Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Kota Pelangi


__ADS_3

Jatuhnya Kota Pelangi ke tangan pasukan iblis sudah mulai diketahui, peristiwa ini bermula dari salah satu mata-mata pasukan Qin yang sedang melakukan operasi rutin.


Anggota pasukan itu beruntung bisa keluar dari Kota Pelangi dengan usaha yang cukup sulit, statusnya sebagai warga penduduk Kota Pelangi membuatnya bisa melakukan negosiasi dengan mengeluarkan sedikit sogokan kepada petugas jaga, namun keluarganya masih berada di Kota Pelangi membuat dirinya resah.


Kaisar Qin mengirimkan utusan ke Kerajaan Wei meminta penjelasan terkait situasi yang terjadi di Kota Pelangi, sambil menunggu jawaban dari Raja Wei Cuan.


Kaisar Qin tengah menyiapkan pasukan khusus yang dipimpin langsung oleh salah satu Jenderalnya yaitu Jenderal Kang Jian.


Kaisar Qin Huang terkenal ramah dan cinta kepada rakyatnya, kekacauan pada zaman perebutan kekuasaan di Benua Timur sebelumnya membuktikan kualitas kepemimpinan Qin Huang yang mengedepankan jalur diplomasi ketimbang mengerahkan pasukan besar, ia tidak mau mengorbankan masyarakat yang tidak berdosa.


Berita tentang kondisi Kota Pelangi juga dalam beberapa hari sudah sampai ke pasukan mata-mata kerajaan Zu serta divisi informasi Sekte Pedang Angin.


Tetua Jian dan tetua Xie Rong sudah bisa menebak kejadian ini, hal ini pernah disampaikan Xie Annchi saat ia datang ke Sekte Pedang Angin.


"Tetua Jian, bagaimana pendapatmu terkait situasi Kota Pelangi?" Tanya tetua Xie Rong dengan serius.


"Saat ini kita masih dalam tahap penguatan internal dan masih sebatas kerajaan Zu. Secara kekuatan, kita belum bisa mengirimkan bantuan dalam jumlah besar.

__ADS_1


Murid-murid yang kusiapkan sebagai pasukan pelindung Sekte masih berada pada pondasi Qi tahap sembilan, meski beberapa sudah menapaki alam Inti Qi, setidaknya masih butuh waktu enam bulan lagi buat mereka bisa berkembang" ungkap tetua Jian dengan nada yang lemah.


Mendengar penjelasan tetua Jian membuat tetua Xie Rong terdiam, walau bagaimanapun ia juga mengetahui perkembangan Sekte yang baru saja dimulai, hanya butuh waktu saja.


Namun Ketua Sekte pernah mengingatkan bahwa serangan musuh tidak menunggu kita siap terlebih dahulu. Setelah pertemuan singkat tersebut, para tetua semakin giat menyiapkan diri dan murid-murid untuk sibuk giat berlatih.


Berita tentang Kota Pelangi sudah dikuasai kelompok Iblis telah tersebar dengan cepat di internal Sekte Pedang Angin. Mereka tidak dapat membayangkan banyak anak-anak dan penduduk lemah yang menjadi korban.


Kini para murid Sekte Pedang Angin semakin mengerti dengan tujuan Ketua Sekte membangun kekuatan secara menyeluruh.


Dua konsep ini sudah terpatri kuat di hati para murid Sekte Pedang Angin yang beraliran putih.


****


Di Istana Kaisar Qin


Saat ini Jenderal Kang Jian sudah bersiap dengan pasukannya yang berjumlah dua ribu orang. Kota Pelangi yang berada pada kawasan perairan membuat mobilisasi pasukan menempuh jalur laut, menggunakan perahu besar untuk mengangkut dua ribu pasukan tersebut.

__ADS_1


Di pihak Kerajaan Wei, hanya mencibir tentang rencana kedatangan pasukan Kaisar Qin yang hendak membebaskan Kota Pelangi dari pasukan bayangan.


Wei Cuan melaporkan perkembangan situasi terbaru kepada dua Jenderal Iblis, Xiaoru dan Xiaocao.


"Hahahaha!"


Biarkan para manusia bodoh itu mengantarkan nyawanya" Ucap Jenderal Iblis Xiaoru dengan nada penuh ejekan.


"Di mataku, mereka hanyalah sampah. Jika karena bukan menunggu Kaisar Azazil, aku sudah ratakan dunia fana ini" Ucap Xiaoru menatap tajam Wei Cuan.


Merasa ditatap dengan tatapan membunuh, membuat Wei Cuan bergidik ngeri. Meskipun dirinya berada pada ranah Kelahiran Kembali tahap akhir, namun saat berada di hadapan Jenderal Iblis, dirinya seperti semut yang kapan saja bisa dimusnahkan.


"Sekarang kalian hanya perlu siapkan untuk membawa mereka agar dijadikan persembahan"


"Hahahaha"


Perintah Jenderal Iblis Xiaoru diiringi tawanya yang keras. Sementara Jenderal Iblis Xiaocao hanya terdiam sambil sesekali tersenyum menyeringai.

__ADS_1


__ADS_2