Pesantren I'M In Love

Pesantren I'M In Love
40.menikahlah denganku


__ADS_3

"ini kenapa jadi main taruhan sih...." jawab bang jaya


"tak apa bang , insyaallah kami akan baik baik saja ,kami hanya sedang bermain main ,,,iya kan???"ucap azam sambil meminta jawabanku meyakinkan kaka kakaku dan ustadzah nurul kalau semua akan baik-baik saja


"talk to my hand ,hummm ..."aku masuk ke dalam mengambil ponsel untuk menelfon bima


"hallo ,bima loe bisa ke rumah gue bentar ga bawa motor loe gue ada perlu...."


"oke gue kesana sekarang, emangnya ada apa sil....?" tanya Bima dari seberang telfon


"udah ga usah banyak tanya ,buruan sini ...."


tuut. tuut ...tuut....


aku menutup telfon


"oke bentar lagi bima dateng,loe pake motor Bima ,gue ke atas dulu buat siap siap....."ucapku


bang jaya memijit pangkal hidung nya pusing dengan kelakuan ku,ka tyas pun sama


"azam, ustadzah nurul, ustadz Rahman maafkan kelakuan priscil ya ..."ucap bang jaya


"tak apa A jaya....."ucap ustadzah nurul dan ustadz Rahman


azam pun sama ,saat datang ke dalam rumah ku azam memang tidak berpakaian seperti layaknya di pesantren justru berbeda 180 derajat ,azam tampil urakan ,cool,layaknya cowok cowok kota


Fateh Al-razzam



tak sampai setengah jam terdengar suara berat deru mesin motor pertanda Bima sudah datang aku turun dari kamar dengan memakai t-shirt dibalut jaket kulit pas body ,celana panjang jeans dan sepatu sneaker



"adek mau kemana ???"tanya mamah sedikit heran melihatku berpakaian seperti akan berkendara


"mau ngukur jalan mah...."jawabku ngasal


"ngukur jalan???"tanya mamah sambil mengangkat sebelah alisnya tak mengerti


"iya ,mamah selow aja bareng ka tyas ma bang hilman ko ,ngajak azam ustadz Rahman dan ustadzah nurul juga ko.....ucapku yg semakin membuat mamah bingung


"udah orangtua mah ga usah tau urusan anak muda...."jawabku


memang kami sengaja merahasiakan ini dari mamah dan pa yai agar mereka tak khawatir


"ya udah adek pergi dulu mamah sayang,muach...."


"iya hati hati.."jawab mamah


"assalamualaikum....."

__ADS_1


"walaikumsalam....."


azam dan yg lain mengikuti dari belakang setelah pamit dan salam terlebih dulu


"bim,gue pinjem motor loe ...."ucapku sambil mengeluarkan si jaguar hitam kesayanganku dari kandangnya


"ga salah mau ngapain itu motor loe emang kenapa???"tanya nya kebingungan


"udah ga usah banyak ngomong ,bukan pinjem buat gue ko ,buat makhluk satu itu tuh...."tunjukku menggunakan dagu ke arah azam yg baru keluar bersama yg lain


"siapa dia sil???" tanya bima


"makhluk mars ....." sinisku di depan ka tyas dan ustadzah nurul,disini mungkin aku saja dan bima yg tidak tau siapa azam ,azam adalah anak bungsu pa kyai dan umah kalau saja aku tau maka aku tak akan berani bilang seperti itu di depan ustadzah nurul ,azam sengaja menyuruh yg lain tidak memberitahukan aku kenyataannya katanya biarlah aku bersikap padanya dengan apa adanya tanpa embel-embel merasa tidak enak pada pa kyai ataupun umah .....dia ingin memenangkan hatiku dengan caranya


setelah mendapat ijin dari bima ,kami pun lantas menuju tempat yg sudah ku tentukan merupakan arena track untuk balapan motor meskipun pada malam hari sering dipakai balapan liar ....


ka tyas, bang Hilman, ustadz Rahman dan ustadzah nurul,juga Bima mengekor menggunakan mobil dari belakang


sesudah sampai azam dan aku berada di posisi sejajar


aku menoleh dengan hanya membuka kaca helm ku saja sambil menatap sinis


"salahmu menantang permainan ini denganku nona ,,,,"batin azam sambil menerawang kejadian beberapa tahun ke belakang ,mobil ka tyas pun sampe mereka keluar untuk menjadi saksi pertarungan aku dan azam


