Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love
Episode 52


__ADS_3

"Rachel?"


"Clovis? Mereka anak buahmu? Kenapa Mereka menangkapku?" Rachel tengan duduk di atas kursi dengan tangan yang diikat di belakang.


"Kalian tidak salah tangkap?"


"Tidak Tuan, Kami mempunyai bukti..."


"Tidak Clovis, mereka memfitnahku. Bagaimana mungkin Aku berniat mencelakai Diana? Aku tidak seperti itu. Kamu sangat mengenalku"


Tatapan Clovis langsung beralih kepada Rachel. Matanya memancarkan emosi yang sudah tidak bisa dibendung lagi. Dia mendekati Rachel dan mencengkeram lehernya. "Katakan sekali lagi? Siapa yang menuduhmu telah mencelakai Diana? Kamu sudah membuka kedokmu sendiri Rachel"


Rachel hampir kehabisan nafas jika salah satu anak buah Clovis tidak melerainya. "Jangan kotori tangan Anda Tuan, Kami bisa menyelesaikannya demi Anda"


"Beruntunglah Kamu seorang perempuan. Kalau Kamu laki-laki, Aku tidak segan untuk mengotori tanganku dengan darahmu"


"Ampun Clovis, Aku mohon maafkan Aku. Aku tidak berniat mencelakai Diana. Aku hanya ingin memperingatkannya kalau tidak semua orang bisa mencintainya"


"Tapi Kamu hampir membuatnya mati Rachel" Clovis berteriak tepat di depan Rachel.


Air mata Rachel jatuh begitu saja, ia tidak pernah melihat Clovis semenakutkan ini.

__ADS_1


"Aku... Aku menyesal, Aku benar-benar menyesal"


"Karena apa Kamu melakukan ini?"


"Aku cemburu. Dulu Aku begitu mengagumi mu, Aku merasa nyaman saat bersama mu, Aku menunggumu putus dari Vina. Tapi tiba-tiba Kamu menikah dengan Diana. Ketika Aku mulai melupakanmu, Aku mencoba menerima dan membuka hatiku untuk Keno, ternyata dia pun mencintai Diana. Begitupun Diana, Diana mencintai Keno. Apa Kamu tidak tau?"


"Aku tau, dan Aku bisa merubah pandangannya tentang cinta. Kini cinta itu hanya untukku"


"Hahaha Kamu benar-benar dibutakan oleh cintanya. Itulah kenapa Aku memberinya pelajaran, dua orang yang Aku cintai sama-sama dibutakan oleh perempuan jal*ng itu"


Plak... Salah satu anak buah Clovis menampar pipi Rachel.


"Beraninya Kamu mengatakan itu kepada Diana. Seharusnya Kamu banyak belajar dari Diana. Dia tidak pernah berpandangan negatif kepadamu, dia bisa saja merusak acara pertunangan mu waktu itu. Tapi dia lebih memilih diam dan pergi begitu saja. Bahkan ketika Kamu mencoba untuk mencelakainya, dia tetap berpikiran bahwa ini semua murni kecelakaan. Kamu terlalu bodoh Rachel, Kamu dikalahkan oleh perempuan yang Kamu rendahkan"


"Kalau begitu, selamat menikmati kemenanganmu. Rachel"


Beberapa anak buah Clovis membawa Rachel ke ruang bawah tanah. Rachel dibiarkan disana sendirian tanpa ada penerangan sama sekali.


"Clovis... Keluarkan Aku... Kamu akan sangat menyesal"


Mereka pergi meninggalkan Rachel, benar-benar sendirian.

__ADS_1


"Aku takuut. Cloviiisss.. Tolong Aku... Maafkan Aku... Aku menyesal..."


"Awasi dia, jangan sampai dia terluka. Biarkan dia merasakan bagaimana rasanya berada dalam kegelapan, sampai dia benar-benar menyesalinya"


Clovis pergi dan kembali ke kediamannya. "Sayang..."


"Honey, Kami dari mana? Aku mencarimu tadi"


"Maafkan Aku, ada pekerjaan mendadak sehingga Aku harus segera pergi. Sudah makan?"


"Belum"


"Teman-teman mu masih mengadakan pesta?"


"Hmm sepertinya masih"


"Ayo Kita bergabung"


"A...Apa? Honey, tapi..."


"Kamu tidak ingin mengajakku? Aku masih cukup muda itu mengikuti kegiatan seperti itu"

__ADS_1


"Bu...Bukan begitu Sayang, kalau begitu ayolah"


Diana tampak menggelengkan kepalanya, bagaimana mungkin mereka bisa berpesta sementara orang yang begitu ditakutinya ada diantara mereka.


__ADS_2