
Di istana Qin, Raja Qin Huang baru saja menerima laporan dari pasukan mata-mata yang dikirim melalui burung merpati pos.
Setelah membaca laporan perkembangan yang terjadi di Kota Awan terkait hasil perekrutan murid baru di Sekte Pedang Angin cukup mengagetkan Kaisar Qin Huang, peningkatan kultivasi para anak muda di Kota Awan cukup signifikan dengan keberadaan rumah lelang Pedang Emas yang didirikan oleh Sekte Pedang Angin sebagai rumah bisnisnya.
“Penasehat Xin, bagaimana menurut anda tentang perkembangan Sekte Pedang Angin?’ tanya Kaisar Qin Huang kepada penasehat istana Xin Qian.
“Hamba kira sesuai dugaan awal, bahwa Sekte Pedang Angin pasti memiliki progress kemajuan yang sangat pesat. Dari lima divisi yang dikembangkan, Divisi Alkimia atau obat mereka telah membuahkan hasil dan ada kabar bahwa mereka sudah mengembangkan alkimia tingkat ketiga. Jika hal ini benar, maka kemunculan kultivator muda dengan ranah Alam Inti Qi akan seperti jamur.
Hal ini tentu akan menjadi peradaban baru dalam dunia kultivasi. Selama itu dalam kebaikan maka kita tidak perlu khawatir, kita hanya perlu berhubungan baik dengan mereka. Setidaknya kita juga akan menerima manfaat dengan adanya kerjasama tersebut” ungkap penasehat istana dengan cukup detail.
“Hmm.. ada benarnya apa yang kau katakan, lalu apa pendapatmu Jenderal Zhan?” tanya Kaisar Qin Huang seraya melanjutkan meminta pendapat dari salah satu ketiga jenderalnya.
“Hamba kira kekuatan Ketua Pedang Angin tidak sepele, belakangan ada kabar yang menyatakan dirinya bangkit menjadi lebih kuat setelah kekalahannya melawan Kaisar Iblis Azazil. Di Benua Timur ini hamba belum menemui kultivator yang bisa terbang di udara. Hanya dalam legenda sepuluh ribu tahun lalu pernah ada kabar tersebut, namun kini Ketua Sekte Pedang Angin Long Guan yang masih sangat muda tersebut dapat melakukannya. Di Sektenya ia sangat murah hati tentang pil alkimia tingkat satu dan tingkat dua. Sementara di Kota Kekaisaran sendiri hal demikian masih terbatas. Ide yang baik jika kita melakukan hubungan yang saling menguntungkan dengan mereka” Jawab Jenderal Zhan Haochun dengan saat menyampaikan pandangannya.
“Kerjasama seperti apa?” Tanya Kaisar Qin Huang dengan penasaran.
“Hamba dengar, Sekte Pedang Angin kekurangan pasokan logam kualitas tinggi untuk bahan senjata. Kita harus bisa membujuk mereka dengan mendirikan perwakilan rumah lelang Pedang Emas di wilayah Ibukota kekaisaran, sehingga kita dapat bertransaksi dengan mereka melalui pertukaran sumberdaya.” ucap Jenderal Zhan.
“Baiklah jika demikian, segera buatkan surat permintaan kepada Sekte Pedang Angin untuk mendirikan perwakilan rumah lelang Pedang Emas di Ibukota Kekaisaran Qin, untuk Gedung dan lokasi nanti kita akan bantu untuk mengaturnya” tegas kaisar Qin memerintahkan kepada penasehat Istana.
“Selain perkembangan Kota Awan di Kerajaan Zhu, adapula yang aku khawatirkan terkait maraknya tindak kejahatan di Kerajaan Wei, segera kirim pasukan mata-mata untuk mempelajari secara lebih jelas mengenai apa yang terjadi di sana” ucap Kaisar Qin dengan cemas kepada Jenderal Zhan Haochun.
“Baik yang mulia” jawab Jenderal Zhan dengan hormat.
****
__ADS_1
Di Kota Awan..
Setelah satu minggu usai perhelatan penerimaan murid baru, terdengar kabar adanya makam kuno misterius di pegunungan Cheng Shan dari para pemburu harta karun makam kuno.
Saat ini Raja Zhu Lian memerintahkan pasukan istana yang dipimpin oleh Jenderal Song untuk menyelidiki sebuah lembah yang berada di Pegunungan Cheng Shan, menurut para pemburu makam kuno tempat tersebut dilindungi oleh formasi yang mematikan.
