Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Nasib Xiao Qing


__ADS_3

Saat ini Yun Mei tampak berpikir keras, lalu tangannya mulai menggerakkan pena untuk memberi tanda. Tanpa kesulitan Yun Mei langsung memberikan beberapa tanda di tempat-tempat yang selama ini dikenal berhubungan dengan Klan Mo Gui.


Qiu Long hanya memperhatikan hal itu dengan seksama. Ia mengagumi kemampuan Yun Mei dalam menganalisis serta membuat deskripsi suatu keadaan. Sayangnya ia kurang diperhatikan oleh Gerbang Naga selama ini, Yun Mei direkrut oleh Qiu Long saat ia menyelamatkan Yun Mei di Kota Cai Hong.


Setelah itu Yun Mei ditempatkan di Istana Tujuh Kebajikan, sementara Qiu Long berada di markas pusat. Sehingga ia sendiri tidak menyadari bakat Yun Mei, baru kali ini ia melihat kemampuannya yang berada di atas rata-rata.


"Apakah kau yakin dengan tempat yang baru saja kau tandai?" tanya Qiu Long dengan serius.


"Tentu saja" jawab Yun Mei sambil menunjukkan ke arah peta yang sudah ia tandai.


"Paviliun Pendosa" ucap Qiu Long dengan seringai dingin.


Yun Mei mengangguk saat mendengar ucapan Qiu Long, kemudian berkata.


"Apakah Tuan akan melakukan serangan?" tanya Yun Mei hati-hati.


"Aku hanya ingin mengucapkan selamat datang saja, awalnya aku ingin kehadiran ku tidak terlalu mencolok. Namun kematian Li Jingguo dan Li Junjie harus segera dibalas" ujar Qiu Long.


"Baiklah jika demikian, aku akan menyiapkan beberapa perlengkapan untuk kalian" ucap Yun Mei sambil berlalu menuju ruangan khusus penyimpanan.


Yun Mei hanya menggeleng penuh kekaguman. Baru saja kembali, kini Qiu Long sudah memikirkan untuk membasmi Paviliun Pendosa.


Beberapa kelompok di Gerbang Naga selama ini tidak berani menyentuh tempat tersebut. Bukan karena takut, tapi karena Yin Long tidak mau bersinggungan dengan beberapa keluarga besar.


Paviliun pendosa merupakan sebuah tempat yang dikelola oleh lima keluarga besar. Setiap pemimpin keluarga tersebut memiliki kekuatan yang setara dengan Yin Long.


Keterlibatan Paviliun pendosa sebagai bagian dari Klan Mo Gui tidak banyak yang tahu, mereka melakukan praktek pencucian darah serta kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan.


Di bawah perlindungan lima orang Patriark dari keluarga besar tersebut membuat Organisasi Gerbang Naga melakukan negosiasi, praktek terlarang itu terus berlanjut secara sembunyi-sembunyi.

__ADS_1


Jika saja saat itu Qiu Long masih ada, tentu ia takkan mau bernegosiasi dengan orang-orang yang berhubungan dengan Klan Mo Gui.


Yun Mei tahu jika Qiu Long adalah orang yang berpikiran taktis, meskipun kadang berpikir singkat namun Qiu Long selalu memikirkan kepentingan orang banyak. Langkah yang diambilnya selalu dipikirkan secara mendalam, kekuatan luar biasa di dalam dirinya tidak pernah membatasi keyakinannya untuk maju dan bertempur melindungi orang banyak.


Kemunculan kembali Dewa Perang Kota Shandian selalu saja menimbulkan kegemparan, setelah malam ini Yun Mei tahu jika kota ini akan kembali bergejolak. Qiu Long adalah alasan satu-satunya ia mau bergabung dengan Gerbang Naga, apalagi kini ia berada dalam perahu yang sama, Menara Tujuh Kebajikan.


*****


Di markas Gerbang Naga Kota Leiyu, tampak beberapa orang dengan kekuatan besar sedang berdiskusi. Mereka adalah Wang Long dan beberapa orang kepercayaannya.


"Orang itu sudah kembali dan muncul di Kota Shandian" ucap Shun Long melaporkan tentang kembalinya Qiu Long.


