Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
82. ngapelin ' kang cilok


__ADS_3

" assalamualaikum..."


"wa'alaikumsalam..."


"kiaa.....aunty kangen kia...." aku mengambil kia dari gendongan ka Airin,kia tertawa kegirangan padahal sudah lama tidak bertemu


" senengnya ketemu aunty ...." ka Airin


" iya ketemu pawangnya tuh.... " bang jaya said


umi dan abi mempersilahkan keluargaku duduk dan beristirahat di kamar tamu,


"dek sekarang loe gendutan deh..." ucap ka tyas


"iya tambah montok..." tambah bang jaya


"Alhamdulillah priscil sedang isi bu Rosa " ucap umi membuat semua terkejut


"uhuk..uhuk...."bang jaya tersedak air teh...


"what hamil???" tanya ka tyas


"Alhamdulillah ...."ucap mamah dan ka tyas


"iya mah prediksi dokter usianya baru masuk minggu ke 4 dan Alhamdulillah nya lagi bayinya kembar ...." jawab Azam


"wahhhh....bibit nya Azam kebagusan nih ,cewe kaya doi bisa hamil juga..." kekeh bang jaya


"kurang asem loe bang , emangnya gue jenis cewe apaan ... " jawabku


"jenis cabe-cabean...." jawab bang jaya tertawa


"asik baby gue punya temen berantem dong..." ucap ka tyas...


"Alhamdulillah....dijaga baik baik kesehatan nya sayang makannya yg teratur ga boleh cape cape." ucap mamah..


"iya mah ,,,,,"


"akhirnya ade gue yg absurd ,nakal nya ga ketulungan bisa punya baby juga gue bakal langsung punya 3 ponakan dong..." bang jaya


"assalamualaikum.... "


"wa'alaikumsalam..."


"eh ada calon manten " ucap mamah pada teh Nurul yg dibalas senyuman


akhirnya obrolan berlanjut sambil makan siang dan keluarga ku ke kamar tamu untuk beristirahat


aku ikut mamah ke kamar melepas kangen sedangkan orang rumah tengah sibuk untuk acara besok termasuk Azam


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


akhirnya hari yg dinanti oleh teh Nurul telah tiba kami semua bersiap lalu pergi secara rombongan dengan beberapa mobil ikut pula beberapa perwakilan pengajar


di ponpes beberapa santriwati terlihat tak semangat belajar karena ggm gelisah galau merana secara ustadz idola mereka akan melepas status lajangnya termasuk Cici .....kabar pernikahan teh Nurul dan ustadz Farhan yg terkesan mendadak membuat mereka syok.... hahahaha lebay pake banget....


akhirnya kami sampai di hotel dan beberapa perias sudah bersiap merias , rombongan pengantin pria pun sudah berangkat dari kediamannya


kaum ikhwan terlihat tampan sekali memakai stelan jas berwarna hitam dan silver sedangkan kaum akhwat berpakaian senada berwarna dusty pink


mobil mempelai pria sudah sampai dan pihak dari pria sudah memasuki tempat ijab qabul , tempat akhwat dan ikhwan terpisah tirai


di ballroom para tamu undangan sudah duduk rapi


" ga nyangka ya ustadzah ..... ustadz Farhan menikah dengan ustadzah Nurul ,,, berkurang deh jajaran ustadz tampan di pesantren..." ucap salah seorang ustadzah di jajaran kursi tamu undangan begitulah desas desus para pengajar yg ikut , keluarga mempelai pria pun sudah duduk di tempat yg sudah disediakan


aku berada di samping teh Nurul memegang tangannya yg dingin


"gugup ya teh...tenang teh tarik nafas panjang dan buang lewat belakang...." ucapku


"ih anti ini orang sedang gugup setengah hidup juga..."


"biar ga terlalu tegang teh...."


"apa waktu itu anti pun seperti ini sil..." tanya teteh


"lebih malah teh ,priscil malah pengen kabur teh pas udah nyampe tangga...hehehehe " kekehku


terdengar suara wa haji sedang berdakwah sebelum pernikahan


akhirnya selesai kini kulihat dari kejauhan ustadz Farhan sedang menjabat tangan Abi


lalu terdengar sorak sorai


"SAH..!!!!!"


