Proposal Hati Untuk Cinta

Proposal Hati Untuk Cinta
Opor Paha Ayam


__ADS_3

“Selama ini kamu mengira aku hanya tidur saja dengan permainan kalian? Salah besar Mario. Memangnya aku bukan orang pintar?” Ucap Paman Joe. Mario semakin kebingungan dengan perkaraan Paman Joe.


“Kamu masih belum juga mengerti? Ini PR buat kamu.” Ucap Paman Joe dan segera meninggalkan Mario yang masih kebingungan dengan semua perkataan Paman Joe.


Saat Paman Joe keluar dari pintu ruangan Dirut ia berhadapan dengan Michael.


“Persiapakan diri kalian di sidang pimpinam direksi. Joe Immanuel.” Ucap Michael sembari melemparkan senyum smirknya.


Tanpa membalas perkataan Michael, Paman Joe pergi begitu saja.


“Apa yang kalian bicarakan?”. Tanya Michael pada Mario.


“Dia memintaku untuk lebih meningkatkan pengawalan terhadap Nona Jihan.” Ucap Mario bohong.


“Oh aku kira suatu hal yang penting. Ingat kamu harus menjaga rahasi keterlibatan kita berdua. Nyawa adikmu tergantung sejauh mana kamu menjaga rahasia.” Ucap Michael.


Mario sejenak termenung. Di satu sisi ia memperdulikan adik satu-satunya, tapi di sisi lain ia juga tak bisa membohongi perasaannya kepada Jihan.


***


“Okey. Semuanya sudah siap untuk hari ini?”. Tanya Rendy pada seluruh staffnya. Event besar yang dibuat oleh perusahaannya digelar di salah satu Mall terbesar yang ada di Indonesia itu ia tujukan bukan hanya saja menaikkan omset penjualan tetapi juga pengalihan isu kasus di culiknya Jihan. Pewaris tunggal dari Pratama Foods Group. Acara yang sangat meriah ini juga di pandu oleh salah satu presenter terkenal di ibu kota.


“Siap.” Teriak seluruh tim.


Jihan pun di minta Rendy juga ikut bergabung dalam event ini.


Event di mulai tepat pukul 12 siang. 2 jam setelah Mall di  buka. Event bertemakan santapan nusantara. Namun tak ketinggalan dengan produk andalan perusahaan merekam. Mie Instant Qwerty. Peserta event harus membuat oalahan dari Mie Instant Qwerty. Menariknya mereka memasak di bantu oleh pasangan terspesial mereka.


“Seru juga yah. Aku baru kali ini melihat perusahaan Papah mengadakamn event yang sangat luar biasa. Sayangnya papah tidak bisa ikut bergabung disini.” Ucap Jihan sedih teringat papahnya.


“Jangan sedih. Kita kan punya dokumentasinya. Aku yakin suatu saat nanti Pak Abdi akan bangga dengan anak semata wayangnya ini.” Ucap Rendy sembari menoel kening Jihan.

__ADS_1


“Ih apaan sih.” Protes Jihan


“Hei Jihan. Hei Rendy. Wah kulihat-lihat event ini sangat meriah sekali.” Ucap Reyhan.


“Terimakasih. Ini juga berkat kerja sama diantara kita. Event kami berjalan lancar dan Mall kamu semakin banyak pengunjungnya.” Ucap Jihan.


“Jihan kamu makan siang bersamaku?” Tanya Reyhan.


“Maaf Jihan dan Aku menjadi salah satu juri masakan.” Ucap Rendy.


“Oh ya. Aku ikut menjadi bagian juri di lomba masakan nusantara. Lain kali saja ya. Ajakanmu saja aku sudah sangat senang mendengarnya.” Ujar Jihan.


“Kita kesana dulu ya Bro. Sepertinya hari ini kamu sibuk sekali.” Ujar Rendy.


“Ren. Aku butuh bantuan kamu nih. Nanti kalau ada waktu kita bicara empat mata ya.” Ucap Reyhan.


“Oke. Tapi ga janji ya. Udah dulu ya. Aku kesana dulu. Thanks ya Bro.” Ucap Rendy sembari mengangkat tangannya.


 


“Wah makanannya enak-enak semua ya Jihan.” Ucap Paman Joe kepada Jihan. “Iya Paman. Jihan jadi bingung nih mau milih yang mana. Tapi sepertinya Paman tahu makanan mana yang Jihan pilih.” Ucap Jihan.


“Apa ya? Oh ya yang terakhir kali Paman cicipin itu kan. Apalagi kalau bukan Opor paha ayam. Rasanya juga pas. Ayamnya matengnya pas. Nggak alot nggal over cook juga. Apalagi itu makanan favorit kamu Jihan.” Ucap Paman Joe.


