
Long Guan belum pernah ke Kerajaan Yuan, sebagai seorang Ketua Sekte ia merasa wawasannya masih sangat terbatas.
Dalam kesempatan tersebut, Long Guan meminta kepada Yuan Yu untuk bercerita tentang wilayah kerajaan Yuan yang selama ini terdengar hidup damai tanpa ada konflik kekuasaan.
Hal yang menarik adalah Klan Yuan menguasai mayoritas wilayah Kerajaan. Hampir lima puluh persen Klan Yuan menguasai posisi kekuasaan. Namun dengan adanya perkembangan Sekte Pedang Angin yang sangat pesat membuat Klan Yuan ingin belajar banyak hal, terutama dalam mengembangkan kekuatan untuk menjaga wilayahnya.
"Cukup menarik jika demikian, lain waktu aku akan berkunjung ke wilayah Klan Yuan" Ucap Long Guan menanggapi cerita singkat dari Yuan Yu.
"Baiklah, kini kalian mulailah berlatih. Dalam enam bulan ke depan aku akan memantau hasil latihan kalian" Ujar Long Guan dengan tatapan penuh arti.
"Baik Ketua, kami akan sungguh-sungguh berlatih" Jawab para murid jenius penuh semangat.
Long Guan mengangguk cukup senang, ia percaya murid-murid yang ia latih tidak mengecewakannya.
Setelah membuat beberapa pengaturan, Long Guan menuju ke Tetua Yang Guifei yang kini bersama murid-muridnya.
Mereka tampak sibuk menyiapkan lahan untuk budidaya herbal, serta membangun beberapa gubuk peristirahatan.
Melihat kesungguhan mereka Long Guan tersenyum puas lalu ia kembali menuju Sekte Pedang Angin.
Hari ini adalah hari terakhir para Diaken berkultivasi di ruang khusus, aura pendekar Kelahiran Kembali sangat kuat terasa ketika para Diaken keluar dari ruang khusus, wajah-wajah ceria mewarnai pertemuan mereka setelah tiga hari berkultivasi.
“Salam Ketua Sekte”
Ucap mereka kompak. Sembilan orang Diaken yang membantu para tetua sekte kini sudah berada pada ranah Kelahiran Kembali tahap awal.
Jika sepuluh tahun yang lalu kekuatan seperti ini akan cukup menggetarkan satu wilayah kerajaan. Pada kehidupan kali ini Long Guan bertekad membangun kekuatan tingkat Immortal, sudah sangat lama kekuatan tersebut hanya menjadi legenda.
“Kalian benar-benar tidak mengecewakanku” Jawab Long Guan sambil memperhatikan para Diaken.
Ia juga memperhatikan Zu bersaudara kemudian menepuk bahu mereka dengan dengan bangga.
Kalian berkembang sangat baik, teruslah berkembang dengan penuh semangat, jalan bela diri itu sangat Panjang. Apa yang kalian capai kali ini, jangan membuat kalian berpuas diri, terus gali potensi diri kalian dengan sebaik-baiknya.
"Jadilah murid Pedang Angin yang berbudi pekerti yang baik, kekuatan kalian adalah anugerah untuk melindungi dan menjaga kedamaian” Ucap Long Guan penuh harap kepada para Diaken.
__ADS_1
“Baik Ketua, kami akan menjaga nama baik Sekte dan selalu berbuat baik” Ucap para Diaken penuh semangat.
Dalam hati mereka sudah terpatri kuat keinginan untuk mengabdi kepada Sekte.
Segala pencapaian yang mereka terima berupa penghargaan dari masyarakat sangat berimbas kepada keluarga mereka masing-masing.
Menyandang murid inti Sekte Pedang Angin adalah prestasi yang sangat berharga di Kekaisaran Qin, dengan kekuatan mereka saat ini saja sudah setara dengan Patriark keluarga menengah.
Bahkan dalam karir kekuasaan, untuk menjadi tuan Kota sangatlah mudah.
Para Diaken kemudian berjalan menuju lapangan bela diri sekte, lonceng tanda berkumpul sudah dipukul.
Dalam waktu sekejap seluruh murid berkumpul di lapangan bela diri sesuai dengan Divisi masing-masing.
Hanya Tetua Guo Yang dan Tetua Huang Xun yang hadir mendampingi murid-muridnya. Tetua Jian dan Tetua Xie masih berada di Kota Pelangi dalam rangka menjaga stabilitas serta menyiapkan Akademi Huangshan.
Sementara Tetua Yang Guifei masih sibuk dalam pembuatan wilayah khusus budidaya tanaman herbal di Hutan Kabut Abadi.
