Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Mengungkap Formasi Rahasia


__ADS_3

Long Guan berdiri menghadap puncak Gunung Abadi, pikirannya mulai memikirkan banyak hal. Informasi yang disampaikan oleh Zhishu terlalu mengejutkannya, ia tidak menduga jika Alam Spiritual memiliki banyak rahasia tersembunyi.


Di dalam puncak Gunung Abadi ada tempat tersembunyi, bahkan para pemimpin Sekte tidak dapat menemukannya, ada formasi yang melindunginya dengan begitu rapi.


"Aku merasakan adanya pancaran energi, seperti dekat tp jauh" gumam Long Guan dalam hatinya.


Setelah memastikan semuanya baik-baik saja, Long Guan merasa lega. Ia sendiri pun sudah merasa lebih baik. Pada pertandingan sebelumnya ia bisa saja menang lebih mudah menggunakan teknik ruang dan waktu serta jurus Jari Api. Hanya saja Long Guan masih menyimpan kartu As nya untuk menghadapi Tetua Chang Gui, bahkan ia tidak bahaya apa yang akan ada ke depannya nanti.


Setelah mendengar penjelasan Zhishu, Long Guan tidak lagi peduli dengan Kristal Keabadian. Tujuan utamanya kini adalah mendapatkan Mustika Naga Keempat. Bagaimanapun ia ingin mencoba keberuntungannya di Gunung Abadi. Long Guan juga ingin segera meninggalkan tempat ini, ia ingin bertambah kuat dan meninggalkan Alam Spiritual. Tidak ada keinginan membuang waktu, aura yang terasa pekat mengantarnya menuju ke tempat lain.


Long Guan berencana pergi dengan beberapa orang, dan sebagian lainnya berjaga. Jika mereka semua mendapatkan sumberdaya maka kepulangan mereka kembali akan membawa kemajuan besar bagi Sekte. Hal ini juga berlaku bagi dirinya, selain untuk meningkatkan kekuatannya ia juga ingin meningkatkan kemampuan Sekte Pedang Bintang.


Sudah menjadi tekad Long Guan untuk mengharumkan nama gurunya, Hung Fei. Ke depannya biarkan sejarah mencatat, bahwa jejak Long Guan di Alam Spiritual adalah berkat jasa gurunya. Untuk menghadapi ancaman dari pasukan iblis di masa depan, Long Guan juga ingin menjadikan Sekte Pedang Bintang sebagai garda terdepan.


"Chie'er, aku akan pergi mencari keberuntungan, kamu bisa pergi bersamaku." ucap Long Guan yang kini sudah mengubah panggilannya terhadap Xie Annchi.

__ADS_1


"Baik Guan gege" jawab Xie Annchi dengan senyum bahagia.


Pada saat ini Long Guan melakukan pengaturan, Zhishu dan Liu Xianzhong tetap tinggal di tempat menjaga murid-murid dari Sekte Phoenix Es yang masih terluka. Meskipun wilayah yang mereka tempati telah ditutupi oleh formasi perlindungan, namun untuk mencegah kemungkinan terburuk harus disiapkan lebih awal.


Walau bagaimanapun, kelompok dari Sekte Badai Guntur masih berkeliaran hingga hari ketiga ini. Meng Gao memiliki kekuatan di atas Liu Xianzhong, dengan adanya Zhishu diharapkan komposisi ini bisa bertahan mengimbangi sedikit lebih lama.


"Mari kita segera berangkat, hari sudah mulai siang" ajak Long Guan.


Ada lima orang yang berasal dari Kelompok Sekte Pedang Bintang termasuk Long Guan, sementara pihak Phoenix Es hanya diwakili oleh Xie Annchi yang kini berjalan berdampingan bersama Long Guan. Keduanya tampak sangat serasi, membuat yang lainnya merasa takjub.


Long Guan dan yang lainnya berjalan menuju ke Puncak Kedua semakin dalam, melalui indra spiritualnya ia dapat merasakan aura yang semakin kuat. Sementara murid-murid yang lainnya tidak memiliki kepekaan seperti Long Guan, ini karena di dalam diri Long Guan ada kekuatan yang tarik menarik untuk saling melengkapi.


Matriark Xue Juan tampak memerah wajahnya, ada jejak kemarahan di wajahnya saat melihat Xie Annchi berjalan begitu dekat dengan Long Guan.