" let's play baby,,,and enjoy the game...."tiba tiba bisik azam dari samping dengan seringaiannya yg menurutku menakutkan layaknya seorang berandal kurang aj*r......


bima di tengah tengah memegang sapu tangan dan mulai mengibarkannya tanda permainan dimulai tanpa buang waktu aku langsung tancap gassssss


yg tak diduga di depanku seekor anak kucing melewat membuatku hilang kendali , motorku sudah tak terkendali akhirnya aku menabrak pohon dan terjatuh walaupun motorku tidak dalam keadaan yg melaju secara ngebut tubuhku bagian paha sampai kaki bawah ku tertindih motor di rerumputan


"akkkhhhh....


"awwww....aduhh sakit...." aku mengaduh


yg lain melihatku segera berlari ke arahku termasuk azam yg posisinya lebih dekat denganku dia membangunkan motorku


"ya Allah dek.....loe ga papa kan "ucap ka tyas sambil menolongku


aku membuka helm ku


"euhhh dasar kucing sial*n kalah kan jadinya.....awww sakit kaki gue"pekikku


" dasar loe...."ka tyas menoyor kepalaku pelan .....


"aww apaan sih ka ,udah kalah malah nyalahin kucing...ege loe...."jawab ka tyas sinis


"anti tak apa apa sil ??"tanya ustadz Rahman


"ga apa-apa ustadz"


"aduh ,,ini yg ana takutkan sil...anti yakin tak apa apa??"tanya ustadzah nurul yg memeriksa keadaan ku

__ADS_1


"haha gile bro loe jago juga , kapan kapan gabunh aja bareng anak motor gue...."ucap Bima pada azam yg malah memuji azam


"heh...ege .....loe tuh ya bener bener,yg temen loe tuh dia apa gue???"ketusku


ka tyas membangunkan ku tapi seketika kaki sebelah kananku sakit sekali ,sepertinya ada urat yg keseleo


"awwww...awwww.... kaki gue ka pelan pelan sakit..."aku mengaduh sambil berpangku pada ka tyas


"lagian sih loe ada ada aja , jangan sok jago, kalah kam loe ,makan tuh ....."ka tyas membopongku ke arah mobil


"Anti tak apa apa kan???"tanya azam


"ga usah sok perhatian...."ucapku sinis dia hanya menutup mata menahan amarah


"sini ana lihat ??"ucap ustadz Rahman yang hendak mengobati kakiku,tapi saat hendak memegang azam menghalangi


"biar ana saja ustadz...."sela azam menatap tajam ke arah ustadz Rahman dan menganggukan kepala , ustadz Rahman yg tau maksud Azam pun mengiyakan


Azam memegang kakiku dan mulai menarik dan mendorong kaki ku ke arah atas dan memijit bagian urat urat tegangnya


"kreeekkk ......"


aku terkejut bukan main tanpa aba-aba


"awwwwww,sakit......"aku meringis dan refleks memukul kepala azam yg tengah terjongkok di hadapanku


"tuukk.....". azam mengaduh


"jadi gimana sekarang anti akui kekalahan anti ???"tanya Azam dengan alis yg mengangkat sebelah


aku menatapnya kesal lalu mengedarkan pandangan ke semua orang yg menatapku seakan menunggu jawaban


"huuffft,,,iya gue ngaku kalah dan loe menang...terus sekarang loe mau gue ngapain,,mau minta apa bakal gue turutin"ucapku


"anti yakin???"tanya nya meyakinkan


"iya gue ga pernah ngingkarin kata kata gue sendiri pantang bagi priscilia buat nelen ludah sendiri... loe mau minta uang, traktiran,baju, atau tiket liburan sebutin aja"ucapku mantap


"huuu syomboong....."ucap ketus ka tyas


"weee.....biarin..."aku menjulurkan lidahku pada ka tyas


"bukan ...bukan itu ana tidak menginginkan harta..."senyum Azam


"lalu apa???"tanyaku harap harap cemas


"Menikahlah denganku......******hal tatazawajani******.....???"


"APA???????"


jangam lupa like,vote dan tinggalkan jejak dikolom komentar ya......😚😚😚

__ADS_1


__ADS_2