Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Keterkejutan Tetua Yang Guifei


__ADS_3

Pada siang harinya, Sekte Pedang Angin menerima surat dari Istana Qin dan undangan dari klan Long terkait pernikahan putra-putra Patriark Long.


Dalam surat yang disampaikan Kaisar Qin Huang terdapat ucapan selamat atas suksesnya acara perekrutan murid baru dan adanya permintaan dari Kaisar Qin Huang untuk mendirikan perwakilan atau cabang rumah lelang Pedang Emas di Ibukota kekaisaran.


Para tetua sejenak berunding di aula sekte untuk menanggapi isi surat tersebut, setelah menyatakan pendapat, para tetua tidak berkeberatan untuk mendirikan perwakilan rumah lelang Pedang Emas di Ibukota Kekaisaran Qin, malahan hal ini seperti gayung bersambut dengan apa yang akan dijalankan Sekte di masa yang akan datang.


“Kita perlu menunggu keputusan dari Ketua Sekte, meskipun ini adalah yang baik” ucap tetua Xie Rong kepada empat tetua lainnya yang diiringi anggukan mereka.


Setelah itu, di aula sekte masing-masing tetua berbincang sambil menceritakan kemajuan tiap-tiap paviliun atau divisi yang mereka pimpin.


Saat ini ada sebelas orang murid baru yang mendapati perhatian khusus yang akan diberi gelar murid genius, diantara sebelas orang tersebut Xie Annchi masuk karena bakatnya dalam alkemis dan racun meskipun tingkat kultivasinya masih rendah.


Xie Annchi baru saja menerobos pemurnian Qi tingkat ketujuh kemarin setelah ia meminum pil tingkat satu yang ia kembangkan di paviliun obat.


Dia naik dua tahap berturut-turut membuat tetua Yang Guifei menjadi tertarik dan menjadikannya sebagai bibit yang bagus di paviliun obat bersama Jian Ling.


Jika saja tetua Yang Guifei mengetahui bakat murid lainnya, yaitu Mei Shin yang kini ikut pelatihan bersama murid inti lainnya mungkin tetua Yang Guifei tidak akan berhenti tertawa kegirangan.


Tiga hari kini telah berlalu, keterampilan para murid inti dalam mempelajari teknik pertama dari tiga teknik yang diajarkan Long Guan sudah tampak baik hanya butuh pengalaman bertarung untuk memahaminya lebih jauh.


Long Guan juga tengah memikirkan pedang yang akan digunakan oleh para murid inti, sementara ini mereka masih menggunakan pedang dengan jenis standar.


“Tampaknya aku harus meminta bantuan dari tetua Guo Yang untuk menciptakan pedang dengan kualitas terbaik” ucap Long Guan pelan, Long Guan sangat memahami jurus yang kuat harus diimbangi dengan pedang yang bagus juga.


Seperti Pedang Angin yang ia gunakan, Long Guan kedepannya ingin membuat beberapa buah pedang dengan kualitas yang sama, sesuai sekte yang beraliran pedang kiranya tidak berlebihan jika Long Guan memiliki keinginan tersebut.


Long Guan memperhatikan diskusi para kelompok dalam bertukar pengetahuan teknik, ia memakai metode tersebut agar para murid bisa lebih paham dengan penjelasan yang berulang antar murid.


Long Guan hanya memantau, jika terjadi kekeliruan dalam gerakan barulah ia menghampiri dan memperbaiki gerakan tersebut.

__ADS_1


Hari ini Long Guan teringat akan perintahnya kepada tetua Yang Guifei untuk memasuki Hutan Kabut Abadi.


Long Guan melompat cepat dan dalam satu tarikan nafas ia sudah berada di luar Hutan Kabut Abadi, tampak ketua Yang Guifei dan beberapa murid tampak menunggu


“Mohon maaf tetua, aku terlambat menyambut kalian” Ucap Long Guan dengan sopan.


“Tidak apa-apa. Terimakasih atas perhatian Ketua Sekte” balas tetua Yang Guifei.


“Baiklah, kalian segera ikuti aku” perintah Long Guan yang diikuti oleh mereka.


Long Guan segera membuka array perlindungan dan membiarkan tetua Yang Guifei beserta lima orang murid senior.


