Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love
Episode 39


__ADS_3

Setelah selesai makan, Diana menghirup aroma bunga mawar yang menyelusup di rongga hidungnya.


"Aku suka banget" Diana bangun dari duduknya dan berjongkok di pinggir kolam, Diana mengambil setangkai bunga mawar yang ada di pinggir kolam.


"Apa perlu Aku menyiapkan ini setiap harinya?"


"Tidak, jangan Mas. Nanti tidak akan spesial lagi." Diana berbalik dan kembali duduk di hadapan Clovis.


Clovis berdiri dan meraih bunga yang ada di tangan Diana. Clovis memasangkan diantara telinga dan rambut Diana. Posisinya saat ini sangat intim, Diana menatap Clovis dengan dada yang berdegub kencang. Clovis menatap mata Diana dengan sangat intens, perlahan Clovis mendekatkan wajahnya. Diana memejamkan matanya. Clovis tersenyum melihat tingkah Diana. Clovis mencium kening Diana. "Dasar mesum" Clovis tertawa, wajah Diana seketika memerah.


"Tuan Cloviiiisssss"


"Pulang yuk" Clovis mengajak Diana untuk pulang.


"Jadi untuk ini saja Kamu mengajak kemari?"


"Memangnya mau apa? Mau Aku menciummu disini?"


Diana mencubit lengan Clovis. "Tidaaakkk"


"Lalu kenapa tadi Kamu menutup matamu?"


"Jangan katakan itu lagi" Diana menutup mulut Clovis dengan telapak tangannya,namun Clovis tertawa terbahak melihat Diana. Diana menatap Clovis, pertama kali Diana melihat Clovis tertawa seperti itu.


Clovis dan Diana pergi meninggalkan restoran, "Jalanan macet banget sih, Aku mau tidur dulu ya Mas"


"Iya tidurlah"


Diana menyandarkan badannya pada kursi dan memejamkan matanya. Clovis melihat Diana yang mulai memasuki ruang mimpinya.

__ADS_1


"Dasar tukang tidur"


Clovis memarkirkan mobilnya di salah satu hotel miliknya. Seorang security langsung menghampirinya "Selamat datang Tuan" Clovis melihat Diana yang masih tertidur. Security tersebut menghubungi bagian kantor dan mereka segera menghampiri Clovis.


"Jalanan macet, jadi lebih baik Kita tidur disini" Clovis mengusap kepala Diana, namun Diana tetap tertidur.


"Siapkan Kamar untuk Kami"


"Baik Tuan. Maaf Tuan berapa kamar?"


"Dua... Tidak, satu saja"


"Baik Tuan"


Clovis memutuskan untuk menggendong tubuh Diana yang masih tertidur. "Baiklah Tuan Putri, kali ini Aku akan mengangkat tubuhmu lagi"


Beberapa pegawai menghampiri Clovis, "Tuan, biar Kami yang membawa nona ini..."


"Maaf Tuan"


Terdengar beberapa pegawai saling berbisik "Siapa gadis itu? Tuan Clovis tidak pernah membawa gadis manapun ke dalam hotel"


"Aku dengar dia sudah menikah"


"Benarkah? Kenapa Kita tidak mendapat pemberitahuan itu?"


"Entahlah, mana mungkin orang seperti Kita hadir di acara menikahnya Tuan Clovis"


"Kamu benar"

__ADS_1


Clovis membawa Diana ke dalam lift khusus, "Kamu masih terlelap Tuan Putri?" Namun tidak ada respon dari Diana.


Ting... Lift berhenti tepat di kamar yang dipesan oleh Clovis. President suite yang dibuat khusus untuk Clovis itu memberikan fasilitas yang lengkap. Clovis menurunkan Diana di atas tempat tidur.


Clovis mengambil handuk yang tersedia dan membersihkan tubuhnya. Diana membuka matanya perlahan. "Mimpi yang indah, serasa begitu nyata"


Diana duduk dan melihat sekeliling, "Kenapa Aku sendiri? Seharusnya ada Tuan Clovis disini" Diana tertawa membayangkan Clovis bersamanya disana.


Clovis yang selesai mandi keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang ia lilitkan tepat di pinggangnya. Diana melihat Clovis, "Ternyata Kamu disana?"


Clovis merasa heran "Kamu mencariku?"


"Iya, Aku menunggumu" Diana menghampiri Clovis dan memeluknya. Clovis merasa heran, dia menjauhkan tubuh Diana dan meletakkan punggung tangannya di atas kening Diana.


"Kamu kenapa?"


"Kenapa?" Diana ikut memegangi keningnya.


"Diana, Kamu sehat?"


"Aku sehat" Diana memeluk dan mengendus-endus dada bidang Clovis. "Ini mimpi kan? Jadi Aku bebas melakukan apapun"


"Kamu... Kamu sudah bangun Diana"


Tiba-tiba tubuh Diana terasa kaku, dia tidak berani menatap Clovis. Wajahnya seketika memanas, kemudian "Aaaaarrrggghhhh..." Diana berbalik dan bersembunyi di balik selimut.


......................


Maaf baru Up, kemarin ada beberapa perbaikan pada novel ini. Tapi udah aman ko. Jadi selamat membaca kembali.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan Vote yaa Kakak zheyeeeng


__ADS_2