
Singkat cerita tengah malam pun tiba dan Tang Lian masih duduk termenung didekat api unggun, sementara Long Xia Shi telah tidur. Sangat sulit bagi Tang Lian untuk melupakan semuanya begitu saja, Tang Lian mencintai dan menyayangi seluruh keluarganya, tetapi dia juga membencinya, terutama ayahnya.
Pada saat Tang Lain tenggelam dalam kesedihannya, tiba-tiba Lao Hu muncul dari rerumputan dengan tubuh kucing hitamnya.
"Lao Hu, untuk apa kau mengikutiku?.." Tanya Tang Lian dengan dingin dan tanpa basa-basi.
Pertanyaan itu, Lao Hu hanya bisa menundukkan kepalanya seraya menjawab, "Anda adalah tuanku, tentunya aku akan selalu mengikuti tuanku.."
"Heh... Setelah semua yang terjadi, kau masih mau mengakui aku sebagai tuanmu?.." Tanya Tang Lian kembali seraya menyunggingkan senyumnya, karena Tang Lian pikir Lao Hu hanya berbicara omong kosong.
"Bagiku sekali menjadi tuanku maka selamanya akan tetap menjadi tuanku.." Jawab Lao Hu seraya memasang wajah yang paling meyakinkan.
"Lalu bagaimana dengan ayahku? Bukankah dia adalah tuanmu sebelumnya?.." Tanya Tang Lian kembali dengan ekspresi curiga.
"Tuan, itu adalah sebelumnya. Dan ayah tuan sendirilah yang menyuruhku untuk menjadikan anda tuanku, tentunya aku tidak bisa menolak. Dan jika tuan masih tidak percaya padaku maka tuan bisa menanamkan segel budak tingkat tinggi padaku." ujar Lao Hu yang terus berusaha meyakinkan Tang Lian.
Mendengar itu membuat Tang Lian terdiam dan memikirkan sejenak serata memandangi Lao Hu dengan tatapan tajam.
"Baiklah Lao Hu, aku memilih percaya padamu.." Ujar Tang Lian setelah berpikir sejenak lalu berdiri dan berbalik.
Jawaban Tang Lian barusan membuat Lao Hu sangat senang, namun rasa senang itu seketika berubah menjadi suram karena perkataan Tang Lian selanjutnya.
"Tetapi aku akan tetap memasang segel budak padamu seperti yang kau minta untuk mendapatkan kepercayaan ku.."
__ADS_1
"Baik tuan.." Jawab Lao Hu dengan wajah yang masam.
Menyadari ekspresi Lao Hu yang cemberut membuat Tang Lian tertawa, "Ha-ha-ha... Jangan memasang wajah yang menyedihkan itu Lao Hu. Aku sudah sangat membenci bajingan tua itu! Dan aku tidak ingin berhubungan dengan apapun yang berkaitan dengannya. Aku hanya mengingat kebersamaan kita selama ini makanya aku mempercayaimu kali ini. Dan ini juga berlaku untuk Wang Long nanti.."
Setelah mengatakan itu dan tanpa menunggu Lao Hu kembali berbicara, Tang Lian berjalan memasuki tendanya dan berbaring disamping Long Xia Shi.
Sedangkan disisi Zhao Yu yang mendengar semuanya dari dalam tendanya lalu dia keluar setelah Tang Lian memasuki tendanya.
"Senior Lao Hu jangan terlalu dipikirkan apa yang kakak katakan, dia seperti itu karena hatinya terluka, dan kedepannya dia juga akan berubah drastis.." Ujar Zhao Yu tiba-tiba dan membuyarkan lamunan Lao Hu.
"Ah... Junior Zhao Yu, aku tau itu. Aku hanya berpikir bagaimana ini bisa terjadi.." Jawab Lao Hu dan semakin sedih.
"Senior, anda harus tau jika hati yang terluka karena orang tua itu sangat sulit untuk menyembuhkannya..." ujar Zhao Yu seraya memasang wajah yang sangat sedih.
"Perkataan senior sangat benar, apa yang kakak alami hampir mirip dengan apa yang aku alami.." Jawab Zhao Yu seraya menambahkan kayu bakar kedalam api.
Setelah itu Zhao Yu juga bercerita tentang apa yang dia alami, apa yang dia rasakan, bagaimana orang tuanya tidak pernah menganggapnya lahir.
