
Setelah pertemuan selesai, Long Guan diminta tetap tinggal, ada beberapa hal yang hendak ditanyakan secara pribadi oleh Patriark Han Zao.
Sementara kedua Tetua Wang pun kembali ke Bukit Utamanya masing-masing sambil menahan rasa tidak puas dan ketidakberdayaan, tatapannya penuh kebencian.
“Aku tidak menyangka nyalimu sangat besar” Ucap Patriark Han Zao membuka percakapan.
Hanya mereka berdua yang berada di ruang Aula tersebut, tidak ada siapapun yang akan mendengar percakapan mereka. “Patriark terlalu memuji, dan kurasa keberadaanku disini bukan untuk menerima pujian” Kata Long Guan yang berterus terang.
Sikapnya tersebut bukan berarti dirinya tidak sopan atas perkataannya, tetapi Long Guan selalu berkata apa adanya dan tidak suka bertele-tele. “Hahahaha.. Benar-benar kepribadianmu sangat langka, tapi aku suka.
Tidak percuma Hung Fei merekomendasikan dirimu.” Patriark Han Zao tidak dapat menahan tawanya, baru kali ini Sekte Pedang Bintang mengalami kejadian seperti ini, dimana seorang murid bisa berargumen di hadapan Tetua. “Beberapa hari yang lalu aku melihat tubuhmu tidak terlalu istimewa, hanya dalam waktu dua hari aku dapat melihat perbedaan yang sangat besar” Ucap Patriark Han Zao merespon ucapan Long Guan.
“Kemarikan tanganmu, aku akan memeriksanya” Pinta Patriark Han Zao dengan tenang. Mendengar permintaan Patriark Pemimpin Sekte Pedang Bintang tersebut membuat Long Guan sedikit khawatir, banyak rahasia dalam tubuhnya yang tidak bisa diekspos.
Long Guan menghela nafas dalam-dalam, lalu mengulurkan tangan kanannya. Patriark Han Zao mengerutkan kening, menatap Long Guan dan berkata, “Kualitas tulangmu sangat luar biasa, jika aku tidak salah menebak maka ini adalah jenis Tulang Naga tertinggi. Aku juga memeriksa usiamu berdasarkan kualitas tulangmu, usiamu masih sangat muda baru dua puluh tahun tetapi memiliki Tulang Naga.”
Long Guan terdiam, mendengarkan ucapan Patriark Han Zao tanpa berani membantah. “Kekuatan tulangmu akan terus berkembang seiring bertambahnya usiamu, namun tentunya kebutuhan energi Qi mu akan jauh berbeda dengan orang biasa. Selain itu aku juga menemukan aura api yang begitu kuat dalam dirimu.
Namun aku tidak akan mengungkit lebih jauh tentang rahasia tubuhmu karena itu akan tidak sopan. Tindakanku barusan hanya memastikan saja, walau bagaimana pun juga kamu berada di Sekte Pedang Bintang di bawah pengawasanku. Aku tidak mau terjadi sesuatu pada dirimu, apalagi beberapa saat yang lalu kamu telah menyinggung dua orang Tetua” Ungkap Patriark dengan sungguh-sungguh.
Mendengar penjelasan Patriark membuat Long Guan tenang, di sisi lainnya Patriark Han Zao merasa beruntung memiliki murid dengan bakat langit. Hanya yang terpilih memiliki tubuh Naga tertinggi serta memiliki Api Abadi yang bersemayam di dalam tubuh. “Aku akan mengawal perkembangan Long Guan” gumam dirinya dalam hati.
“Baiklah, hanya itu yang aku utarakan. Kamu berhati-hatilah, dan jangan lupakan hakmu untuk ke perpustakaan Sekte. Dengan identitasmu sebagai murid langsung yang mewakili identitas Tetua Hung Fei gunakan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya” Perkataan Patriark mengakhiri pertemuannya dengan Long Guan.
__ADS_1
Sesaat setelah selesai dari perbincangan khusus dengan Patriark Sekte, Long Guan kepikiran tentang peningkatan latihan. Setelah beberapa hari melihat murid-murid lain berlatih di Bukit Kelima, Long Guan memiliki ide untuk meningkatkan efisiensi latihan.
Ia tidak mengandalkan batu-batu besar lagi, dalam benaknya ia berpikir untuk membuat sebuah benda yang memiliki berat tertentu yang dapat diletakkan di pergelangan kaki dan lengan tangan saat berlatih, untuk itu ia bergegas menuju Bukit Ketiga.
Long Guan menyampaikan gagasannya kepada Tetua Bukit Ketiga, Liu Changhai. “Hem.. Ini sangat mudah, namun ada harga yang tidak sedikit untuk membuat pesananmu” Ucap Tetua Liu Changhai setelah mendengarkan maksud dan tujuan Long Guan.
Dibutuhkan sebanyak tujuh ratus lima puluh Batu Energi Tingkat menengah untuk membuat pesanan potongan besi seberat dua ribu Kilo Gram per pasangnya. Jadi untuk sepasang gelang besi Long Guan mengeluarkan satu Batu Energi Tingkat Menengah.
Tanpa banyak berpikir Long Guan segera mengeluarkan Batu Energi Tingkat Menengah dari dalam Cincin Penyimpanannya. Sebelum menuju Alam Spiritual, Hung Fei telah memberikan Batu Energi dalam jumlah besar, jadi Long Guan tidak kekurangan uang saat ini.
