Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love
Episode 22


__ADS_3

Diana duduk di dapur dengan waktu yang cukup lama, "Aku benar-benar tidak ingat. Tidak mungkin Keno mengantarku" Diana kembali menuju kamarnya, namun dia terkejut saat melihat Clovis yang hanya menggunakan celana pendek tengah tertidur di atas sofa. "Tuan Clovis?" Diana menutup matanya, dirabanya tubuhnya "Masih utuh? Tidak mungkin kan dia melakukan sesuatu kepadaku?"


Diana mendengar suara ponsel miliknya, "Itu kan ponselku, dimana ponsel itu?" Diana mencari sumber suara, namun tubuhnya berhenti tepat di samping Clovis.


"Tas ku... Kenapa ada di sampingnya?" Diana mengambil tas tersebut namun sulit karena Clovis menindihnya. Akhirnya dia mengambil ponselnya, dilihatnya video call masuk dari Daddy. Diana mengangkatnya namun karena efek minuman, tubuhnya masih belum seimbang. Diana jatuh tepat di atas Clovis. "Dianaaa????" dari layar ponsel terlihat Diana sedang berada di atas tubuh laki-laki yang dalam keadaan tidak memakai pakaian.


Diana membelalakkan matanya, Clovis begitu terkejut saat mengetahui tubuh Diana berada tepat di atasnya. Wajah mereka kini hampir beradu. "Apa yang Kau lakukan?"


Diana segera berdiri dan terdengar teriakan dari luar apartemen juga dari ponselnya. "Buka pintunya Diana" Rupanya Tuan dan Nyonya Alexander sudah berada di depan apartemen milik Diana.


Dengan segera Diana membuka pintu, dilihatnya Clovis yang hanya menggunakan celana pendek dan penampilan Diana yang sudah berantakan. "Apa yang kalian lakukan? Jadi seperti ini kehidupanmu saat jauh dari Kami? Daddy benar-benar kecewa kepadamu Diana"


"No Daddy, ini tidak seperti yang kalian lihat. Mommy, jangan menangis. Dengarkan Diana dulu" namun dia mengabaikan Diana.


"Mommy sangat kecewa Diana"


"Daddy akan menjodohkan mu dengan laki-laki baik-baik namun Kamu menolak dan lebih memilih laki-laki seperti ini?"

__ADS_1


"Apa maksud Anda laki-laki seperti ini Tuan? Saya Clov..."


"Sudah cukup, Kamu pasti hanya akan beralasan. Setelah Kamu menodai putri Saya, Kamu akan pergi begitu saja iya?"


"Daddy, Diana..."


"Cukup Diana. Saya minta Kamu bertanggung jawab terhadap anak Saya jika memang Kamu laki-laki yang baik" Tuan Alexander sudah terlihat sangat emosi.


"Tapi Daddy... Kami..."


"No Daddy..." Diana begitu kecewa saat Daddy dan Mommy nya tidak mempercayainya. Diana hanya menangis, karena tidak ada kesempatan baginya untuk berbicara. Biasanya Mommy tidak akan tega melihat Diana menangis, namun kali ini dia tidak melakukan pergerakan apapun. Clovis melihat Diana yang duduk bersimpuh di hadapan orangtuanya.


"Saya akan menikahi putri Anda secepatnya"


"What? Tapi..."


"Saya beri waktu satu minggu"

__ADS_1


Clovis menyetujuinya, namun tidak dengan Diana. Diana semakin menangis saat Clovis meninggalkan apartemen miliknya.


"Mommy, Daddy... Aku mohon..."


"Sayang, Mommy tau Kamu tidak sengaja melakukannya. Tapi laki-laki itu harus bertanggung jawab"


"Kami tidak melakukan apapun Mommy. Kalian bisa melakukan tes kepadaku"


"Tes? Apa Kamu ingin mempermalukan Kami?" Tuan alexander begitu emosi saat melihat putri semata wayangnya berada dengan seorang laki-laki di apartemennya. Diana kembali menangis, bagaimana mungkin seorang Clovis akan menikahinya.


Pagi hari Diana membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Dilihatnya pakaian milik Clovis. "Jadi karena ini dia tidur disini? Aaaarrrggghh kenapa Aku begitu ceroboh. Kenapa Aku minum minuman si*lan itu? Kalau Aku bicara pada Mommy dan Daddy, mereka pasti akan semakin marah padaku" Diana begitu prustasi memikirkan pernikahan itu.


"Semoga apa yang dikatakan Tuan Clovis tidak benar"


***


Hayoo yg belum like sama komen scroll lagi ke atas yaa, jangan lewatkan like dan komennya 😉😉

__ADS_1


__ADS_2