
Tak lama kemudian mereka pergi, Long Guan menoleh dan melirik ke arah kakak beradik. "Kalian tidak usah iri, lusa aku akan memberikan Pil kultivasi dengan kualitas yang lebih baik dari ini" Ucap Long Guan sambil mengguncang botol pil di tangannya.
Yu Nuan dan Yu Nuwa tampak berbinar, ia tidak menyangka bahwa Long Guan dapat dengan mudah menebak isi hati mereka. Setelah berbincang sejenak, Yu Nuan lalu beranjak pergi bersama Yu Nuwa untuk menyiapkan bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan untuk melakukan pemurnian Pil.
Malam harinya Long Guan tidak membaca seperti biasa, ia berlatih Teknik Seribu Bayangan untuk menyesuaikan kekuatan dan kecepatannya.
Perbedaan tingkat gravitasi yang cukup mencolok membuatnya ekstra mengeluarkan energi Qi dalam tubuhnya, meskipun masih tahap kewajaran namun jika dibiarkan berlarut hal ini akan sangat berpengaruh saat Long Guan berhadapan dengan pertarungan hidup dan mati.
Setelah melakukan puluhan percobaan, gerakannya mulai menemukan harmonisasi ke arah sempurna. Ia terus berlatih tanpa henti, gerakannya makin lincah dan gesit sambil melompat dari satu batu ke batu lainnya. Setelah dirasa cukup, ia beristirahat di sebuah batu yang biasa digunakan untuk berkultivasi, sambil menelan tiga butir Pil Penambah Energi tenaganya kembali pulih meskipun tidak banyak.
Long Guan kini dapat merasakan konsumsi energinya menjadi lebih besar seiring terbentuknya lautan diafragma serta pembentukan Tulang Kaisar Naga. “Sepertinya besok pagi aku harus segera ke Perpustakaan untuk mencari tahu tentang kondisi tubuhku ini” Batinnya dalam hati.
Setelah selesai latihan, ia segera melanjutkan kultivasinya sambil menunggu pagi tiba.
Sinar matahari mulai nampak menembus Bukit Kelima dari arah timur, merasakan energinya sudah kembali penuh, Long Guan segera masuk ke kediamannya untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.
Di bukit Kelima terdapat sebuah lapangan pelatihan yang sangat luas, yang dalam beberapa hari ini biasa digunakan oleh para murid untuk berlatih. Long Guan memperhatikan permukaan lantai yang dialasi batu alam menyerupai batu candi yang agak kasar, tampak sederhana dan memiliki daya tahan yang kuat.
__ADS_1
Setiap harinya Lapangan Bela Diri ini dibersihkan oleh beberapa orang murid yang dalam beberapa hari ini berada di bawah pengaturan Yu Nuan. Keberadaan kakak beradik ini memang sangat membantu Long Guan dalam mengelola Bukit Kelima.
Ada pemandangan yang berbeda pagi ini, 18 orang murid dengan wajah penuh senyuman mengawali hari dengan ceria. "18 murid tersebut kini berada pada Tingkat Semesta Pertama Tahap Menengah!", Naik satu tahap dari sebelumnya yang tetap berada di Tahap Awal.
Tanpa mereka duga kemacetan kultivasi selama beberapa tahun terakhir telah teratasi dengan penerobosan semalam. Secara teori jika jalur bela diri mereka normal, seharusnya mereka semua berada pada tingkat Semesta Kedua.
Di Sekte Pedang Bintang umumnya kenaikan kultivasi minimal tiga tahun sekali pada tiap tahapan seperti dari awal ke menengah. Sedangkan setiap tingkatan maksimal sepuluh tahun. Semua itu berlaku untuk kategori Murid Luar, sementara untuk Murid Dalam lebih fleksibel.
Jadi, mereka mengalami kasus yang sama, selama sepuluh tahun tidak berhasil menembus tingkatan maka mengalami hukuman berupa pengusiran atau degradasi status menjadi Murid Pekerja.
