Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Kembalinya Hung Fei


__ADS_3

Mendengar ucapan Long Guan yang sedang berada dekat dengan Xie Annchi membuat Meng Gao lebih terkejut. Ia baru sadar jika sepasang muda-mudi dengan warna rambut aneh itu memiliki kekuatan yang tidak dapat ia selami.


"Apa maksudmu?" tanya Meng Gao hati-hati.


"Aku tidak dapat merasakan aura Patriark Meng Tian, kuharap kamu bisa berbesar hati" jawab Long Guan dengan ekspresi sedih.


"Bagaimana mungkin?" ucap Meng Gao tidak percaya.


"Kalian pasti sudah menunggu lama di sini dan tidak ada portal teleportasi yang menjemput kalian" ucap Long Guan dengan tenang.


"I.. Itu... " kata-kata Meng Gao terputus.


"Seperti yang kalian ketahui, untuk membuka portal teleportasi dibutuhkan kekuatan empat orang Patriark dari Sekte Alam Spiritual. Jika sampai saat ini belum terbuka, itu berarti ada masalah dengan mereka" ucap Long Guan sambil menepuk bahu Meng Gao.


Kedatangan Long Guan seperti hantu, Meng Gao yang memiliki kekuatan Surgawi Tahap awal tidak dapat merasakan sama sekali pergeseran tubuh Long Guan.


" Huh.. " Meng Gao menarik napas panjang, sejenak ia teringat wajah ayahnya. Pria yang selalu mendukungnya selama ini.


"Lalu bagaimana kita akan kembali" ucap Meng Gao.


Tiba-tiba sebuah lubang tercipta, membuat orang-orang terkejut. Hanya Xie Annchi yang tidak terkejut sama sekali, ia sudah mengetahui keahlian kekasihnya itu. Hanya saja ia tetap kagum dengan kekuatan baru Long Guan, tanpa melakukan pergerakan dan fluktuasi energi, portal teleportasi dapat tercipta dengan sangat mudah.


"Ayo semua lekas masuk" ucap Long Guan.


Tanpa ragu, rombongan murid dari Sekte Pedang Bintang segera mengikuti apa yang dikatakan oleh Long Guan. Satu persatu mereka memasuki portal teleportasi tersebut.


Tidak sampai satu tarikan napas, mereka semua sudah berada di alun-alun Sekte Puncak Abadi.


"Hah! Apa yang terjadi?" tanya Meng Gao dan teman-temannya.


Liu Xianzhong dan murid-murid dari Sekte Pedang Bintang hanya mengerutkan dahi. Dengan kekuatan mereka sekarang, tentu mereka dapat merasakan bekas pertempuran dan jejak aura dari orang-orang yang pernah bertarung.


"Kalian sudah kembali" ucap Penatua Agung Han Zao, disebelahnya ada Patriark Agung Li Hongli dan Matriark Xiu Juan. Hanya Patriark Meng Tian yang tidak hadir.


"Betul Penatua, kami semua kembali dengan utuh dan selamat" ucap Liu Xianzhong dengan hormat.


"Kekuatan kalian sudah sangat luar biasa, sepertinya Alam Spiritual sudah benar-benar terbuka" ucap Penatua Han Zao penuh kegembiraan."


Belum sempat Liu Xianzhong bereaksi atas ucapan Penatua Han Zao, tiba-tiba Patriark Agung Li Hongli mendekati Long Guan.

__ADS_1


"Hormat pada Dewa Pelindung"


ucap Li Hongli sambil berlutut, setengah tubuhnya sudah menyentuh tanah.


Hening..!


Tiba-tiba suasana berubah menjadi hening seketika, ucapan dan sikap Patriark Agung Li Hongli telah mengejutkan semua orang. Walau bagaimanapun Li Hongli sudah dianggap guru tertinggi di Alam Spiritual, sebagai pemimpin Sekte Puncak Abadi ia diberi gelar Patriark Agung. Tetapi ia kini berlutut di depan seorang pemuda berambut ungu.


"Nguungg"


Tiba-tiba di udara terdengar suara berdengung.


Belum hilang keterkejutan mereka, tiba-tiba seberkas sinar yang membentuk lubang teleportasi muncul di hadapan mereka. Dari dalam portal teleportasi muncul sosok pria paruh baya yang masih terlihat sangat gagah.


"Hung Fei" raung Penatua Han Zao.


"Salam Penguasa" ucap Hung Fei sambil hendak berlutut juga di hadapan Long Guan.


