Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
64. masa lalu Fateh Al-razzam


__ADS_3

assalamualaikum readers ngangenin maaf ya sudah bikin para readers azcil nunggu ,oke jangan lupa like vote dan komen nya sangat dibutuhkan.....happy reading all 😙😙😙😙


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Azam mulai menata masakannya di meja sesekali aku mencomot serundeng ayam memakai tangan


"cuci dulu tangannya khumai ...." ucapnya


"hehehe bersih ko...."


Azam membuka celemek nya lalu mencuci tangan mengambil piring dan mengambil nasi beserta lauknya tanpa aba-aba dia menyuapiku seperti ibu menyuapi anaknya dia duduk di sampingku


"emmhhh enak by.....enak banget .....!!" ucapku di balas senyuman Azam


"wah...wah...wah....lagi pada makan nih ...." ucao ustadz Rahman


" sini bro ustadz gabung.... Azam masaknya enak loh..."


" iya gabung bang bro,,,,,ini lagi nyuapin anak kecil...." kekehnya


aku menoleh pada Azam dan manyun


" ralat deh anak kecil yg mau diajak bikin anak kecil....." ucapnya sambil tertawa


", ishhh..." aku memukul lengan Azam "


akhirnya ustadz Rahman bergabung makan kami sesekali bercanda


" Alhamdulillah kenyang ana.....umi sama abi belum pulang ???"


" belum...."


"kalo gitu ana ke kamar dulu ya mas bro..." ustadz Rahman berjalan menuju salah satu kamar di lantai satu setelah selesai makan aku dan azam ke kamar aku membaringkan tubuhku di ranjang dengan azam yg berbaring di sampingku


"by.... hubungan hubby sama ustadz Rahman tuh apa sih???"


" beliau adalah kaka angkat hubby ...." ucap Azam sambil mengusap pelan pipiku


" oh ya ko bisa???" tanyaku


" jadi dulu beliau adalah anak sahabat abi dan umi semasa di pesantren daerah Jawa timur ,abi nya meninggal dunia waktu ustadz Rahman berumur 6 tahun lalu beliau di titip di sini oleh ibunya mungkin waktu itu hubby belum lahir dan usia teh Nurul sama dengan beliau ,,, setahun kemudian hubby lahir tapi berbarengan dengan itu umi nya ustadz Rahman meninggal dunia karena sakit , akhirnya abu dan umi melegalkan ustadz Rahman dan memasukannya ke kartu keluarga menjadi anak abi dan umi .." jelasnya


"oh.....khumai kira hanya pengajar biasa soalnya kadang bro ustadz tidur di pondok pengajar...."


"begitulah beliau terkadang dia di rumah terkadang di pondok pengajar ...." jawab Azam


"hubby juga masih punya hutang sama khumai loh...." tanyaku yg teringat sesuatu


" hutang apa??" tanya nya polos


"ih hubby pura pura lupa...." kesalku berpindah posisi menjadi telentang


"hubby lupa ...."


" hubby tadi bilang apa waktu di mobil ???" tanyaku balik

__ADS_1


" oh itu.... bagaimana kalau kita tidur dulu hubby lelah semalam hubby tidak bisa tidur...." pintanya


" ih hubby mah gitu suka ngulur ngulur waktu..."aku memanyunkan bibirku


"janji deh bangun tidur ya ..." dia mengeluarkan kelingkingnya


" ya udah awas boong...." aku meraih kelingkingnya


kami pun tertidur ,,,,,setengah jam kemudian aku terbangun karena merasa tidak dapat tidur lagi ,melihat Azam masih tertidur pulas


"seharian gue tidur terus pusing pala Barbie....."


aku melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk bersih bersih lalu keluar kamar ,aku bosan aku lebih memilih berkeliling rumah ini ,karena dari awal aku datang kesini belum pernah aku berkeliling ,aku melangkahkan kakiku menuju pintu pagar di belakang antara mushola kecil dan saung weewww amazing ...... ternyata disana terdapat halaman belakang yg luas ada lapang basket yg langsung berbatasan dengan garasi di pinggiran nya tertata rapi pohon pohon buah yg tinggi nya tidak menjulang tapi berbuah lebat kuteruskan lagi langkahku terdapat lorong besi yg ditumbuhi tanaman rambat menuju sebuah taman dengan beberapa kursi taman dan gazebo kecil seperti tempat berkumpul disana juga ada tempat barbeque dan air mancur dalam kolam ikan tanaman bunga beraneka ragam tertata rapi tepat disampingnya ada ruangan seperti ruang olahraga disana kulihat ada peralatan gym ,meja untuk tenis meja dan beberapa papan target untuk panah


