...." pekikku pada mereka dengan berkacak pinggang mereka sontak menghentikan aktivitas mereka dan menoleh padaku


"eh ada sultan ....." ucap Fikri


"sil bentar lagi libur semesteran hari bebas ,jalan jalan yu ...ana tak pulang nih...." tambahnya


"paling juga minta traktiran..." ucapku dari jauh posisi kami memang berseberangan aga jauh ...."


"hehehehe tau aja ...."


"antum jahat ana tidak diajak...." jawab Ramdan


"anti mau kemana " tanya azam


"mau ke dapur....lapar gue pengen nyemil...." jawabku sambil melengos masuk


itulah drama kami di depan yg lain .....


"nyai ..." aku memeluk nyai yati begitupun nyai yg kegirangan melihatku


"neng priscil kemana saja baru kesini "

__ADS_1


" iya nyai ....maaf "


"nyai priscil mau es teh manis dong boleh??" aku nyengir


"buat neng mah apa sih yang ngga ,nih bonusnya pisang goreng..."


aku kegirangan setidaknya ini bisa melupakan masalah hatiku sejenak


💮💮💮💮💮💮💮💮💮


waktu berlalu dengan cepat


" mas bro sudah siap??? " tanya ustadz Rahman yg memakai stelan t-shirt di tutup jas dan celana panjang


" iya ayo,,,nanti kita telat...." begitu pun azam memakai stelan yg sama


"bro ustad sama hubby mau kemana sih???" tanyaku yg duduk d sofa sambil memegang remote tv dan masih memakai seragam lengkap


hubby mau kerja khumai ,oh ya hubby lupa ...ini...." Azam menyodorkan amplop coklat segi panjang


"apa ini hubby??" tanyaku


"khumai pakai itu untuk membeli kebutuhan khumai sehari-hari termasuk uang jajan khumai..."


aku membuka amplop itu dan mengeluarkan benda tipis berwarna gold itu


"buat apa hubby ,khumai punya uang sendiri...."


"no..no...uang khumai simpan saja itu nafkah hubby buat khumai...."


"pin nya tgl pernikahan kita....kalau begitu hubby pergi dulu assalamualaikum...."azam mencium puncak kepalaku.."


"wa'alaikumsalam..."


setelah memastikan azam dan bro ustadz pergi aku langsung membuka seragam ku yg sudah di rangkap t-shirt putih dan celana jeans panjang dan masih memakai sepatu sneaker hitam dipadu putih aku memakai jaket bomber pink ku dan topi dengan pet kedepan ,kacamata hitam dan tas selempang ku yg ku selipkan dari tadi di bawah bantal sofa


aku berjalan menuju garasi dan masuk ke mobilku dan menghidupkan mesin dan keluar dari gerbang rumah mengikuti mobil azam


"semoga saja hubby dan bro ustadz tidak curiga ...."


aku mengikuti mereka dari belakang hingga sampailah ke salah satu restoran sepertinya mereka masuk ke restoran itu


aku pun menghentikan dan memarkirkan mobilku di resto itu.,lumayan ramai restoran nya cukup besar ,oh...ya aku baru ingat ini restoran dimana waktu itu aku , azam,dan ustadz Rahman datangi waktu malam saat kami memutuskan untuk shalat dan makan , restoran yg membuatku betah berlama-lama dan berkeinginan menyimpan investasi disini


aku melihat Azam dan ustadz Rahman masuk ke sebuah ruangan sepertinya itu kantor


"apa yg mereka lakukan disana ,aku memilih tempat duduk dan memutuskan untuk menunggu, sekitar 1 jam lamanya aku menunggu 3 gelas jus habis kuminum dan semangkok empal gentong ku santap, akhirnya azam keluar sambil membawa ponsel seperti sedang menerima panggilan benar saja dia duduk berhadapan dengan seorang perempuan cantik berambut blonde sebahu,tubuh ramping dan seksi kutebak itulah Salsabila.....


bro ustadz terlihat mendekat seperti sudah mengenal juga aku semakin penasaran apa yg sedang mereka bicarakan,dari gelagat nya si wanita sangat genit pada Azam aku berpura-pura pergi ke toilet kebetulan dekat dengan meja mereka agar lebih dekat dan bisa mendengar pembicaraan mereka


dengan agak menunduk sebenarnya mereka juga tidak akan mengenaliku dengan masker kesehatan yg kupakai betapa tidak sekarang aku sudah seperti si antagonis yg berniat jahat di dalam sebuah sinetron tv aku lewat di samping mereka tanpa mereka ketahui ,dalam hati aku gemas ingin rasanya melabrak mereka seperti video emak emak labrak pelakor yg lagi viral ....aku mematung di balik tembok lorong menuju toilet sayup sayup terdengar


" aku menunggumu zam,,,kamu tahu betapa besar cintaku buat kamu...." ucap Salsabila


"maaf sal,,,,aku tidak bisa aku sudah menikah .." jawab Azam


terlihat raut wajah si wanita melukiskan kesedihan , kekecewaan dia pun menangis....


"beri aku kesempatan zam,,,atau mungkin aku bisa menghiburmu di kala kamu sudah bosan dengan istrimu aku siap menemani ....." pinta nya


"atau kita bisa bermain di belakang istrimu...."tambahnya


"cihhhh....kamu menjatuhkan harga dirimu sendiri nona...."gumamku


"maaf sal...aku tidak bisa ,aku tidak berani bermain api aku sangat mencintai dan menyayangi istriku..." jawab Azam lagi


Salsabila terlihat frustasi


"tapi kita bisa bermain cantik zam ,aku rela menjadi simpanan mu " dia pun sesenggukan


"sal.... meskipun di dunia ini tidak ada satu makhluk pun yg tau tapi Allah SWT maha tau sal...kamu itu cantik,baik banyak lelaki diluar sana yg mau sama kamu ,,,aku harap kamu tidak punya niat yg aneh dan macam macam sal..."jawab azam sambil beranjak dari tempat duduknya


"lebih baik kamu pulang, selamat tinggal salsa...."


karena terlalu fokus mengintip aku tertabrak seseorang dan menjatuhkan kacamataku mana aku lupa lagi barusan setelah makan maskerku ku tinggalkan di meja , Azam melihatku dan mengenaliku,takut kalau azam akan sadar ini aku segera aku lari dari hadapannya,


"khumai???? Priscil..." ucapnya sontak membuatku ambil jurus seribu langkah mengambil tasku dan menaruh uang 2 lembar ratusan di meja dan keluar dari resto masuk ke mobil


Azam berlari


"bro..bro....priscil bro....priscil disini ,itu tuh jazz merah..."


ustadz Rahman mengikuti dan mengambil kunci mobil juga .....

__ADS_1


aduh lumayan nih episode yg ini panjangan dikit hihihi aku ga tau ini gantung lagi apa ngga tapi ini udah panjang sepanjang jalan kenangan tenang readers , author bakalan usahain tuntasin masalah kejar mengejar secepatnya.....minta dukungan nya ya like,vote dan komen biar lebih semongkoh.......😁😁😁


__ADS_2