Melihat gurunya hendak berlutut, membuat Long Guan menahan gerakan tersebut. Pada detik ini, Hung Fei bisa merasakan kekuatan menghentikan waktu yang baru saja dilakukan oleh Long Guan. Dulu memang benar Long Guan adalah muridnya, tetapi keadaan sudah berubah. Long Guan ternyata adalah jelmaan dari Dewa Pelindung itu sendiri. Konsep keabadiannya memang sulit dimengerti oleh Hung Fei sendiri, tetapi ia juga bagian dari pasukan pelindung alam semesta.


"Guru" ucap Long Guan.


"Kalian tidak boleh bersikap demikian. Apalagi Guru Hung Fei, tentunya sudah mengetahui karakter Dewa Pelindung di masa lalu" ucap Long Guan dengan aura yang sangat tenang.


Berbarengan dengan selesainya ucapan Long Guan tiba-tiba sosok Fei Long muncul.


"Paman" ucap Fei Long


"Apakah aku sudah setua itu?" ucap Long Guan memberi reaksi atas ucapan Fei Long.


"Hahaha.. Ternyata dugaanku benar" ucap Fei Long sambil memeluk tubuh Long Guan.


Dengan ingatan Qiu Long, jelas Long Guan mengetahui dengan pasti tentang sosok Fei Long. Dia adalah satu-satunya keponakannya dari Klan Naga di Alam Surgawi yang memihak kepadanya.


"Terimakasih atas kesediaanmu selama ini menjaga rahasia Alam Spiritual" ucap Long Guan sambil menepuk bahu Fei Long.


"Hahaha.. Paman sudah bisa mengandalkan ku sekarang" ucap Fei Long dengan bangga.


"Ya.. ya.. Setelah mengurus semua urusanku, aku akan mencarimu kembali" ucap Long Guan dengan tenang.

__ADS_1


"Baiklah, jika begitu. Kulihat bibiku yang baru terlihat lebih cantik" ucap Fei Long sambil mengarahkan pandangannya ke Xie Annchi.


"Ya tentu saja" jawab Long Guan singkat.


Setelah pertemuan singkat itu, Fei Long melompat ke atas dan berubah kembali menjadi bentuk Naga Silver. Sayapnya membentang dengan perkasa di atas langit, lalu tubuhnya menghilang di dalam gumpalan awan.


"Sebaiknya kamu jangan memanggilku guru lagi, status dan kekuatan mu terlalu agung" ucap Hung Fei setelah suasana agak tenang.


Sementara Penatua Han Zao dan Matriark Xiu Juan tidak dapat berkata-kata pada saat ini.


Long Guan tampak berpikir sejenak, lalu ia berkata.


"Baiklah, aku akan memanggil paman saja" ucap Long Guan sambil tersenyum.


"Paman?" ucap Hung Fei heran.


"Beberapa waktu yang lalu aku menikahi Hung Yin, putri Hung Quon" jawab Long Guan malu-malu.


"Sepertinya keluarga Hung benar-benar diberkati" ucap Hung Fei penuh kegembiraan.


"Patriark, terimakasih atas peran besarmu selama ini. Untuk urusan Sekte Kegelapan aku akan membereskan mereka dengan tuntas" ucap Long Guan.


"Terimakasih Dewa Pelindung" ucap Patriark Li Hongli.


"Panggil aku Long Guan saja, gelar Dewa Pelindung masih belum terbiasa di telingaku" ujar Long Guan dengan santai.


"Baik, Tuan Muda" ucap Li Hongli dengan sopan.


"Penatua Han, dalam beberapa hari aku akan kembali ke Sekte. Setelah hari ini aku akan berada di kediaman keluarga Hung" ucap Long Guan.


"Baiklah jika begitu. Kami akan menantikan dirimu" sahut Penatua Han Zao.


"Matriark Xiu, aku akan membawa Xie Annchi ikut bersamaku. Terimakasih atas bimbingan mu selama ini" kata Long Guan kepada Ketua Sekte Phoenix Es.


"Ti.. Tidak masalah, apapun yang ingin anda lakukan aku akan mengikutinya" jawab Matriark Xiu Juan dengan patuh.


"Aku bukanlah orang yang tidak tahu balas budi, Xie Annchi tetaplah bagian dari Sekte Phoenix Es. Kelak ia akan menjadi istriku, maka Sekte Phoenix Es juga akan menjadi bagian penting dalam hidupku" ungkap Long Guan sambil menyerahkan sebuah cincin spiritual.


"Terimalah hadiah ini, di dalamnya terdapat beberapa Kristal Keabadian dan batu energi. Selain itu, ada beberapa kitab tingkat tinggi Sekte Phoenix Es, aku sangat berharap dengan peningkatan kekuatan kalian nanti akan tetap membuat kalian konsisten memerangi kejahatan" ucap Long Guan.

__ADS_1


__ADS_2