Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love
Episode 60. Salah Paham


__ADS_3

Clovis tiba di sebuah tempat yang tidak diketahui banyak orang.


"Bagaimana dia bisa kabur?"


"Saya yakin ada orang yang menyelamatkannya Tuan"


"Sejak kapan?"


"Se...Seminggu yang lalu Tuan"


"Apa?" Clovis terlihat sangat marah. "Lalu Kalian diam saja?"


"Kami melihat Nona Rachel mendapat pengawasan yang sangat ketat"


"Bakar tempat ini sekarang juga. Jangan ada jejak sedikitpun"


Clovis pergi meninggalkan anak buahnya.


Clovis melajukan mobilnya dengan kecepatan sangat tinggi, dia tiba di perusahaan Queen Jewellery.


"Selamat sore Tuan"


Clovis hanya menganggukkan kepalanya kemudian memanggil beberapa staf untuk mengadakan pertemuan.


"Saya minta laporan perusahaan sekarang juga"


Semua orang kelabakan, bagaimana mungkin Clovis meminta laporan secara tiba-tiba. Biasanya Mereka akan memberikan laporan setiap awal bulan.


"Jangan berani meninggalkan perusahaan sebelum Kalian menyelesaikannya. Atau Kalian tidak akan pernah menginjakkan Kaki Kalian lagi di perusahaan ini"


Clovis meninggalkan ruangan meeting. Semua orang nampak sangat panik. Tidak ada yang berani mengumpat bahkan mengeluh. Mereka melakukan apa yang Clovis perintahkan. Bahkan Mereka tidak mempunyai waktu untuk merasa kesal.


Clovis memasuki ruangannya dan memeriksa beberapa berkas. Tidak ada kejanggalan hingga saat ini.


"Tidak mungkin perempuan itu tidak melakukan apapun untuk membalas ku. Aku harus tetap berjaga-jaga"

__ADS_1


Clovis mencoba menghubungi Bi Wida "Bagaimana keadaan Diana?"


"Non Diana sedang makan, tadi dia sempat menunggu kedatangan Anda. Namun Bibi berhasil membujuknya Tuan"


"Bagus, awasi terus dia. Jangan sampai ada hal janggal pada dirinya"


"Baik Tuan"


Clovis memijat kepalanya. Ponselnya tiba-tiba berbunyi menandakan pesan masuk.


Dilihatnya pesan yang masuk, gambar sebuah bangunan yang sudah rata dengan tanah.


"Bagus"


Waktu menunjukkan pukul tujuh malam. Clovis kembali ke ruangan meeting. Nampak para pegawai sudah berada pada posisinya.


"Bagaimana?"


"Divisi ku tidak mengalami kejanggalan Tuan. Namun dilihat dari pemesanan, Kita mengalami penurunan satu persen"


"Dalam tiga hari terakhir Tuan" semua orang menundukkan kepalanya tidak berani menatap Clovis.


"Bagaimana dengan yang lainnya?"


"Kami juga sempat mengalami pembatalan dari konsumen"


"Sebutkan alasannya" Clovis semakin geram.


"Mereka mengatakan kalau desain yang Kami buat sangat mirip dengan desain yang telah terbit dari perusahaan lain"


Clovis menggebrak meja. "Cari tau perusahaan tersebut kemudian bawa orangnya kepadaku"


"Apa Kalian yakin membuat desain tanpa melakukan plagiat?"


"Kami yakin Tuan, Kami tidak pernah melakukan hal seperti itu"

__ADS_1


Clovis mengakhiri pertemuan hari ini. Tubuhnya terasa sangat lelah. Dia menjalankan mobil dengan kecepatan lambat. Pikirannya saat ini sangat mengkhawatirkan Diana.


Waktu menunjukkan hampir pukul sepuluh malam. Clovis disambut oleh Bi Wida. "Bagaimana?"


"Seharian Non Diana berada di dalam kamar"


Clovis segera menghampiri Diana. Nampak Diana sedang duduk di atas sofa.


"Belum tidur?" Clovis mengecup puncak kepala Diana.


"Bagaimana Aku bisa tidur? Seharian Kamu tidak menghubungi ku. Bahkan Aku seperti seorang tawanan"


"Maafkan Aku Honey. Percayalah ini untuk kebaikan mu"


"Tidak begini caranya, Kamu pergi tanpa memberikan penjelasan apapun kepada ku. Lalu Kamu mengurungku di kamar seharian dan pulang larut malam?"


Clovis memeluk Diana bermaksud untuk menenangkannya, namun Diana menepisnya.


"Apa karena Kita sudah mencapai seratus hari?"


"Tidak, Aku mohon jangan berpikiran seperti itu"


"Bagaimana Aku tidak berpikir seperti itu kalau Kamu bersikap seperti saat ini?"


Clovis menggelengkan kepalanya. "Aku akan mandi dulu. Tidurlah kalau Kamu sudah mengantuk" Clovis meninggalkan Diana sendirian.


"What?" air mata Diana mengalir begitu saja di pipinya. Diana menutup wajahnya, pikirannya mulai berkecamuk.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


......Maaf yaa Aku gantung Kalian para readers. Mudah-mudahan kedepannya Aku bisa berbagi waktu antara "Regenerasi Cinta", "Presdir I'm in Love" dan the real word ku.......

__ADS_1


...Tinggalkan jejak ❤ dan komentar Kalian dong supaya Aku semangat 🥰🥰🥰...


__ADS_2