
masih lanjutan lahiran priscil nih tenang readers jangan buru buru menghujat author ,sans.....
kita lanjutkan
.
.
.
.
.
.
.
.
don't forget like vote and komen
happy reading π
bismillah
.
.
.
kini aku sudah dibawa ke ruangan HCU (high care unit) bukan lagi ICU....
"ya Allah jika hamba boleh memohon ,hamba mohon jangan ambil priscil,hamba tidak akan sanggup ya Rabb , salahkah jika saat ini hamba egois ya Allah dan hanya memikirkan kepentingan dan keinginan hamba dan anak anak hamba yang masih membutuhkan ibunya...." Azam mengusap kasar wajahnya
"A'a sudah Dzuhur???lebih baik shalat dulu a ...mohon pertolongan pada Allah..." ucap Abi ikut berjongkok menyamakan tinggi dengan Azam
"astagfirullahaladzim ,,,,,iya bi...A'a sampai lupa ...A'a titip priscil dulu sebentar mi ,abi ,bang ustadz..."
Azam pergi ke mushola masjid setelah itu ia merogoh sakunya mengambil ponsel dan menelfon keluarga di Bandung
mamah sontak terkejut dengan kabar yg diberikan entah harus senang ataupun sedih yg jelas mamah langsung mengabari kakak kakakku dan berangkat menyusulku
sesampainya di RS mamah dan yang lain langsung menuju ruanganku berada.. bulir bulir hangat jatuh di pipi mamah dan ka tyas sementara anak anak di pegang oleh ka Airin di kantin RS bersama bang Hilman
author POV
wajah ceria yg biasa menghiasi kini redup diam terpejam bibir yg biasa berucap kini mengatup pucat seperti tak bernyawa , apakah perjuangan Priscil akan berbuah syurga untuknya???? ataukah masih harus berjuang untuk tetap bersama orang terkasih????
mamah mendekat ke arah ranjang menyapu lembut setiap inci wajah dan tangan priscil ka tyas menangis sesenggukan ,bang jaya segera menghampiri Azam dan mendampingi menemui dokter Kiki sedangkan umi,abi dan bang ustadz menunggu di ruang tunggu bayi
" pendarahan Postpartum.... pendarahan melebihi 500 mililiter penyebabnya sisa jaringan yg masih menempel di uterus dan cedera robekan jalan lahir karena bayi terlalu besar atau akibat kelahiran lebih dari satu janin ditambah umur priscil yg masih sangat muda....priscil kekurangan banyak darah dan harus segera melakukan transfusi darah akibatnya pasien mengalami demam hebat dan koma resikonya kematian,priscil harus segera mendapatkan transfusi darah kalau tidak. ...."
dokter Kiki menggantung ucapannya dan bang Jaya menunduk diam karena sudah tau jawabannya
"kalau tidak apa dok???"
" mungkin dokter jaya bisa menjelaskannya..."
" bila tidak sesegera mungkin , kemungkinan resiko nya pembekuan darah di otak , ataupun gagal fungsi organ tubuh bahkan kematian..."jawab datar bang Jaya dengan tatapan kosong
kata kata dokter Kiki dan bang Jaya terngiang-ngiang di kepala Azam membuatnya terduduk lemas segera ia memberitahukan pada bang ustadz untuk mencari stok darah di PMI secepatnya berapapun harganya , begitupun bang jaya yg mencoba menelfon RS di Bandung dan teman teman sejawatnya karena stok golongan darah priscil AB tidak tersedia di RS ini memang aga langka......
"sabar zam ,,,abang yakin pasti ada .....abang sudah menelfon semua teman dokter dan RS RS di Bandung... sebaiknya temani priscil abang dan mamah mau lihat malaikat malaikat kecil hasil perjuangan priscil..." tepukan di pundak Azam setidaknya menguatkan....
Azam berjalan dengan langkah gontai menuju ruangan priscil
dilihatnya tubuh yg biasanya ia peluk kini terbaring tidak berdaya ,senyum dan canda yg biasa menghiasi wajah cantiknya seakan tidak akan pernah ia rasakan lagi ,gerutuan, keinginan manja nya berganti menjadi kediaman,sepi memang ......