Kini para murid tidak lagi pesimis seperti sebelumnya, mereka menjadi lebih semangat latihan. Berita kenaikan kultivasi mereka juga tersebar diantara 300 murid lainnya, mereka juga merasa memiliki harapan untuk meneruskan jalur bela diri mereka.
Saat mereka hendak memulai aktivitas latihan, tampak kedatangan dua orang murid Bukit Ketiga menyampaikan pesanan Long Guan. Tiga ratus pasang gelang besi untuk latihan sudah selesai dibuat, ekspresi bahagia tersungging jelas lewat senyum Long Guan.
Kemudian tatapan Long Guan jatuh pada seekor beast yang menarik kereta barang, mirip kuda namun badannya lebih besar serta memiliki sebuah tanduk tunggal di tengah kepalanya. "Jika tidak salah beast ini setara dengan kultivator Semesta Tingkat Tiga".
Setelah gelang-gelang tersebut diturunkan, para murid saling memandang, bahkan Yu Nuan hanya mengangkat bahu ketika Yu Nuwa meliriknya. Ada banyak pertanyaan namun mereka sedikit menebak setelah menyaksikan lebih dekat.
__ADS_1
Melihat tatapan heran para murid, Long Guan hanya tersenyum ringan. Dengan gelang besi yang sudah dibentuk dengan bobot tertentu ini, Long Guan berencana membentuk Teknik Pembentukan Tubuh.
Walaupun ini merupakan teknik dasar yang pernah Long Guan alami di Dunia Fana namun ia berpikiran bahwa konsep bela diri pada umumnya sama, yakni dari pembentukan tubuh, tulang dan tenaga dalam.
Teknik ini sangat berguna dalam membentuk ketahanan tubuh serta membuat otot-otot yang kuat. Dari kombinasinya keduanya, maka akan tercipta aliran darah yang lancer, sumbatan atau kemacetan kultivasi bisa dihindari. Terutama akibat sisa ramuan atau obat yang mengendap dalam tubuh akan di filter kembali oleh organ dalam tubuh untuk dibuang menjadi keringat serta kotoran atau feses.
Ini merupakan prinsip dasar yang sering orang abaikan karena membosankan dan melelahkan, namun jalan bela diri sesungguhnya memang harus melewati penempaan tidak harus selalu dengan proses instan, efek jangka panjangnya akan terlihat nanti, tubuh yang kuat akan menyerap energi spiritual dengan maksimal, fondasi kekuatan otot dan tulang akan mampu mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuh dengan optimal.
Sehingga pada akhirnya kasus kemacetan kultivasi yang kini dialami oleh para murid dapat dihindari. Dalam kurun waktu enam bulan ini Long Guan bertekad untuk membentuk kemampuan dasar para murid dengan maksimal, walaupun usia mereka lebih tua dari Long Guan namun pemahaman tentang bela diri long Guan jauh lebih unggul.
“Mulai sekarang kalian harus menggunakan gelang besi ini di kaki dan lengan kalian tanpa menggunakan tenaga dalam sedikitpun” Ucap Long Guan dengan suara yang cukup keras terdengar. “Ingat! Kesungguhan tekad kalian akan membentuk jiwa dan mental yang tangguh.
Namun jika sedikit saja kalian curang, itu akan mengkhianati diri kalian sendiri dan kalian sendiri yang akan rugi dengan menjadi pecundang seumur hidup kalian. Kejujuran pada diri sendiri adalah jalan untuk menghindari iblis hati, sikap kalian akan menunjukan kualitas diri kalian” Penjelasan Long guan ini sudah tidak diragukan lagi, mereka adalah orang-orang terbuang yang kini memiliki kesempatan untuk bangkit, tentu kesempatan ini akan mereka gunakan dengan sebaik-baiknya.
Di pimpin oleh 18 orang murid, mereka mulai mengenakan gelang besi tersebut. Merasakan beratnya mereka semua terkejut, jika dikalkulasi sepasang gelang kaki berbobot 2000 Kilo Gram dan sepasang gelang tangan dengan bobot 1000 kilogram.
“Gila!”
__ADS_1
Kata ini banyak terlontar dalam hati para murid, namun mereka tidak berani mengeluh.