Dalam kesempatan kali ini, para Diaken berdiri gagah memancarkan wibawa ksatria yang sangat dominan. Kekaguman tidak hanya muncul dari para murid, namun dua orang Tetua juga terkesiap melihat kekuatan baru para Diaken.
Aku sengaja mengumpulkan kalian pada hari ini untuk menunjukkan para Diaken Sekte Pedang Angin. Kalian tentu sudah bisa melihat kekuatan teman atau senior kalian yang kini menjadi Diaken Sekte.
Aku hanya ingin mengatakan, setiap diri kalian memiliki kesempatan yang sama dalam menggali potensi secara maksimal.
Di Sekte Pedang Angin, tekad dan talenta kalian akan membuktikan kualitas diri kalian.
Teruslah berlatih, bukan untuk menjadi kuat lalu sombong. Berlatihlah untuk menjadi kuat agar kalian bisa melindungi keluarga tercinta kalian.
Semakin kalian kuat, semakin kalian banyak maka angka kejahatan akan bisa ditekan sekecil mungkin.
"Di Sekte Pedang Angin, kekuatan dan bakat kalian sudah kalian pilih dan tentukan melalui Divisi yang ada. Kelak di masyarakat peran kalian akan menjadi garda terdepan pelindung masyarakat” Ucap Long Guan tampak berapi-api menyampaikan pidatonya.
Teriakan dan yel-yel bergemuruh di lapangan bela diri, mereka sangat bersemangat dengan pemandangan para Diaken yang kini sudah berada di tingkat Alam Kelahiran Kembali.
Hal ini semakin membakar semangat para murid untuk terus berlatih menjadi kuat!
__ADS_1
Sementara Jian Ling tersenyum bangga melihat torehan prestasi suaminya, Jian Ling sendiri kini sudah menyamai para Diaken dalam hal tingkat kultivasinya, bahkan kekuatan Jian Ling tampak tidak mencolok seiring kehamilannya yang semakin membesar.
Namun murid-murid yang berada di Sekitar Jian Ling dapat merasakan aura yang menyerupai para Diaken. Jika dihitung kini Sekte Pedang Angin memiliki sepuluh orang murid yang memiliki ranah Kelahiran Kembali.
Tentunya hal ini sangat mengerikan apalagi usia para murid masih tergolong sangat muda.
Dalam pikiran Long Guan sendiri masih tersisa permasalahan untuk mengajarkan ilmu Formasi dan Array, namun keahlian seperti ini harus memiliki kekuatan jiwa yang teguh.
Ia hanya berpikir untuk menciptakan peradaban yang lebih baik di dunia fana ini, perkembangan selanjutnya akan ditentukan oleh generasi berikutnya untuk berpikir lebih baik lagi.
Setidaknya pondasi yang dibangun Long Guan diharapkan akan bertahan seribu tahun bahkan lebih.
Dalam kesempatan ini, Long Guan menunjuk Mei Shin sebagai Kepala Akademi Huangshan yang didampingi oleh Wakil Kepala yang bernama Liu Man.
Ada tatapan penuh haru di diri Mei Shin, ia tidak menyangka sama sekali akan mendapat kepercayaan besar untuk menjadi pimpinan Akademi Huangshan.
“Mei Shin, besok kamu sudah harus bergegas ke Akademi Huangshan untuk bertemu dengan Tetua Jian dan Tetua Xie Rong.
Terkait lambang dan lencana silahkan kalian diskusikan dengan baik, kamu juga boleh membawa beberapa orang murid yang sekiranya dapat bekerjasama denganmu.
Di Akademi Huangshan juga terdapat paviliun obat yang khusus memproduksi Pil Tingkat Satu dan Tingkat Dua.
Sementara untuk tingkat Tiga dan Tingkat Empat akan dibuat oleh paviliun obat Sekte Pedang Angin.
"Dalam waktu dekat Akademi Huangshan sudah boleh menerima murid baru” Perintah Long Guan dengan tatapan yang serius.
“Baik Ketua, terimakasih atas kepercayaan Ketua” Ucap Mei Shin dengan penuh rasa hormat.
Mei Shin menatap wajah Long Guan dengan penuh rasa takjub, ia benar-benar tidak mengira akan mendapat penghormatan seperti ini, apalagi mengingat dirinya yang yatim piatu seolah ini adalah mimpi di atas mimpi.
Pertemuan di lapangan bela diri tidak berlangsung lama, setelah selesai para murid segera menuju paviliun masing-masing dengan wajah penuh semangat.
Sementara para Diaken kembali kepada tugas masing-masing dalam mengemban amanat Sekte Pedang Angin.
Dengan penuh percaya diri mereka melangkah meninggalkan lapangan bela diri, setiap tugas yang mereka emban merupakan posisi yang sangat penting dan sangat dihormati oleh masyarakat.
__ADS_1