"weeewww ga nyangka gue ini rumah luas juga ckckckckck " gumamku aku duduk di bangku taman sambil memegang dan menghirup aroma bunga bunga disana sampai suara seseorang mengagetkanku


"mau dong jadi bunganya..." ucap Azam sambil berdiri samping lorong tanaman rambat itu sedang memperhatikan ku lalu ia berjalan mendekat


"hubby cari cari khumai ternyata disini???" Azam duduk di sampingku


" abisnya khumai kesel nungguin hubby bangun , bosen di rumah terus "


" ya udah karena sekarang hubby udah bangun ,khumai tagih janjinya ...."


" sebegitu penasaran nya kah khumai sama masa lalu hubby???" tanya nya kini serius


"banget..."


"apa khumai ga akan menyesal sudah mau nikah dengan hubby???"


"kenapa??"


"apa khumai akan terima masa lalu hubby??"


"iya iya ya udah ga usah bertele-tele hubby..."


"oke....khumai tau masa lalu Vito??"


" dulu umur hubby masih 12 tahunan,,, selulus sd hubby tinggal bersama paman bibi di Jakarta ,umi divonis memiliki benjolan di rahimmya yg dikategorikan tumor padahal umi sedang mengandung adiknya hubby akhirnya umi keguguran dan menjalani operasi ,umi sering sakit sakitan, abi dan teh Nurul menjaga umi apalagi dengan Abi yg sering keluar kota untuk dakwah dan tausyiah ditambah urusan pesantren membuat hubby terabaikan, akhirnya abi dan umi menitipkan hubby pada paman Aksan beliau tidak memiliki anak karena rahim bibi Sifa sudah diangkat akibat kecelakaan ,ustadz Rahman ikut serta ke Jakarta karena paman dan bibi adalah seorang pebisnis terkadang mereka pun sibuk hubby tidak pernah kekurangan uang tapi karena kekurangan perhatian dan pengawasan akhirnya hubby terjerumus pada pergaulan keras ibukota. hubby bergabung dengan klub anggota geng motor dan mobil ustadz Rahman sering melarang..... tidak jarang ia ikut bersama hubby untuk menjaga hubby yg nakal..."



anggap saja motornya bukan motor cross tapi motor balap ya guysss


"ga usah mangap gitu ...." Azam mengecup bibirku sekilas issh ditengah tengah keseriusan masih saja mesumnya mode on....


"ikhh hubby terusin...." aku berdecak


"singkat cerita hubby sering track track an liar hubby sering tawuran tapi selalu menang ,si ketua geng suka dengan kemampuan yg hubby punya dia menjadikan hubby seperti adik kesayangannya namanya bang Gio ,hubby dan ustadz Rahman sering diajak kesana kemari sesuai urusannya hubby tau dia memiliki usaha walaupun dengan kata lain usaha yg tidak halal sampai hubby hafal dengan semua seluk beluk usahanya dia seorang gengster bahkan kalo sekarang orang orang bilang bahasa kerennya itu seorang mafia ....hubby bahkan diajari menembak ...."


"pake pistol beneran by....serius...." tanyaku menautkan kedua alisku


"iya lah masa pistol aer....." jawabnya


"ah hubby becanda umur hubby kan masih kecil paling smp an lah...." jawabku yg terus memotong cerita Azam


"iya memang hubby masih smp kira kira kelas 1 SMP... umur hubby memang masih kecil tapi mungkin karena perawakan hubby yg tinggi dan tegap "


"katanya hubby harus bisa untuk berjaga-jaga..."


" bang gio punya kekasih dia adalah ....."


" Salsabila......" ucapku


"iya tapi bang gio orangnya kasar,bahkan salsa sering mendapatkan perlakuan kasar ,,,hubby juga tau Salsabila bekas wanita malam ...."


" hubby sering di suruh menjaga Salsabila... 3 tahun hubby bersama bang gio bahkan setiap transaksi narkoba,senjata rakitan bahkan barang black market.... hubby selalu menemani sampai hubby pernah bertemu dengan customer bang gio orang Bandung seorang anggota geng motor lainnya yaitu...."