Azam memegang tangan mulus yg mulai aga dingin sang istri duduk di sampingnya dan menitikan air mata,baru pertama kalinya seorang Azam menangis selain disaat ia bayi yg masih dalam dekapan umi
"khumai,,,,kembali sayang hubby mohon...hubby dan Dede kembar butuh khumai ,dede kembar masih butuh bunda nya ,hubby masih sangat butuh khumai disini ...apa khumai tidak mau melihat betapa lucunya mereka ,,,,semua sudah menunggu khumai ,hubby janji akan segera membawa stok darah buat khumai kemanapun akan hubby cari ....khumai jangan pergi sayang.... uhibbuki Fillah istriku..." Azam mencium tangan yg melingkar cincin pernikahan mereka di jari manisnya bang jaya menepuk pundak Azam sambil memandangi wajah adik kesayangannya
__ADS_1
"bang bicara sama Azam bang saat ini Priscil lagi bercandain kita kan bang seperti waktu itu ,bilang bang...kalau sekarang priscil sedang pura pura tidur kan bang semua yg abang dan dokter Kiki ucapkan pada Azam tidak benar kan???" bang Jaya hanya diam seakan menjawab semua pertanyaan Azam
"dan dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya diwaktu Dia mengatakan" jadilah maka terjadilah", dan di tangan-Nya lah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia maha tau yg gaib dan yang nampak. Dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS.Al-An'am 73)
drrtt.....
drrrtttt.....
bang jaya mengangkat ponselnya bersamaan keluar ruangan lalu saling menatap
"baik segera kirim ke alamat RS yg saya kirimkan atas nama pasien Priscilia Adnan Prawira.." gumam bang jaya
"baik....saya transfer uangnya sekarang kirim ke alamat yg saya kirim sekarang juga " ucap Azam bersamaan
"Alhamdulillah....." Azam mengucap syukur dan bersujud tak peduli ini di RS
beberapa stok darah sudah didapat dari hasil pencarian bang jaya dan Azam ,,,kini sudah di transfusikan pada priscil ,,yg lain sudah kembali ke rumah ponpes bahkan rumah milik Azam dan Priscil pun sudah siap huni ,dan kini di huni oleh keluarganya dari Bandung ,,,untuk sementara mereka menginap disini sampai priscil sadar dan pulih walaupun bang Jaya harus mengambil cuti beberapa hari dan bolak balik Cirebon,anak kembar Priscil dan azam pun sudah dibawa pulang ke rumah karena kondisi mereka yg cukup sehat dan diijinkan pulang sudah 4 hari Priscil di RS namun belum menunjukkan tanda-tanda siuman
author POV end
seperti biasa Azam duduk disampingku sembari melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an....dan shalawat nabi....
"sampai kapan khumai akan tidur terus ,apa khumai tidak rindu sama hubby ???apa khumai tidak ingin melihat wajah dede kembar kakang tampan kaya hubby loh ... Rai cantik dan manis kaya khumai ,apa khumai tidak bosan...." Azam berbicara sendiri tepatnya bicara padaku yg belum siuman
pikiranku mulai singkron.... sayup sayup kudengar suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dari Azam menuntunku untuk bangun tapi badanku serasa remuk semua pegal...lemas... lelah...sulit digerakkan, kerongkongan ku kering kau berusaha mengerjapkan mataku beberapa kali dan menggerakkan jariku
"masyaallah... Allahuakbar.... khumai sudah bangun???"
"hubby panggil dokter ya...." Azam memanggil dokter lalu ,dokter mengecek kondisi ku setelah itu tak lama dokter pun pergi
"Alhamdulillah ya Allah...."
"hubby kenapa sih heboh banget.... memangnya khumai kenapa by...."tanyaku aneh
"khumai koma sudah 4 hari,,, khumai mengalami pendarahan pasca melahirkan sayang" ucapnya antusias
"masa sih selama itu perasaan khumai cuman tertidur saja by...khumai sangat mengantuk dan cape .. .oh ya by dede kembar mana by???khumai pengen liat ???" nada bicaraku masih lemas
aku mengercutkan bibir tanda kecewa
"by khumai haus by khumai lapar .....boleh makan ga sih..."
"sebentar hubby tanya dulu dokter ya..."Azam pergi menemui dokter dan tak lama kembali
suster memberikan senampan bubur ayam dan segelas air putih
aku meneguk air sampai setengah gelas " by ini makanan nya ga ada yg lain gitu by,khumai tuh lemes dikasih bubur... ga nyampe ini mah di perutnya cuman nyangkut ampe tenggorokan doang ,,,ga enak pula by...ga ada rasanya..."