Rendy yang mendengar perbincangan antara Paman Joe dan Jihan seketika terkejut. Yang membuatnya terkejut adalah ternyata makanan favorit Jihan opor paha ayam. Sama seperti dirinya. Jika opor ayam saja masih mending, tapi rupanya Jihan juga suka bagian paha ayam.


“Bisa nggak sih kalau punya makanan favorit itu nggak nyontek orang lain.” Celetuk Rendy.


Pak Michael, Paman Joe, Jihan dan dua orang lainnya memandangi Rendy.


“ Maksud kamu apa Ren?”. Tanya Pak Michael.

__ADS_1


“Itu ponakan Paman ikut-ikutan ngikutin saya. Saya kan juga paling suka sama opor paha ayam.”. Ucao Rendy kesal. Namun kekesalannya justru terlihat lucu oleh semua orang yang mendengar perkataan Rendy.


“Ha ha ha Rendy-Rendy. Sedari kecil bahkan Jihan berumur dua tahun dia itu udah suka banget sama opor ayam bikinannya Bu Darmi. Dan lucunya Jihan hanya mau memakan ayam bagiam pahanya saja kalau di buat opor.” Ucap Paman Joe menjelaskan.


“Memangnya makanan kesukaan kamu juga opor paha ayam Ren? Maksud Paman juga bagian pahanya yang kamu makan.?” Tanya Paman Joe dengan rasa penasarannya.


Rendy hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban. Seketika semua orang tertawa. Mereka tak mengira Rendy dan Jihan memiliki masakan kesukaan yang sama.


Rendy yang tersipu malu menggaruk-garuk kepalanya meski tak merasakan gatal di rambutnya.


Jihan hanya memandang Rendy dengan tatapan tak sukanya. Rendy pun membalas dengan tatapan yang sama. “Tapi ingat umurku lebih tua dari kamu. Jadi seperti yang barusan ku katakan. Kamulah yang meniruku.” Ucap Rendy kepada Jihan.


“Rendi Sudibjo. Memang umur kamu lebih tua dariku, tapi sayangnya pikiranku lebih dewasa darimu. Karena aku tidak mempermasalahkan soal opor paha ayam. Bagiku sah-sah aja orang lain memeliki makanan kesukaan yang sama.” Ucap Jihan sembari mengkibaskan bahu Rendy meski tak terlihat ada kotoran yang menempel.


Sebenarnya Rendy bukannya tak suka, hanya saja ia tak menduga dirinya dan Jihan memiliki makanan kesukaan yang sama. Pertanda apa ini. Gumam Rendy berpikir sembari menantap lekat manik Jihan dalam-dalam. Jihan yang ditatap oleh Rendy segitu dalamnya membuat Jihan kebingungan. Rendy tak menghentikan aksinya menatapinya.


"Sudah-sudah. Kalian ini udah kaya Tom and Jerry aja. Kita disini buat jadi juri bukannya jadi penonton kalian bertengkar.” Ucap Pak Michael.


Mereka pun akhirnya menentukan pemenang 1,2 dan 3 dalam dua versi yaitu versi mie instant dan versi makanan nusantara. Setelah perdebatan yang menegangkan diantara empat juri akhirnya terpilh pemenangnya.


 


“Baiklah peserta semua akhirnya lomba memasak kali ini telah selesai diadakan. Tapi untuk selanjutnya kalian masih tetap bisa menikmati produk kita satu jam ke depan. Dan untuk pemenangnya jreng jreng jreng untuk kategori mie instant Qwerty juara ketiga dengan nomor peserta 14 dengan nama menu Omlet Qwerty Sebelum Sekolah. Silahkan maju ke depan nomor peserta 14.


Selanjutnya juara kedua nomor peserta 8 dengan nama menu Mie Qwerty Nyemek Ala Mbah Uti. Silahkan maju ke depan nomor peserta 8. Dan juara pertama adalah nomor peserta 18 dengan nama menu


Mie Qwerty Spaghetti Romeo Dan Juliet. Silahkan maju ke depan nomor peserta 18.


Dan selanjutnya untuk kategori bumbu racik instant masakan nusantara. Juara ketiga jatuh kepada dengan nama menu Soto Betawi Bang Rojak. Silahakan maju ke depan. Untuk juara kedua dengan nama menu Rawon Spesial Cinta Bertepuk Sebelah Tangan. Silahkan maju ke depan. Dan untuk pemenang juara satu jatuh kepada nama menu Opor Paha Ayam Proposal Hati Untuk Cinta. Silahkan maju ke depan." Ucap pembawa acara.


Kami persilahkan untuk Pak Michael, Pak Joe Immanuel, Pak Rendy Sudibjo dan juga Nona Jihan Pratama untuk memberikan hadiahnya.

__ADS_1


 


__ADS_2