“Sungguh tempat yang luar biasa” batin tetua Yang Guifei dalam hati. Ia dapat merasakan Qi murni di hutan ini begitu berbeda dengan di luar.


“Tetua, silahkan dipetik tumbuhan herbal yang tersedia, selain itu kuharapkan tetua juga dapat memilih sebuah lokasi untuk dijadikan kebun herbal, ke depannya nanti akan dibuatkan semacam bangunan untuk menjaga dan merawat kebun-kebun tersebut.


“Baik Ketua, aku akan sangat senang sekali menjalaninya” jawab Tetua Yang Guifei dengan semangat.


Mata Tetua Yang Guifei terbelalak melihat aneka tumbuhan herbal yang selama ini ia butuhkan untuk membuat pil tingkat satu dan dua. Sepanjang jalan ia seperti menemukan harta karun, sungguh anugrah yang luar biasa.


Tidak membutuhkan waktu yang lama tas penyimpanan yang mereka bawa sudah terisi penuh. “Kalian para murid tunggu sejenak di sini, aku akan menunjukkan sesuatu kepada tetua Yang terlebih dahulu” ucap Long Guan yang dipatuhi oleh kelima murid tersebut.


Long Guan lalu mengajak tetua Yang Guifei untuk menemui ke Sembilan murid yang selama ini ia latih.


Tidak beberapa lama, tetua Yang Guifei tiba di tempat yang di maksud oleh Long Guan. Dari kejauhan tetua Yang Guifei bertambah kagum dengan tempat rahasia yang dimiliki oleh Ketua Sekte, ia melihat para murid tengah berlatih dengan sungguh-sungguh teknik yang baru saja ia kuasai.


Tetua Yang Guifei benar-benar tidak menyangka perkembangan ke Sembilan murid tersebut sungguh mencengangkan. Tetua Yang Guifei bahkan bisa melihat basis kultivasi mereka yang berada pada tahap Inti Qi.


“Sungguh benar-benar monster” ucap tetua Yang Guifei pelan.

__ADS_1


“Salam pada Ketua Sekte dan tetua Yang Guifei” ucap mereka serempak melihat kedatangan dua petinggi Sekte.


“Kalian lanjutkan latihan kembali” ucap Long Guan tenang. “Baik ketua” jawab mereka lalu melanjutkan latihan teknik berpedang.


“Perkembangan mereka sungguh luar biasa” ucap tetua Yang Guifei dengan takjub kepada Long Guan.


“Memang cukup signifikan, namun ini masih belum mencapai target yang aku tetapkan.” Balas Long Guan santai.


“Hah”


tanpa sadar mulut tetua Yang Guifei berucap sambil terkejut.


Memandang ke Sembilan murid yang sedang berlatih saja sudah membuatnya menelan ludah beberapa kali.


Jika dibandingkan mereka dilatih di sekte butuh waktu tahunan untuk mencapai tahap ini.


“Anda sungguh luar biasa Ketua Sekte, sungguh anugrah bagi Sekte Pedang Angin memiliki Ketua Seperti anda” ucap tetua Yang Guifei dengan tulus.


“Tetua Yang terimalah ini” lalu Long Guan menyerahkan tas penyimpanan yang berisi aneka herbal tingkat tiga.


“Ini..”


Mata tetua Yang Guifei lagi-lagi terbelalak terkejut melihat tumpukan aneka herbal yang sangat ia butuhkan selama ini.


“Ini berkat Mei Shin, ia yang mengumpulkannya dari sekitar Hutan Kabut Abadi, selain beladiri kemampuan alkemisnya hampir sama dengan Xie Annchi” jelas Long Guan sambil tersenyum.


“Benar-benar keajaiban buat sekte Pedang Angin memiliki talenta-talenta muda berbakat, tampaknya aku sudah semakin tua, hahaha” tawa puas tetua Yang Guifei sambil menatap Mei shin dari jauh.


Ia benar-benar tidak pmenyangka bakat Mei Shin berkembang dengan pesat di sini. “Entah metode apa yang dijalani oleh Ketua Sekte. Sungguh mengagumkan, Jian Ling benar-benar beruntung memiliki suami seperti Long Guan” gumam Tetua Yang Guifei dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2