Wen Cheng dan Tang Fei menanggapi serius perkataan rekannya. Ada jejak kekhawatiran yang mereka rasakan jika Qiu Long mengungkapkan kejadian lima tahun lalu saat mereka menyergapnya di Kota Muse.


"Kalian tidak usah khawatir, meskipun Qiu Long sudah berada di ranah Pendekar Dewa namun ia masih berada di bawahku. Tetapi kalian harus hati-hati karena kalian bukanlah lawan yang sebanding dengannya" ucap Wang Long dengan tenang.


"Lalu apa yang harus kami lakukan untuk saat ini?" tanya Shun Long dengan hati-hati.


"Baik pemimpin" jawab Wen Cheng dan Tang Fei bersamaan.


"Kami tidak akan membuang waktu, kami akan segera menemui lima kepala keluarga di Kota Shandian untuk memastikan berapa kekuatan yang mereka miliki untuk membunuh Qiu Long" ucap Wen Cheng sambil pamit undur diri.


Sementara Shun Long hanya terdiam, ia masih berencana tinggal di Kota Leiyu karena ada hal yang ingin ia lakukan selama beberapa hari ke depan.


"Apakah kau sudah tidak sabar ingin mencicipinya?" ucap Wang Long dengan senyum seringai.


"Ya tentu saja, aku juga ingin menikmati tubuh wanita itu" sahut Shun Long dengan senyuman penuh gairah.


"Baiklah, malam ini ia akan menjadi milikmu hingga beberapa hari ke depan. Namun setelah itu kau harus menghabisinya dengan segera dan tanpa jejak" ucap Wang Long.

__ADS_1


"Kebetulan sore ini ia akan keluar menuju Paviliun pelangi, aku sudah mengaturnya" ujar Wang Long lagi.


Pada waktu sebelumnya Wang Long pernah berjanji untuk memberikan Xiao Qing jika berhasil melenyapkan Qiu Long. Sesama anggota Klan Naga, mereka berdua sangat dekat sebagai pimpinan Gerbang Naga Kota Leiyu.


Hingga waktu yang telah ditetapkan, akhirnya Shun Long menjalankan aksinya dengan lancar. Dalam waktu singkat ia berhasil menculik Xiao Qing tanpa kesusahan, lalu membawanya menjauh dari pusat Kota Leiyu.


Di sebuah vila terpencil, tampak seorang wanita yang tak sadarkan diri. Setelah di totok urat syarafnya, wanita tersebut akhirnya sadar dari pingsannya.


"Di mana aku?" tanya Xiao Qing dengan tampang linglung.


"Kamu berada di tempatku" tiba-tiba terdengar suara yang tidak asing di telinga Xiao Qing.


"Shun Long?" Apa yang kau lakukan?" tanya Xiao Qing setelah melihat wajah bawahan suaminya itu dengan jelas.


"Aku hanya ingin bermain-main denganmu selama beberapa hari ke depan" ucap Shun Long sambil melepaskan bajunya.


"Hentikan! Jangan kurang ajar kamu!" raung Xiao Qing dengan keras.


"Kamu tidak usah berteriak, percuma juga tidak akan ada yang mendengar suaramu" ucap Shun Long sambil menatap lekat ke arah tubuh Xiao Qing.


"Akhirnya aku bisa juga menikmati setiap lekuk tubuhmu.. Hahaha... " tawa Shun Long terdengar begitu puas saat tubuhnya mulai mendekap Xiao Qing.


"Bajingan! Kamu akan mati jika Wang Long mengetahui perbuatan bejatmu" ucap Xiao Qing sambil meronta dengan sepenuh tenaga.


"Kamu adalah piala bergilir yang baru saja diserahkan oleh Wang Long kepadaku. Jika bukan karenanya, mana mungkin aku bisa membawamu dengan mudah" ungkap Shun Long dengan bangga.


Mendengar ucapan Shun Long membuat tubuh Xiao Qing lemas seketika. Ia tidak menduga jika pria yang sangat ia cintai akan berbuat tega kepadanya.


Xiao Qing tidak berdaya saat Shun Long mulai menjamah anggota tubuhnya dengan buas.

__ADS_1


Ia sudah tidak merasakan apapun, bayangan dirinya menjadi kacau. Apa yang telah ia korbankan selama ini, malah menjadi bumerang buat dirinya saat ini.


__ADS_2