Dari sepuluh orang kelompok pemburu harta hanya satu orang anggota kelompok tersebut yang berhasil lolos untuk memberitakan hal ini. Namun yang menarik dalam peristiwa ini adalah adanya gerombolan binatang kelelawar hitam di sekitar lembah yang bisa menghisap darah sekaligus membunuh manusia.
Kabar ini juga sampai kepada Sekte Pedang Angin melalui pasukan mata-mata sekte yang berada di luar sekte.
Ketua Sekte yang mendengar berita yang disampaikan oleh Tetua Guo Yang menjadi tertarik, ia sendiri turun tangan menyelidiki untuk menghindari korban jiwa. Long Guan bergerak menggunakan langkah seribu bayangan, kemampuannya yang sudah berkembang pesat membuat jurus tersebut kian sempurna.
Hanya dalam tiga tarikan nafas ia sudah tiba di tempat yang dimaksud. Indra spiritualnya yang peka dapat merasakan aura kegelapan yang terdapat di lembah tersebut. Long Guan melihat adanya formasi yang melindungi wilayah tersebut.
Baru saja ia hendak melangkah maju, segerombolan kelelawar berukuran buah semangka datang menyerang. Melihat banyaknya kelelawar, Long Guan mengeluarkan Pedang Angin dari dalam cincin penyimpanannya.
“Slash"
"Slash"
"Slash”
Tebasan beruntun merubah kelelawar menjadi kabut darah dalam sekejap. Namun ratusan kelelawar berikutnya datang dan menyerang Long Guan dengan ganas.
"Tebasan Ledakan Bintang” teriak Long Guan cukup keras.
__ADS_1
Seberkas cahaya terang keluar dari Pedang Angin, dalam satu tebasan ratusan kelelawar tersebut langsung tewas tak berbentuk.
Long Guan segera melanjutkan langkahnya, dalam persepsinya ia merasakan adanya aura azazil dalam sebuah Gua. Long Guan mengangkat tangan kanannya, setelah ia mengetahui adanya formasi pelindung dan formasi pembunuh ia segera mengeluarkan kemampuannya.
Cahaya ungu berbentuk bola energi keluar dari telapak tangannya, percikan-percikan seperti kilat berwarna ungu mewarnai bola energi yang dilemparkan Long Guan melesat cepat ke sudut perbukitan.
“Dhuuuaaar”
Ledakan besar terjadi menggetarkan area sekitar. Tidak beberapa terlihat seperti garis retakan yang hancur berkeping-keping. Long Guan berjalan masuk menuju sebuah Gua yang ia curigai sebagai tempat persembunyian Kaisar Iblis Azazil.
Long Guan berdiri dan menatap area Gua, ia mengedarkan indra spiritualnya dengan seksama namun ia tidak menemukan aura azazil di dalam Gua.
Long Guan masuk ke dalam Gua setelah memecahkan satu buah formasi lagi yang merupakan formasi array perlindungan seperti array yang ia pelajari.
Setelah dua kali memecahkan array, Long Guan nampak kelelahan. Ia mengeluarkan sejumlah energi cukup besar untuk menghancurkan formasi tersebut, ia duduk kemudian meminum sebutir Pil Pemulih Energi yang dibuat oleh Jian Ling di Sekte sebagai Pil tingkat tiga.
Dalam satu tarikan nafas tenaga Long Guan pulih kembali, “Benar-benar Pil yang bagus” Puji Long Guan dalam hati. Long Guan tidak mau ceroboh dalam setiap kesempatan bertemu dengan Azazil, pengalaman sebelumnya membuat ia lebih berhati-hati.
Long Guan memeriksa Gua tersebut, ia melihat adanya sebuah kolam dengan aroma tidak sedap serta sebuah peti batu ukuran tubuh orang dewasa.
Ia melakukan analisisnya dengan cukup teliti, sambil mengingat memori leluhur Long ia dapat mengetahui bahwa peti batu tersebut merupakan sebuah peti mati yang digunakan untuk menyegel Kaisar iblis Azazil selama ribuan tahun.
Melalui hal tersebut ia juga dapat menebak array tingkat tinggi yang diciptakan leluhur Long menggunakan darahnya. Cuma Long Guan tertegun darah siapa yang telah membuka segel tersebut.
“Sepertinya tempat ini sudah ditinggalkan Azazil sejak beberapa waktu yang lalu” gumam Long Guan dalam hati.
__ADS_1