Tetua Liu Changhai mengeluarkan ekspresi yang gembira melihat tumpukan batu energi di depannya, ia tidak menyangka anak muda di depannya tidak menawar sama sekali. “Aku akan mengerjakan pesananmu secepat mungkin, dalam waktu tiga hari akan ada murid yang mengantarkan pesananmu ke Bukit Kelima” Ucap Liu Changhai dengan tersenyum lebar.
Di Sekte Pedang Bintang, selain bakat menempanya yang sangat bagus, Tetua Liu Changhai juga merupakan orang yang pandai berbisnis, jadi ia tidak memiliki kepentingan tertentu, selama itu bersifat bisnis maka ia akan bersikap profesional. Ia bersikap acuh terhadap konflik antara Long Guan dengan dua orang Tetua dari Keluarga Wang.
Hal ini membuat Long Guan merasa sedikit aneh, namun ia tersenyum lepas saat bertemu Yu Nuan. Sejak Long Guan pergi, Yu Nuan sangat khawatir mengenai pertemuannya dengan Patriark dan para Tetua. Tak mudah bagi Long Guan untuk menghadapi situasi tersebut karena dirinya baru beberapa hari berada di Sekte, kejadian ini juga mengkhawatirkan Yu Nuan untuk menyusun kembali jalan hidupnya jika saja Long Guan dihukum.
Namun, tak disangka Long Guan telah kembali dengan keadaan baik-baik saja. Jika saja tak malu, maka Yu Nuan ingin sekali memeluk Long Guan menumpahkan kebahagiaannya. Long Guan yang melihat gelagat Yu Nuan menghela napas pelan, merasa ingin mengatakan sesuatu namun bibirnya terasa kelu.
“Apa yang terjadi? Kenapa kamu kembali begitu lama?”, tanya Yu Nuan.
Long Guan tersenyum tipis, dengan melihat ekspresi Yu Nuan ia dapat mengetahui bahwa ia mencemaskan dirinya.
“Gadis bodoh”
__ADS_1
Ucap Long Guan sambil mengusap kepala Yu Nuan. Diperlakukan seperti itu membuat Yu Nuan merasa nyaman. “Aku pergi untuk menjelaskan tentang apa yang telah terjadi kemarin, untungnya Patriark dan beberapa Tetua lainnya dapat bertindak adil.
Setelah itu aku menuju ke Kediaman Tetua Liu Changhai untuk memberikan pesanan peralatan guna mendukung latihan teman-teman” Ungkap Long Guan dengan ekspresi yang tenang.
“Apa?
Kamu ke tempat Tetua Liu Changhai dan melakukan transaksi dengannya?”
Yu Nuan tampak terkejut lalu berkata lagi, “Bukankah Batu Energinya masih ada padaku, lalu bagaimana kamu melakukan transaksi?”
Yu Nuan memberondong Long Guan dengan beberapa pertanyaan sekaligus. “Aku masih punya ini” Jawab Long Guan singkat sambil menunjukan cincin penyimpanannya yang berbahan Platidium. Meskipun keluarga Yu Nuan termasuk orang berada, namun dirinya hanya memakai cincin penyimpanan dari emas.
Sedangkan cincin yang dimiliki oleh Long Guan termasuk ke dalam jenis yang sangat langka di Alam Spiritual. Hal ini dikarenakan bahan Platidium berasal dari gabungan Platinum dan Palladium yang hanya bisa ditemukan di Alam Surgawi. Pandangan Yu Nuan semakin rumit, ia menjadi bingung dengan identitas sebenarnya Long Guan.
Saat Yu Nuan yang tampak bingung, Long Guan mengeluarkan tumpukan Batu Energi Tingkat Tinggi. Mata Yu Nuan melotot, lebih dari seribu Batu Energi di depan matanya, dia sekali lagi tidak menyangka kekayaan Long Guan sangat luar biasa.
“Simpan batu energi ini untuk membeli keperluan Bukit Kelima di masa mendatang” Ucap Long Guan dengan tenang. “Kenapa aku?” tanya Yu Nuan spontan. “Karena kamu adalah orang baik dan dapat dipercaya, jadi aku tidak perlu memikirkan yang lainnya” Jawab Long Guan enteng. “Hem.. Apakah kamu tidak takut aku mengkhianatimu” Ucap Yu Nuan.
Long Guan termenung sejenak, matanya tampak dingin, “Jika itu tentang harta, maka aku tidak peduli. Namun jika menyangkut kepercayaan, aku tidak akan pernah memaafkannya” Ucap Long Guan dengan nada penuh penekanan. Long Guan tiba-tiba teringat dengan dirinya yang pernah dikhianati oleh Shu Mingyu di Dunia Fana.
Ekspresi Yu Nuan berubah, ia merasa bersalah setelah mendengar ucapan Long Guan. Yu Nuan dapat merasakan kepiluan yang mendalam di wajah Long Guan, dengan spontan ia memeluk Long Guan, ia baru pertama kali melihat Long Guan seperti ini, tak mau membuatnya kecewa ia berkata,
“Maafkan aku, seharusnya aku tak berkata demikian. Aku berjanji akan menjaga segala bentuk kepercayaanmu” Long Guan mengatupkan bibirnya, tidak menyangka Yu Nuan akan bertindak seperti ini. “Kamu tenang saja, ada banyak hal yang akan kita kerjakan dan aku membutuhkanmu” Ucap Long Guan sambil mengurai pelukan Yu Nuan. Sebagai lelaki normal ia tidak mau lama-lama berada dalam situasi seperti ini, pertahanan dirinya bisa runtuh!.
__ADS_1