"baru sadar sudah bikin orang ingin ketawa saja begitulah istriku ..." gumam dalam hati
"ya udah ini aja dulu kalo nyangkut di tenggorokan dorong aja pake air minum ,,jangan yg aneh aneh kalo kata dokter cuman boleh ini ya udah ini...." jawab Azam terkekeh dan menyuapiku
"ihh hubby mah bilang aja ga mau beliin pelit..." ketusku mau tak mau aku menelan semua suapan bubur tak ada rasanya itu hanya terbantu rasa kecap yg minim ...
Azam melakukan panggilan video untuk memberitahu kan keadaan ku pada orang rumah sembari memperlihatkan kedua malaikat kecilku yg tengah tertidur di box bayi....
"Alhamdulillah....adek...."
"mamah .....dokter gesrek.....guru gadungan ....."
mereka berdua menatap sinis
"ini nih kalo udah sadar begini...." ucap bang Jaya
"kalo ga gitu justru wajib dicurigai bang doi priscil atau bukan,hahahaha" jawab ka tyas
"liat nih anak anak loe gue unyel unyel pipinya ,persis kaya waktu loe unyel unyel pipi kia dulu" ucap bang jaya yg tengah menciumi gemas anak-anak ku
"jangan bang ihhhhh.... dasar om ga ada akhlak..."
Azam tertawa senang melihatku yg sudah kembali seperti biasanya
"assalamualaikum umi ,abi ...."
__ADS_1
"Priscil nak sudah sadar ,syafakillah sayang cepat pulang yah kami semua menunggu..."
dan begitulah drama queen saat panggilan berlangsung rasanya aku ingin segera pulang
" by ayo pulang by....khumai rindu rumah khumai pengen ketemu anak anak khumai ...."
tapi tiba tiba aku merasakan sakit di persendian dan merasakan demam lalu pay*d*ra ku berasa sakit dan membengkak , dokter memeriksa ku dokter memberi obat dan dia bilang itu hal wajar untuk ibu pasca melahirkan itu menandakan bahwa kelenjar air susu sudah menghasilkan ASI setelah 2 hari kemudian aku pulang .....
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Azam kembali ke Maroko duluan karena cutinya hanya 2 minggu saja sedangkan aku dirasa belum sepenuhnya pulih dan anak anakku juga masih belum cukup kuat untuk naik pesawat terbang maka kami memutuskan untuk LDR cie elah kaya yg pacaran aja dengan kebiasaan Azam yg selalu Gegana setiap hari sejam sekali ia selalu menelfon raut wajahnya selalu terlihat memelas dan cemberut ,karena tidak mau berjauhan dengan ku dan anak anak .....ya.....mau bagaimana lagi abisnya situasi kondisi tidak memungkinkan kini usia anak-anak ku sudah 3 bulan mungkin satu tahun mereka baru bisa dibawa menggunakan pesawat terbang
"assalamualaikum Bunda .....
" assalamualaikum Arrasya Al-razzam jagoannya Yanda....
" assalamualaikum Raisya Al-razzam princess nya Yanda ....
"wa'alaikumsalam Yanda...."
"Yanda kangen kalian ....peluk jauh.... kakang sama Rai sedang apa???"
"sedang liatin video Yanda lagi murotal Qur'an..."
"oh ya masyaallah....yanda semakin kangen , bunda kucing garong kangen nih pengen melahap ikan segar ....kangen dikelonin...." ucapnya manja
"ih mulai deh malu nih di depan anak-anak nya...."
" rencananya weekend Yanda pulang nih Yanda punya cuti seminggu soalnya kampus sedang ada acara ,pokonya setelah kakang sama Rai boleh naik pesawat Yanda bakal culik kakang , Rai sama Bunda ke Maroko dan ga boleh kemana mana lagi harus sama Yanda terus...kalo bisa di iket aja..." ucapnya
"ihhh Yanda seremmm keluar deh sisi berandalnya...."suaraku di cemprengkan seperti anak kecil
"ya sudah nanti sejam lagi Yanda telfon lagi ya yanda mau makan dulu.... uhhibukki istriku, uhhibukki malaikat malaikatnya Yanda.. assalamualaikum..muach...."
"uhhibuka suamiku, uhhibuka Yanda , wa'alaikumsalam...muach..."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
oke cukup ga readers ,komen di kolom komentar ya..... sekian untuk extra partnya lahiran priscil jangan lupa tinggalkan jejak ππππ
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1