Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love
Episode 58


__ADS_3

Pagi hari Diana terbangun dan mendapati lengan kekar yang melingkar di atas perutnya.


"Honey, bangun..." Suara serak khas bangun tidur Diana tidak didengar oleh Clovis.


Diana mengganti posisinya dan menatap Clovis, "Honey. Ayo bangun. Bukankah Kita akan pulang hari ini?"


"Hmm iya Sayang kenapa?" Clovis membuka matanya dengan malas.


"Turunkan lenganmu Sayang. Aku mau ke kamar mandi"


"Mau kemana?"


"Bukankah Kita akan pulang hari ini?"


"Ayolah Sayang, Aku masih mengantuk"


Ponsel Clovis tiba-tiba berdering menandakan panggilan masuk.


"Honey? Kenapa Kamu mengaktifkan ponsel ku?" Clovis menatap layar ponsel dan tertulis nama Misi 1. Memang selama berlibur Clovis dan Diana memutuskan untuk mematikan ponselnya.


Clovis segera bangun dari tidurnya, dia pergi ke arah balkon.


Diana merasa bingung, "Ada apa dengannya?"


Diana berusaha menghampiri namun Clovis segera berbalik dan menghampiri Diana.


"Bersiaplah, Kita akan segera pulang"


"Baik Honey. Aku akan mandi dulu"


"Cepatlah"


Clovis bergegas menuju kamar mandi yang terletak di luar kamar. Diana semakin bingung. Namun dia mengikuti perintah Clovis untuk segera bergegas.


Setelah selesai, Clovis dan Diana pergi meninggalkan villa yang telah mereka tempati selama seminggu terakhir.


Sepanjang perjalanan Clovis nampak panik. Diana tidak berani bertanya karena tidak ingin mengganggu konsentrasi Clovis.


Clovis melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Diana sesekali memejamkan matanya karena takut.

__ADS_1


Clovis yang menyadari hal itu segera menurunkan kecepatannya dan menggenggam tangan Diana.


Diana menatap Clovis, Clovis mencium tangan Diana.


"Maafkan Aku honey"


"Sebenarnya ada apa Sayang?"


"Ada sedikit masalah dengan perusahaan"


"Sedikit? Aku tau Kamu seorang presdir yang hebat. Kamu tidak akan seperti ini hanya karena sedikit masalah"


"Aku butuh suport dari mu Diana"


"Aku akan selalu mendukung mu. Aku akan selalu ada di samping mu Sayang"


"Terimakasih Honey" Clovis kembali mencium tangan Diana.


Perjalanan membutuhkan waktu yang lama, Diana tertidur selama perjalanan. Pantas saja, semalaman Clovis tidak mengijinkannya tidur lebih awal. Clovis selalu meminta jatahnya, bahkan lagi dan lagi.


Clovis menatap Diana, "Maafkan Aku Sayang karena melibatkan mu dalam masalah ku. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh mu. Bahkan seujung kuku pun"


Hampir enam jam mereka melakukan perjalanan. Clovis tiba di kediamannya. Beberapa scurity menghampiri dan membukakan gerbang. Sejak kejadian hari itu, Clovis memang memperketat keamanan rumah.


"Saya bantu Non" Bi Wida hendak membawa barang-barang yang dipegang Diana namun Clovis menghampiri.


"Siapkan makan saja Bi, Diana biar Saya yang bantu"


"Baik Tuan"


Clovis dan Diana membawa barang mereka ke dalam kamar.


"Mau langsung makan?"


"Aku mau mandi dulu Sayang"


"Baiklah, Aku tinggal dulu ya Honey. Jaga dirimu baik-baik"


"Hah? Kenapa Sayang?"

__ADS_1


"Ada sedikit masalah, Aku harus segera kesana. Bye Honey" Clovis mencium kening Diana dan pergi meninggalkan Diana.


Terdengar Clovis menitipkan pesan kepada Bi Wida. Tapi suara itu tidak terdengar dengan jelas.


Diana pun segera pergi menuju kamar mandi. Diana memutuskan untuk berendam air panas setelah perjalanan yang menguras tenaganya.


Diana menghabiskan lebih dari tiga puluh menit di kamar mandi. Terdengar suara Bi Wida memanggil namanya sambil mengetuk pintu


"Non... Non Diana?"


"Iya kenapa Bi?"


"Non masih mandi? Sudah tiga puluh menit Non. Nanti Non Diana masuk angin"


Diana melihat jam digital yang ada di kamar mandi. "Benar, sudah tiga puluh menit"


Diana bergegas memakai handuk dan keluar dari kamar mandi. Betapa terkejutnya dia saat melihat Bi Wida tengan duduk di depan kamar mandi.


"Bi Wida? Daritadi di sini?"


"Iya Non, maaf"


"Kenapa Bi? Bukankah bibi sedang menyiapkan makanan?"


"Makanan sudah siap Non. Tuan Muda meminta Bibi untuk mengawasi Non Diana. Tuan Muda tidak ingin terjadi sesuatu dengan Non Diana"


"Tuan Clovis melakukan itu? Ada apa sebenarnya Bi?"


"Bibi tidak tau Non. Hanya itu yang diperintahkan oleh Tuan Muda."


"Semoga Kamu baik-baik saja Sayang" Diana mulai nampak khawatir.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Hayoo ada apa yang dengan Tuan Clovisnya Kita?...

__ADS_1


...Siapa yang mau visualnya???...


...Ayoo like, komen dan Vote yaa Kakak Zheyeeeenk 🤗🤗🤗...


__ADS_2