"Alhamdulillah..."


aku mendampingi teh Nurul menuju ruangan ballroom,teh Nurul terlihat elegan meski memakai niqab


" tenang teh relax ini tuh namanya wedding syndrom...hanya terjadi sampai nanti malam dan memburuk saat akan malam pertama ...." kekehku


"priscil...." ucap teh Nurul berdecak


akhirnya teh Nurul duduk di samping ustadz Farhan yg sudah sah menjadi suaminya


rangkaian demi rangkaian adat sunda sudah dilewati aku melirik sebuah panggung kecil dengan band gambus sebagai pengiring ,aku berinisiatif naik ke panggung memberikan persembahan sebuah lagu untuk mempelai pengantin


Azam dan ustadz Rahman yg sedang sibuk bertegur sapa dengan tamu undangan dan kerabat jauh mendengar suaraku


"assalamualaikum.... saya akan mempersembahkan sebuah lagu untuk kedua mempelai semoga ustadz Farhan dan ustadzah nurul menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah" aku mengambil alih keyboard/piano dan duduk mulai bernyanyi


"A'a itu suara priscil kan???" tanya ustadz Rahman

__ADS_1


"iya bang bro ...coba kita lihat..." Azam mendekati panggung dari tempat para akhi


"itu ukhti priscil kan kenapa ukhti juga diundang disini bukannya para santri sedang belajar.." ucap ustadzah Maryam


"mungkin ukhti kerabat atau sanak saudara pa yai" jawab ustadzah Nabila sambil tersenyum yg sebenarnya sudah mengetahui status ku


"*ku ingin kau menjadi milikku entah bagaimana caranya lihatlah mataku untuk memintamu


ku ingin jalani bersamamu coba dengan sepenuh hati ku ingin jujur apa adanya dari hati..."


# club eighties*.......


semua bertepuk tangan dan bersorak aku turun


tiba tiba seseorang memberikan sekuntum bunga mawar untukku saat aku turun dari panggung


" hubby.....!!!!!"


"hubby penggemar no.1 nya khumai kan???" tanya nya aku mengangguk


"khumai sudah makan ??? maaf hubby sibuk menerima tamu undangan ya..."


"sudah by...ga apa apa...khumai mengerti.... "


" khumai lelah tidak???mening sekarang khumai istirahat saja di kamar hotel yg sudah disediakan"


"iya by...kaki khumai pegel..." keluhku


" sini hubby gendong...." tanpa aba-aba Azam menggendongku ala bridal style


"by ..by malu nanti orang lain pada liat ..."


"biar saja ....." ucapnya santai


Azam menurunkanku di ranjang dan membukakan sepatuku dan membawa kakiku ke pahanya memijit mijit kakiku membuatku relax


"makasih hubby sayang...." ku keluarkan senyum termanis ku


"sama sama khumai sayang ....ahhh meleleh nih imannya hubby...."


Azam mendekat memperkecil jarak kami


"khumai ,hubby pingin jengukin dede kembar dong...udah beberapa hari ga besuk nih... habisnya bobonya jauhan terus ...."


"ihhh hubby yg nikahnya teteh yg pingin malam pertamaannya hubby...."


"biarin kita juga jangan mau kalah start sayang...." Azam menaik turunkan alisnya aku mengangguk pertanda setuju Azam mulai melucuti pakaian kami satu persatu membuang nya ke sembarang arah lalu menarik selimut mengecup semua inci lekuk tubuhku saat sudah mencapai area sens*tif ku


tok....


tok.....


tok.......


"dek.....kamu tidur ga ...dek .....temenin kaka dong dek...."


" ya salammmmm......" Azam membuang nafasnya kasar


aku terkekeh " ka tyas by...."


Azam bangkit dari atas ku ya sudah jawab saja kasian...." ucapnya sedikit menahan emosi


" maaf ya by...."


"iya ka bentar....nanti gue keluar...." pekikku


" astagfirullahaladzim......" Azam memunguti pakaian yg berserakan dan memakainya lagi


" maaf ya by ....gagal jengukin dede kembarnya....nanti malem aja ya...." aku menenangkan dan memeluk Azam dari belakang


" ya sudah tapi janji ya ....hubby bakal jengukin semalaman full...." ucapnya berbalik menangkup wajahku dan mengecup keningku


aku bergidik ngeri" pingsan dong nanti..." jawabku


setelah kembali berpakaian aku keluar kulihat ka tyas sedang menungguku


"lagi ngapain sih loe dek lama banget..." ucapnya


"loe ngeselin ka ,datang di waktu yg salah...."


"ya udah yuu loe mau gue temenin kemana ???ngapain ???"


"gue mau cari angin ,sumpek pengen jalan-jalan keluar hotel..."


"bentar gue ijin dulu Azam...."


Azam ternyata sudah dibelakang kami


"by... dikirain masih di kamar??? by khumai mau ijin nemenin ka tyas ya..."


"kemana ??"


"cari angin zam keluar hotel di halaman atau kolam renangnya ..." jawab ka tyas


"oh ya sudah jangan jauh-jauh ya ,hati hati...apa perlu Azam antar??"