"Vito.... i know....." jawabku yg mengerti


" selama bersama bang gio hubby merasa mendapatkan hidup sebagai seorang pemuda ,,,gentlemen....tapi hubby tidak pernah mendapatkan ketenangan batin apalagi kalau memikirkan keluarga,,apa kata mereka apa reaksi mereka kalau sampai tau kalau hubby begitu dan lebih parahnya lagi membawa bawa ustadz Rahman..."

__ADS_1


"akhirnya hubby sadar hubby tidak bisa begini terus ,umur kita tidak ada yg tau sedangkan hubby belum punya bekal apapun untuk di akhirat nanti , hubby memutuskan keluar secara perlahan-lahan hubby membuka usaha bersama ustadz Rahman dari nol memakai uang jajan kami yg diberikan oleh abi,umi dan juga paman dan bibi sambil usaha berjalan kami memutuskan pulang ke sini meninggalkan dunia kelam itu mengingat keadaan umi juga sudah lebih baik ..... sebenarnya waktu masih bersama bang gio pun hubby sudah merintis usaha lalu setelah lulus smp hubby melanjutkan pendidikan di sini dan satu hari hubby bertabrakan dengan seorang gadis cantik,,,,tapi tengil pake celana robek robek bagian lutut lagi cari cari sinyal .....hubby jatuh cinta pada pandangan pertama...." Azam kini menatapku menggoda dan mencolek hidungku


"iya dan hubby tau khumai kesalnya ga ada ketulungan cowo itu tuh cakep....tapi dia bilang khumai kafir coba kurang aj*r banget kan...." tambahku


"hahahaha" azam tertawa.....


"by apa hubby masih sering berhubungan dengan bang gio sampai saat ini " tanyaku


"emmhhh tidak ,hubby pun jarang ke Jakarta paling sesekali itupun kalo mengecek toko dan resto yg ada disana ....." jawabnya


"apa hubby yakin tidak akan kembali ke sana kalau sampai bang Gio mencari cari hubby dan tidak membiarkan hubby lepas meninggalkan nya gimana???"


"insyaallah tidak khumai sayang.....khumai jangan khawatir ya , sekarang kita ada di tempat yg aman...." Azam menarikku ke pelukannya


"ga nyangka khumai umur hubby masih kecil loh disaat orang lain pegang pistol dari kayu sama batang pisang hubby sudah pegang pistol beneran ....syereemmm .....anak macam apa itu...." aku bergidik


"makanya khumai jangan macam-macam ,kalo tidak mau jiwa gengster hubby keluar ..."ancamnya sambil menyeringai


"ihh...hubby jangan senyum devil gitu nakutin tau ga....,"aku memukul dada bidang Azam dan berdiri dari kursi menghentakkan kakinya dan melangkah meninggalkan Azam yg tengah terkekeh


baru beberapa langkah Azam tiba tiba menggendongku dan berjalan aku memukul mukul tapi tidak membuatnya sakit sedikitpun malah terkesan membuatnya tergoda


"turunin khumai by...."


"biarin hubby mau culik khumai mau sekap di kamar...."


" ihhhh hubby jangan gitu dong..."


" hubby mau minta imbalan karena khumai udah maksa hubby buat cerita ...."


"apa imbalannya???"


"emm....service...."


"service apa ???"aku menautkan alisku kebingungan


yang tak disadari Azam sudah membawaku ke kamar lagi dan tiittt........adegan di sensor.....


sampai adzan Dzuhur memanggil kami untuk segera bersih bersih dan pergi ke masjid.....


"nanti giliran khumai yah yang cerita....??" ucap Azam yang tengah ku pakaikan baju koko


" cerita apa??"


" cerita kenakalan kenakalan khumai , sepertinya seru...."


"hemmm" sebuah gumamman menjawab pertanyaan Azam


"khumai pake jilbab ya ,,,malu rambutnya masih basah ......nanti ayu , Sarah sama cici curiga lagi apalagi di lehernya banyak cap nya"bisik Azam


"iya gara gara hubby ni banyak lagi.... aku bercermin meraba raba leherku dan mendengus kesal


Azam terkekeh senang


"ya udah yu....ke masjid..." ajak Azam...


haaaaa readers maaf ya rada halu halu dikit ga apa lah biar lebih seru ga monoton nanti di beberapa episode selanjutnya akan ada adegan action nya dikit biar aga seru biar keliatan kalo Azam ga hoax doang......


.


.


.


.


.


.


maafkan kalo kehaluannya kurang menarik ya jangan lupa tinggalkan jejak see u readers.....😎😎

__ADS_1


__ADS_2