Kemudian seraya Zhao Yu bercerita, Lao Hu membandingkan apa yang Tang Lian alami dan apa yang Zhao Yu alami. Maka dari itu Lao Hu dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya Tang Lian lebih beruntung dari pada Zhao Yu.
Ayah Tang Lian hanya asal berkata saja ketika dia marah, namun kenyataannya itu tidak sejalan dengan isi hatinya yang sangat menyayangi putranya. Tang Lian tidak mengenal karakter ayahnya karena dia tidak tumbuh dewasa dibawah pengawasannya dan begitu juga sebaliknya.
Berbanding terbalik dengan Zhao Yu yang lahir sebagai anak kedua dan benar-benar tidak pernah di anggap oleh ayah dan ibunya, terlebih lagi dia tumbuh dewasa ditengah-tengah keluarganya yang tidak pernah menganggapnya, rasanya itu sangat menyakitkan. Mendengar semuanya, Lao Hu kemudian tertawa.
__ADS_1
"Senior mengapa tertawa? Apakah ada yang lucu dari ceritaku?.." Tanya Zhao Yu yang bingung.
"Tidak junior.... Aku hanya merasa aneh karena kita jarang berbicara tapi kali ini kamu malah curhat padaku.."
Lao Hu berkata demikian tetapi didalam hatinya dia merasa sangat sedih karena dia juga mengingat bagaimana kehidupan Tang Lin juga hampir mirip dengan mereka dimasa lalu. Apakah sebenarnya ini hanya kebetulan ataukah Langit telah merancangnya? Dimasa depan kita akan tau.
Sementara mereka terus berbincang sampai pagi, berita kehancuran sekte pedang cahaya dan kekacauan dihari pernikahan Long Xia Shi menggemparkan seluruh kekaisaran Long, bahkan juga telah mulai bocor kekaisaran lainnya.
Berita heboh bagaimana dua orang pemuda menggagalkan pernikahan Long Xia Shi dan melakukan pembantaian sepihak membuat banyak orang menelan ludah sendiri karena merasa ngeri. Namun juga tidak sedikit orang yang pergi ke kaisaran Long untuk memastikan kebenaran dari berita itu, karena mereka merasa tidak mungkin sekte sebesar sekte pedang cahaya hancur begitu saja.
Kaisar Long Tian sendiri juga tidak bisa melakukan apa-apa untuk membendung berita itu agar tidak bocor karena ada begitu banyak orang di sana. Long Tian bisa saja mengancam orang-orang itu, tetapi sampai kapan mereka dapat menyembunyikan berita sebesar ini.
Ancaman hanyalah untuk membuat orang-orang takut namun tidak untuk menjadikan jaminan agar orang-orang tidak membocorkannya.
Lagi pula Sang Penguasa Tang Lin tidak mengatakan bahwa informasi itu tidak boleh bocor kemanapun, dan oleh karena itu munculnya Sang Penguasa Tang Lin juga semakin menggemparkan kekaisaran Long.
Mengetahui itu kaisar Long Tian hanya bisa menghela nafas berat tanpa bisa melakukan apapun. Bukan hanya itu saja, tetapi banyak juga yang berpikir bahwa sebenarnya Sang Penguasa murka kepada kaisar Long Tian dan menghukumnya dengan menggagalkan pernikahan putrinya dan menghancurkan sekte pedang cahaya.
Mengingat bahwa bagaimana kejamnya Sang Penguasa membuat semakin banyak orang yang merasa itu benar.
Sementara itu disisi lain, didalam sebuah ruangan terlihat seorang pria tua tengah duduk di atas tumpukan mayat yang baru saja ia bunuh dan meminum darahnya.
"Tang Lin! Benar saja jika kau telah kembali.. Hahahaha... Tetapi itu sudah terlambat, penghinaan lima ratus ribu tahun yang lalu akan segera terbalaskan!!!.." Ujar pria tua itu penuh dendam.
__ADS_1
Hallo semuanya, saya author meminta beribu-ribu maaf kepada seluruh pembaca setia saya karena sudah dua Minggu saya tidak update. Itu dikarenakan HP saya hilang terus harus ngurus pengembalian akun terlebih dahulu karena saya lupa sandi Google saya. Dan untuk permintaan maaf saya, dalam beberapa hari ke depan saya akan crazy up..