"Tampaknya Sekte Pedang Bintang akan berjodoh dengan Sekte Phoenix Es" ucap Penatua Agung Han Zao ke arah Matriark Xue Juan.

__ADS_1


Mendengar ucapan dari Han Zao, ia melirik ke arahnya. Tatapannya sinis dan terlihat lebih dingin dari biasanya. Xie Annchi adalah harapan Sekte Phoenix Es, kebangkitannya di masa mendatang akan membawa perubahan yang besar bagi Sekte. Matriark Xue Juan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan di depannya, ia tentu saja keberatan dengan hubungan antar murid kedua Sekte yang berbeda tersebut.


Di Puncak kedua, Long Guan dan rombongannya terus berjalan dengan semangat. Kali ini mereka tidak mengambil tanaman herbal yang banyak terhampar. Memikirkan sumberdaya yang diucapkan oleh Long Guan, mereka menjadi lebih tertarik untuk berburu mencari keberuntungan. Setelah sekitar tiga jam berjalan, mereka berhenti dekat pohon besar. Bentuk pohon itu terlihat tua, daunnya tidak serimbun dari pohon lainnya yang berada di sekitar. Dekat pohon itu ada beberapa batu yang cukup besar, bentuknya seperti pilar.


Ada empat batu yang tertutupi oleh lumut dan semak-semak. Butuh ketelitian yang cukup besar untuk memahami susunan batu-batu tersebut. Tanpa berbicara lagi, Long Guan dengan cekatan membersihkan semak-semak yang yang menghalangi batu-batu tersebut, sementara yang lainnya tampak terdiam memperhatikan Long Guan. Bukannya mereka tidak mau membantu, tetapi Long Guan sudah memberikan sinyal jika hanya dia yang akan melakukannya.


Tindakan Long Guan diperhatikan secara serius oleh para penonton, bahkan Patriark Sekte Badai Guntur mulai menyipitkan matanya. Sebagai orang yang mengerti formasi ia sedikit tergugah melihat pemandangan di depan matanya, menatap ke arah han Zao ia pun berkata.


"Tampaknya muridmu mengerti formasi secara tidak sederhana, dari susunan batu-batu yang menyerupai pilar tersebut aku baru menyadari jika ada pohon kuno yang rupanya menjadi simbol inti formasi" ucap Meng Tian dengan nada penuh kekaguman.


Han Zao dan Matriark Xue Juan tidak bereaksi berlebihan. Mereka berdua tidak terlalu paham dengan formasi rumit seperti itu, namun jika apa yang dikatakan oleh Meng Tian adalah kebenaran maka ini adalah suatu keberuntungan.


"Baguslah jika demikian,setidaknya anak itu bisa memberikan kita harapan" ucap Han Zao dengan penuh kegembiraan.


Matriark Xue Juan tidak mengatakan apapun, namun ia masih menunggu hal yang akan terjadi. Tatapannya mengarah ke arah Long Guan, ia sedikit tidak suka namun menaruh harapan kepadanya pada saat ini.

__ADS_1


Long Guan menatap dengan penuh semangat, sesuai perkiraannya tempat ini menyembunyikan sesuatu yang tidak biasa. Ia melanjutkan dengan menempatkan beberapa batu energi tingkat tinggi di setiap sudut batu yang menyerupai pilar tersebut. Ada semacam pola, yang membentuk garis rumit. Setelah memperhatikan dan mempelajarinya, Long Guan menyunggingkan senyum. Ia tidak menyangka pola-pola yang ada di depannya memiliki teknik array yang sama dengan yangberada di Hutan Kabut Abadi di dunia fana. Hanya saja peletakkan array ilusi berada pada bagian luar dan bagian pelindungnya berada pada bagian dalamnya.


Melihat tindakan Long Guan, teman-temannya memperhatikan dengan sangat serius, dari kelompoknya ada yang merupakan murid dari Tetua Liu Yaoshan. Ia adalah murid senior yang sudah lama mengikuti Tetua Liu Yaoshan di Bukit Kedua Sekte Pedang Bintang yang ahli dalam bidang formasi dan jimat. Melihat gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Long Guan, ia meyakini jika teknik yang Long Guan adalah teknik tingkat tinggi. Bahkan Tetua Liu Yaoshan saja belum tentu bisa melakukan hal yang sama dengan Long Guan.


__ADS_2