"tidak usah zam , iya tenang aja ga jauh-jauh ko sekitaran hotel ko"


kami terpisah di ujung koridor Azam kembali ke tempat acara sedangkan aku ke arah halaman hotel sambil mengobrol ringan dengan ka tyas


"dek gue laper nih....cari makan yu..." ajaknya saat kami tengah berada di bangku halaman hotel


"iya gue juga laper ka ,tapi gue ga mau makanan yg ada di dalem ahhh bosen pengen cari yg aneh...." jawabku

__ADS_1


sudah lewat dari 1 jam aku dan ka tyas tak ada di tempat acara mamah dan bang Jaya mencari cari


"zam kamu lihat tyas dan priscil ga ko mamah cariin ga ada ya ..." tanya mamahku


"tadi sih bilangnya cari angin,tapi itu sudah sejam yg lalu ,coba Azam telfon ya " Azam menelfon ku tak ada jawaban karena aku lupa ponselku ku silent, Azam mencari cariku setiap sudut hotel bahkan halaman dan parkiran tapi tetap tidak menemukan ku, Azam sudah kalang kabut


"bang bro....bantu ana mencari priscil dan kaka perempuannya..."


"lho memangnya kemana mereka ???" tanya bang ustadz


"kalau ana sudah tau ana tidak mungkin meminta tolong sama anta..."


Azam bahkan menyuruh para karyawan hotel mencariku


"ya Allah khumai kamu kemana???" gumam Azam sambil mencoba terus melakukan panggilan telefon


Azam memutuskan untuk keluar hotel


" astagfirullahaladzim.... lindungi istri ,anak anak hamba dan kaka hamba beserta bayinya ya Rabb "


tapi pandangan Azam tertuju pada gerobak di seberang hotel pada dua wanita yg sedang asyik mengobrol dengan sebuah mangkok di tangannya Azam menyipitkan tatapannya dan pergi mendekat


"masyaallah.....khumai ..!!!!!" pekiknya


" kenapa by??? " dengan santainya


" astagfirullah....dikirain kemana ???kenapa telfon ga diangkat ?? nadanya meninggi terlihat menahan emosi


"masa sih " aku melihat ponselku " oalah ....maaf ponselnya di silent by...." aku nyengir


"kita dari tadi disini zam,,,,"


" semua pada nyariin kalian ka...difikir kemana???"


"udah selesai makannya ??? "


"udah by...."


" ya udah ,pak berapa???" tanya Azam mengeluarkan dompetnya


"20 ribu a....."


" ini ambil saja kembaliannya..." Azam memberikan selembar 50 ribu


" nuhun a....(makasih a...)"


mereka kembali ke tempat acara ka tyas duduk di sebelah kursi mamah sedangkan aku mengekor Azam karena dari tadi Azam memegang tanganku erat


"nah ini ada ,ketemu dimana ???" tanya bang ustadz


"anti ini bikin heboh saja...." tambahnya


"iya ketemu bang bro....,suaminya kalang kabut nyariin sampai panik kesana kemari ukhti malah lagi asyik ngapelin 'kang cilok...." sinis Azam


aku nyengir kuda....


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


akhirnya acara selesai,kami pulang, sedangkan pengantin masih di hotel aku berada di mobil bareng bersama ustadz Rahman, Azam ,dan ustadzah Nabila yg kuajak pulang bareng , sedangkan keluarga ku di mobil yg berbeda ,umi pun bersama abi dan wa haji


tiba tiba aku cekikikan sendiri membuat Azam dan yg lain aneh


"khumai kenapa sih ,,,,," tanya Azam


"kesambet yah???" tanya ustadz Rahman


"ada deh....."


drrtt....


drrtt ......


ponsel Azam berbunyi


"assalamualaikum teh kenapa????"


" waalaikumsalam,A'a ....mana Priscil???" nada teh Nurul aga sedikit ngegas


"ada teh... kenapa memangnya...."


Azam menload speaker panggilan nya sehingga terdengar oleh semua


"kenapa teh???" tanyaku sambil menahan tawa sebenarnya aku sudah tau kalau teh Nurul pasti akan mencariku.


"priscil.....!!!! baju ganti teteh kamu taruh dimana???"


" priscil taruh di lemari kamar teh ...."


"ko isinya beginian semua...."ucapnya dengan nada meninggi


"upppss teh maaf kayanya ketuker deh baju teteh masih di bagasi ,,,,"


"priscil!!!!sengaja ya....masa teteh harus pake jaring buat ikan begini geli tau ngga nanti difikir akhi teteh akhwat apakah???"


semua yg mendengar menahan tawa "mmpfftt....."


akhirnya pecah lah tawaku " surprise tetehku sayang....biarin atuh teh biar panas.....biar lebih hot.....udah ya teh byeee.....


"sil anti usil banget..." ucap ustadzah Nabila


"istri hubby nakal nih..." bisik Azam


" astagfirullah,dek Nabila jangan sampai tertular usilnya priscil ya....." sahut ustadz Rahman

__ADS_1


"dedek nih....dedek ketemu gede" ledekku


TBC 😉😉 makasih ya buat readers ngangenin yg selalu setia nungguin up nya pesantren I'M in love....


__ADS_2